IBI Kukar Gelar Seminar Kebidanan
Tenggarong – Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dimasyarakat, peran bidan sangat strategis dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Bidan harus mampu mendeteksi secara dini bahaya dalam kehamilan dan proses persalinan, mampu mengambil keputusan dan melaksanakan langkah strategis bila menemukan tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Hal itu dikatakan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kukar Emi Susilawati pada Seminar Kebidanan di Kukar, Minggu (9/2/2023) di Gedung Puteri Karang Melenu (PKM) Tenggarong.
Dikatakan Emi organisasi Kebidanan merupakan suatu tempat berkumpulnya para bidan untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman dan melakukan pembinaan kepada seluruh anggota, agar bisa terus meningkatkan mutu pelayanan bidan dimasyarakat.

“Tidak terasa kepengurusan Ikatan Bidan Indonesia cabang Kukar, periode 2018 -2023, sudah berada pada pertengahan periode sejak dilantiknya pada tahun 2021,”ucapnya
Sesuai dengan petunjuk pelaksanaan organisasi perlu dilakukan evaluasi setengah periode yang sudah tengah berjalan dan memperbaiki rencana berikutnya serta menyiapkan materi masukan untuk kongres IBI ke XVIII pada 2023 ini.
Dikatakan Emi pengurus Cabang IBI Kukar memiliki 15 pengurus ranting dengan jumlah bidan aktif dan telah memiliki nomor KTA sampai dengan saat ini sudah tercatat1.060 orang, bidan purna tugas ada 25.serta bidan yang baru menyelesaikan dan belum mendaftar sebagai anggota organisasi profesi.
Sebagai data yang sudah dihimpun 15, 2 persen bidan bekerja sebagai PNS , tenaga honor 24, 5 persen, pegawai tidak tetap 15, 2 persen dan sebagai bidan praktek mandiri 8,2 persen sisanya bekerja di luar layanan kesehatan dan ada yang belum mendapatkan lahan pekerjaan sampai hari ini.
“Ini merupakan PR besar bagi kami organisasi. bagaimana nantinya kami melakukan advokasi baik terhadap Pemkab aten maupun pihak swasta lainnya, untuk dapat mengakomodir mereka sebagai karyawan pemerintah maupun karyawan swasta,” harapnya.
Turut hadir dalam acara seminar kebidanan tersebut Ketua IBI Provinsi Kaltim,Ketua GOW Kukar, Para Kepala UPTD serta seluruh para bidan yang purna tugas.
(Prolom-02)




