Ketua TP PKK Kukar Beri Bingkisan Untuk Anak-Anak di Panti Asuhan Arrayyan
Tenggarong – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Andi Deezca Pravidhia Aulia bersama jajaran PKK Kukar khususnya Kelompok Kerja (Pokja) I mengunjungi Panti Asuhan Arrayyan Tenggarong, Jumat (1/8/2025)
Kedatangan Istri dari Bupati Aulia Rahman Basri itu untuk menyerahkan bingkisan kepada anak – anak yatim yang berada di panti asuhan teng terlayak di jalan KH. Akhmad Muchsin Gang Kubur.

Ketua TP PKK Andi Deezca Pravidhia melalui ketua Pokja I Sobirin mengatakan kegiatan ini merupakan program PKK Kukar yaitu Jumat Berbagi Bersama Anak – anak Panti yang akan dilaksanakan setiap bulan sekali diawal bulan. Selain panti asuhan program ini juga akan menyasar ke pondok – pondok pesantren yang ada di Kukar.
“Ya ini program PKK kita akan berbagi dengan anak – anak yatim melalui Jumat berkah, dan kedepan akan kita upayakan tidak hanya ke panti asuhan juga ke pesantren yang ada di Kukar.” Ujar Sobirin.

Sobirin menyebutkan bingkisan yang diberikan berdasarkan data yang sudah diterima, adapun berupa : tas, buku tulis dan peralatan sekolah lainnya serta sarung, sejadah dan peralatan ibadah lainnya.
“Selain tas, buku tulis dan peralatan sekolah, juga peralatan ibadah, dan tentunya makanan untuk anak – anak yatim di Panti ini.” Sebut Sobirin.
Sementara itu Pengelola Panti Asuhan Atrayyan Rahmat mengucapkan terimakasih atas perhatian Ketua TP PKK Andi Deezca Pravidhia Aulia yang telah berkesempatan mengunjungi dan memberikan bingkisan kepada anak asuhnya.
“Saya selaku pengurus mewakili anak – anak mengucapkan terimakasih kepada Ibu Andi Deezca bersama jajaran PKK Kukar yang telah meluangkan waktu mengunjungi panti kami dan memberikan bingkisan kepada anak – anak, ini suatu kehormatan dan membuat kami terharu, semoga ini menjadi penyemangat bagi anak – anak untuk belajar. “ ujar Rahmat.

Rahmat menyebutkan jumlah anak asuhan sebanyak 15 orang, terdiri 11 laki – laki dan 4 orang perempuan, semua masih menempuh pendidik di jenjang SD.
“Sementara semua masih sekolah SD, nanti kalau sudah SMP tetap akan kita fasilitasi baik tempat tinggal maupun biaya pendidikannya.” Pungkasnya. (Prokom01).




