Tenggarong – Guna memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani, Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan untuk segera dilakukan percepatan pelaksanaan program kerja dan kegiatan pembangunan yang telah ditetapkan.
“Lakukan percepatan pelaksanaan program dengan tetap berpegang teguh pada asas dan prinsip tata kelola birokrasi yang baik, serta berorientasi melayani,” pesan Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono baru-baru ini kepada jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar.
Untuk itu, kata Sekda perlu difahami dan tentunya diterapkan Core Values (nilai-nilai), yakni menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) BERAKHLAK yang merupakan nilai-nilai utama yang harus dimiliki, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Sehingga menjadi ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Adanya Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Sedangkan #banggamelayanibangsa merupakan Employer Branding ASN jaman now yang melayani sepenuh hati.
Core Values ASN menjadi titik tonggak penguatan budaya kerja, yang tidak hanya dilakukan pada ASN tingkat pusat namun juga pada tingkat daerah, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo “ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama”.
“Saya yakin dan percaya, jika core values ini mampu kita aktualisasikan, Insya Allah, bukan hanya keberhasilan pembangunan yang akan kita dapatkan, tetapi juga pahala dari Allah SWT atas pengabdian dan kebermanfaatan kita bagi masyarakat,” demikian ujarnya. (prokom04)
Sekda Ingatkan OPD Segera Laksanakan Percepatan Program Ber-Asas Birokrasi yang Baik dan Melayani
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Guna memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani, Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan untuk segera dilakukan percepatan pelaksanaan program kerja dan kegiatan pembangunan yang telah ditetapkan.
“Lakukan percepatan pelaksanaan program dengan tetap berpegang teguh pada asas dan prinsip tata kelola birokrasi yang baik, serta berorientasi melayani,” pesan Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono baru-baru ini kepada jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar.
Untuk itu, kata Sekda perlu difahami dan tentunya diterapkan Core Values (nilai-nilai), yakni menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) BERAKHLAK yang merupakan nilai-nilai utama yang harus dimiliki, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Sehingga menjadi ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Adanya Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Sedangkan #banggamelayanibangsa merupakan Employer Branding ASN jaman now yang melayani sepenuh hati.
Core Values ASN menjadi titik tonggak penguatan budaya kerja, yang tidak hanya dilakukan pada ASN tingkat pusat namun juga pada tingkat daerah, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo “ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama”.
“Saya yakin dan percaya, jika core values ini mampu kita aktualisasikan, Insya Allah, bukan hanya keberhasilan pembangunan yang akan kita dapatkan, tetapi juga pahala dari Allah SWT atas pengabdian dan kebermanfaatan kita bagi masyarakat,” demikian ujarnya. (prokom04)
Ikuti Rakernis TPPS, Wabup Targetkan 2024 Penurunan Angka Stunting Kukar Lebih Signifikan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin mengikuti Rapat kerja teknis (Rakernis) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi dan Kabupaten/kota se Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Sharing session dengan TPPS Propinsi Bali dan Kota Denpasar, di hotel Harper Kuta Bali, Senin (7/8).

Rakernis diikuti TPPS kabupaten/ kota se Kaltim, dibuka Asisten Administrasi Umum Propinsi Kaltim H Riza Indra Riadi, dengan narasumber antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra.
Rendi ditemui usai mengikuti Rakernis mengatakan bahwa besarnya alokasi anggaran merupakan salah satu variabel utama yang sangat menentukan keberhasilan suatu daerah dalam upaya percepatan penurunan stunting, sebagaimana yang terjadi di Bali maupun di Kota Denpasar.
“Sebagaimana yang disampaikan tadi baik dari propinsi Bali maupun Kota Denpasar penganggaran yang besar menjadi salah satu variabel keberhasilan mereka dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.
Lebih lanjut Rendi menjelaskan tidak hanya faktor ekonomi saja yang menjadi penyebab rendahnya penurunan stunting, tetapi faktor lain juga menentukan, antara lain faktor geografis dan luas wilayah.

“Kita hari ini banyak belajar dari propinsi Bali maupun Kota Denpasar, bahwa langkah preventifnya atau pencegahannya dari hulu ke hilirnya tadi dijelaskan semua, cukup banyak yang bisa kita implementasi di Kukar walau secara geografis kita sangat jauh berbeda” lanjutnya.
Disebutkannya kedepan akan dilakukan langkah strategis sebagai upaya meningkatkan percepatan penurunan angka stunting di Kukar, selain menambah kebutuhan anggaran juga meningkatkan operasional bagi para petugas pedamping, karena ini juga sangat menentukan.
“Di anggaran perubahan 2023 dan dianggaran murni 2024 nanti orientasi kita tidak bisa dari hulu dulu, Bali sendiri kalau kita lihat penjelasannya tadi mereka kerja dari hilir dulu, karena memang untuk menurunkan secara signifikan dari hilir langsung, balita yang terindikasi stunting harus ditangani terlebih dahulu, dan itu harus kerja kolaboratif dan melibatkan semua OPD yang ada” jelasnya.

Diketahui Kukar masih cukup tinggi, maka di tahun 2024 harus bisa jauh berkurang.
“Minimal di 2024 kita bisa menyamai Provinsi Kaltim angka penurunannya, karena di Bali saja dengan menaikan anggarannya 10 kali lipat dan intervensi ke hilirnya langsung hanya bisa naik 2 persen, kita dengan banyak faktor tentunya bukan pekerjaan yang mudah, tetapi kita akan upayakan dengan kerja keras dan kolaboratif akan terjadi penurunan yang signifikan,” pungkasnya.(Prokom01).
Bupati Buka Rakerda DMI Tenggarong
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperBupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tenggarong dan Silaturahmi dengan Pengurus Takmir Masjid se-Kecamatan Tenggarong (7/8/23) di Pendopo Odah Etam.

Edi Damansyah menyampaikan apresiasinya yang besar atas terselenggaranya acara dan juga Edi mengapresiasi kepada seluruh jajaran Dewan Masjid Indonesia mulai dari Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara sampai dengan Tingkat Cabang dan Ranting yang telah menginfaqkan tenaga dan pikirannya untuk tidak pernah capek dan bosan mendorong para Takmir Masjid, Langgar/Mushola agar mampu menjalankan fungsinya dalam Pemberdayaan masyarakat disekitar masjid, Langgar/Mushola.
Ia juga menjelaskan bahwa masjid merupakan mitra pemerintah dalam membangun dan memakmurkan umat.
“Sebagai mitra pemerintah, para pengurus masjid harus memfasilitasi, menyelenggarakan dan melihat perkembangan Zaman sesuai kondisi di lapangan dalam melakukan pendekatan kepada Jamaah dan semua itu tak lepas dari sistem manajemen,”imbuhnya.
Menurutnya, Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat dalam upaya melindungi, memberdayakan dan mempersatukan umat untuk mewujudkan umat yang berkualitas, moderat dan toleran. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual ibadah namun masjid secara luas masjid juga berfungsi ibadah sosial di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya.

Edi juga berharap rakerda ini bisa dijadikan instrospeksi diri bagaimana keberadaan takmir masjid bisa menjadi penguat masjid untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
“Rakerda ini merupakan monetum untuk menyusun kekuatan dalam membangun masjid, Jika ingin maju harus berubah pola pikir dan budaya kerja”ungkap Edi.
Edi juga meminta Dewan masjid untuk hidupkan kembali dan diaktifkan kembali masjid dengan merubah berubah pola pikir dan budaya kerja serta gunakan sistem manajemen agar terarah dan tertata dengan baik.
Selain itu saat berkeliling ke masjid -masjid, Edi selalu mengingatkan para takmir masjid untuk mendata masyarakat lingkungannya. “Data masyarakat paling tidak masyarakat kurang mampu yang berada di sekeliling masjid,”pinta Edi.
Data jamaah ini sangat penting, disamping untuk memastikan kondisi ekonomi dan sosial jamaah, juga untuk mengetahui kuantitas dan kualitas ibadah para jamaah, Sampai sejauh mana Sholat Berjamaah-nya, Bacaan Al Quran-nya, Zakat-nya apakah ditunaikan dan lain sebagainya.
Dari data-data jamaah ini, ia harapkan akan muncul program MASJID PEDULI JAMAAH, inilah yang saya maksud pemberdayaan fungsi masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual tetapi masjid juga berfungsi sosial dan ekonomi.

Pekerjaan pemetaan jamaah sekitar masjid ini akan menjadi mudah apabila dikerjakan secara bersama-sama, berdayakan kaum milenial remaja masjid karena Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara telah menyediakan sarana melalui e-DIMASJID (Elektronik Data Informasi JaMAah Sekitar MasJID).
IEdi juga menjelaskan bahwa dengan program Kukar Idaman yaitu Jaga Masjid maka ia berusaha untuk kembali memakmurkan masjid dengan melakukan rehap dibeberapa masjid.
“Saya berkeliling ke masjid-masjid dan itulah gunanya turun kelapangan jadi paham apa yang diperlukan Masyarakat terutama di rumah ibadah”imbuhnya menjelaskan.
(Prokom08)
Rakor Strategi Percepatan Pelaksanaan Program Perubahan RKPD 2023, Bupati Minta OPD Perkuat Koordinasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kukar Edi Damansyah menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) pemantapan strategi percepatan pelaksanaan program kegiatan perubahan

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kukar di Tenggarong, Senin ( 7/8 ). Kegiatan ini dipandu oleh Sekretaris Daerah Dr Sunggono diikuti oleh seluruh SKPD Kukar baik langsung maupun secara daring.
Edi Damansyah mengatakan, penguatan manajemen pelaksanaan proyek pada P-APBD 2023 yaitu meliputi rendahnya pemahaman ASN, terbatasnya jumlah personil,overload pekerjaan, lemahnya koordinasi internal dan eksternal serta conflict of interest. Untuk itu agar menjadi perhatian semua Kepala OPD agar melakukan tahapan persiapan penjelasan pekerjaan detail kepada pejabat pelaksana, perkuat kolaborasi dengan lembaga pemerintah maupun non pemerintah, manajemen personil dan waktu pelaksanaan oleh pimpinan, agendakan pertemuan pelaksanaan proyek secara berkala, laksanakan kegiatan sesuai dengan koridor peraturan perundang – undangan yang berlaku.
Edi Damansyah juga berharap kepada Perangkat daerah pendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan agar melakukan langkah – langkah strategi dengan mempersiapkan dan memperkuat personil serta meningkatkan koordinasi dalam penyediaan daya dan informasi, melalukan perubahan terhadap budaya kerjanya, ia optimis pencapaian kinerja yang diharapkan akan kita capai dengan baik.

Sementara itu, menurut Plt Kepala Bappeda Syarifah Vanesa Vilna mengatakan, latar belakang dilaksanakan kegiatan ini sesuai Peraturan Bupati Tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023, Nomor 26 Tanggal 3 Agustus 2023 dengan waktu pelaksanaan efektif 3 ( tiga ) bulan Kalender. Adapun Penambahan Anggaran belanja sebesar 4,2 Triliyun Rupiah atau bertambah sebesar 54,56%. Penyerapan Anggaran Semester I , masih di bawah 50% atau sebesar 23,67%.
Ia juga mengatakan, maksud dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka pemantapan strategi dan a selerasi pelaksanaan Perubahan RKPD 2023, sedangkan tujuannya yaitu membangun pola kerja yang efektif, kolaboratif, bijak dan penuh dengan kehati-hatian sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dalam akselerasi program pembangunan daerah.
Adapun mekanisme rapat koordinasi yaitu penyampaian gambaran Umum P-RKPD 2023 (Bappeda), penyampaian Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penyelesaian Program/Kegiatan P-RKPD 2023 , penyampaian komitmen dan strategy Kepala Perangkat Daerah terhadap Penyelesaian Program /Kegiatan terhadap efektifitas efisiensi anggaran dalam pencapaian target RPJMD yang masing – masing disampaikan oleh Soekotjo Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Wiyono Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Aspianur Sandi.

Syarifah Vanesa Vilna juga menambahkan bahwa arahan Kebijakan belanja perubahan RKPD Tahun yaitu pencapaian Target RPJMD, pemenuhan belanja wajib mengikat (Tambahan Gaji dan Pembayaran Utang Tahun 2022) dan Penyertaan Modal ke Bankaltimtara, Pemenuhan belanja mandatory (Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur) dan SPM, Pemenuhan belanja pendukung pelaksanaan tahapan pemilu 2024. Peningkatan kapasitas fiskal pemerintahan desa, peningkatan kualitas layanan dasar (air bersih, jalan lingkungan, drainase dan persampahan), perluasan cakupan sasaran program pertanian, kemiskinan dan stunting. Sedangkan Tema RKPD Kutai Kartanegara 2023: “Peningkatan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Yang Inklusif”. ( Prokom 03 ).
Senam Zumba Massal Sambut HUT RI dan Gerakkan Masyarakat Hidup Sehat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 Desa Liang Ilir Kecamatan Kita Bangun mengadakan Senam Zumba, massal yang dilakukan di halaman Seķolah Liang Ilir Kec Kota Bangun ,Minggu (6/8/2023).

Kades Liang Ilir Rodiani menyampaikan
harapannya agar pelaksanaan kegiatan zumba ini dapat menjadi ajang untuk memacu semangat untuk terus melaksanakan gerakan hidup sehat dimasyarakat.
“Semoga semangat Kemerdekaan membuat kita semakin semangat menjalankan hidup sehat,”ujarnya.

Rodiani juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas zumba Desa Liang Ilir bersama para sponsor yang sudah berperan aktif dalam memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78 di Desa Liang Ilir Kecamatan Kota Bangun
Senam.Zumba juga diikuti Anggota DPRD Kukar.Kades Desa Liang Ilir, Rodiani,masyarakat Desa Liang Ilir, warga Desa Selerong, warga Kecamatan Muarà Wis. (Prokom-02)
Rendi Ingatkan Nelayan Terapkan Pembangunan Berbasis Blue Economy
/in Uncategorized /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Isu mengenai kelautan dan perikanan dalam pelaksanaan PENAS Petani dan Nelayan XVI Tahun 2023 di Sumatera Barat menjadi perhatian serius Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin untuk dapat mendukung pembangunan kelautan perikanan dengan konsep ekonomi biru atau Blue Economy. Hal tersebut disampaikannya saat silaturahmi bersama para petani dan nelayan di Muara Jawa, Sabtu (5/8/2023) di Terminal Handil II Muara Jawa Ulu.
“Salah satu isu mengenai kelautan dan perikanan dalam pelaksanaan PENAS Petani dan Nelayan XVI tahun 2023 di Sumatera Barat ialah penerapan pembangunan kelautan perikanan ekonomi biru (Blue Economy). Ini adalah program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia,” katanya.
Menurut Rendi, konsep Blue Economy dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan ialah menjamin pembangunan yang dijalankan secara seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan secara ekologis dan sosial.
KKP telah menetapkan lima program prioritas untuk mengimplementasikan Blue Economy tersebut, yakni: 1) Penambahan luas kawasan konservasi laut; 2) Penangkapan ikan secara terukur berbasis kuota; 3) Pengembangan budidaya laut, pesisir dan darat yang ramah lingkungan; 4) Pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil; serta
5) Pengelolaan sampah plastik di laut.
Pemkab Kukar juga telah menetapkan tiga fokus pada sektor perikanan dalam kebijakan RPJMD tahun 2021-2026 sebagai platform “Kukar Idaman” dalam kaitan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sektor perikanan serta budidaya ikan, yaitu: 1) Peningkatan produksi perikanan dan budidaya ikan; 2) Hilirisasi produk perikanan; serta 3) Pengawasan dan pengendalian mutu produk perikanan.
Hal tersebut menurut Rendi sangat potensial dalam pengembangan sektor perikanan dan budidaya ikan sehingga berkontribusi langsung terhadap pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Dalam upaya meningkatkan produksi perikanan dan budi daya ikan.
Pemkab Kukar melalui DKP telah membuat program prioritas yaitu: 1) Program Nelayanku Hebat bagi Perikanan Tangkap atau nelayan yang berada di perairan laut; dan 2) Program Ikanku Lestari bagi Budidaya Ikan agar nelayan pembudidaya ikan dapat mandiri dalam kesiapan pakan dan benih.
:Pengembangan budidaya ikan ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan benih dari luar Kukar dengan upaya memaksimalkan fungsi Unit Pembenihan Rakyat (UPR) agar ke depan kebutuhan benih bisa terpenuhi dan keberlangsungan program yakni memberikan fasilitas bagi 25 ribu nelayan dan pembudidayaan perikanan berupa sarana prasarana untuk meningkatkan produksi dan pemasaran hasil ikan,” demikian jelasnya. (Prokom10)
Komitmen Mutasi ASN Untuk Penguatan Kecamatan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Penandatanganan komitmen bersama peran serta perangkat daerah dalam sinergitas dan kolaborasi serta implementasi untuk mendorong penguatan dan peningkatan kecamatan di wilayah Kabupaten kutai Kartanegara (Kukar) melalui mutasi pindah instansi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung, di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar Senin, (7/8/23).

Penandatanganan disaksikan oleh Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono antara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) H Rakhmadi, Plt Kepala Bappeda Sy Vanesa Vilna Sis, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Wiyono, Kepala BPKAD Sukotjo, Bagian Organisasi Fipin Indera Yani, Bagian Kerjasama Ismi Nurul Huda. Selanjutnya Kecamatan prioritas dalam pelaksanaan distribusi ASN Camat Samboja Damsik, Camat Samboja Barat Burhanuddin, Camat Kota Bangun Barat Julkifli dan Camat Tabang Faisyal.
Dalam penandatanganan tersebut menyepakati untuk bersama –sama bersinergi dan berkolaborasi guna mendukung implementasi visi, misi dan program Kukar Idaman dengan membangun mindset dan culture set tata kelola pemerintahan dan pelayanan public yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel di wilayah kecamatan seKabupaten Kukar.
Dilaporkan Mopfyanto Ramadhan mengatakan kegiatan pembangunan komitmen bersama para stakeholder sebagai bentuk implementasi aksi perubahan diklat kepemimpinan tingkat administrator pada Lembaga Administrasi Negara (LAN) angkatan II Tahun 2023. Dimana mutasi pindah instansi ASN Sejahtera adalah ide gagasan yang diberikan oleh BKPSDM dalam rangka membantu Bupati melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang kepegawaian.

Dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Kukar atas LKPJ Tahun Anggaran 2022 memberikan rekomendasi agar melakukan distribusi PNS ke daerah – daerah yang kurang seperti kecamatan yang jauh dari Ibu Kota Kabupaten dengan mempertimbangkan kompensasi dan pengembangan karir bagi ASN yang ditempatkan di daerah tersebut.
“Tujuan komitmen bersama ini diharapkan kepada perangkat daerah untuk dapat bersinergi dan kolaborasi dalam peningkatan pelayanan public dengan memberikan motivasi kerja melalui distribusi PNS pada kecamatan”,ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya komitmen bersama dapat memberikan motivasi dalam rangka harmonisasi dan sinergitas serta pelaksanaan program pemerintah yang terintegrasi dengan program dedikasi Kukar Idaman. (Prokom06)
Dorong Peningkatan di Kecamatan, BKPSDM Kukar Segera Lakukan Mutasi ASN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Untuk Mendorong Penguatan dan Peningkatan Kecamatan Di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kukar akan segera lakukan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Kukar untuk didistribusikan Di Kecamatan wilayah Kukar yang masih kekurangan ASN. Penandatanganan Komitmen Bersama Peran Serta Perangkat Daerah Dalam Sinergitas dan Kolaborasi Serta Implementasi Mutasi Pindah Instansi Aparatur Sipil Negara Sejahtera Tahun 2023 berlangsung di Ruang Serba Guna Kantor Bupati, Senin (7/8/23).
Dikatakan Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Sekda Kabupaten Kukar H Sunggono, Kebijakan Pemkab Kukar melalui Program kerja Kukar Idaman, telah bertekad untuk mewujudkan Visi Kukar yang Berbahagia dan Sejahtera, dengan misi utamanya antara lain, memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

Dengan demikian maka Keberadaan dan kehadiran ASN di semua lini struktur dan jenjang pemerintahan diharapkan mampu berperan secara proaktif, mampu memberi tauladan dan cerminan bertindak dan berpikir secara komprehensif dan holistik dalam mengemban amanah sebagai abdi Negara yang dilandasi nilai – nilai religius dan penguasaan IPTEK, yang tentunya akan sangat memperkuat peran aparatur pemerintah sebagai Role Model ( ASN Unggul dan Berakhlak) terutama untuk memperkuat pilar utama capaian kinerja Pembangunan kepala daerah dalam mewujudkan Visi dan Misi yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kukar.
”Oleh sebab itu kami terus berkomitmen dan berupaya melakukan peningkatan SDM dan kinerja ASN melalui berbagai upaya diantaranya seperti, program Diklat, Mutasi dan Rotasi, sehingga Jajaran ASN memiliki pengalaman kerja dan semangat kerja untuk didedikasikan sebagai tanggungjawab abdi Negara,” kata Sunggono.

Selanjutnya ASN diminta agar memiliki loyalitas tinggi atas kebijakan pimpinan untuk menggali pengalaman dan terus meningkatkan kompetensi dan penguasaan IPTEK dalam melayani masyarakat sehingga keberadaan ASN mampu hadir secara professional dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, baik yang ditempatkan di wilayah perkotaan hingga wilayah terpencil khususnya di Kabupaten Kukar.
Diharapkan kepada seluruh perangkat daerah melalui perannya bersama seluruh jajaran ASN sekali agar terus meningkatkan produktifitas kerjanya dengan cara membangun sinergitas dan kolaborasi, bekerja keras dengan penuh disiplin dan tanggungjawab serta dilandasi nilai-nilai spiritual, pemahaman aturan dan penguasaan IPTEK mengingat kondisi kehidupan yang sangat kompetititif dan mengalami Disrupsi secara global di era 4:00.
“Dengan begitu kita tetap dapat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara untuk berkontribusi dan berkompetisi, berinovasi serta berkreasi merespon perubahan yang terus terjadi, saat ini dan dimasa mendatang untuk mencapai tujuan negara yang maju dan sejahtera dengan penuh semangat dan tanggungjawab yang lebih paripurna”, ucapnya.
Dalam pesannya Bupati ingin jajaran ASN yang ditempatkan penugasannya di wilayah Kecamatan agar dapat memperkuat dan mendukung Kinerja Kecamatan dalam mencapai target kinerja yang terbaik. (prokom06)
Wabup Rendi Solihin Minta Bantuan Bagi Nelayan Muara Jawa Dimanfaatkan Dengan Baik!
/in Uncategorized /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin menyerahkan bantuan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) bagi nelayan yang ada di Kecamatan Muara Jawa, Sabtu (5/8/2023) di Halaman Terminal Handil II Kelurahan Muara Jawa Ulu.
“Alhamdulillah bantuan bagi para nelayan ini merupakan salah salah satu program dedikasi Kukar Idaman yakni memberikan fasilitas bagi 25 ribu nelayan dan pembudidayaan perikanan berupa sarana prasarana (sapras) untuk meningkatkan produksi dan pemasaran hasil ikan,” kata Rendi Solihin.
Menurut Rendi, pada tahun 2023 Pemkab Kukar telah mengalokasikan sebanyak 83 miliar rupiah untuk memberi bantuan sarana dan prasarana bagi KUB dan Pokdakan yang tersebar di 20 kecamatan.
“Tujuannya ialah membantu mengembangkan ekonomi nelayan dan pembudidaya ikan berbasis kawasan daerah,” ujarnya.
Selain itu juga, tambah Rendi Solihin bahwa Pemkab Kukar telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para nelayan dan pembudidaya ikan serta mendorong kolaborasi antara masyarakat dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknik budidaya ikan yang inovatif dan efisien.
“Pembinaan kepada pembudidaya ikan diberikan berupa pelatihan meningkatkan keterampilan dalam mengelola ikan agar hasil yang didapatkan bagus, atau pengembangan manajemen pengelolaan ikan melalui kapasitas kelembagaan bagi KUB dan Pokdakan. Semoga peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu mengembangkan ekonomi nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Kukar,” ujarnya.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para nelayan, serta hasil tangkapan semakin banyak,” harapnya.
Diketahui, bantuan kepada KUB di Kecamatan Muara Jawa, yaitu:
(Prokom10)
Wabup Rendi Solihin Resmikan Lampu Lalu Lintas Pertama di Muara Jawa
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ahmad Junaidi, Camat Muara Jawa Safruddin meresmikan penggunaan lampu lalu lintas pertama di Kecamatan Muara Jawa, tepatnya di pertigaan jalan menuju terminal Handil II Kelurahan Muara Jawa Ulu, Sabtu (5/8/2023).
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, lampu lalu lintas pertama di Kecamatan Muara Jawa ini saya resmikan,” ucap Wakil bupati Rendi Solihin yang ditandai dengan penekanan tombol lampu lampu lalu lintas yang seketika menyala.
Wabup Rendi Solihin memberikan apresiasi jajaran Dinas Perhubungan yang sudah menyediakan lampu lalu lintas, tentunya lampu lalu lintas ini sudah memenuhi syarat dan diperhitungkan sesuai kaedah lalu lintas, sehingga lampu lalu lintas pertama di Muara Jawa dapat diterapkan.
“Saya berharap, tidak hanya di Muara Jawa, melainkan di kecamatan lainnya juga yang memang sudah memenuhi standar berlalu lintas dapat dipasangkan lampu lalu lintas,” ujarnya.
Dengan demikian tambah Rendi Solihi, lampu lalu lintas yang telah terpasang tersebut dapat ditaati oleh masyarakat sehingga arus lalu lintas di kecamatan Muara Jawa dapat berjalan tertib dan aman.
“Inilah yang diharapkan, adanya lampu lalu lintas ini sebagai penanda kapan kendaraan harus berjalan dan berhenti secara bergantian dari berbagai arah,” demikian tambah Rendi Solihin.
(Prokom10)