Sekda Hadiri Rapat Evaluasi Kegiatan Triwulan Pertama dan Halal Bihalal Bersama Diskop-UKM Kukar
Tenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H Sunggono menghadiri rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan triwulan pertama, serta silaturahmi dan halal bihalal bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kopeasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kukar bertempat di Ruang Smesco 2 Diskop-UKM Kukar, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan sendiri diawali dengan paparan evaluasi dan capaian kinerja triwulan pertama oleh Plt Diskop-UKM Kukar Muhammad Reza. Dimana dalam paparannya disampaikan bahwa selain ASN struktural (PNS dan P3K), Diskop-UKM Kukar juga memiliki tenaga tambahan seperti Project Management Officer (PMO) atau (pengawas atau pendamping khusus), dan bisnis asisten yang bertugas di kecamatan yang dibiayai Provinsi Kalimantan Timur, serta tenaga ahli UMKM.

”Kegiatan fokus pada pelatihan koperasi maupun konvensional, serta bantuan UMKM seperti barbershop di Tenggarong Seberang, Samboja, dan sekitarnya,” ujar Muhammad Reza.
Ditambahkannya, Di April 2026, Diskop-UKM Kukar memprioritaskan pembinaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi sebagai indikator kinerja utama. RAT dikaitkan dengan pendapatan koperasi dan UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kutai Kartanegara.
”Namun kendala utama adalah keterbatasan biaya perjalanan dinas (Perjadin), sehingga pemantauan RAT dilakukan oleh dua Petugas Administrasi (PA) di kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kukar Dr. H Sunggono dalam arahannya menekankan pentingnya bersyukur dan bersabar di tengah keterbatasan anggaran daerah tahun 2026. Karena menurutnya situasi tersebut tidak terlepas dari pengaruh faktor global yang terjadi saat ini.
Sekda menjelaskan APBD Kukar tahun lalu mencapai Rp11,3 triliun, tapi tahun ini hanya Rp7,4 triliun ditambah defisit Rp1,9 triliun, sehingga ruang fiskal efektif tinggal Rp5,4 triliun. Belanja pegawai Rp2,4 triliun menyisakan dana terbatas untuk semua OPD, memaksa efisiensi ketat pada perjalanan dinas, ATK, pemeliharaan kantor, dan rapat luar.
”Konsekuensinya, semua belanja dikurangi. Tapi kita bersyukur, karena daerah lain ada yang hanya cukup bayar gaji ASN, belum DPR atau bupati,” ujar Sekda.
Lebih lanjut, terkait kegiatan pendampingan RAT koperasi, H Sunggono sarankan agar memantau kegiatan secara virtual, atau tugaskan staf lapangan yang berada di kecamatan jika perjadin terbatas.
Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan terkait akan diterapkannya kebijakan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) guna menekan biaya operasional seperti listrik, air, dan kendaraan dinas. Namun dirinya meminta agar para ASN tetap isi laporan harian dan siap turun kelapangan jika diperintahkan. Karena menurutnya WFH dan WFA bukan dimaknai sebagai libur, namun agar lebih fleksibel dalam melaksanakan tugas kedinasan.
”Bukan hari libur, tapi kerja fleksibel. sampaikan jua kekawan-kawan lainnya, tolong matikan lampu kantor bila tidak digunakan untuk menghemat biaya,” tegasnya.

Diakhir arahannya, dirinya mengajak seluruh ASN yang hadir untuk menjadikan momentum satu syawal sebagai motivasi agar menjadi individu yang lebih baik lagi, baik dari sisi peningkatan ibadah maupun kinerja sebagai seorang ASN.
Adapun kegiatan sendiri diakhiri dengan tausyiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H Moh Lukman Hakim.(Prokom07).




