Bupati Pimpin Apel Bersama Peringatan Hardesnas Di Kukar, “Desa Garda Terdepan Pembangunan”
Tenggarong – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri pimpin apel bersama peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) tahun 2026, bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, Sekda Kukar Dr. Sunggono, Ketua PPK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri, serta peserta apel dari unsur Kecamatan, kelurahan, perangkat desa, itu dirangkai dengan penyerahan penghargaan yang diraih oleh kelurahan dan desa, serta panji-panji keberhasilan pembangunan yang diraih Kabupaten Kukar pada HUT Kaltim tahun 2026.

dr. Aulia Rahman Basri dalam arahannya mengatakan peringatan Hardesnas merupakan wujud nyata pengakuan pemerintah kepada desa sebagai garda terdepan pembangunan. Dimana menurutnya, peran strategis desa sebagai garda terdepan pembangunan bangsa, sesuai Keputusan Presiden nomor 23 tahun 2024.
Lebih lanjut, dr. Aulia mengatakan desa memiliki hak rekognisi untuk menjalankan pembangunan berdasarkan kearifan lokal, sehingga harus diberi kepercayaan penuh untuk menentukan arah pembangunannya sendiri yang membawa dampak positif yang luas.

Menurutnya, apa yang telah dilaksanakan selama ini selaras erat dalam mendukung visi Kukar Idaman Terbaik, dan misi-misi strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, khususnya misi kedua yaitu Terbaik dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ditambahkannya, berdasarkan data statistik, dari 193 desa yang ada di Kukar saat ini, tidak ada lagi desa dengan status desa sangat tertinggal atau desa tertinggal.
Berdasarkan hal tersebut, dirinya mengatakan bahwa itu menunjukkan pembangunan desa di Kukar telah mencapai tahap yang sangat menggembirakan. Namun, dengan hasil itu dirinya meminta agar tidak boleh berpuas diri. Diman dirinya mengajak untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan bekerja keras demi masa depan desa yang lebih baik.
”Semoga pencapaian ini menjadi pemantik semangat baru bagi kita semua untuk terus berpacu, berinovasi, dan mewujudkan mimpi bersama. Kutai Kartanegara yang maju, mandiri, dan berdaulat di bidangnya, dengan desa sebagai tulang punggungnya,” ujarnya.(Prokom07).




