Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor Desa Jembayan Tengah
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (2/12/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Slamet Hadi Raharja, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan M. Taufik, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muslik, dan Camat Loa Kulu Adriansyah, serta kepala Desa Jembayan Tengah Masnur.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan kantor desa sebagai bentuk penguatan pelayanan publik di tingkat desa. Ia menegaskan bahwa pembangunan kawasan harus memperhatikan masa depan kesejahteraan masyarakat setelah industri pertambangan di wilayah Kukar.
“Eram ini banyak bergeser dari industri ekstraktif. Pertanyaan besarnya, ketika tambang batubara ini habis, jadi apa kampung etam ini? Kita harus mempersiapkan dari sekarang,” ujarnya.
Bupati menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pendidikan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita harus mempersiapkan masa depan ketika industri tambang berakhir. Selain memperkuat sektor ekonomi, pendidikan dan pemberdayaan SDM menjadi kunci agar masyarakat tetap sejahtera,” tegas Bupati KAulia Rahman Basri.
Ia bahkan menyampaikan keinginan agar di Loa Kulu dapat dikembangkan sekolah model berasrama dari tingkat SD hingga SMA yang unggul dan gratis bagi masyarakat.
“Coba digalang perusahaan-perusahaan di Loa Kulu. Mudah-mudahan kita bisa membangun sekolah asrama terbaik. Ketika ditanya, sekolah terbaik ada di Loa Kulu,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Selain pendidikan formal, pemerintah juga menjalankan Program Kukar Siap Kerja, yang mempersiapkan lulusan SMA/SMK agar tidak menambah angka pengangguran dan dapat segera mandiri secara ekonomi.
Bupati Aulia menjelaskan skema program tersebut:
Jika memilih kuliah, siswa akan dimasukkan ke basis data Beasiswa Kukar Idaman Terbaik.
Jika memilih bekerja, pemerintah membantu meningkatkan kompetensi melalui pelatihan kerja seperti barber, mekanik, tata boga, operator alat berat, driver, hingga security.

“Tujuan kita adalah lulusan SMA/SMK bisa mandiri, tidak membebani orang tua, tidak terjerumus ke tindakan negatif, dan tidak tercatat sebagai pengangguran,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh pihak, termasuk dunia usaha, untuk bekerja sama memastikan masyarakat tetap sejahtera baik selama maupun setelah era pertambangan berakhir.
“Mari kita pikirkan strategi jangka panjang demi masa depan anak cucu kita,” tutupnya. (Prokom01).




