Bupati Kukar Tinjau Banjir di Kecamatan Kembang Janggut
TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri di dampingi Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar , Dandim 0906 Letkol Arm. Benny Budiman, S.A.P, Sekda Kukar Dr H Sunggono, beberapa anggota DPRD Kukar, Kepala Dinas instansi terkait melakukan monitoring penanganan banjir dan mitigasi resiko serta Pemberian Bantuan kepada Keluarga Terdampak Banjir di Kecamatan Kembang Janggut, Jumat ( 16/1).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak luapan air Sungai pasang, dan intensitas hujan yang cukup tinggi.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kukar dan Forkopimda menyambangi sejumlah titik pemukiman warga yang terendam banjir sekaligus menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta bantuan lain yang dibutuhkan warga selama masa banjir.
Tampak juga mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kukar Ny Andi Deezcha Aulia Rahman, Ketua Bhayangkari Ny. Bella Khairul Basyar, Ketua Persit Canda Kirana Kukar Ny Aryani Benny beserta anggota Persit dan Bhayangkari Kukar.

Adapun kunjungan pertama Bupati Kukar dan rombongan berada di Desa Genting Tanah tepatnya di RT 01, Bupati dan rombongan berjalan kaki menyusuri derasnya aliran air sambil berdialog dengan warga setempat dan melihat langsung kondisi rumah yang tergenang air.
Menurut Camat Kembang Janggut Suhartono, banjir di Kecamatan Kembang Janggut sudah berlangsung selama 4 ( empat ) hari yang melanda 11 (sebelas) desa dalam wilayah Kecamatan Kembang Janggut, tidak semua warga terdampak banjir dan Masyarakat masih bisa beraktivitas seperti biasa, di tiap desa warga yang terdampak ada yang 2- 3 rumah .
Banjir ini sudah biasa terjadi antara Bulan Januari hingga Maret setiap tahunnya, Merupakan banjir kiriman dari Kecamatan Tabang. Apabila di Kecamatan Tabang Banjir akibat air pasang dan curahan hujan yang cukup besar, maka ketika surut berimbas tidak hanya di Kecamatan Kembang Janggut tapi juga melanda beberapa kecamatan yang ada di hulu Mahakam. “Banjir di wilayah pedalaman Mahakam bukan hanya sebagai bencana, namun membawa berkah bagi Masyarakat, sebab ketika air surut mereka bisa menangkap aneka jenis ikan yang melimpah dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga,” jelas Suhartono.
Setelah melaksanakan Sholat Jumat, Bupati dan Forkopimda Kukar menyerahkan bantuan berupa sembako, maupun pangan kepada warga Masyarakat yang terdampak. Kunjungan kedua Bupati Kukar dan Forkopimda, para Kadis dan Anggota DPRD Kukar meninjau titik kedua dan ketiga yaitu di Desa Loh Sakoh dan Desa Hambau. Bantuan yang diberikan bukan hanya berasal dari Pemkab Kukar, Kapolres, Dandim 0906, juga dari Anggota DPRD Kukar, Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kukar maupun para dermawan.
“Pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan warga tidak sendiri menghadapi kondisi ini. Kami berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Aulia.

Aulia juga mengimbau masyarakat agar tetap tabah dan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari meskipun tengah menghadapi musibah banjir. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, serta saling gotong royong, tambahnya. Banjir yang terjadi di wilayah Kukar bukan semata-mata dipandang sebagai bencana, melainkan juga membawa berkah bagi masyarakat, khususnya dibidang perikanan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi banjir di Kecamatan Kembang Janggut serta wilayah lainnya yang berpotensi terdampak.
“Upaya penanganan darurat dan bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal,’ jelas Aulia Rahman Basri. ( Prokom 03).




