Serahkan Bantuan, Bupati Berterima Kasih Atas Profesi Petani – Nelayan
Tenggarong – Profesi petani dan nelayan adalah pekerjaan yang mulia karena dari tangan merekalah pangan yang dikonsumsi berasal.
“Terima kasih Kelompok tani dan kelompok nelayan yang sudah bekerja keras dalam pemenuhan kebutuhan kita semua sehari – hari, tanpa adanya anda semua kita tak akan ada pangan, untuk itu kita saling mengingatkan dan membantu, agar semua bisa berjalan maju ke depan,” ungkap Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan mesin Diesel dan Sertifikat Redistribusi Tanah (Redis) dan Lintas Sektor (Lintor) melalui program PTSL, di Desa Muara Badak Ulu, Badak Ilir, Desa Tanjung Limau, Desa Muara Badak Ulu, Kamis (16/12) di kelompok Benur Idaman jl Jawi Jawi Kecamatan Muara Badak.

Bupati Edi Damansyah dan Wabup Rendi Solihin pada saat itu didampingi Camat Muara Badak Arpan, Kepala Kantor Pertanahan Kukar BPN Aag Nugraha, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Muslik.
Bupati mengatakan Pemkab Kukar akan terus bersama petani dan nelayan, melalui peralatan yang diberikan tersebut dirinya ingin membuktikan bahwa pemerintah itu ada untuk memberikan fasilitas sarana dan prasarana bagi kelompok tani dan nelayan.
“Memang belum semua dapat, pemberian bantuan ini dilakukan secara bertahap,” ungkapnya.
Ia mengingatkan agar semua kelompok tani dan kelompok nelayan bisa saling membantu dalam peminjaman peralatan pertanian.

“Rasa kebersamaan harus dibangun dan kegotong royongan dimasyarakat. Mudahan kerja bersama ini bisa mendapatkan manfaat dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bersama,” harapnya.
Selanjutnya Edi mengatakan pemberian sertifikat Redistribusi Tanah (Redis) dan Lintas Sektor (Lintor) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sebagai bukti kepemilikan tanah dan akses permodalan sebagai jaminan. Kondisi perkembangan nelayan semakin berkembang jika ada yang memerlukan modal sertifikat tanah tersebut bisa diagunkan ke Bank, namun Pemkab Kukar melalui program Kukar Idaman memberikan modal kepada UMKM di Kukar tanpa agunan dan hal tersebut salah satu upaya memerangi rentenir bekerjasama dengan Bankaltimtara.

“Semoga apa yang menjadi program kita bersama ini bisa memberi manfaat bagi seluruh masyarakat di Kukar,” harapnya.(Prokom06)




