Tenggarong – Bupati Kutai Kartenegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kukar Tahun 2027, di Ruang Serbaguna Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kukar, Senin (20/4/2026) yang ditandai penyerahan Penyampaian Hasil Reses DPRD Kabupaten Kukar Masa Sidang Tahun 2026, oleh Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasyid kepada Bupati Kukar Aulia.
Aulia menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Kukar yang telah berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah, semoga upaya kolaboratif yang sudah terbangun dengan solid ini, menjadi kekuatan yang besar untuk mendorong Kukar menjadi daerah yang lebih maju dan selalu dicintai oleh seluruh masyarakat, yang keseluruhannya tidak terlepas dari pencapaian Kukar Idaman Terbaik 2025-2030.

Musrenbang Tahun 2026 ini, dilaksanakan sebagai bagian dari amanat peraturan perundang-undangan, yang ditujukan untuk memastikan bahwa Pemerintah Daerah bertanggung jawab terhadap arah kebijakan yang telah disusun serta memastikan masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi, pandangan, serta ide dan gagasan dalam rencana pembangunan daerah ke depan.
Selain daripada itu, katanya Musrenbang dijadikan pula sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas di era keterbukaan informasi saat ini. Oleh karenanya agenda Musrenbang, menjadi sangat penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat dalam pendekatan partisipatif.
Dalam perspektif tata kelola negara, Pemerintah Daerah merupakan bagian integral dari Sistem Pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya Pemkab Kukar dalam menjalankan proses pembangunan tidak terlepas dari kebijakan Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur, dalam konteks keterbatasan ruang fiskal saat ini, seluruh daerah termasuk Kukar, harus dapat merumuskan kebijakan yang dapat merespon kondisi tersebut dengan baik, khususnya terkait dengan strategi dan langkah-langkah kerja ke depan, di mana kita semua dituntut lebih selektif, fokus dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat secara luas.
“Turbulensi kapasitas fiskal yang saat ini dialami oleh pemerintah daerah, menyebabkan beberapa rencana kerja yang telah ditetapkan perlu dilakukan penyesuaian kembali, dengan tetap mengutamakan pada peningkatan kinerja pembangunan, dengan mendorong inovasi dan kolaborasi yang lebih kuat, agar target-target pembangunan yang telah kita susun tetap dapat tercapai di tengah keterbatasan anggaran saat ini,” ujar Aulia.
Tahun 2027 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025-2029, atau tahun pertengahan pelaksanaan pembangunan jangka menengah daerah. Bersandar pada komitmen perencanaan yang sudah kita tetapkan, bahwa pembangunan Kukar harus berjalan sesuai dengan rel perencanaan pembangunan jangka panjang daerah, yakni hingga tahun 2045, adapun arah transformasi pembangunan Kukar adalah, ”Mewujudkan Kutai Kartanegara sebagai Pusat Pangan, Pariwisata dan Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”.
Oleh karena itu periode 2025-2029 merupakan periode krusial untuk mewujudkan fondasi transformasi, baik ekonomi, sosial dan tata kelola secara berkesinambungan. Maka dari itu di tengah keterbatasan fiskal daerah serta tuntutan perwujudan transformasi pembangunan daerah, maka diperlukan derap langkah bersama dalam skema kerja yang saling terhubung, untuk memastikan bahwa seluruh potensi yang kita miliki dapat bergerak menuju arah yang sama, berikut langkah-langkah strategis yang perlu kita laksanakan sebagai intervensi pengungkit kinerja daerah.
Diantaranya, Menekankan rencana proyek-proyek strategis pembangunan tahun 2026 dan 2027, memperhatikan ruang fiskal yang sudah diperhitungkan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, dengan menjaga kualitas belanja yang berorientasi pada pemenuhan standar pelayanan minimal, menjaga kualitas perlindungan sosial dan mendorong kolaborasi dengan program-program nasional.
Meningkatkan peran swasta termasuk seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, agar dapat berperan aktif dan bersinergi dalam menjalankan program-program pemerintah khususnya berfokus pada layanan dasar dan pemberdayaan ekonomi.
Mengoptimalkan peran dan fungsi kewilayahan melalui pejabat yang mengawal kebijakan kewilayahan seperti Camat, Kepala Desa dan Lurah serta jajarannya untuk terus menjalankan fungsi pelayanan, serta mengidentifikasi seluruh permasalahan yang berkembang di masyarakat dan jika bersifat urgen untuk segera disampaikan kepada jajaran Pemkab Kukar dan ditangani secara cepat.
“Kemudian, Mengubah pola kerja aparatur pemerintahan daerah yang tidak lagi melaksanakan pola kerja business as usual, namun lebih berorientasi pada inovasi, efektivitas dan efisiensi belanja yang diiringi pula dengan efisiensi penggunaan energi, yang dilakukan dengan mendorong pola kerja yang terencana, hemat energi dan terintegrasi berbasis teknologi digital,” jelas Aulia.
RKPD Kukar Tahun 2027, secara umum telah memuat prioritas pembangunan dan kebijakan prioritas yang menggambarkan langkah-langkah solusi Pemerintah Daerah dalam merespons permasalahan pembangunan, adapun beberapa substansi kebijakan yang diprioritaskan pada tahun 2027.
Diantaranya adalah
Mengoptimalkan potensi aset daerah untuk dapat memberikan nilai tambah terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, yakni Optimalisasi Destinasi Wisata Strategis seperti Kawasan Pulau Kumala dan Kawasan Waduk Panji Sukarame, dan Mengoptimalkan gedung-gedung pemerintah yang telah tersedia untuk dikelola secara profesional dengan membangun pola kerja sama dunia usaha, agar aset lebih produktif sebagai penyumbang pendapatan asli daerah.
Membangun ekosistem rantai produksi yang terintegrasi dan produktif dengan mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan sebagai bagian dari sistem kerja Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, yakni dengan memperkuat kesempatan berusaha melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik, Modernisasi Peralatan Produksi dan Dukungan Kelancaran Arus Distribusi, Dukungan melalui unit usaha ekonomi baik UPT Dinas, BUMD maupun BUMDesa khususnya terhadap penyediaan sarana produksi seperti bibit, pakan, pestisida dan pupuk yang terjangkau bagi pelaku usaha. Menyiapkan layanan pendidikan dasar khususnya dukungan terhadap Pembangunan Sekolah Rakyat di Muara Badak.
Mendorong perbaikan tata kelola persampahan di wilayah Kukar yang dikolaborasikan dengan program Nasional yakni Pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Samarinda dan Balikpapan oleh Danantara.
Serta mendorong Pemerintah Pusat untuk menetapkan Kukar sebagai wilayah pelaksanaan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) oleh Bank Dunia terkait infrastruktur dan layanan persampahan.
Menyiapkan skema Detail Tata Ruang Wilayah yang memudahkan Investasi dan Pengembangan Infrastruktur berbasis pada Potensi Wilayah dan mendorong Skema One District One Industry, agar dapat dijalankan secara bertahap dan berkesinambungan dalam konsistensi zonasi kebijakan pembangunan di wilayah Kabupaten Kukar.
Integrasi Program 150 Juta Per RT, terhadap peningkatan kualitas pembangunan pada level mikro.
“Program ini terhubung pula dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di masing-masing desa/kelurahan khususnya dalam mendukung penyelenggaraan 6 Standard Pelayanan Minimal di tingkat Posyandu, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, dan Sosial,” tegas Aulia.
Enam poin tersebut, merupakan pengungkit pembangunan Kabupaten Kukar yang dijalankan secara sistematis dan terstruktur, harapannya kebijakan-kebijakan lain akan mengikuti sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas keuangan yang dimiliki. _(prokom05)_
Asisten III Hadiri Wisuda Unikarta, Lulusan Universitas Ini Diharapkan Jadi Aktor Pembangunan Daerah
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong- Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Dafip Haryanto menghadiri acara Wisuda Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Sarjana (S1) ke-42 dan Pascasarjana (S2) ke-26 Tahun 2025/2026 di Gedung Putri Krang Melenu (PKM) kecamatan Tenggarong Seberang, selasa (21/4/2026).
Prosesi wisuda dihadiri Rektor beserta jajaran pimpinan Unikarta, senat universitas, orang tua wisudawan, dan tamu undangan.
Dalam sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang dibacakan Asisten III berharap keberhasilan akademik ini menjadi pintu pembuka kesuksesan bagi masa yang akan datang.


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyampaikan penghormatan serta apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pengurus yayasan,jajaran pimpinan Unikarta, seluruh dekan dan seluruh dosen perguruan, dedikasi dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kutai Kartnegara (Kukar) telah membuahkan hasil yang nyata dengan meluluskan 360 jurusan sarjana dan magister pada hari ini.
Momentum ini menjadi kebanggaan kolektif bagi semua sekaligus menjadi kado istimewa menjelang peringatan diesnatalis yang ke-42!Unikarta pada 26 Mei 2026 yang akan datang.
“Atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) mendorong agar lulusan Unikarta tidak sekedar menjadi penonton melainkan aktor utama pembangunan di daerahnya sendiri,” ujarnya.
Wisuda menjadi momentum penting bagi Unikarta dalam melepas kelulusan S1 dan S2 yang diharapkan berkontribusi bagi pembangunan daerah. (Dokpim.10)
Fashion Show Meriahkan Hari Kartini di Loa Janan, Leni Yanti Dari Subbag Program dan Keuangan Juara I
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperLoa Janan – Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026, Kantor Camat Loa Janan menggelar kegiatan fashion show yang diikuti oleh kaum wanita Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, di lingkup Kantor Camat Loa Janan, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusias, dengan menampilkan berbagai busana kebaya nasional yang anggun dan elegan. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Loa Janan, Min Fiattin, para Kasi dan Kasubbag, serta Ketua TP PKK Kecamatan Loa Janan, Mursidah. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Loa Janan, Hery Rusnadi.
Selain fashion show, rangkaian acara juga diisi dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Camat Hery Rusnadi sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati perjuangan R.A. Kartini sekaligus simbol kebersamaan di lingkungan kerja.

Dalam sambutannya, Camat Hery Rusnadi menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, hampir seluruh pekerjaan dapat dilakukan oleh perempuan dengan baik, bahkan dengan penuh ketelitian dan dedikasi.
“Perempuan memiliki kemampuan luar biasa dalam menjalankan berbagai peran, baik di lingkungan keluarga maupun dalam dunia kerja. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan adalah bagian penting dalam pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya semangat pemberdayaan perempuan sebagaimana tema yang diusung, yakni mendorong perempuan untuk terus berkarya, bersinergi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, meskipun di tengah berbagai tantangan yang ada.
Camat Hery juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Hari Kartini sebagai ajang mempererat kebersamaan dan kekompakan antar pegawai.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan Hari Kartini, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Semua peserta adalah pemenang, karena tujuan utama kita adalah bergembira dan mempererat silaturahmi,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para peserta tampil percaya diri memperagakan busana terbaik mereka, disambut tepuk tangan meriah dari para penonton.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan Kartini dapat terus hidup dan menginspirasi perempuan untuk semakin berdaya, mandiri, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di Kecamatan Loa Janan.
Juara 1 Leni Yanti dari Subbag Program dan Keuangan
Juara 2 Kustaniah dari Seksi PMD
Juara 3 Eva Damayanti dari Seksi PMD
Juara Harapan 1 Ipana Lestari Kasubbag Program dan Keuangan
Juara Harapan 2 Heldi Dwi Yanti Bendahara
Juara Harapan 3 Yunita Seksi Pelayanan Umum
Juara Favorit Maya Sari dari Seksi Trantib
Juara Terheboh Ramayanti dari PMD.
‘Kartini’ di Balik Jeruji: Bupati Kukar Bawa Harapan dan Program Pemberdayaan ke Lapas Perempuan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani masa pembinaan. Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup, menembus batas ruang dan keadaan, menginspirasi perempuan untuk terus belajar, berkarya, dan bangkit.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Selasa (21/4/2026). Kehadiran Bupati disambut hangat oleh warga binaan melalui pertunjukan tari dan prosesi pengalungan syal, mencerminkan semangat kebersamaan dan optimisme.

Didampingi Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Riva Dilyanti serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati turut mengikuti senam bersama perwakilan warga binaan dan melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dalam peringatan Hari Kartini tahun ini yang mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan Melalui Budaya dan Kreativitas.”
Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah unit pembinaan kemandirian, di antaranya program hidroponik, pertanian, kerajinan tangan (handycraft), bakery, tata boga, salon kecantikan, hingga pelatihan menjahit. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Di hadapan 359 warga binaan, Bupati Aulia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta memastikan proses pembinaan berjalan optimal.

“Kami ingin mengetahui apa saja yang bisa didukung oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pembinaan di sini. Masih ada pembangunan gedung tambahan yang belum selesai akibat efisiensi anggaran, dan akan kami upayakan untuk dilanjutkan pada tahun depan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi proses pembinaan yang dinilai telah berjalan dengan baik, serta partisipasi aktif warga binaan dalam berbagai kegiatan keterampilan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Kukar berencana memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan sarana dan prasarana sesuai keahlian warga binaan setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan, khususnya bagi yang ber-KTP Kukar.
“Misalnya yang memiliki keterampilan menjahit akan kami bantu dengan mesin jahit, sehingga mereka bisa mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap para warga binaan dapat menjadi pribadi yang tangguh dan berdaya, serta mampu berkontribusi positif di lingkungan masyarakat.

“Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat bahwa setiap perempuan, termasuk yang berada di lapas, memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi agen perubahan di masa depan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kukar juga menyerahkan bantuan berupa sarana keagamaan dan perlengkapan olahraga sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan mental dan fisik warga binaan.
Melalui peringatan Hari Kartini ini, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan secara inklusif, tanpa terkecuali, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. (Prokom06)
Buka Business Matching BIMA ETAM Seri 12, Bupati Berharap “UMKM Kukar Naik Kelas”
/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper


Tenggarong – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri memberikan arahan dalam acara Business Matching Pembiayaan, Edukasi dan Literasi Keuangan bagi pelaku Usaha Kecil, Menengah, dan Mikro (UMKM) di Kukar, digelar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Selasa (21/4/2026).
Adapun kegiatan yang digelar secara langsung dan virtual sendiri terkait Layanan Desk Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK-OJK), serta workshop Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan Bank Indonesia (SIAPIK-BI) atau BIMA ETAM Seri 12.
Dalam arahannya, dr. Aulia mengapresiasi penyelenggaraan acara yang strategis untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha, khususnya UMKM, dengan lembaga pembiayaan.
”Salah satu tantangan utama pengembangan usaha UMKM adalah akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, Kukar memiliki potensi ekonomi besar dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, industri kreatif, hingga jasa. Potensi ini harus dikelola optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Namun menurutnya, pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan yang sesuai kebutuhan. Business matching dianggap sangat penting sebagai ajang pertemuan, pembangunan kepercayaan, dan peluang kerja sama konkret dengan perbankan maupun lembaga keuangan non-bank, sehingga kedepan UMKM bisa naik kelas (Peningkatan level usaha-red).
”Kami berharap pelaku usaha Kukar mendapat akses pembiayaan lebih luas, sehingga kedepan UMKM Kukar Naik Kelas,” ujarnya.
dr. Aulia juga menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan untuk pengelolaan keuangan bijak serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Kukar berkomitmen mendukung UMKM melalui pelatihan, pendampingan, pemasaran, dan akses pembiayaan.
Ia mengajak peserta memanfaatkan acara ini untuk berdiskusi, bertukar informasi, membangun jejaring, dan menjajaki kerja sama guna pengembangan usaha.
”Saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini secara optimal. Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar informasi, membangun jejaring, serta menjajaki peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan usaha masing-masing, ” pungkasnya.
Sebagai informasi, turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Deputi Kepala Bank Indonesia Kaltim Bayu Adi Hardyanto, Direktur Pengawasan Prilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Kaltim-Kaltara, Asisten I Pemkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dilingkungan Pemkab Kukar.(Prokom07).
Peringatan Hari Kartini, Pemkab Kukar Komitmen Terus Mendorong Pemberdayaan Perempuan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono, menghadiri peringatan Hari Kartini Tahun 2026 bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kukar, yang digelar di Taman Ulin, Tenggarong, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, Kepala perangkat daerah, organisasi perempuan, serta anggota DWP di lingkungan Pemkab Kukar. Peringatan tersebut penuh makna sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini. Pada acara itu, para hadirin khususnya perempuan mengenakan kebaya dan busana adat.

Acara diraggkai dengan lomba cipta menu B2SA (beragam,bergizi, seimbang dan aman), penanaman pohon secara simbolis dan kegiatan bersih bersih, senam, lomba fashin show dan lomba nyanyi.
Dalam sambutan Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri yang dibacakan Sekda Sunggono, disampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk melanjutkan perjuangan perempuan di tengah perkembangan zaman, khususnya di era digital saat ini.
Disebutkan pula bahwa tema nasional “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi pengingat pentingnya peran perempuan sebagai subjek utama pembangunan. Perempuan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, serta mandiri secara ekonomi. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya berbicara tentang akses, tetapi juga tentang kapasitas, literasi, dan kemandirian.

Ibu-ibu pelaku UMKM di Kutai Kartanegara mulai memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk, perempuan di desa-desa mulai terlibat dalam pengelolaan BUMDes, hingga generasi muda perempuan yang aktif dalam dunia pendidikan, kewirausahaan, dan inovasi.
“Namun masih terdapat tantangan yang perlu kita atasi bersama seperti keterbatasan akses internet di beberapa wilayah, rendahnya literasi digital di kalangan tertentu, serta masih adanya kesenjangan peran perempuan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.
Maka, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan literasi digital, penguatan ekonomi berbasis digital, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai ancaman, termasuk di ruang digital.

Sementara itu, Ketua DWP Kukar Yulaikah Sunggono dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam meningkatkan peran perempuan di berbagai bidang.
Ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya anggota DWP, diharapkan mampu menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berdaya, serta terus meningkatkan kompetensi diri baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Selain itu, perempuan juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui peningkatan literasi digital, termasuk memanfaatkan peluang di bidang UMKM, ekonomi kreatif, dan konten positif.
Yulaikah juga mengajak seluruh anggota DWP Kukar, baik di tingkat kabupaten, OPD maupun kecamatan, untuk terus mengembangkan potensi diri, berkarya, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah tanpa melupakan peran dan kodrat sebagai perempuan.

Melalui momentum ini, Pemkab Kukar mengajak seluruh perempuan di Kukar untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah, serta menjadikan semangat Kartini sebagai gerakan nyata dalam meningkatkan kualitas diri, kemandirian ekonomi, dan perlindungan generasi masa depan.
Peringatan Hari Kartini ke-62 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan perempuan Kukar yang berdaya dan berkontribusi bagi pembangunan menuju Kukar Idaman Terbaik serta Indonesia Emas 2045. (prokom04)
Bupati Buka Musrenbang RKPD Kukar 2027
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartenegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kukar Tahun 2027, di Ruang Serbaguna Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kukar, Senin (20/4/2026) yang ditandai penyerahan Penyampaian Hasil Reses DPRD Kabupaten Kukar Masa Sidang Tahun 2026, oleh Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasyid kepada Bupati Kukar Aulia.
Aulia menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Kukar yang telah berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah, semoga upaya kolaboratif yang sudah terbangun dengan solid ini, menjadi kekuatan yang besar untuk mendorong Kukar menjadi daerah yang lebih maju dan selalu dicintai oleh seluruh masyarakat, yang keseluruhannya tidak terlepas dari pencapaian Kukar Idaman Terbaik 2025-2030.

Musrenbang Tahun 2026 ini, dilaksanakan sebagai bagian dari amanat peraturan perundang-undangan, yang ditujukan untuk memastikan bahwa Pemerintah Daerah bertanggung jawab terhadap arah kebijakan yang telah disusun serta memastikan masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi, pandangan, serta ide dan gagasan dalam rencana pembangunan daerah ke depan.
Selain daripada itu, katanya Musrenbang dijadikan pula sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas di era keterbukaan informasi saat ini. Oleh karenanya agenda Musrenbang, menjadi sangat penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat dalam pendekatan partisipatif.
Dalam perspektif tata kelola negara, Pemerintah Daerah merupakan bagian integral dari Sistem Pemerintahan Republik Indonesia. Oleh karenanya Pemkab Kukar dalam menjalankan proses pembangunan tidak terlepas dari kebijakan Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur, dalam konteks keterbatasan ruang fiskal saat ini, seluruh daerah termasuk Kukar, harus dapat merumuskan kebijakan yang dapat merespon kondisi tersebut dengan baik, khususnya terkait dengan strategi dan langkah-langkah kerja ke depan, di mana kita semua dituntut lebih selektif, fokus dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat secara luas.
Tahun 2027 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025-2029, atau tahun pertengahan pelaksanaan pembangunan jangka menengah daerah. Bersandar pada komitmen perencanaan yang sudah kita tetapkan, bahwa pembangunan Kukar harus berjalan sesuai dengan rel perencanaan pembangunan jangka panjang daerah, yakni hingga tahun 2045, adapun arah transformasi pembangunan Kukar adalah, ”Mewujudkan Kutai Kartanegara sebagai Pusat Pangan, Pariwisata dan Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”.
Oleh karena itu periode 2025-2029 merupakan periode krusial untuk mewujudkan fondasi transformasi, baik ekonomi, sosial dan tata kelola secara berkesinambungan. Maka dari itu di tengah keterbatasan fiskal daerah serta tuntutan perwujudan transformasi pembangunan daerah, maka diperlukan derap langkah bersama dalam skema kerja yang saling terhubung, untuk memastikan bahwa seluruh potensi yang kita miliki dapat bergerak menuju arah yang sama, berikut langkah-langkah strategis yang perlu kita laksanakan sebagai intervensi pengungkit kinerja daerah.
Diantaranya, Menekankan rencana proyek-proyek strategis pembangunan tahun 2026 dan 2027, memperhatikan ruang fiskal yang sudah diperhitungkan berdasarkan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, dengan menjaga kualitas belanja yang berorientasi pada pemenuhan standar pelayanan minimal, menjaga kualitas perlindungan sosial dan mendorong kolaborasi dengan program-program nasional.
Meningkatkan peran swasta termasuk seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, agar dapat berperan aktif dan bersinergi dalam menjalankan program-program pemerintah khususnya berfokus pada layanan dasar dan pemberdayaan ekonomi.
Mengoptimalkan peran dan fungsi kewilayahan melalui pejabat yang mengawal kebijakan kewilayahan seperti Camat, Kepala Desa dan Lurah serta jajarannya untuk terus menjalankan fungsi pelayanan, serta mengidentifikasi seluruh permasalahan yang berkembang di masyarakat dan jika bersifat urgen untuk segera disampaikan kepada jajaran Pemkab Kukar dan ditangani secara cepat.
“Kemudian, Mengubah pola kerja aparatur pemerintahan daerah yang tidak lagi melaksanakan pola kerja business as usual, namun lebih berorientasi pada inovasi, efektivitas dan efisiensi belanja yang diiringi pula dengan efisiensi penggunaan energi, yang dilakukan dengan mendorong pola kerja yang terencana, hemat energi dan terintegrasi berbasis teknologi digital,” jelas Aulia.
RKPD Kukar Tahun 2027, secara umum telah memuat prioritas pembangunan dan kebijakan prioritas yang menggambarkan langkah-langkah solusi Pemerintah Daerah dalam merespons permasalahan pembangunan, adapun beberapa substansi kebijakan yang diprioritaskan pada tahun 2027.
Diantaranya adalah
Mengoptimalkan potensi aset daerah untuk dapat memberikan nilai tambah terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, yakni Optimalisasi Destinasi Wisata Strategis seperti Kawasan Pulau Kumala dan Kawasan Waduk Panji Sukarame, dan Mengoptimalkan gedung-gedung pemerintah yang telah tersedia untuk dikelola secara profesional dengan membangun pola kerja sama dunia usaha, agar aset lebih produktif sebagai penyumbang pendapatan asli daerah.
Membangun ekosistem rantai produksi yang terintegrasi dan produktif dengan mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan sebagai bagian dari sistem kerja Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis, yakni dengan memperkuat kesempatan berusaha melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik, Modernisasi Peralatan Produksi dan Dukungan Kelancaran Arus Distribusi, Dukungan melalui unit usaha ekonomi baik UPT Dinas, BUMD maupun BUMDesa khususnya terhadap penyediaan sarana produksi seperti bibit, pakan, pestisida dan pupuk yang terjangkau bagi pelaku usaha. Menyiapkan layanan pendidikan dasar khususnya dukungan terhadap Pembangunan Sekolah Rakyat di Muara Badak.
Mendorong perbaikan tata kelola persampahan di wilayah Kukar yang dikolaborasikan dengan program Nasional yakni Pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Samarinda dan Balikpapan oleh Danantara.
Serta mendorong Pemerintah Pusat untuk menetapkan Kukar sebagai wilayah pelaksanaan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) oleh Bank Dunia terkait infrastruktur dan layanan persampahan.
Integrasi Program 150 Juta Per RT, terhadap peningkatan kualitas pembangunan pada level mikro.
“Program ini terhubung pula dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di masing-masing desa/kelurahan khususnya dalam mendukung penyelenggaraan 6 Standard Pelayanan Minimal di tingkat Posyandu, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, dan Sosial,” tegas Aulia.
Enam poin tersebut, merupakan pengungkit pembangunan Kabupaten Kukar yang dijalankan secara sistematis dan terstruktur, harapannya kebijakan-kebijakan lain akan mengikuti sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas keuangan yang dimiliki. _(prokom05)_
Bupati Kukar Hadiri Istighosah Kubro di Tenggarong Seberang, Takjub Ribuan Jamaah Memadati Lapangan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri beserta masyarakat dari berbagai kalangan usia memadati Istighosah Kubro dan Tabligh Akbar di Lapangan Sepak Bola Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Minggu (19/4/2026) malam.

Kegiatan yang diprakarsai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Tenggarong Seberang ini menghadirkan penceramah KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro. Acara dimeriahkan penampilan Hadroh Ah Baabullah Mustopa Syekhermania Kaltim dan dihadiri unsur Forkopimcam Tenggarong Seberang.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Nahdlatul Ulama, serta pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori Internasional H. Abdullah Al Makky.
Dalam sambutannya, dr. Aulia Rahman Basri mengapresiasi antusiasme jamaah yang luar biasa.
”Saya sangat takjub dengan jumlah jamaah yang hadir. Belum pernah saya lihat sebanyak ini dalam kegiatan serupa,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini membuka pintu langit dan mendatangkan keberkahan bagi semua. Dr. Aulia juga memuji keberlanjutan acara sejak 1996 yang semakin ramai tiap tahun, sebagai bukti kebersamaan masyarakat Kukar, khususnya di Tenggarong Seberang, tetap terjaga.
Bupati mengajak warga menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan.
”Dengan situasi rukun, aman, dan tertib, pembangunan Kukar bisa ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutan, dr. Aulia memohon doa agar istiqamah menjalankan amanah, sehingga visi misi Kukar Idaman Terbaik terwujud membawa masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia, termasuk warga Tenggarong Seberang.(Prokom07).
Bupati Kukar Hadiri Malam Pisah Sambut dan Ramah Tamah Sertijab Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri Hadiri Malam Pisah Sambut dan Ramah Tamah dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong dari Suparman, A.M.d.IP, S.H., M.H. Kepada I Wayan Nurasta Wibawa, A.M.d.IP, S.Sos., M.Si. di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jum’at (14/04/2026)
Aulia Rahman Basri mengatakan momentum malam hari ini bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan titik penting dalam kesinambungan pengabdian, dalam memastikan bahwa lembaga pemasyarakatan terus menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Suparman, A.Md.IP., SH., MH atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian selama memimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong.
Kami mencatat bahwa di bawah kepemimpinan beliau, Lapas tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menghadirkan inovasi nyata dalam pembinaan warga binaan. Salah satu yang patut diapresiasi adala Pertama, program pembinaan kemandirian melalui ketahanan pangan, Kedua, Program Gerakan Etam Mengaji (Gema) Idaman Terbaik melalui pesantren” Katanya
Lanjut Aulia mengatakan dirinya percaya, dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, akan mampu melanjutkan program-program baik yang telah dirintis, melakukan inovasi baru yang lebih progresif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Kami di Pemerintah Kabupaten Kukar membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi yang lebih erat, terutama dalam Penguatan program pembinaan berbasis ekonomi produktif, reintegrasi sosial warga binaan, serta pencegahan residivisme melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Perlu kita sadari bersama, tantangan ke depan tidak ringan. Lapas bukan hanya menghadapi persoalan kapasitas hunian, tetapi juga tantangan dalam membina warga binaan dengan latar belakang yang beragam, menyiapkan mereka kembali ke masyarakat, dan memastikan mereka tidak kembali pada kesalahan yang sama.
Karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak hanya struktural, tetapi juga kultural dan humanistik”ujarnya
Tambah Aulia menegaskan satu hal penting“Pemasyarakatan yang berhasil adalah ketika warga binaan kembali ke masyarakat bukan sebagai beban, tetapi sebagai kekuatan”, dan untuk mencapai itu, kita semua memiliki peran Pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat itu sendiri.
Dan kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Tenggarong, teruslah menjadi garda terdepan dalam membina, membimbing, dan memanusiakan manusia.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kita” Tutupnya (Prokom09)
Bupati Kukar Dorong Pembentukan Aplikasi Call Center Terintegrasi untuk Aduan Masyarakat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kukar Dafip Haryanto, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan call center dalam rangka optimalisasi layanan pengaduan masyarakat, Jumat (17/4/2026), di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kukar.
Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan pentingnya membangun sebuah aplikasi terintegrasi yang mampu menampung seluruh aduan masyarakat secara cepat dan transparan. Melalui sistem ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari layanan kesehatan hingga infrastruktur.

“Misalnya dalam program berobat gratis hanya dengan KTP Kukar, khususnya untuk BPJS kelas tiga yang telah ditanggung pemerintah. Jika masih ada masyarakat yang diminta membayar, maka hal tersebut bisa langsung diadukan melalui sistem ini,” ujarnya.
Selain itu, pengaduan terkait fasilitas umum seperti jalan rusak juga akan terakomodasi. Nantinya, setiap laporan yang masuk akan diteruskan oleh admin kepada instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti. Bupati juga menginginkan agar Pimpinan daerah dapat memantau langsung progres penanganan setiap aduan, apakah sudah ditindaklanjuti atau belum.
Aplikasi ini direncanakan menjadi bagian dari penguatan Program Kukar Idaman Terbaik, dengan konsep pelayanan publik yang responsif dan berbasis digital.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti kinerja publikasi pemerintah daerah, khususnya yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim). Ia menilai kualitas konten berita dan video yang dipublikasikan sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan dari sisi jangkauan dan viralitas.
“Kualitas konten sudah bagus, tetapi perlu strategi agar lebih banyak dilihat masyarakat. Perlu pelatihan bagaimana membuat berita yang menarik dan teknik penyajian konten agar bisa lebih viral,” tambahnya.

Rapat ini turut dihadiri jajaran Dinas Kominfo, Prokompim, serta stakeholder terkait lainnya, sebagai langkah awal dalam mewujudkan sistem pengaduan masyarakat yang lebih efektif dan terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.(Prokom04)
Sekda Kukar Terima Kunker Kaltara, Kratom Jadi Sorotan Komoditas Unggulan Bernilai Ekspor
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), H. Sunggono, menerima kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka studi pengelolaan dan pengembangan komoditas kratom yang selama ini dikembangkan di wilayah Kukar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Heri Rudiono, disambut langsung oleh Sekda Kukar bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus diskusi strategis mengenai pengelolaan komoditas kratom sebagai potensi ekonomi baru di daerah.

Dalam sambutannya, Sekda H. Sunggono menjelaskan bahwa pengembangan tanaman kratom (Mitragyna speciosa) di Kukar tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama terkait aspek legalitas dan persepsi negatif di masa lalu karena dikaitkan dengan zat psikotropika. Namun demikian, kondisi tersebut kini mulai berubah seiring adanya perhatian dari pemerintah pusat.
“Tanaman kratom sempat menghadapi kendala serius, baik di Kukar maupun Kalimantan Timur secara umum. Namun saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, BPOM, dan BRIN mulai mengarahkan penelitian serta penataan tata kelola, termasuk untuk kepentingan ekspor,” ujar Sunggono.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kukar terus mendorong pengembangan kratom sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi para petani di wilayah hulu.

Menurutnya, kratom kini telah menjadi tanaman endemik bernilai ekonomis tinggi yang dapat diandalkan sebagai sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, diperlukan strategi yang matang dalam memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang.
“Permintaan kratom di pasar internasional terus meningkat. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Republik Ceko. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sunggono mengungkapkan bahwa Kecamatan Tenggarong Seberang saat ini menjadi salah satu sentra produksi kratom terbesar di Kalimantan Timur. Bahkan, wilayah tersebut telah memiliki fasilitas pengolahan kratom menjadi ekstrak, yang menjadi nilai tambah tersendiri dibanding daerah lain.
“Kita akan terus mendorong pelaku usaha dan petani agar mampu memenuhi standar pasar global, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Heri Rudiono, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung praktik budidaya dan pengelolaan kratom di Kukar yang dinilai berhasil.

“Kami melihat kratom sebagai peluang ekonomi baru yang menjanjikan bagi petani. Oleh karena itu, kami ingin menggali informasi lebih dalam agar dapat mengadopsinya di Kalimantan Utara,” ujarnya.
Heri juga berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang studi semata, tetapi dapat berlanjut pada kerja sama konkret antara Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltara, khususnya dalam pengembangan komoditas kratom.
“Kami juga berencana meninjau langsung lokasi produksi dan pengolahan kratom di Kukar, agar mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar daerah dalam mengembangkan potensi komoditas lokal berbasis ekspor, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam peningkatan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi regional. (Prokom06)