Pemkab Kukar Terima Penghargaan dari Telkom University Bandung, Kontribusi Nyata Dunia Pendidikan
BANDUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dr H Sunggono menghadiri kegiatan Student Support and Wellbeing Summit 2026 Telkom University, kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bangkit Lt. 2, Ruang Fusion Rigour Telkom University Bandung, Senin ( 9/3) Sore, untuk menerima Penghargaan dari Telkom University Bandung atas kontribusi dan komitmen nyata dalam mendukung kualitas dalam pendidikan, melalui program beasiswa untuk mahasiswa Kukar yang menempuh pendidikan di Telkom Universitas Bandung. Semoga jalinan kerjasama yang telah terjalin terus dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan. Demikian dikatakan Assoc Prof Dr Maulana Rezi Ramadhana, Direktur Kemahasiswaan, karir dan Alumni Telkom Universitas Bandung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kab Kukar Dr H Sunggono ditemui usai acara tersebut mengatakan, ” Alhamdulillah kita mendapat penghargaan sebagai mitra dari Telkom University dengan program beasiswa Pemerintah Kabupaten Kukar. Mereka adalah mahasiswa kukar atau anak anak terbaik Kukar yang menempuh pendidikan dibeberapa program dan fakultas yang ada di telkom University sebanyak 61 orang”. Ujarnya.
Menurutnya, perkembangannya sangat baik, meskipun memang terhadap anak itu telah kita terapkan aturan yang ketat terkait dengan indeks prestasi misalnya yang mempunyai IPK minimal 3, namun dibawah itu tidak bisa menerima lagi. Nah kemudian tadi juga disampaikan bahwa sejauh ini program Dari telkom University itu masih tetap buka peluang kepada Pemerintah Kabupaten Se Indonesia kalau memang ingin melibatkan mahasiswanya untuk program program yang ada.
“Alhamdulillah tadi ada beberapa mitra yang hadir hari ini, kita diberi penghargaan sebagai bukti bahwa Pemkab Kukar sangat komitmen terhadap peningkatan kualitas SDM, melalui Pemerintahan pasangan Bupati Aulia Rahman Basi dan H Rendi Solihin, program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tetap dilanjutkan” Jelas Sekda sunggono.
Lebih lanjut dikatakannya, sebenarnya program beasiswa yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati ada beberapa jenis yaitu beasiswa tematik, beasiswa santri, ada beasiswa tuntas, serta beasiswa stimulan.

“Nah, kalau ini termasuk beasiswa tuntas, artinya mahasiswa yang kuliah di Telkom University itu dibiayai dari pertama sampai selesai. Biaya hidupnya pun ditanggung semuanya dengan ketentuan yang ketat” Ujar Sunggono.
Ditambahkannya juga seperti di tahun 2025 kemarin karena ada yang IPK di bawah 3 maka bantuannya tidak dilanjutkan lagi, Mahasiswa tersebut harus mengembalikan atau mengganti biaya pendidikan tersebut kepada pemerintah daerah. jadi kita berharap meskipun pemerintah daerah terkesan begitu memberikan bantuan yang sangat besar, tapi juga anak-anak kita harapkan juga bisa memiliki kontribusi yang seimbang dengan tekun belajar berprestasi termasuk memenuhi persyaratan indek komulatif minimal IPK 3.

Menurutnya, untuk tahun 2026 ini jumlah anak-anak yang kita kuliahkan di beberapa Perguruan tinggi akan kita hitung kebutuhannya.
“Untuk di Telkom university ini, seingat saya mungkin sementara akan kita analisis lagi, apakah kita akan tetap tambah jumlah mahasiswa barunya atau cukup, ” Jelas Sunggono. (Prokom 03).




