Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Didi Ramyadi, menerima audiensi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam rangka sinergitas perusahaan tambang terkait pemanfaatan lahan eks tambang dalam Ibu Kota Negara (IKN) untuk mendukung program pembangunan IKN, di Ruang Eksekutif Kantor Bupati, senin (13/3/23).
Didi pada kesempatan itu didampingi pihak DLHK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Bagian SDA, Bagian Kerjasama, OPD terkait, Akademisi Unikarta, PERHAPI Kaltim dan perusahaan yang beroperasi disekitar wilayah Kukar dekat dengan wilayah IKN.
Sekretaris Bidang Pengmas LPPM ITB Deny Willy J menjelaskan tentang tim ITB untuk pengabdian masyarakat dan KKN di IKN disekitaran PPU dan Kabupaten Kukar.

Adapun rencana yang akan dilakukan menyasar pada ketahanan pangan melalui pengolahan sumber daya hayati, energi melalui teknologi pengelolaan air bersih dan pengembangan pariwisata terkait dengan lahan galian eks tambang yang lebih banyak adanya di Kukar.
“Kegiatan kami tidak pernah satu kali selalu multi years dan bekerjasama dengan perusahaan sekitar,kita bawa karya dan kita terapkan dengan support kita sendiri, semoga pemerintah lokal melanjutkan dan kami akan masih mendampingi hingga 5 tahun. Kami kasih pin atau tanda sebagai desa binaan IPB dan Pemerintah setempat,” katanya.
Untuk Tahun 2023 – 2024 program pengabdian masyarakat ITB tertuju ke IKN melalui pembiayaan sendiri. Rencananya populasi mahasiswa ITB dari wilayah Kabupaten Paser 7 mahasiswa, PPU 8 mahasiswa, Kukar 18 mahasiswa, Balikpapan 143 mahasiswa, Berau 25 mahasiswa, Kutim 40 mahasiswa, Bontang 56 mahasiswa dan Samarinda 73 mahasiswa, kontribusi putra daerah.

“Bersinergi dengan kegiatan dosen dan peneliti ITB serta mitra eksternal untuk melakukan penguatan kapasitas masyarakat dalam mendukung pemenuhan pangan di wilayah IKN, misalnya seperti membuat aplikasi smart farming untuk meningkatkan kinerja budidaya tanaman semusim, kajian pengembangan kebun raya, pengembangan konten digital untuk ekowisata khas IKN, penanganan air bersih dan banyak lagi,”ujarnya.
Selanjutnya dikatakan Deny, pihak ITB juga akan bersinergi dengan Universitas lokal dalam melakukan pengabdian masyrakat.
“Setiap mengadakan pengabdian masyarakat dan KKN didaerah – daerah, ITB selalu melibatkan Universitas lokal untuk bekerjasama, seperti daerah Kepulauan Mentawai yang lalu kami melakukan kegiatan di sana bekerjasama dengan Unand,” katanya.
Staf Ahli Bupati Didi Ramyadi menyambut baik apa yang sudah menjadi program yang dituangkan dalam penjelasan kegiatan yang akan dilakukan oleh ITB untuk melakukan pengabdian masyarakat dan KKN di wilayah IKN.
“Pemkab Kukar menyambut baik dan memberikan apresiasi kegiatan ini dan bisa terjalinnya sinergitas antara Pemkab Kukar dengan ITB dan pihak perusahaan yang berada diwilayah menjadi pusat pengabdian masyarakat ini, ini adalah hal baik sekali dilakukan pihak ITB dan Pemkab Kukar siap untuk memberikan dukungan hingga kegiatan ini berjalan sesuai dengan harapan bersama,”ucapnya.
Ia berharap dengan kegiatan ini, dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang baik bagi masyarakat sekitar IKN sehingga peningkatan teknologi terkait ketahanan pangan melalui pengolahan sumber daya hayati, energi melalui teknologi pengelolaan air bersih dan pengembangan pariwisata terkait dengan lahan galian eks tambang bisa dikembangkan di Kukar.

Setelah diskusi bersama dilakukan penyerahan cinderamata berupa buku oleh pihak ITB kepada Pemkab Kukar.(Prokom06)
Percepat Tanggulangi Kemiskinan, Pemkab Kukar Sinergikan Program Dengan BAZNAS
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat, memimpin rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan, baru-baru ini di ruang rapat Sekda kantor Bupati Kukar.
Rakor tersebut diikuti dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, diantaranya Dinas Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta pihak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kukar.
Akhmad Taufik mengatakan Rakor tersebut untuk mensinergikan program-program penanggulangan kemiskinan dan stunting, antara Pemerintah Daerah dengan program BAZNAS Kukar.
“Ini sebagai upaya kita bersama mempercepat menekan angka keluarga prasejahtera yang ada di Kukar,” ujarnya.
Untuk itu, diperlukan persepsi yang sama serta data yang valid dalam menjalankan program penanggulangan kemiskinan, termasuk lokus dan fokus bantuan, serta bentuk bantuan seperti apa yang tepat diberikan kepada sasaran.

Adapun target bantuan yang akan diberkan yakni berupa sandang pangan, termasuk bahan kebutuhan pokok penting, yang diutamakan untuk masyarakat miskin ekstrim. Hal ini termasuk program perluasan bantuan pangan non tunai, dimana fokusnya adalah masyarakat lanjut usia hingga yatim piatu yang kondisinya memang pantas menerima.
Maka, Asisten I minta agar data sasaran terverifikasi dengan baik, sehingga tidak ada bantuan salah sasaran atau dobel dengan program bantuan lainnya.
Untuk diketahui, pada kesempatan lain Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan pemberian bantuan harus menyasar kepada masyarakat yang benar – benar berhak menerima.
“Jangan sampai ada yang berhak tetapi tidak terdaftar, apalagi sampai yang berhak tidak menerima, tetapi yang tidak berhak justru menerima, ini yang tidak kami inginkan,” tegasnya.
Bupati juga meminta para Ketua RT untuk melakukan pendataan dengan baik, ia tidak mau ada warga yang berhak menerima tetapi tidak didata.
“Data ini juga harus selalu diperbaharui atau diupdate dan diperbaiki setiap bulannya, tolong setiap bulannya dilakukan updating data,” pintanya. (prokom04)
Disbun Bantu Petani Kebun Lewat Program Pemberdayaan Pekebun Miskin Hingga Upah Kerja
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Sejahtera dan Bahagia berkat Berkebun bagi pekebun prasejahtera miskin mengalokasikan bantuan berupa herbisida sebanyak 6 liter per hektar, pupuk majemuk 250 Kg/Ha dan Upah Kerja Rp 2.220 ribu/Ha. Hal tersebut dikatakan Kadis Perkebunan Kukar Muhammad Taufik saat penanaman kopi dan penyerahan bantuan yang dilakukan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah di Kampung Kopi Luwak Desa Peranget Baru, Kecamatan Marangkayau baru-baru ini.
“Untuk tahun 2023 ini melalui program pemberdayaan pekebun prasejahtera miskin, Disbun menyerahkan bantuan di 45 ha lahan dengan 45 orang pekebun miskin berupa herbisida, pupuk majemuk dan upah kerja,” kata M. Taufik.
Menurutnya, pemberian bantuan tersebut sebagai upaya Disbun dalam rangka pengentasan kemiskinan melalui kegiatan fasilitasi usaha budidaya, panen dan pasca panen serta ekstensifikasi komoditi unggulan sub sektor perkebunan milik pekebun miskin guna penyediaan bahan pangan dan bahan baku industri baik pangan maupun non pangan.
“Pemberdayaan pekebun miskin ini juga sesuai dengan Visi-Misi Kukar Idaman pada Misi ke-3 yakni memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif khususnya bagi pekebun miskin melalui kegiatan pemeliharaan kebun secara intensif, penanganan panen dan pasca panen serta ektensifikasi dalam upaya peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk yang dihasilkan sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup bagi para pekebun miskin, sejahtera dan bahagia,” ujarnya.
Adapun sasaran dari kegiatan tersebut sebut Muhammad Taufik adalah masyarakat miskin berdasarkan data yang dikeluarkan oleh instansi/lembaga berwenang dengan kreteria harus memiliki kebun atau lahan kebun dengan luasan maksimal 2 Ha dan siap menjadi petani pekebun. Kemdudian masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin, belum pernah mendapatkan fasilitas secara produksi, baik dari pemerintah maupun swasta dalam kurun waktu 2 tahun terakhir dan lainnya.
“Pola pelaksanaannya sendiri yakni memfasilitasi atau memberikan sarana produksi intensifikasi berupa pupuk majemuk dan herbisida, peralatan panen dan pasca panen maupun sarana produksi ekstensifikasi berupa bibit, pestisida dan pupuk dasar, setelah itu dilakukan barulah mendapatkan bantuan modal kerja berupa HOK/upah Kerja sebesar Rp2.2020 ribu/Ha,” demikian jelasnya. (Prokom10)
Kesbangpol Kukar Gelar Rakor Terkait Dukungan Pemerintah Terhadap Pemilu Serentak 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi terkait dukungan Pemerintah Daerah pada Pemilahan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024, di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Senin (13/3/2023).
Adapun kegiatan yang diikuti oleh para Camat se- Kukar tersebut, juga dihadiri diantaranya Ketua Bawaslu Kukar M Rahman beserta komisioner Bawaslu Kukar Yulia Farlina, dan Ketua KPU Kukar Purnomo beserta Komisioner KPU Kukar Muhammad Amin.

Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti ditemui setelah kegiatan mengatakan, Rakor tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap tahapan penyelenggaraan Pemilu yang saat ini telah dijalankan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, khususnya terkait pemutakhiran data pemilih melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di lapangan.
Menurutnya, dukungan yang nantinya akan dilakukan ialah guna membantu pihak KPU Kukar dalam mendata masyarakat yang dianggap layak masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), karena saat ini banyak warga masih terdaftar di dalam DPT padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia, namun data warga tersebut belum bisa dihapus dari DPT apabila belum memiliki surat keterangan atau akta kematian, yang merupakan dokumen dalam pembuktian administrasi bahwasanya seseorang telah dinyatakan meninggal dunia.
“Saat ini kan Pantarlih sedang bekerja hingga bulan April mendatang, diharapkan orang-orang yang memang tidak layak lagi masuk DPT, misalnya berkaitan dengan data orang yang telah meninggal itukan ada sekian ribu orang meninggal, dan dapat dipastikan bahwa orang yang meninggal tersebut baru bisa dihapus datanya pada DPT apabila telah mempunyai surat keterangan atau akta meninggal dunia dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” ujar Rinda Desianti.
Rinda mengatakan mengapa para peserta terdiri dari para Camat, tidak lain karena nantinya peran para Camat beserta jajaran yang berada di bawah garis administratifnya, hingga tingkatan Kelurahan dan Desa yang akan mengeluarkan surat pengantar bahwasanya seseorang tersebut yang merupakan warganya benar telah meninggal dunia, yang nantinya surat tersebut menjadi landasan bagi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menerbitkan akta kematian.

Dirinya berharap kedepan melalui dukungan yang diberikan Pemerintah Daerah tersebut tingkat akurasi data pemilih bisa dimaksimalkan, walaupun menurutnya semua proses tetap berada dibawah ranahnya KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Namun, dengan adanya dukungan tersebut khususnya terkait penerbitan akta kematian bagi warga yang telah meninggal dunia bisa menjadi landasan bagi KPU untuk mencoret nama warga yang telah meninggal tersebut di dalam data DPT.
“Kegiatan ini adalah bagaimana kita dalam meningkatkan akurasi data pemilih kedepan sehingga tidak ada lagi muncul tudingan, misalnya “kenapa ya orang yang telah meninggal masih masuk dalam DPT”, tutup Rinda Desianti.(prokom07)
Pemkab Kukar Terima Kunjungan ITB, Terkait Pemanfaatan Lahan Eks Tambang di IKN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Didi Ramyadi, menerima audiensi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam rangka sinergitas perusahaan tambang terkait pemanfaatan lahan eks tambang dalam Ibu Kota Negara (IKN) untuk mendukung program pembangunan IKN, di Ruang Eksekutif Kantor Bupati, senin (13/3/23).
Didi pada kesempatan itu didampingi pihak DLHK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Bagian SDA, Bagian Kerjasama, OPD terkait, Akademisi Unikarta, PERHAPI Kaltim dan perusahaan yang beroperasi disekitar wilayah Kukar dekat dengan wilayah IKN.
Sekretaris Bidang Pengmas LPPM ITB Deny Willy J menjelaskan tentang tim ITB untuk pengabdian masyarakat dan KKN di IKN disekitaran PPU dan Kabupaten Kukar.

Adapun rencana yang akan dilakukan menyasar pada ketahanan pangan melalui pengolahan sumber daya hayati, energi melalui teknologi pengelolaan air bersih dan pengembangan pariwisata terkait dengan lahan galian eks tambang yang lebih banyak adanya di Kukar.
“Kegiatan kami tidak pernah satu kali selalu multi years dan bekerjasama dengan perusahaan sekitar,kita bawa karya dan kita terapkan dengan support kita sendiri, semoga pemerintah lokal melanjutkan dan kami akan masih mendampingi hingga 5 tahun. Kami kasih pin atau tanda sebagai desa binaan IPB dan Pemerintah setempat,” katanya.
Untuk Tahun 2023 – 2024 program pengabdian masyarakat ITB tertuju ke IKN melalui pembiayaan sendiri. Rencananya populasi mahasiswa ITB dari wilayah Kabupaten Paser 7 mahasiswa, PPU 8 mahasiswa, Kukar 18 mahasiswa, Balikpapan 143 mahasiswa, Berau 25 mahasiswa, Kutim 40 mahasiswa, Bontang 56 mahasiswa dan Samarinda 73 mahasiswa, kontribusi putra daerah.

“Bersinergi dengan kegiatan dosen dan peneliti ITB serta mitra eksternal untuk melakukan penguatan kapasitas masyarakat dalam mendukung pemenuhan pangan di wilayah IKN, misalnya seperti membuat aplikasi smart farming untuk meningkatkan kinerja budidaya tanaman semusim, kajian pengembangan kebun raya, pengembangan konten digital untuk ekowisata khas IKN, penanganan air bersih dan banyak lagi,”ujarnya.
Selanjutnya dikatakan Deny, pihak ITB juga akan bersinergi dengan Universitas lokal dalam melakukan pengabdian masyrakat.
“Setiap mengadakan pengabdian masyarakat dan KKN didaerah – daerah, ITB selalu melibatkan Universitas lokal untuk bekerjasama, seperti daerah Kepulauan Mentawai yang lalu kami melakukan kegiatan di sana bekerjasama dengan Unand,” katanya.
Staf Ahli Bupati Didi Ramyadi menyambut baik apa yang sudah menjadi program yang dituangkan dalam penjelasan kegiatan yang akan dilakukan oleh ITB untuk melakukan pengabdian masyarakat dan KKN di wilayah IKN.
“Pemkab Kukar menyambut baik dan memberikan apresiasi kegiatan ini dan bisa terjalinnya sinergitas antara Pemkab Kukar dengan ITB dan pihak perusahaan yang berada diwilayah menjadi pusat pengabdian masyarakat ini, ini adalah hal baik sekali dilakukan pihak ITB dan Pemkab Kukar siap untuk memberikan dukungan hingga kegiatan ini berjalan sesuai dengan harapan bersama,”ucapnya.
Ia berharap dengan kegiatan ini, dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang baik bagi masyarakat sekitar IKN sehingga peningkatan teknologi terkait ketahanan pangan melalui pengolahan sumber daya hayati, energi melalui teknologi pengelolaan air bersih dan pengembangan pariwisata terkait dengan lahan galian eks tambang bisa dikembangkan di Kukar.

Setelah diskusi bersama dilakukan penyerahan cinderamata berupa buku oleh pihak ITB kepada Pemkab Kukar.(Prokom06)
Ngapeh Hambat, OPD Diminta Evaluasi PBJ dan Beradaptasi Dengan Perubahan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTeggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar “Ngapeh Hambat”(Obrolan Pagi) Dengan tema Percepatan Pelaksanaan Kegaitan tahun anggaran 2023, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Senin (13/3/2023).
Acara itu dipimpin oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Kukar H Sunggono, Asisten II Wiyono, serta diikuti Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran di lingkungan Pemkab Kukar dan para Camat.

Kegiatan rutin Pemda Kukar ini bertujuan mensinkronisasikan kegiatan yang akan dilakukan, serta mengkoordinasikan masalah apa saja yang menjadi hambatan, sehingga pelaksanaan kedepannya dapat berjalan dengan baik.
Dengan moderator Sekda H Sunggono, ngapeh diawali paparan Wiyono terkait progres pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2023, baik progres PBJ (pengadaan barang/jasa), rencana pelelangan, E Katalog sampai Progres lainnya. Dilanjutkan paparan Kepala Inspektorat Heriansyah terkait sisi pengawasan, evaluasi dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan sehingga tidak ada permasalahan PBJ yang mengarah pada tindakan hukum kedepannya.
Bupati kukar Edi Damansyah dalam arahannya mengapresiasi kinerja terkait PBJ, hal ini dilihat dari paparan yang menunjukan peningkatan.
Edi kemudian menekankan Kepala OPD agar dapat mengevaluasi dengan baik terkait PBJ, dalam realisasi percepatan pelaksanaan kegiatan, sebagai upaya untuk mendorong pemanfaatan waktu dengan tepat dalam proses pengadaan barang/jasa, sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas dalam pembangunan daerah.
Bupati berharap kepada seluruh OPD dan jajarannya untuk beradaptasi dengan perubahan dan berkomitmen bersama dalam mengoptimalkan percepatan pelaksanaan kegiatan, sehingga realisasi kegiatan yang sudah tersistem dapat berjalan dengan baik serta tercapainya target yang diharapkan. (Prokom-02)
Pemkab Kukar Berencana Konversikan Tunjangan Beras ASN ke Bentuk Semula
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana akan menetapkan tunjangan beras Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Kukar yang saat ini dalam bentuk uang akan dikembalikan kebentuk semula, yaitu beras.
Hal itu diungkapkan Bupati Edi Damansyah saat berbicara dihadapan para masyarakat petani dan jajaran Pemkab Kukar usai melakukan panen raya padi orang Mentik Susu Wangi pada acara Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa (Kelompencapir) Reborn sessions III di areal persawahan Desa Sari Nadi Kecamatan Kota Bangun Darat, Minggu (12/3).
“Jadi ini lagi kita persiapkan, dan masih terus kita diskusikan dengan seluruh jajaran Pemkab Kukar,” ujarnya.
Diceritakan Edi, di era dirinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), kebijakan pemberian tunjangan beras yang diterima beras, namun dalam perjalanannya, tunjangan tersebut dikonversi dalam bentuk uang.
“Ini yang ingin kita kembalikan lagi, jadi nanti kita beli beras dari petani, karena Kukar punya potensi besar diproduksi beras, dan juga sebagai pendorong bagi petani agar tidak mengalami kesulitan dalam pemasarannya,” tuturnya.

Rencana tersebut akan direalisasikan dengan membentuk koperasi pegawai negeri yang akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), saat ini sedang diintensifkan diskusinya.
Bupati Edi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan BAZNAS dengan konsep Zakat Community Development (ZCD) di Desa Sari Nadi ini.
“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pertanian untuk mengadopsi konsep ini, kalo bicara pengembangan peningkatan produktivitas saya kira tidak akan sulit lagi karena kelompok taninya sudah ada, kawasan pertaniannya atau existingnya juga sudah ada, tinggal kita pikirkan nanti hilirisasinya, ini yang menjadi PR kita hari ini,” pungkasnya. (Prokom01)
Pemkab Kukar Komitmen Dalam Pengendalian Inflasi Daerah
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Asisten III Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Samarinda, Senin (13/3/2023).
Kegiatan yang mengangkat tema “Upaya penguatan stabilisasi harga dan pasokan pangan untuk pengendalian inflasi daerah Kaltim Tahun 2023” dibuka Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang juga dihadiri Sekprov Kaltim Sri Wahyuni, Kepala BI Perwakilan Kaltim Ricky Perdana Gozali dan undangan kabupaten/kota lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengapresiasi kehadiran perwakilan kabupaten/kota bersama-sama membangun komitmen untuk menjaga stabilitasi harga dan pasokan pangan untuk mengendalikan inflasi daerah di masing-masing kabupaten/kota.
“Insya Allah, pasokan pangan dan stabilisasi harga masih aman di Kalimamtan Timur,” katanya.
Harapannya, seluruh kabupaten/kota menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H memastikan harga dan pasokan pangan terkendali dengan baik sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat agar bijak dalam berjualan dan berbelanja serta selalu mengecek informasi terkait kebutuhan dan harga bahan pokok lainnya melalui media yang terverifikasi kebenarannya” imbaunya.
Sementara itu, Sekprov Kaltim Sri Wahyuni dalam paparannya menyebutkan beberapa strategi dapat dilakukan dalam pengendalian inflasi daerah seperti melakukan sidak pasar dan distributor, gerakan pangan murah/pasar murah.
“Selain itu pentingnya optimalisasi peran Perusda dalam menyediaan Bapokting (bahan Pokok dan Penting) dengan harga terjangkau hingga penguatan dan pemantauan kuota BBM di SPBU khususnya solar untuk angkutan umum,” ujarnya.
“Gubernur Kaltim juga telah menghimbau bupati/walikota tentang berjualan dan berbelanja secara bijak di laminetan.id sebagai sumber informasi harga komoditas provinsi Kaltim,” jelasnya.
Usai mengikuti Rakor TPID Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto mengatakan bahwa Pemkab Kukar terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok terlebih menyongsong bulan suci Ramadhan 1444 H dalam pengendalian inflasi daerah.
“Pemkab Kukar komitmen menjaga stabilisasi kebutuhan pokok masyarakat terlebih menjelang bulan suci ramadhan dengan menggelar gerakan pangan murah atau pasar murah dan lainnya, sebagai bagian dalam pengendalian inflasi daerah yang aman, terjaga dan berjalan baik,” demikian ujarnya. (Prokom10)
Asisten I Buka Sosialisasi Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Kaltim
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten I Bidang pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat membuka Sosialisasi Pengakuan & Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Provinsi Kalimantan Timur, Senin (13/3/2023) di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.
Mambacakan sambutan Bupati Edi Damansyah, Asisten I mengatakan bahwa MHA adalah warga negara Indonesia yang memiliki karakteristik khas, hidup berkelompok secara harmonis sesuai dengan hukum adatnya, memiliki ikatan pada asal usul leluhur dan/atau kesamaan tempat tinggal, terdapat hubungan yang kuat dengan tanah dan lingkungan hidup, serta adanya sistem nilai yang menentukan pranata ekonomi, politik, sosial, budaya hukum dan memanfaaatkan satu wilayah tertentu secara turun tremurun.

Pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat merupakan sebuah kebutuhan yang menempatkan masyarakat adat untuk mendapatkan harkat dan martabat sebagai elemen bangsa, dalam memberikan kepastian serta perlindungan hak-hak yang bersumber pada sistem politik, ekonomi, struktur sosial, budaya tradisi keagamaan, sejarah dan pandangan hidup khususnya yang menyangkut atas hak-hak tanah, wilayah dan sumber daya alam.
Lebih lanjut, beberapa daerah di Kaltim saat ini sedang menyusun regulasi produk hukum terkait MHA, hal ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat Pemprov Kaltim.


Maka, Pemkab Kukar mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Tenggarong, mengingat DPRD bersama Pemkab Kukar saat ini juga sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dengan judul yang sama.
“Kami berharap hasil dari acara ini nantinya juga akan menjadi pembanding dan masukan, mengingat wilayah Kukar memiliki beraneka ragam suku adat, yang tentunya masing-masing memiliki kebudayaan dan hukum adat tersendiri yang perlu dilindungi, agar bisa terus lestari dan dapat bersinergis antara masing-masing suku serta keberadaannya dapat mendukung keberagaman kebudayaan nusantara,” demikian ujarnya.
Sementara Ketua Panitia acara itu Roslindawati dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltim mengatakan, tujuan sosialisasi ini diantaranya agar tersampaikannya kebijakan Pemprov Kaltim tentang percepatan pengakuan dan perlindungan MAH dan pemenuhan MHA di Kaltim. Meningkatnya pemahaman peserta terkait tugas pokok dan fungsi perlindungan MHA, diperolehnya data sebaran MHA di Kukar, dan juga disepakatinya komitemn Pemprov – Pamkab Kukar tentang pembinaan dan perlindungan MHA di Kukar.
Adapun peserta sosialisasi yakni dari OPD teknis terkait MHA di Kukar, Camat, Kades, Ketua Lembaga Adat Desa Pendamping Desa di Kukar. (prokom04)
Sambut Ramadhan 1444 H, Bupati Pimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bersama Balakarcana
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H Tahun 2023, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan bersama Balakarcana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se- Kecamatan Tenggarong, Minggu (12/3/2023) sore di Halaman Waduk Panji Sukarame, Tenggarong.
“Saya meny
ambut baik dan mengapresiasi seluruh peserta apel kesiapsiagaan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1444H/2023. Saya berharap, kesiapsiagaan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi yang lebih penting, semua jajaran aparat birokrasi, baik pemerintah daerah, TNI, Polri maupun Balakarcana dan masyarakat selalu siap dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana,” apresiasinya.
Dikatakan Edi Damansyah, apel kesiagaan dimaksudkan dalam rangka mengantisipasi dampak dari bencana kebakaran/alam yang mungkin akan terjadi. Apel ini juga untuk membangun sinergi serta mengkonsolidasikan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana di Kukar sehingga diharapkan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana mempunyai langkah tindak lanjut yang sama dan selalu terkoordinir dengan baik dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Puasa/Ramadhan, dimana pada bulan tersebut akan terjadi lonjakan aktivitas memasak menggunakan api pada saat dini hari. Sehingga diperlukan upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang kemungkinan terjadi akibat dari aktivitas tersebut atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana. Oleh karena itu, hendaknya Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Balakarcana dapat memberikan berbagai informasi kepada warga, khususnya masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana. Sehingga dengan demikian masyarakat akan memahami apa-apa yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujaarnya.
Untuk itu bupati Edi Damansyah mengingatkan dan meminta agar para Camat sebagai perangkat daerah yang berada di wilayah, tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam yang akan terjadi. Apabila terdapat tanda-tanda ataupun tingkat yang membahayakan, saya harapkan untuk segera melapor ke posko untuk mendapat tindak lanjut sebagaimana mestinya.
Kemudian seluruh dinas terkait selalu dalam keadaan siaga serta mengoptimalkan koordinasi secara cepat dan tepat untuk mengamankan serta meminimalisir dampak yang mungkin terjadi dan periksa kesiapan seluruh peralatan serta dukungan logistik untuk mengantisipasi secara dini apabila terjadi bencana.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk turut berperan aktif dalam meminimalisir dampak bencana yang mungkin akan terjadi. Antara lain dengan selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas memasak/menggunakan api. Memasak di waktu dinihari yang notabene dalam keadaan mengantuk, faktor kelalaian/keteledoran sangat rentan terjadi masalah kebakaran,” demikian imbaunya. (Prokom10)
Bupati Panen Padi Mentik Susu Wangi di Program Kelompencapir Reborn III
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Setelah sukses menggelar Program Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa (Kelompencapir) Reborn sesi I dan II, kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda kembali menggelar Kelompencapir Reborn III, yang di gelar di areal persawahan Desa Sari Nadi Kecamatan Kota Bangun Darat, Minggu (12/3/2023).
Acara itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sutikno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muslik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wisnu Wardana, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Maman Suryaman, Camat Kota Bangun Mawardi, Camat Kota Bangun Darat Zulkifli, dan Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan, dipandu secara interaktif oleh presenter RRI Pro 1 Samarinda Marga Rahayu.

Acara diawali panen raya secara simbolis padi organik unggulan jenis Mentik Susu Wangi oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, didampingi Kadistanak Sutikno, Camat Kota Bangun Darat Zulkifli, dan Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan.
Pada tiga bulan yang lalu, penanaman padi organik Mentik Susu Wangi ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Edi Damansyah, setelah tiga bulan berlalu tiba saatnya panen Bupati Edi Damansyah melakukan panen raya secara simbolis jenis padi yang menjadi icon Desa Sari Nadi tersebut.
Penanaman padi organik Mentik Susu Wangi di areal persawahan Desa Sari Nadi seluas 62,5 ha merupakan program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS Kaltim dan Kukar bersama Pemkab Kukar, yang menyerap anggaran sebesar Rp. 300 juta, dengan penerima manfaat sebanyak 69 orang.
Acara Kelompencapir Reborn dengan format talk show yang menyatukan antara petani, kepala daerah dan pemangku kepentingan (stakeholder) itu disiarkan secara langsung oleh RRI Samarinda, Radio Pemkab Kukar (RPK) dan secara streaming Prokom Kukar.

Bupati Edi Damansyah mengungkapkan mengapa Pemkab Kukar menghidupkan program Kelompencapir, karena ingin menyatukan kembali pemerintah dalam hal ini Pemkab Kukar melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan warga masyarakat khususnya warga petani dan para stakeholder lainnya.
“Jadi ini bentuk kita supaya menjadi pembelajaran atau role model, sehingga ini bisa kita aplikasikan di beberapa wilayah lainnya, seperti tadi disampaikan rencana ke Kecamatan Muara Kaman,” ungkapnya.

Dengan program Kelompencapir reborn yang menyatukan petani, pemerintah dan stakeholder berkumpul untuk melakukan panen raya, Edi berharap supaya punya semangat yang sama dalam menanam kembali padi Mentik Susu Wangi lagi.
“Nama bibit padi ini sudah paten, ini harus dikembangkan lagi di kabupaten Kutai Kartanegara,” harapnya.

Panen raya padi selain dilakukan secara simbolis juga ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati Edi Damansyah dan diiringan doa oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar KH Abdul Hanan, dan juga pemberian hadiah door prize kepada masyarakat dan petani. (Prokom01)