TENGGARONG – Ratusan pembina dan pengurus, anggota majelis taklim Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA), majelis taklim lainnya serta pengurus TP PKK Kukar memadati halaman parkir Pendopo Odah Etam Tenggarong dalam rangka Tabligh Akbar Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA), Sabtu Malam ( 16/8 ). Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan, Kepala Kemenag Kukar H Nasrun, Camat Tenggarong Sukono, Ketua Muhammadiyah, Tim Safari Subuh Pemkab Kukar, para Lurah Se-kecamatan Tenggarong, Kepala dinas instasi terkait, Seluruh Pengurus Organisasi Sosial dan Keagamaan dan sejumlah undangan lainnya.
Menurut Ketua Panitia pelaksana H Suprianto mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka turut menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 Tahun 2025, yang dikuti Ketua Pengurus ASWAJA dan Majelis Taklim dari Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu dan Tenggarong Seberang. Selain menggelar Takbilg Akbar juga dirangkai dengan lomba peragaan Busana Muslim Kreasi Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2025, untuk tingkat anak anak dan remaja . Kegiatan ini diikuti 48 peserta putra putri Tingkat anak anak dan 32 putra putri tingkat remaja. Sedangkan bertindak selaku tausiyah yaitu Ustadzah Hj Liza Azizah, Lc, Finalis Aksi Asia Indosiar dari Kerawang Jawa Barat, dan sering tampil di Program Cahaya Pagi di Trans 7 dan TV One.

Sementara itu, Bupati Kukar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara Dr H Sunggono mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pengurus ASWAJA dan TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara yang telah menggelar kegiatan ini. Momen ini menjadi sangat strategis karena kita berada di gerbang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Mari kita jadikan kesempatan ini sebagai sarana introspeksi dan renungan mendalam atas anugerah kemerdekaan yang telah Allah SWT limpahkan kepada bangsa kita. Pemkab Kukar memandang Tabligh Akbar ini memiliki dua makna penting. Pertama, sebagai forum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Kedua, sebagai media untuk mempererat persatuan melalui silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

Atas dasar itulah, Pemkab memberikan dukungan penuh dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan acara ini. Rasa syukur kita pun patut bertambah, mengingat acara ini menjadi penutup dari rangkaian Lomba Busana Muslim Kreasi. Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa syiar Islam dapat diwujudkan secara relevan dan modern melalui kegiatan yang kreatif, inovatif, serta mampu memberdayakan potensi generasi muda.
Tugas sekarang adalah mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, membangun daerah, dan memperkuat persatuan bangsa. Melalui pemahaman Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja).

“Kita diajarkan untuk menjaga nilai-nilai Islam yang moderat (Tawassuth), toleran (tasamuh), berimbang (Tawazun), berlaku adil (I’tidal) serta menganjurkan berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran (Amar Ma’ruf Nahi Mungkar), yang kesemuanya itu akan senantiasa membawa kedamaian. Inilah semangat yang kita butuhkan untuk membangun Kukar Idaman Terbaik (Kukar yang inovatif, berdaya saing, mandiri, terbukti, berprestasi dan kerja nyata) sesuai dengan visi dan misi daerah,” ungkap Sunggono.
Kepada penceramah, Ustadzah Liza Azizah, Lc, kami mengucapkan terima kasih atas kesediaannya berbagi ilmu dan pencerahan kepada kami semua. Kami berharap, tausiyah yang disampaikan dapat menjadi penyejuk hati, membuka wawasan, dan memberikan motivasi untuk menjadi pribadi Muslim yang lebih baik, mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti acara ini dengan khidmat.

“Mari kita niatkan kehadiran kita di sini sebagai ibadah, untuk menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan membawa berkah bagi kita semua dan bagi Kabupaten Kukar yang kita cintai,”harap Sunggono. ( Prokom 03 ).