Safari Ramadhan Pemkab Kukar di Muara Kaman, Memastikan Pemerintah Hadir untuk Masyarakat
Tenggarong – Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dan Silaturahmi bersama Masyarakat serta penyerahan bantuan kepada warga yang membutuhkan, di Kecamatan Muara Kaman bertempat di Masjid Al Fajar Desa Bunga Jadi, Sabtu (7/3/2026) sore.
Safari ramadhan Pemkab Kukar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kukar Sunggono, tiba bersama rombongan pukul 17.30 Wita di halaman masjid Al Fajar disambut Camat Muara Kaman Nadi Baswan dan Kepala Desa (Kades) Bunga Jadi Inna Ismiyati beserta Forkopimcam Muara Kaman setempat.

Sunggono yang didampingi Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fathul Alamin dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taupiq langsung menyerahkan bantuan disaksikan Camat Muara Kaman, Kades Bunga Jadi, Forkopimcam serta warga setempat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Bantuan yang diserahkan itu berupa paket sembako, peralatan rumah ibadah serta penyerahan akta Yayasan kepada para pengurus masjid/langgar, sebagai syarat administrasi nanti untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah.

“Kehadiran kami, Pemkab Kukar, di tengah-tengah Bapak dan Ibu hari ini bukan sekadar agenda seremonial Safari Ramadhan. Bagi kami, ini adalah momentum yang sangat penting dan bermakna. Momentum untuk bersilaturahmi, untuk saling mengenal lebih dekat. Karena itulah kami datang. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah daerah hadir untuk seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Kaman,” kata Sunggono, yang menyampaikan sambutan tertulis Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri.
Ia mengatakan, bulan ramadhan adalah bulan yang menguatkan ukhuwah, mempererat persaudaraan. Dalam konteks pemerintahan, silaturahmi seperti ini adalah fondasi penting dalam membangun daerah. Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan angka-angka dalam dokumen perencanaan. Pembangunan adalah tentang manusia. Tentang mendengar. Tentang memahami kondisi riil masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung dari Bapak dan Ibu bagaimana kondisi kehidupan sehari-hari, bagaimana akses pendidikan anak-anak kita, bagaimana layanan kesehatan, infrastruktur jalan, air bersih, listrik, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Karena bagi kami, pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Kukar Idaman Terbaik tidak akan mencapai keberhasilan tanpa keterlibatan Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian.

Selanjutnya, dalam visi pembangunan daerah Kabupaten Kukar yaitu Kukar Idaman Terbaik, salah satu fokus utama adalah pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemkab Kukar tidak ingin ada wilayah yang merasa tertinggal, tidak ingin ada masyarakat yang merasa jauh dari jangkauan pemerintah. Karena itu, pemkab berkomitmen untuk.
Meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan. Anak-anak Kukar harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Memperkuat layanan kesehatan dasar. Pemkab ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah ini juga memiliki akses yang memadai terhadap fasilitas kesehatan.
Mendorong peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, dan membangun komunikasi dan kemitraan yang baik antara pemerintah daerah, perusahaan swasta dan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling menguatkan.

“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Di sinilah pentingnya kolaborasi. Pemerintah hadir sebagai regulator dan fasilitator. Perusahaan hadir sebagai penggerak ekonomi. Masyarakat hadir sebagai subjek sekaligus pelaku pembangunan,” demikian pungkasnya.
Safari Ramadhan ini menjadi simbol bahwa pemerintah ingin membuka ruang dialog dan mempererat kolaborasi tersebut.
Sembari menunggu waktu berbuka puasa, Kiyai Purwanto salah satu tokoh agama ternama di desa Bunga Jadi. Menyampaikan tausyiah “Dua Kebahagian Orang Berpuasa”. (prokom05)




