Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Wiyono bersama 7 perusahaan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (FKTJSP) di bidang sektor Pertambangan dan Perkebunan yang beroperasi di Kukar, mengunjungi 7 siswa asal Kukar yang menempuh pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Wikrama 1 Garut, Jawa Barat (Jabar), beberapa hari yang lalu.
Ketujuh perusahaan yang bekerjasama (kolaborasi) dengan Pemkab Kukar yang memberikan Beasiswa kepada Siswa asal Kukar, yaitu PT. Lana Harita Indonesia, PT. Alamjaya Bara Pratama, PT. Mahakam Sumber Jaya, PT. Jembayan Muara Bara, PT. Kutai Energi, PT. Multi Harapan Utama, dan PT. Anugerah Bara Kaltim.

Selanjutnya, nama ketujuh siswa dan jurusan yang diambil oleh putra/putri asal Kukar yang bersekolah di SMK Wikrama adalah Anastasya Briliana Putri (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim/PPLG), Dea Gracia (Pemasaran/PMN), Dede Alvian (PMN), Kenes Cahyaning Wibowo (PPLG),
M. Raihan Amri (PPLG),
Shafarina Adzikra (PMN), dan Wahib Zakiran As’ar (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi/TJKT).
Wiyono, mengatakan bahwa Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan SMK Wikrama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dalam teknologi dan berakhlak mulia, unggul dan berbudaya sesuai misi Kukar Idaman RPJMD 2021-2026.
Menurutnya, kerja sama pengembangan SDM tersebut melibatkan tiga pihak, yakni Pemkab Kukar, para pengusaha yang tergabung dalam forum TJSP di Kukar, dan SMK Wikrama.

“Kami mengirim Siswa lulus SMP dari Kukar untuk melakukan studi di SMK Wikrama karena memang sekolah ini mempunyai kekhususan,” ujarnya.
Selanjutnya, Asisten II menjelaskan Pemkab Kukar telah mempelajari beberapa lembaga pendidikan di Indonesia, dan bertemu SMK Wikrama 1 Garut dengan berbasis pendidikan karakter serta ilmu pengetahuan.
Dengan pertimbangan itu, cita-cita Kukar mengenai pembangunan manusia, maka Pemkab Kukar menetapkan kerja sama dengan SMK Wikrama yang ada di Jabar tersebut.
“Saat ini ada 7 siswa asal Kukar yang sekolah di SMK Wikrama 1 Garut untuk menuntut ilmu selama 3 tahun dengan beasiswa dari Pemkab Kukar melalui forum TJSP sebagai bapak angkat dari ketujuh Siswa tersebut,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKTJSP Kukar Agung Hasanuddin mengungkapkan dari awal beberapa perusahaan ragu mengapa Pemkab Kukar mem-beasiswa-kan/menggunakan dana perusahaan ke sekolah Wikrama di Garut. Sekolahnya swasta kenapa bukan cari yang negeri dan memang ada apa di sekolah Wikrama 1 Garut ini.
“Ternyata di sekolah Wikrama itu serasa bersekolah di Universitas dan tidak salah Pemkab Kukar memilih sekolah disini. Kami justru punya gambaran orang yang beasiswa disini harus dilanjutkan ke Unikarta setelah mereka lulus dari SMK Wikrama,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi Asisten II Tersebut, Kabag SDA M. Reza, Subkor Kesmas pada Bagian Kesra Iwan Fardian, Subkor pada Bagian Prokom Hendri Aripianto, Fadli Gugus Tugas Kukar Idaman, dan Kepsek SMKN 3 Tenggarong M. Iswan. (prokom05)
Silaturahim Dengan Warga, Ulama-Santri, Bupati Serahkan Sejumlah Bantuan di Ponpes Hidayatullah Merangan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersilaturahmi sekaligus menyerahkan berbagai bantuan di Masjid kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah Dusun Merangan Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu, Jumat (24/3/2023).


Bantuan yang diserahkan yakni santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja rentan. Bantuan dari BAZNAS Kukar program Berkah Ramadhan Kukar Peduli berjumlah Rp 130,2 juta untuk 434 Mustahiq di Loa Kulu yang merupakan himpunan dari para Muzakki, serta bingkisan bahan pokok penting untuk ustadz/ustadzah dan yang pantas menerima bantuan tersebut.
Bupati melalui program Dedikasi Kukar Idaman akan merealisasikan bantuan untuk Ponpes tersebut Rp100 juta, serta memproses untuk bantuan Masjidnya.
Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kesediaan para orang tua, Pimpinan dan para Pengurus Ponpes Hidayatullah ini untuk mempererat jalinan silaturahmi.
Sejak diberi amanah memimpin, Edi menyadari bahwa membangun Kukar yang luas ini tentu sangat membutuhkan peran serta dari seluruh elementasi masyarakat, tak terkecuali peran dari para tokoh masyarakat, tak terkecuali para orang tua, guru-guru di Pesantren Hidayatullah ini. Diharapkan jalinan kerjasama yang baik ini harus terus berlanjut, diperkuat dan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang.

Dikatakannya, Pemkab Kukar saat ini sangat konsen untuk melaksanakan berbagai program dan kebijakan yang telah didedikasikan bagi seluruh masyarakat, berkomitmen untuk membangun masyarakat Kukar melalui pendayagunaan rumah-rumah ibadah, lembaga-lembaga pendidikan keagamaan, hingga kepada warga masyarakat secara perorangan.
Melalui berbagai program Dedikasi Kukar Idaman, Pemkab Kukar telah menggelontorkan dana yang cukup besar, antara lain untuk rehabilitasi masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya sebagai bagian dari Program Dedikasi Gema Kukar Idaman.

Untuk membantu pengembangan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pondok-pondok pesantren di Kabupaten Kukar dengan alokasi anggaran 100 juta rupiah per pesantren dalam Program Dedikasi Kukar Berkah. Serta Program yang paling banyak diminati oleh masyarakat ialah Program Dedikasi Beasiswa Kukar Idaman yang meliputi Program Beasiswa S1 bagi guru dengan target 1000 orang, Program Beasiswa bagi peserta didik, Program Beasiswa bagi Mahasiswa, Program Beasiswa bagi Santri.
Dilanjutkannya, Pemkab Kukar melalui Kukar Idaman secara bertahap memenuhi keinginan masyarakatnya, agar inovatif berdaya saing dan mandiri.
Salah satu untuk mewujudkannya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program-program diatas. Saat ini pendapatan Kukar masih diatas 60 persen ditopang sumber daya tak terbarukan, maka akan bergeser ke sumber daya terbarukan yakni salah satunya SDM.
“Yakni menjadikan manusia berakhlak berbudaya, salah satunya yang dilakukan oleh Ponpes Hidayatullah ini.
Maka keberadaan Ponpes ini telah berkontribusi dalam pembangunan SDM, Pemkab Kukar akan bersama dengan Ponpes untuk membangun SDM,” demikian tegasnya.
Hadir juga pada acara itu Staf Ahli Bupati, Para Asisten dilingkungan Sekretariat Daerah, Para Kepala Perangkat Daerah Kukar, Camat Loa Kulu beserta jajaran, Kepala Desa Se Kecamatan Loa Kulu, Ketua MUI, DMI, BAZNAS Kukar, FKUB, serta undangan lainnya.(prokom04)
Songsong IKN, Disdikbud Bekali Para Tutor Berantas Buta Aksara di Kukar
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Dalam rangka pengembangan peningkatan kompetensi dan profesionalisme bagi Tutor Pendidikan Keaksaraan di Kabupaten Kutai Kartanegara yang berdaya saing. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melaksanakan Bimbingan teknis berupa pelatihan tutor keaksaraan, dibuka Kadisdikbud Kukar Thauhid Aprilian Noor, berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Senin (20/3/2023).
Kadisdikbud Kukar Tauhid Afrilian Noor mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) baik itu pendidikan formal maupun jalur Pendidikan Non Formal.
“Pembekalan para tutor keaksaraan sebagai bagian penting turut mengatasi masalah kemiskinan dan ketertinggalaan masarakat khususnya yang belum bisa Calistung (baca, tulis dan hitung), di kalangan masyarakat,” katanya.
Dijelaskan Tauhid bahwa hasil dari komitmen tersebut dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Kukar berhasil menuntaskan buta aksara sekitar 3000 orang.
Diakuinya juga bahwa terjadinya kenaikan angka buta melek huruf disebabkan beberapa faktor, diantaranya adanya pendatang dari luar Kukar, kemudian adanya selisih pendataan anatara pusat dan daerah, jika tahun sebelumnya ada batasan katagori buta aksara maksimal di usia 56 tahun, tetapi sekarang usia 60 tahun.
“Inilah tantangan yang harus terus diselesaikan, dimana warga yang sduah mendapatkan pendidikan melalui para tutor, jika tidak diajari secara terus menerus maka akan kembali tidak bisa baca tulis lagi,” ujarnya.
Sehingga diperlukan formulasi baru dalam mengatasi buta aksara di Kukar, salahs atunya dengan memberikan pelatihan bagi para tutor keaksaraan sehingga dapat memudahkan para tutor dalam memberikan pelayanan mengajar dengan baik.
“Saya berharap kepada semua tutor keaksaraan yang sudah mendapatkan pelatihan dan kembali ke tengah-tengah masyarakat mampu memberdayakan dan memberikan motivasi, agar penyandang penduduk buta aksara dapat membaca, menulis, berhitung dan punya keterampilan yang pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan penduduk itu sendiri,” harap Tauhid.
“Ini tantangan dan tidak mudah merangkul dan mengajar orang dewasa yang buta aksara, perlu metode dan formulasi baru sehingga berjalan dengan nyaman dan dapat dituntaskan dengan baik,” optimistis Tauhid.
Sementara itu Kepala Bidang PAUD dan PNF, Puji menyebutkan bahwa peserta pelatihan diikuti oleh 130 orang dari unsur tutor tersebar di semua Kecamatan Kukar.
“Para tutor diberikan berbagai pemahaman seperti materi tentang kebijakan pendidikan non formal, identifikasi kebutuhan belajar, standar kompetensi keaksaraan, penyusunan bahan ajar, metoda pembelajaran KF, evaluasi pembelajaran hingga manajemen pembelajaran. Semoga apa yang sudah diberikan dapat diterapkan pada saat melakukan pembelajaran buta aksara,” jelasnya. (Prokom10)
Buka Lorong Pasar Ramadhan IRMA Masjid Agung, Bupati Harap Ekonomi Kreatif Bergerak
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah resmi membuka Lorong Pasar Ramadhan “IRMA Ramadhan Fair 2023” di jalan depan Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Kamis (23/3/23) sore, ditandai pengguntingan pita
Ketua panitia kegiatan itu Encek Doni mengatakan, Lorong Pasar Ramadhan ini merupakan gagasan dari Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong.
Terdapat 20 tenda masing – masing berukuran 4X4 M, 5X5 M, 4X6 M dan 4X8 M.dengan menyajikan berbagai menu berbuka puasa yang dikemas dengan menarik.
Doni juga mengatakan selain mengadakan Lorong Pasar Ramadhan, IRMA Masjid Agung juga mengadakan berbagai kegiatan lomba diantaranya, lomba begerakan sahur piala Bupati, lomba busana muslim pesta, serta lomba Habsyi.


Ia berharap agar kegiatan Lorong Pasar Ramadhan ini bisa dilaksanakan setiap tahun agar UMKM lokal bisa terus maju.
Bupati Edi Damansyah mengapresiasi kegiatan IRMA Mesjid Agung Sultan Sulaiman itu, Pemkab Kukar sangat mendukung kegiatan tersebut, karena selaras dengan visi dan misi “Kukar Idaman” yang didalamnya terdapat upaya untuk menggerakkan potensi perekonomian masyarakat, dengan program Ekonomi Kreatif IRMA Masjid Agung Sultan AM Sulaiman Tenggarong .
“Dengan adanya perputaran ekonomi ratusan juta rupiah melalui agenda IRMA Ramadhan Fair 2023 ini, diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat Kukar, khususnya kecamatan Tenggarong,” harapnya.
Selain iti dengan adanya kreatifitas para musisi lokal Kukar untuk menampilkan karya mereka pada kegiatan itu, akan memberikan hiburan bagi masyarakat selama berdagang dan berbelanja.

Saat meninjau pasar tersebut, Bupati juga berbincang dengan pedagang dan ikut menggoreng tempe.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Tenggarong Sukono, Perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Ketua DMI Kukar HM Bisyron, Kabag Kesra, Ketua Muhamadiyah Kukar, tokoh agama serta undangan lainnya. (Prokom-02)
Ini Dia Jam Kerja ASN Kukar Selama Ramadhan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) mengatur jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadhan, melalui surat Edaran Bupati Nomor: B-731/ORG/065.11/03/2023 tanggal 21 Maret 2023, yang ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Edi Damansyah.

Pada Surat Edaran tersebut, jam kerja ASN selama Ramadhan tahun ini untuk hari Senin – Kamis mulai pukul 08.30 – 16.00 wita. Sedangkan hari Jumat pukul 08.30 sampai 11.00 wita.
Dengan demikian, jam kerja ditetapkan minimal 32,5 jam dalam sepekan.
Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 06 tahun 2023 dan Surat EDaran Gubernur Kaltim nomor 100.3.4.1/3764/B.ORG-III tanggal 21 Maret 2023.
Selama bulan puasa, pelaksanaan apel pagi ditiadakan, sementara pelaksanaan absensi tetap dilaksanakan.
Bupati juga meminta agar Pimpinan Perangkat Daerah, Camat termasuk BUMD agar memastikan pelaksanaan jam kerja sesuai Edaran tersebut dan tercapainya kinerja organisasi yang dipimpinnya.
Bagi Perangkat Daerah yang menyelenggarakan Pelayanan Umum atau 6 hari kerja, agar dapat menyesuaikan jam kerja, sehingga perubahan jam kerja selama Ramadhan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat (prokom04)
Mesin Produksi Jahe Diujicobakan, Sekda Harap Jadi Sumber Kesejahteraan Petani
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperDalam peninjauan tersebut, Sekda Kukar Sunggono didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tajudin beserta jajarannya, perangkat desa Jonggon Jaya, operator serta para peserta training ujicoba mesin produksi jahe.
Pengoperasian mesin produksi jahe tersebut berjalan lancar, diawali dengan pemilahan bahan baku berupa jahe putih atau jahe gajah yang merupakan komoditi unggulan warga setempat. Setelah itu masuk proses pembersihan melalui mesin yang sudah on process, setelah melalui proses pembersihan, dilanjutkan dengan pengirisan jahe dan masuk pada mesin pengeringan khusus berbentuk lemari open.
Setelah melalui proses pengeringan dengan suhu tertentu, lalu diangkat dan masuk tahap peleburan atau penghalusan jahe murni berbentuk tepung pada umumnya yang kemudian dilakukan pengemasan siap dipasarkan.
Tidak hanya itu, rumah produksi yang berada di tengah perkebunan tersebut juga terdapat mesin modern yang dapat mengubah jahe menjadi minyak atsiri jahe dengan berbagai manfaat baik itu untuk kesehatan tubuh dan lainnya, bahkan dapat juga diminum sebagai penghangat badan. Bisa juga dijadikan sebagai aroma terapi dan lainnya sesuai kebutuhan yang diinginkan.
“Saya berharap mesin produksi jahe yang harganya mencapai Rp 6 Miliar lebih tersebut betul-betul dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga dampak-nya pun dapat dirasakan oleh masyarakat terutama para petani jahe meningkat kesejahteraannya,” kata Sunggono.
Menurut Sunggono, keberadaan mesin produksi jahe di Kukar merupakan hasil hiirisasi dari program pertanian dalam arti luas di Kutai Kartanegara.
“Saya juga berharap mesin produksi jahe di Jonggon ini tidak hanya memproduksi dan memasarkan produk, melainkankan kedepannya akan menjadi daya tarik tersendiri, terutama hilirisasi pertanian dalam arti luas di Kukar dengan memproduksi potensi-potensi lokal yang berdaya saing sepertri kopi, serai, daun kelor dan potensi lainnya dapat dimanfaatkan sehingga menjadi sumber pundi-pundi kesejahteraan bagi masyarakat petani berdaya saing dan dipasarkan secara modern,” demikian harapnya. (Prokom10)
Pemkab dan FKTJSP Kunjungi Pelajar Kukar Yang Bersekolah di SMK Wikrama 1 Garut
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Wiyono bersama 7 perusahaan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (FKTJSP) di bidang sektor Pertambangan dan Perkebunan yang beroperasi di Kukar, mengunjungi 7 siswa asal Kukar yang menempuh pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Wikrama 1 Garut, Jawa Barat (Jabar), beberapa hari yang lalu.
Ketujuh perusahaan yang bekerjasama (kolaborasi) dengan Pemkab Kukar yang memberikan Beasiswa kepada Siswa asal Kukar, yaitu PT. Lana Harita Indonesia, PT. Alamjaya Bara Pratama, PT. Mahakam Sumber Jaya, PT. Jembayan Muara Bara, PT. Kutai Energi, PT. Multi Harapan Utama, dan PT. Anugerah Bara Kaltim.

Selanjutnya, nama ketujuh siswa dan jurusan yang diambil oleh putra/putri asal Kukar yang bersekolah di SMK Wikrama adalah Anastasya Briliana Putri (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim/PPLG), Dea Gracia (Pemasaran/PMN), Dede Alvian (PMN), Kenes Cahyaning Wibowo (PPLG),
M. Raihan Amri (PPLG),
Shafarina Adzikra (PMN), dan Wahib Zakiran As’ar (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi/TJKT).
Wiyono, mengatakan bahwa Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan SMK Wikrama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dalam teknologi dan berakhlak mulia, unggul dan berbudaya sesuai misi Kukar Idaman RPJMD 2021-2026.
Menurutnya, kerja sama pengembangan SDM tersebut melibatkan tiga pihak, yakni Pemkab Kukar, para pengusaha yang tergabung dalam forum TJSP di Kukar, dan SMK Wikrama.

“Kami mengirim Siswa lulus SMP dari Kukar untuk melakukan studi di SMK Wikrama karena memang sekolah ini mempunyai kekhususan,” ujarnya.
Selanjutnya, Asisten II menjelaskan Pemkab Kukar telah mempelajari beberapa lembaga pendidikan di Indonesia, dan bertemu SMK Wikrama 1 Garut dengan berbasis pendidikan karakter serta ilmu pengetahuan.
Dengan pertimbangan itu, cita-cita Kukar mengenai pembangunan manusia, maka Pemkab Kukar menetapkan kerja sama dengan SMK Wikrama yang ada di Jabar tersebut.
“Saat ini ada 7 siswa asal Kukar yang sekolah di SMK Wikrama 1 Garut untuk menuntut ilmu selama 3 tahun dengan beasiswa dari Pemkab Kukar melalui forum TJSP sebagai bapak angkat dari ketujuh Siswa tersebut,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKTJSP Kukar Agung Hasanuddin mengungkapkan dari awal beberapa perusahaan ragu mengapa Pemkab Kukar mem-beasiswa-kan/menggunakan dana perusahaan ke sekolah Wikrama di Garut. Sekolahnya swasta kenapa bukan cari yang negeri dan memang ada apa di sekolah Wikrama 1 Garut ini.
“Ternyata di sekolah Wikrama itu serasa bersekolah di Universitas dan tidak salah Pemkab Kukar memilih sekolah disini. Kami justru punya gambaran orang yang beasiswa disini harus dilanjutkan ke Unikarta setelah mereka lulus dari SMK Wikrama,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi Asisten II Tersebut, Kabag SDA M. Reza, Subkor Kesmas pada Bagian Kesra Iwan Fardian, Subkor pada Bagian Prokom Hendri Aripianto, Fadli Gugus Tugas Kukar Idaman, dan Kepsek SMKN 3 Tenggarong M. Iswan. (prokom05)
Kukar Ikuti Ikrar Komitmen Anti Korupsi, Firli Ingatkan Penyelenggara Negara Tidak Korupsi!
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGAGRONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Sekda Kukar Dr. Sunggono bersama jajaran perangkat daerah lainnya mengikuti Rapat Koordinasi Pimpinan Kementerian/Lembaga terkait Program Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah dan Peluncuran Indikator MCP Tahun 2023, Selasa (21/3/2023) secara virtual di Ruang Vidcon Lantai II Kantor Bupati, Tenggarong.
Ketua KPK RI Firli Bahuri mengatakan tujuan nasional Indonesia ada di UUD 1945 alenia ke-4 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah daerah Indonesia. Memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang bersadarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
“Saya ingin mengingatkan bahwa tujuan dan cita-cita bangsa dalam UUD 1945 akan sulit terwujud, jika kita tidak punya komitmen dalam mengatasi dan melawan musuh bersama yakni bagaimana cara kita menyelesaikan masalah kemiskinan, pengangguran, menyelamatkan ibu-ibu yang melahirkan. Bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pastinya menjaga pemerataan keseimbangan dan pembangunan serta hasilnya,” kataya.
Untuk itu dengan kebersamaan, lanjut Firli sesungguhnya cita-cita luhur tersebut hanya bisa diwujudkan jika Indonesia bebas dan bersih dari Korupsi.
Dijelaskan Firli, kenapa korupsi itu harus diberantas?. (UU No.31/1999 Jo.UU No.20/2001) (Extraordinary Crime). Tindak pidana korupsi adalah kejahatan serius, negara gagal dalam mewujudkan tujuan negara akibat korupsi. Kemudian tindak pidana korupsi bukan hanya kejahatan merugikan keuangan negara. bukan saja merugikan perekonomian negara, tetapi korupsi merupakan bagian dari kejahatan merampas hak-hak rakyat dan hak asasi manusia. Karena itu korupsi bisa dikatakan sebagai kejahatan melawan kemanusiaan.
“Saya mengajak rekan-rakan yang diberikan amanah selaku penyelenggara negara baik dipusat maupun di daera untuk tidak melakukan korupsi,” ujarnya.
Dikatakan Firli ada 5 (lima) prioritas kerja presiden tahun 2019-2024 yakni (1) mempercepat dan melanjutkan pembangunan infrastruktur. (2) Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). (3) Mengundang investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan kerja. (4) Reformasi birokrasi dan (5) APBN yang fokus dan tepat sasaran.
“Saya juga menyerukan kepala daerah agar tidak pernah menunda untuk melakukan serapan belanja negara dan jangan pernah mempersulit perizinan berusaha. Jika itu dilakukan setiap pelayanan akan muncul tindak pidana korupsi seperti pungli, suap dan gratifikasi yang masuk dalam ranah tindak pidana korupsi,” katanya.
Disebutkan Firli peran penting kepala daerah dan DPR yakni mewujudkan tujuan negara, menjamin stabilitas politik dan keamanan, menjamin keselamatan masyarakat dari segala gangguan bencana dan pertumbuhan ekonomi, menjamin kepastian kemudahan investasi dan perizinan berusaha, melaksanakan dan menjamin keberlangsungan program pembangunan nasional dan mewujudkan aparatur yang bebas dari KKN. Jelas Firli.
Dilanjutkan dengan peluncuran Indikator Monitoring Center For Prevention (MCP) Tahun 2023 dan pembacaan Ikrar Komitmen Anti Korupsi Kepala Daerah oleh Gubernur Kaltim Isran Noor selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), diikuti semua kepala daerah dan peserta rakor pemberantasan korupsi, termasuk lewat virtual dan diakhiri penandatanganan ikrar anti korupsi. (Prokom10)
VIDEO LIVE KPK RI
Kecamatan Muara Badak Sambut Ramadhan Dengan Bersholawat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, Kecamatan Muara Badak menggelar pembacaan Sholawat menghadirkan Ustaz Abdurrahman bin Syihab, yang dihadiri kaum Muslim Muara Badak, serta Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal Ini Asisten I Akhmad Taufik Hidayat didampingi Camat Muara Badak Arpan beserta jajaran, di Desa Gas Alam I, Senin (20/3/23).
Menyampaikan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah, Asisten I Akhmad Taufik Hidayat mengatakan Bersholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW sejatinya merupakan bentuk ketaatan atas perintah Allah SWT, serta wujud ekspresi kecintaan, penghormatan, serta ungkapan kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW.

”Kita semua tentu berharap, mudah-mudahan sholawat yang tak henti-hentinya kita sanjungkan, baik melalui kegiatan semacam ini maupun dalam aktivitas keseharian, ditambah kegembiraan kita akan datangnya bulan suci Ramadhan, akan menjadikan kehidupan kita semakin berkah, pribadi yang semakin taat, dilimpahi hidup penuh nikmat, masyarakat kita menjadi kuat, dan di akhirat kelak kita semua memperoleh syafa’at,” katanya.
Kesadaran untuk menempatkan Allah SWT serta Baginda Rasulullah Muhammad SAW sebagai sandaran, sekaligus tujuan merupakan hal pokok yang sangat esensial dalam menjalani kehidupan, tak terkecuali ketika bicara tentang upaya membangun bangsa dan daerah.

”Hal inilah yang kemudian mendasari kami dalam menetapkan arah pembangunan Kukar ke depan, di rumusan pertama, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, beradab, demokratis, dan berbudaya tinggi,” ucapnya.
Disadari bahwa bangsa dan daerah ini hanya akan dapat maju dan berkembang secara masif, mencapai kejayaan serta berperadaban, manakala masyarakatnya terdiri dari individu-individu dengan kualitas sumberdaya sebagaimana yang diharapkan tersebut. Melalui berbagai program dedikasi yang telah ditetapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar berupaya sekuat tenaga untuk menghantarkan daerah ini benar-benar menjadi Kukar Idaman.
Ikhtiar ini telah diimplementasikan melalui beberapa bentuk program diantaranya Gerakan Etam Mengaji, Pemberian Hibah Rehab Rumah Ibadah, Program Kukar Berkah berupa bantuan untuk pondok pesantren, Program 1 Desa 1 Hafizh Qur’an, Beasiswa khusus untuk para santri dan santriwati, serta berbagai program dan kegiatan lainnya.
”Tentu belumlah cukup dan tidak akan dapat berjalan sendiri, tanpa dukungan dan do’a dari seluruh warga masyarakat Kukar, termasuk dari masyarakat Muara Badak, jika kita bergerak secara bersama, bersatu dalam perjuangan, berkontribusi dan bekerjasama, saling betulungan, yang dilandasi dengan iman dan taqwa, maka insya Allah, Allah akan membukakan pintu rahmat dari langit dan bumi, dan menjadikan daerah yang kita cintai ini daerah yang diberkahi, masyarakatnya hidup sejahtera dan berbahagia, dalam ampunan dan ridho Allah SWT,”tutupnya.

Acara Sholawat ditutup dengan ceramah agama oleh Ustaz Abdurrahman Bin Syihab dan pengundian doorprize bagi yang hadir. (Prokom06)
TC MTQ Kukar Berakhir, Sekda: Banyak Progres Yang Terlihat, Teruslah Berlatih
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono, Senin (20/3/2023) malam, menutup Pemusatan Latihan (Training Centre/TC) Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kukar, untuk persiapan mengikuti MTQ ke-44 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Balikpapan, TC tersebut dimulai pada 7 Maret lalu, di Sekretariat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar Jl. Jelawat Timbau, Tenggarong, .

Penutupan ditandai penampilan tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) putra, terdiri dari Alan (Marangkayu) sebagai Pensyarah, Revan (Muara Badak) sebagai Penterjemah, dan Danang (Muara Badak) sebagai Pengaji pada pentupan TC tersebut, membuat Sekda Kukar, para pengurus LPTQ, pelatih, dan seluruh peserta yang hadir terpukau melihat penampilan yang ditunjukkan oleh ketiga putra daerah Kukar ini.
Sunggono yang juga Ketua Umum LPTQ Kukar, berterimakasih bahwa banyak hal yang sudah terjadi terhadap progres peserta TC selama pemusatan latihan ini berlangsung, salah satunya cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang ditampilkan mampu memukau.

“Mudah-mudahan nanti pada saatnya anak-anakku tetap bisa menjaga stamina dan menjaga kepercayaan diri yang sudah ditentukan dengan berbagai situasi yang sudah dicoba, dan di ciptakan oleh para pelatih yaitu melakukan uji coba di lokasi CFD dan Unikarta untuk cabang MSQ dan beberapa cabang lainnya,” harapnya.
Karena dari pengalaman yang lalu, yang perlu menjadi catatan adalah kadang-kadang nanti semuanya itu akan ditentukan tidak sampai 5 menit, ketika harus tampil harus menjaga keistiqomahan sikap, prilaku, dan niat harus tetap di jaga sebaik-baiknya.
Kemudian, ia berpesan agar tetap minta keridhoan Allah, minta doa orangtua karena tidak ada yang tidak mungkin pada saatnya nanti (ada kekuatan yang tidak terlihat) yang nanti menentukan seperti apa yang akan di terima.
“Oleh karnanya apapun kalian dapatkan hari ini cukup puas didalam hati saja dan terus jaga semangat itu sampai pada saatnya nanti,” pintanya.
Setelah ini kafilah akan kembali ke orangtua masing-masing untuk latihan mandiri kurang lebih 10 hari.
“Jadi tolong ketika latihan mandiripun jangan dianggap sebagai beban dan usahakan niatkan itu semua untuk ibadah, insya Allah semuanya akan mudah di mata Allah SWT,” demikian pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, pengurus LPTQ Kukar diantaranya Ketua I H. Nasrun, Ketua IV H. Suprianto, Sekum Ariadi, Ketua panitia H. Iksan, para pelatih Ustadz/Ustazah, pendamping serta panitia TC lainnya. (prokom05)
Ikut Gerakan Tanam Pohon Serentak, Kukar Telah Tanam 2,4 Juta Pohon
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Wiyono mengawali Gerakan Penanaman Pohon Serentak di Seluruh Desa di Indonesia serta Penyerahan Piagam Adiwiyata di Kukar, Senin (20/03/23) di Motocross Circuit Desa Bendang Raya Kecamatan Tenggarong.
Gerakan penanaman pohon serentak di Kukar telah dilakukan dalam program dedikasi Bupati Kukar Edi Damansyah dari tahun 2022 telah tertanam sebanyak kurang lebih 2,4 juta pohon.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan sekolah Adiwiyata Kukar kepada 22 sekolah di Kukar, penghargaan kepada 2 Pembina aktif dalam membina sekolah Adiwiyata dalam program sekolah Adiwiyata, memberikan penghargaan kepada 7 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam program sekolah Adiwiyata, Program Kampung Iklim dan Kalpataru.
Selain itu juga penghargaan kepada 3 sekolah yang mendapat nilai terbaik Sekolah Adiwiyata dan penghargaan Kalpataru Kukar kepada Kelompok sadar Wisata “Bekayuh Baumbai Bebudaya” Desa Pela Kecamatan Kota Bangun dalam kategori penyelamatan lingkungan kegiatan Konservasi pesut Mahakam, pengawasan ilegal Fishing dan penanaman pohon.
Dalam arahan Bupati Edi Damansyah yang di bacakan oleh Wiyono mengatakan bahwa Pemerintah selalu mendorong dan menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelestarian lingkungan hidup.
Saat ini tambahnya, untuk memulihkan kondisi alam yang telah mengalami kerusakan membutuhkan campur tangan manusia untuk mengatasi kerusakan alam tersebut termasuk mengambil langkah – langkah mitigasi.
Dalam melakukan upaya tersebut, ia mengatakan bahwa perlu dilakukan langkah – langkah bersama dan strategis untuk memastikan upaya memulihkan kelestarian lingkungan hidup salah satunya melalui penanaman pohon pada lahan – lahan kosong dan kritis.

Menurut Wiyono, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memiliki Program Gerakan Penanaman Pohon Serentak di Desa Seluruh Indonesia yang pada pagi ini akan dilakukan penanaman secara simbolis oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Di dalam melaksanakan program tersebut, diharapkan partisipasi dari pemerintah daerah dalam pelaksanaan gerakan menanam pohon secara serentak di Desa Seluruh Indonesia tersebut dengan mengajak desa – desa ikut serta dalam menjalankan program tersebut.
Ia juga menambahkan kan bahwa untuk Kukar bersama dengan beberapa OPD dan beberapa desa akan melakukan penanaman pohon di desa secara serentak dan dipusatkan di Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong.
Adapun bibit pohon yang akan ditanam meliputi pohon berkayu dan pohon buah-buahan untuk memperbaiki iklim mikro setempat dan dapat memberikan manfaat buah – buahan yang dihasilkan.
“Kegiatan penanaman ini diharapkan tidak berhenti sampai disini, tetapi budaya menanam pohon agar terus digalakan di tengah masyarakat sehingga dapat memberikan dampak positif dan pohon yang telah ditanam bersama dapat tetap dirawat dan dijaga dengan baik sehingga dapat tumbuh subur serta memberikan manfaat bagi kita semua,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Alfian Noor mengatakan bahwa untuk program ini di ikuti 15 desa diantaranya Desa Bendang Raya yang menanam 150 pohon campuran, Desa Ponoragan menanam 200 pohon Hutan, Desa sungai payang menanam 1000 pohon buah-buahan, Desa Sebulu Ulu menanam 100 pohon hutan, Desa Sanggulan menanam 150 Pohon hutan, Desa Enggelam menanam 100 pohon buah-buahan, Desa Pela Menanam 100pohon Hutan.
Desa Kota Bangun ulu menanam 150 pohon hutan, Desa perian menanam 1000 pohon hutan, Desa Badak Baru menanam 2000 pohon Mangga, Desa Karya Jaya menanam 500 pohon Matoa, Desa Long Bleh Modang menanam 1000 pohon mangga, Desa perangkat selatan menanam 1000 pohon buah-buahan, Desa Kampung baru menanam 100 pohon hutan dan Desa Muara Beliau menanam 100 pohon hutan.
Alfian juga mengatakan bahwa tanaman yang ditanam merupakan komoditi endemic atau lokal sehingga dapat juga melestarikan tanaman-tanaman khas dari daerah tersebut. (Prokom08)