Asisten II Hadiri Pembacaan Doa Haul Jamak Para Raja dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura
TENGGARONG – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani menghadiri acara pembacaan doa haul jamak para Raja dan Sultan serta memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriyah yang berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartangara Ing Martadipura Jln Monumen Timur Kelurahan Panji Tenggarong, Rabu (17/9).
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Forkopimda, Camat Tenggarong Sukono beserta para Lurah Se-kecamatan Tenggarong, tokoh agama, masyarakat, majelis taklim, keluarga besar Kesultanan dan sejumlah undangan lainnya.

Menurut Kerabat Kesultanan Pangeran Noto Negoro (H Heriansyah) kegiatan ini merupakan tradisi sakral yang mengakar kuat dalam agenda tahunan Kesultanan. Haul Jamak esensinya adalah wujud penghormatan, ungkapan terima kasih, dan doa yang tak terputus dari generasi masa kini kepada para leluhur. Bagian dari upaya kita untuk melestarikan sebuah tradisi adat turun temurun diwariskan oleh para leluhur Kesultanan Ing Martadipura, dimana dimulai dari pada abad ke 13, Kerajaan Kutai Kartanegara itu berada di Jahitan Layar di Desa Kutai lama Kecamatan Anggana kemudian berpindah ke Pemarangan Jembayan pada abad XVI seiiring dengan perkembangan dan dinamika dari Pemarangan Jembayan kemudian berpindah ke Tenggarong atau dulunya Tangga Arung(Tangga Raja). Perjalanan panjang ini membuktikan bahwa Kesultanan Kutai Kartanegara hidup terus secara juriatnya, terus kita lestarikan dalam rangkaian kita melestariakan adat dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Momen tahun ini dimana ini adalah rangkaian dari Erau Adat Tahun 2025, Kesultanan Kutai Kartanegara dengan mengambil Thema “ Menjaga Marwah Nusantara “.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang terus dilaksanakan dan terus dijaga sebelum proses Erau ke 243 kita laksanakan. “Wajiblah bagi kita sebagai anak yang sholeh saling mendoakan saling memberikan hadiah berupa doa bagi para leluhur kita. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya kegiatan rutinitas tetapi juga sebuah kegiatan yang berkualitas yang memberikan nilai nilai yang bermakna bagi kita semua, sebagai khalifah dimuka bumi ini,” ucap Pangeran Noto Negoro.
Pembacaan Doa Haul Jamak ditandai juga dengan pembacaan Maulid Barzanji oleh Kelompok Habsi Ash Shoufi dan menghadirkan penceramah Habib Abdullah bin Abdul Rahman Al Muhdhor dari Yaman, yang dalam ceramahnya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk selalu menteladani sikap Rasulullah, berbakti kepada kedua orang tua, selalu bersyukur, setiap hari banyak banyak membaca Sholawat Nabi, beristigfar, menjalankan perintah Allah serta menjauhi segala larangannya.

Sementara itu, Bupati Kukar dalam pesan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani mengatakan,Pemkab Kukar mendukung sepenuhnya tradisi Haul Jamak ini sebagai momentum untuk merefleksikan kembali jasa dan warisan para Raja dan Sultan pendahulu. Mereka tidak hanya dikenang sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai para pendiri dan pembangun yang meletakkan fondasi bagi Kota Tenggarong dan peradaban Kutai Kartanegara.
“Dengan mendoakan mereka, kita semua berharap agar segala amal jariyah dan kontribusi para Raja dan Sultan dalam membangun daerah ini dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Dengan demikian, acara ini menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, meneguhkan kembali ikatan sejarah, serta menjadi pengingat bahwa kemajuan yang dinikmati hari ini adalah buah dari jerih payah para pendahulu yang patut dihormati dan didoakan,” ucap Ahyani Fadianur Diani.(Prokom 03)




