13 Peserta ikuti Official Graduation Ceremony Welder Apprenticeship
Tenggarong – Petro Tekno melaksanakan Official Graduation Ceremony Welder Apprenticeship Kab. Kutai Kartanegara di Petro Tekno Center Batam, Selasa (30/03/2026).
Kegiatan ini menandai telah selesainya Pelatihan Welder yang diikuti oleh 13 peserta dari Kutai Kartanegara berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu:
1. Kecamatan Muara Jawa 1 orang;
2. Kecamatan Anggana 2 orang;
3. Kecamatan Kota Bangun Darat 1 orang;
4. Kecamatan Muara Badak 4 orang;
5. Kecamatan Marang Kayu 2 orang;
6. Kecamatan Loa Kulu 1 orang;
7. Kecamatan Sanga-Sanga 1 orang;
8. Kecamatan Loa Janan 1 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 (delapan) peserta merupakan bagian dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) serta berasal dari wilayah pesisir yang berada di sekitar area operasi KKKS
yang telah dilatih selama 3,5 bulan oleh PT. Petro Techno yang dipimpin oleh Hendra Pribadi.
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri beserta Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Dendy Irwan Fahriza yang didampingi Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Syarifah Rositah, Kabid Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Darma Gumawang serta Kabag Kerjasama Mirsa Gulam.
Sedangkan dari SKK Migas Damar Setyawan Kordinator operasi SKK migas Kalimantan dan Sulawesi, Achmad Krisna Hadiyanto Head Communication Relation & CID PHM, Nujamroji Sustainability Manager ENI, serta Syahrul Samsudin dari Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia

Dalam arahannya Bupati Kukar menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan implementasi program dedikasi Kukar Idaman Terbaik, yakni Program Etam Sejahtera Kukar Siap Kerja berkolaborasi dengan SKK Migas (PHM.PHSS.ENI) melalui dana CSR.
“Alhamdulillah dari 13 peserta pelatihan welder ini, 5 orang langsung direkrut oleh PT. Blue Stell di Batam, 3 orang akan direkrut oleh Perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara, sementara yang 5 orang masih menuggu jadwal panggilan interview oleh perusahaan di Batam”, ujarnya
Kedepan program ini akan terus berlanjut dan bereskalasi serta berkolaborasi untuk menyiapkan kebutuhan tenaga kerja dan menyelesaikan GAP Kompetensi, sehingga Tenaga Kerja Kukar dapat memenuhi kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri di Kutai Kartanegara, Indonesia bahkan Mancanegara.

Bupati juga berpesan kepada para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan selama kurang lebih 3 bulan 2 minggu, untuk terus tingkatkan kemampuan diri, jaga perilaku dan adab, karena itu sangat penting dalam dunia kerja serta harus memiliki mental yang kuat dan jangan cepat menyerah.




