Tenggarong – Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Asisten I Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas penganugerahan kepada perusahaan unggul dan berkembang serta pemberian lencana yang diberikan kepada Bupati Kukar atas upaya pembinaan perusahaan di wilayah masing – masing, pada acara Penganugerahan Produktivitas Perusahaan Siddhakarya Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.Yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltim, berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Rabu (11/12/24).
Dikatakan Akhmad Taufik Hidayat dalam wawancaranya ,penghargaan berupa tropi dan sertifikat diberikan kepada perusahaan dalam kategori unggul dan berkembang. Selain itu, penghargaan Lencana Produktivitas juga diserahkan kepada Bupati Berau dan Bupati Kukar atas upaya pembinaan perusahaan di wilayah masing-masing.

“Atas nama Pemkab Kukar, kita sangat mengapresiasi atas apa yang telah diberikan oleh Disnakertrans Provinsi Kaltim, dimana penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang produktivitas tinggi dan berhasil mempertahankan tingkat produktivitas serta daya saing di tingkat provinsi. Untuk Kukar sendiri ada PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk yang berhasil mendapatkan penghargaan ini”,ucapnya.
Lebih lanjut kata Akhmad Taufik Hidayat yang didampingi Plt Kepala Distransnaker Kabupaten Kukar M Hatta, kedepannya apa yang telah didapat oleh PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk, bisa menjadi motivasi bagi perusahaan – perusahaan yang ada diKukar agar bisa lebih meningkatkan produktivitasnya lebih baik lagi. “Kita sangat berharap seluruh perusahaan yang ada bisa mengikuti jejak PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk ini, dengan demikian perkembangan perusahaan diKukar bisa lebih unggul dalam produktivitasnya”, harap Taufik.
Mewakili Pj Gubernur Kalimantan Timur, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Arief Murdiyatno, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara pemberian penghargaan ini.
“Semoga penghargaan ini menjadi salah satu upaya untuk memotivasi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing, khususnya di Kalimantan Timur,” kata Arief.
Dijelaskannya bahwa produktivitas merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan usaha, baik di tingkat nasional maupun perusahaan. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, produktivitas tenaga kerja Kalimantan Timur meningkat dari 0,9% pada 2021 menjadi 2,9% pada 2022. Peningkatan produktivitas perusahaan berpengaruh positif pada kesejahteraan pekerja melalui kondisi kerja yang lebih baik dan penghasilan yang meningkat.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kaltim, Aji Syahdu Gagah Citra, melaporkan bahwa penghargaan yang diberikan mengacu pada berbagai regulasi, termasuk UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 156 Tahun 2021 tentang SIMPPRO. Penganugerahan Siddhakarya 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
” Acara ini melibatkan 15 perusahaan dari kategori besar, menengah, dan kecil, yang telah melalui proses penilaian berbasis Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas (SIMPPRO)”,sebutnya.
Adapun Dari hasil penilaian tersebut, enam perusahaan mendapatkan penghargaan kategori unggul, sementara tiga lainnya mendapatkan penghargaan kategori berkembang. Perusahaan Kategori Unggul, PT Menumbar Kaltim (Samarinda), PT Ray Putera Borneo (Balikpapan), PT Rusianto Bersaudara (Samarinda), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (Kukar), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Balikpapan), PT Berau Nuansa Beton (Berau) dan Perusahaan Kategori Berkembang, PT Cipbon Citra Snack, PT Daya Mitra Multipratama dan PT Kangaroo Lintas Nusantara.(Prokom06)
DWP Diharapkan Berkontribusi Ciptakan Generasi Unggul
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dharma Wanita Persatuan (DWP) bukan hanya organisasi istri ASN, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan. Keberadaan DWP diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter anak bangsa, serta pemberdayaan perempuan.

“DWP mempunyai peran sangat penting, untuk itu Ketiga aspek ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul dan masyarakat yang berdaya saing ke depan”,kata Sekda H Sunggono Kabupaten Kuta Kartanegara (Kukar) menyampaikan sambutan Bupati Kukar, pada acara Puncak HUT DWP ke 25, di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kamis (12/12/24).
Atas nama Pemerintah Daerah Kabuaten Kukar, Ia mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-25 kepada DWP Kabupaten Kukar. “Dengan umur yang semakin matang, semoga DWP semakin berjaya, terus bertransformasi, dan menjadi mitra strategis dalam membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045”,ucapnya.
Seperti tema yang diusung pada peringatan HUT DWP adalah, “Penguatan Fondasi Transformasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045,” sangatlah relevan dan strategis. Tema tersebut mengingatkan tentang pentingnya peran perempuan, khususnya ibu-ibu DWP, dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Dalam konteks pembangunan di Kabupaten Kukar, peran DWP sangat terasa. “Kami mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan DWP, mulai dari pelatihan keterampilan, program pendidikan, hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat serta berbagai lomba yang telah diadakan. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa DWP turut berkontribusi dalam mempercepat pembangunan daerah”,jelasnya.
Kedepan diharapkan DWP terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya. Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan inspirasi, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun di tingkat pemerintahan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk menciptakan inovasi-inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.
” Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DWP atas dedikasi dan kontribusinya. Semoga semangat kebersamaan dan pengabdian ini terus terjaga, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Kukar yang maju, mandiri, dan sejahtera”,ujarnya.

Sementara Ketua DWP Kabupaten Kukar Yulaikah Sunggono mengatakan perjalanan panjang DWP selama 25 tahun telah mengukuhkan DWP sebagai organisasi istri ASN , tidak hanya meguatkan silahturahmi, namun juga menjadi mitra yang tangguh dalam mendukung pembangunan nasional.
“Menjadi komitmen kita semua untuk memperkokoh pondasi organisasi dalam menghadapi tantangan jaman, dalam mencapai misi indonesia emas 2045 sebuah negara yang maju sejahtera dan berdaya saing global, untuk itu kita perlu memastikan organisasi yang kuat dan adaptif. Transformasi organisasi bukan hanya kata – kata semata, namun merupakan upaya untuk menghadapi perubahan yang cepat dari aspek teknologi, sosial dan budaya. DWP harus menjadi organisasi yang dinamis, dapat merangkul perkembangan jaman tanpa kehilangan jati diri dan sengata pengabdian pada bangsa dan negara”,bebernya.
Menuju Indonesia emas 2045 DWP akan terus membangun kapasitas perempuan indonesia terutama anggota dan keluarga ASN agar semakin berdaya dan berperan aktif diberbagai sektor kehidupan, DWP juga akan mendorong kualitas keluarga indonesia, dimana keluarga adalah unit terkecil dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkualitas untuk mengisi pembangunan dimasa depan.

Acara dirangkai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Sekda H Sunggono dan Ketua DWP Kabupaten Kukar Yulaikah Sunggono serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka HUT DWP ke 25 tahun.(Prokom06)
Tingkatkan Pengelolaan PAUD, Bunda PAUD Kukar Studi Tiru di Bandung
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memboyong Ketua PAUD Kecamatan Se-Kabupaten Kutai Kartanegara, Pengurus Dharma Wanita Disdik Kukar, Pengurus Pokja PAUD melakukan studi tiru pengelolaan PAUD di Kota Bandung. Rombongan yang di pimpin Bunda PAUD Kukar Maslianawati Edi Damansyah yang didampingi Ketua Pokja PAUD Hj Maria Ester dan rombongan diterima pengurus PAUD Eiman Sulaeman (Wakil) Dr Hj Iis Suryatini serta H Hamian ( Kasi Pembimbingan dan Pengembangan SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung di Aula Disdik Kabupaten Bandung.Selasa (10/12).
Bunda PAUD Kukar Maslianawati Edi Damansyah , mengucapkan terima kasih atas kesedian pengurus Bunda Paud Kabupaten Bandung yang telah sudi menerima kunjungan silaturahmi dan studi tiru Bunda Paud Kukar dan rombongan guna menggali informasi sekaligus untuk dapat mengadopsi hal baik terkait tata kelola PAUD dalam penerapan kurikulum Merdeka dan membangun kolaborasi dan pemahaman bersama dalam PAUD berkualitas. Sebab mengingat besarnya tantangan yang dihadapi, sekaligus turut serta untuk membantu program pemerintah pusat dan daerah ,sehingga kita harus memahami secara tuntas apa yang menjadi tugas yang harus dilakukan, ujar Maslianawati.
Program unggulan gerakan transisi Paud SD yang menyenangkan yaitu suatu gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik Paud ke SD/MI/sederajat dengan cara yang menyenangkan. Gerakan ini bertujuan untuk melindungi hak anak anak usia dini untuk bertumbuh, berproses dan dihargai baik dilingkungan satuan pendidikan maupun dirumah. Ia juga menjelaskan tentang beberapa hambatan yang ditemui yaitu tentang aksesbilitas, relevansi, daya saing, kualitas dan tata kelola.Diakui kesenjangan akses pendidikan partisipasi kasar PAUD masih rendah, pemahaaman dan kesadaran orang tua, keluarga dan masyarakat terhadap pentingnya pola asuh serta pembiasaan positif, tugas penjaminan mutu internal perlu upaya pemberdayaan penilik pengawas Paud secara optima, sedangkan mengenai kualitas dari jumlah total PTK Paud di Kabupaten Bandung diantaranya masih ada yang berpendidikan SLTA sedangkan menenai tata kelola dukungan sumber daya dan dana dalam rangka peningkatan askes dan mutu layanan Paud berkualitas, tegas Eiman.
Sementara itu, Wakil Bunda Paud Bandung Eiman Sulaeman menyampaikan tentang program Paud Holistik Integratif , gerakan transisi Paud SD yang menyenangkan.Pihaknya melakukan kerjasama kemitraan yaitu dengan melakukan pendampingan koordinasi, sinkronisasi dan sinergisitas lintas program dan sekitar dalam penyelanggaraan Paud HI. Melaksanakan rapat koordinasi dengan Bunda Paud Desa, Kecamatan dan Provinsi, menjalin kerjasama dengan berbagai OPD, instansi organisasi profesi,perguruan tinggi, tokoh masyarakat, pemuka agama, BUMN, pengusaha, dunia usaha dan organisasi mitra serta organisasi sosial kemasyarakatan, ujar Eiman. Pihaknya juga selalu melakukan pengawasan atau monitoring dan evaluasi yaitu pembinaan penyelenggaran Paud HI, pendampingan penyelenggaraan,pengawasan , penghimpunan laporan dari Bunda Paud kecamatan, melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan pengawasan ke Bunda Paud Provinsi.
Maslianawati Edi Damansyah mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan, perlu diketahui beberapa program yang ada di Paud Bandung sama persis dengan apa yang telah di lakukan oleh Bunda Paud yang ada di Kukar, pihaknya juga selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan OPD dan dinas instansi terkait dalam melaksanakan berbagai program Bunda Paud di Kukar. Acara ditandai dengan sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan penyerahan cendra mata. ( Prokom 03).
Maslianawati Buka Bimtek Program Bunda PAUD
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara Maslianawati Edi Damansyah membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Bunda PAUD Tahun 2024, tentang Pengelolaan PAUD yang berlangsung sehari penuh di Ballroom Orchid 2 Hotel Salva Jakarta, Senin ( 9/12 ).
Menurut Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal dan Informal PNFI Disdikbud Kukar, Pujianto didampingi Ida Wahyu Sayekti Kasi Penjaminan Mutu dan Kelembagaan PAUD dan PNFI Disdikbud mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan program pemerintah pusat dan daerah dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diikuti 60 ( enam puluh ) peserta yang terdiri dari Bunda PAUD Se-Kabupaten Kukar, pengurus Dharma Wanita Disdik Kukar, serta Tim Kelompok Kerja PAUD. Ada beberapa program kebijakan yang harus kita lakukan di Tahun 2025 , dalam rangka membangun Pendidikan bagi anak usia dini yang merupakan salah satu modal bagi Bangsa Indonesia dalam menyukseskan Indonesia Emas 2045 ,agar anak Indonesia bisa tumbuh dewasa berkembang menjadi anak – anak yang tangguh dan berakhlak mulia. Kita akan terus bersinergi dengan beberapa OPD, Camat, kepala desa dan instansi terkait lainnya, dukungan semua pihak sangatlah kita harapkan bersama, jelas Pujianto.

Sementara itu , Maslianawati Edi Damansyah mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi lamgkah yang dilakukan oleh Disdik Kukar dalam rangka menambah sekaligus meningkatkan pengetahuan para Bunda PAUD yang ada di Kukar dalam rangka pengelolaan PAUD. Untuk itu ia berharap kepada para peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sungguh – sungguh dan menerapkan ilmu yang didapat diwilayahnya masing – masing. Maslianawati Edi Damansyah juga mengucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD Kukar dan seluruh Masyarakat Kukar yang telah memberikan hak suaranya pada Pilkada Kukar sehingga pasangan Edi Damansyah dan H Rendi Solihin meraih suara tertinggi dan kembali memimpin Kukar kedepan, dan mohon doanya agar Edi Damansyah dan Haji Rendi Solihin selalu diberi kesehatan sehingga dapat menjalankan roda pemerintahan dan Kukar lebih maju dan tentram,ujar Maslianawati.
Maslianawati Edi Damansyah berharap seluruh Bunda Paud Se-Kukar harus semangat, berikan yang terbaik bagi putra putri kita, tugas kita tidak hanya selesainya program Paud saja, tapi sampai sekolah dasar, paling tidak hingga kelas 2 ( dua ) SD kita harus mensosialisasikan tentang pelajaran baca tulis dan berhitung, dengan menggunakan alat peraga education APE. Kita juga harus mengsinkronkan transisi anak dari Paud – sekolah dasar yang menyenangkan , kemerdekaan belajar dan tidak ada kata terlambat untuk berbagi ilmu pengetahuan.
Maslianawati Edi Damansyah juga berharap di Tahun 2025 nanti ada inovasi baru bagi Bunda Paud, silahkan menghubungi ketua lewat pokja Paud, misalnya menyalurkan bakat seni, tari dan ketrampilan anak – anak melalui atraksi langsung setiap malam Minggu atau melalui Videotron yang ada di Bundaran Simpang Odah Etam di Halaman Pendopo Odah Etam Tenggarong dengan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kukar.
Sekda Kukar Hadiri Pembukaan Rakernas Forsesdasi 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono bersama sekretaris daerah seluruh Indonesia yang tergabung Forum Sekretaris Daerah seluruh Indonesia (Forsesdasi) menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (11/12/2024) malam.

Rakernas dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw, dengan ditandai pemukulan gong.
Rakernas Forsesdasi 2024 yang dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 11 – 12 Desember 2024 itu akan membahas beberapa isu utama yang menjadi perhatian para Sekda seluruh provinsi, diantaranya mengenai penataan Tenaga Tidak Tetap Daerah (T3D) pada masa transisi penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahun 2025, serta arah kebijakan pemerintahan baru dalam penerapan merit sistem bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rakernas Forsesdasi diharapkan menjadi forum kolaborasi untuk memperkuat sinergi antarprovinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung kebijakan pemerintahan yang lebih baik.
Pembukaan Rakernas Forsesdasi juga dihadiri Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Ketua Umum Forsesdasi, sekaligus Sekda Kaltim, Sri Wahyuni.(Prokom01).
Hadiri Evaluasi dan Klarifikasi Usulan Bankeu, Sekda Harap Kedepan Lebih Meningkat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menghadiri rapat evaluasi dan klarifikasi usulan bantuan keuangan APBD Propinsi Kaltim 2025 di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (11/12/2024).
Rapat dipimpin Kepala BPKAD Kaltim Ahmad Muzakkir, dan diikuti 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kukar penerima Bantuan Keuangan Propinsi (BOP).
Sekda Sunggono menyebutkan komitmen Pemkab Kukar akan memaksimalkan dan optimalkan bantuan keuangan baik dari Propinsi maupun pemerintah pusat untuk pembangunan Kutai Kartanegara.

Diungkapkannya dari laporan beberapa OPD penerima bantuan keuangan Propinsi diakhir triwulan keempat ini capaian kinerja dan serapan anggaran sudah seratus persen.
Sunggono berharap ditahun anggaran 2025 bantuan keuangan Pemprov Kaltim kepada Pemkab Kukar lebih meningkat, karena terdapat beberapa kegiatan bantuan keuangan Pemprov Kaltim yang masih dibantu APBD Kukar
“Ada beberapa kegiatan yang masih kita suport pembiayaan, kami berharap dianggaran tahun depan bankeu lebih meningkat” harapnya.
Ahmad Muzakir mengatakan bahwa rapat evaluasi dan klarifikasi merupakan bagian mitigasi resiko – resiko potensi tidak terlaksananya dan tersalurkannya bantuan keuangan propinsi ini, karena ada beberapa kabupaten/kota yang kesulitan mencairkan bantuan ini dikarenakan tidak adanya tindak lanjut setelah dievaluasi.
“Jadi ada beberapa kabupaten/kota yang tidak menindaklanjuti evaluasi dan klarifikasi kami sehingga mereka kesulitan mencairkan bantuan tersebut” ujar Ahmad Muzakir.

Disebutkannya beberapa hal yang sering jadi permasalahan yakni : Kerangka Acuan Kerja (KAK), Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan Detail Engineering Design (DED) dan status lahan.
“Status lahan ini yang menjadi momok bagi kita karena ada perdebatan milik pemerintah atau bukan, karena dari sisi pembuktian kita lemah” sebutannya
Pada kesempatan tersebut OPD – OPD penerima bankeu melakukan presentasi yang langsung ditanggapi oleh tim teknis TAPD Propinsi Kaltim.(Prokom01).
Pemkab dan Perusahaan di Kukar Perkuat Pola Kemitraan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani membuka Focus Group Discussion (FGD) Tim Forum Komunikasi dan Tim Fasilitasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), kamis (12/12/24) di Meeting Room Hotel Fugo Samarinda.
Hadir pada acara itu sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian, Forum TJSP dan Pimpinan Perusahaan di Kukar.

Dalam perjalanannya mulai tahun 2018 hingga saat ini, telah banyak proyek-proyek kolaborasi yang telah dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi penyelesaian permasalahan daerah, sehingga secara umum pola kelembagaan ini masih dianggap cukup efektif dalam mewadahi pemerintah, akademisi, masyarakat dan perusahaan untuk membangun kolaborasi yang lebih positif.
Ahyani mengatakan, Pemkab Kukar telah membangun suatu sistem kerja kolaboratif antara dunia usaha, masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan program tanggung jawab sosial, yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2018 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, yang diikuti dengan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2018, tentang Perencanaan Pembangunan Daerah Melalui Pembiayaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Kedua peraturan tersebut didesain dalam rangka menjaga prinsip-prinsip Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan agar dapat berjalan dengan optimal di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Adapun secara operasional kelembagaan peraturan tersebut mengamanatkan pembentukan Tim Fasilitasi dan Forum Komunikasi TJSP, sebagai wadah dalam membangun sinergitas dan kolaborasi pelaksanaan pembangunan daerah antara pemerintah daerah dan perusahaan.
“Atas dasar tersebut Pemkab Kukar, akan terus memperkuat pola kelembagaan ini dengan melakukan serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan yang telah berjalan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan Bupati Edi Damansyah.
Adapun catatan yang perlu diperhatikan dalam FGD tersebut adalah, Tim fasilitasi dan Pengurus Forum Komunikasi TJSP merupakan representasi dari Pemkab dan Perusahaan-Perusahaan yang beroperasi di Kukar, dengan legalitas yang menjadi satu kesatuan yang saling terkait. Kemudian, prinsip dasar dari pembentukan Tim Fasilitasi adalah untuk mengkomunikasikan program-program strategis daerah yang dapat dikolaborasikan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan, sehingga personil yang ditunjuk harus memiliki kapabilitas dan kompetensi terkait program-program strategis daerah.
Selanjutnya, Forum Komunikasi TJSP merupakan forum yang di bangun secara mandiri oleh perusahaan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk mengkomunikasikan kebijakan dan program-program TJSL kepada Pemerintah Kabupaten untuk dapat dikolaborasikan dan disinkronkan bagi akselerasi pencapaian target-target pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD dan RKPD. Pengurus forum komunikasi TJSL yang nantinya terbentuk, maka segera berkoordinasi dengan Bappeda untuk menyiapkan ruang sekretariat forum di Gedung Bappeda, untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif dan efektif.
“Empat hal tersebut merupakan respon terhadap permasalahan teknis sebagai hasil evaluasi terhadap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, sehingga pemahaman, cara kerja dan komitmen sangat diperlukan dalam mengawal efektivitas pelaksanaan program TJSL di Kutai Kartanegara,” demikian ujarnya. (prokom04)
Sekda Pimpinan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-79 di Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekda Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H Sunggono pimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke-79 tahun 2024 bertempat dihalaman Kantor Bupati Kukar, Kamis (12/12/2024).


Kegiatan bertemakan Guru Hebat Indonesia Kuat, Guru Bermutu Indonesia Maju tersebut diikuti peserta upacara dari para guru dan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut diawali dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan UUD 1945 dan Kode Etik Guru, serta Ikrar Guru.
Mengawali sambutannya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Muti yang dibacakan oleh Sekda Kukar Dr. H Sunggono mengucapkan selamat Hari Guru Nasional 2024, kepada para guru di seluruh tanah air.
Lebih lanjut, Abdul Muti mengatakan melalui tema guru hebat Indonesia kuat tersebut memiliki tiga makna yaitu penegasan tentang arti dan kedudukan penting para guru sesuai undang-undang guru dan dosen nomor 14 tahun 2005. kedua guru tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. dan kegiatan guru menentukan kualitas sumber daya manusia, generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan dan bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara.

“Guru yang hebat menentukan kualitas pembelajaran, kualitas lulusan, dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Sunggono saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan RI Abdul Muti.
Dirinya mengatakan sejalan dengan visi pendidikan bermutu untuk semua, Kemendikdasmen berusaha meningkatkan kualitas para guru melalui tiga program prioritas yaitu pertama pemenuhan kualifikasi guru. kedua meningkatkan kompetensi guru tidak terbatas pada kompetensi akademik, pedagogik, moral, dan sosial tetapi juga kewirausahaan, dan kepemimpinan melalui berbagai pelatihan. serta ketiga kementerian berusaha meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi bagi guru ASN, PNS dan P3K, maupun Non ASN.
“Dengan peningkatan kesejahteraan, para guru diharapkan dapat meningkatkan dedikasi dan kualitas pembelajaran, ” ujarnya.

Abdul Muti mengatakan selain beberapa hal tersebut, ke depan Kementerian Pendidikan juga akan berusaha menjamin keamanan para guru agar dapat bekerja dengan tenang dan terbebas dari segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan oleh siapapun. dirinyapun berharap para guru juga tidak melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun.
“Terkait dengan perlindungan guru, Kemendikdasmen akan menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang didalamnya memuat kesepakatan agar masalah-masalah kekerasan dalam pendidikan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan atau restoratif justice, sehingga guru tidak menjadi terpidana,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat oleh Sekda Kukar Dr. H Sunggono kepada para pemenang lomba Porseni Guru tingkat Kabupaten Kukar tahun 2024.(Prokom07)
Pemkab Kukar Apresiasi Atas Penghargaan Produktivitas Perusahaan Siddhakarya Dari Pemprov Kaltim
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Asisten I Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas penganugerahan kepada perusahaan unggul dan berkembang serta pemberian lencana yang diberikan kepada Bupati Kukar atas upaya pembinaan perusahaan di wilayah masing – masing, pada acara Penganugerahan Produktivitas Perusahaan Siddhakarya Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.Yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltim, berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Rabu (11/12/24).
Dikatakan Akhmad Taufik Hidayat dalam wawancaranya ,penghargaan berupa tropi dan sertifikat diberikan kepada perusahaan dalam kategori unggul dan berkembang. Selain itu, penghargaan Lencana Produktivitas juga diserahkan kepada Bupati Berau dan Bupati Kukar atas upaya pembinaan perusahaan di wilayah masing-masing.

“Atas nama Pemkab Kukar, kita sangat mengapresiasi atas apa yang telah diberikan oleh Disnakertrans Provinsi Kaltim, dimana penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang produktivitas tinggi dan berhasil mempertahankan tingkat produktivitas serta daya saing di tingkat provinsi. Untuk Kukar sendiri ada PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk yang berhasil mendapatkan penghargaan ini”,ucapnya.
Lebih lanjut kata Akhmad Taufik Hidayat yang didampingi Plt Kepala Distransnaker Kabupaten Kukar M Hatta, kedepannya apa yang telah didapat oleh PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk, bisa menjadi motivasi bagi perusahaan – perusahaan yang ada diKukar agar bisa lebih meningkatkan produktivitasnya lebih baik lagi. “Kita sangat berharap seluruh perusahaan yang ada bisa mengikuti jejak PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk ini, dengan demikian perkembangan perusahaan diKukar bisa lebih unggul dalam produktivitasnya”, harap Taufik.
Mewakili Pj Gubernur Kalimantan Timur, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat Arief Murdiyatno, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara pemberian penghargaan ini.
“Semoga penghargaan ini menjadi salah satu upaya untuk memotivasi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing, khususnya di Kalimantan Timur,” kata Arief.
Dijelaskannya bahwa produktivitas merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan usaha, baik di tingkat nasional maupun perusahaan. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, produktivitas tenaga kerja Kalimantan Timur meningkat dari 0,9% pada 2021 menjadi 2,9% pada 2022. Peningkatan produktivitas perusahaan berpengaruh positif pada kesejahteraan pekerja melalui kondisi kerja yang lebih baik dan penghasilan yang meningkat.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kaltim, Aji Syahdu Gagah Citra, melaporkan bahwa penghargaan yang diberikan mengacu pada berbagai regulasi, termasuk UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 156 Tahun 2021 tentang SIMPPRO. Penganugerahan Siddhakarya 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
” Acara ini melibatkan 15 perusahaan dari kategori besar, menengah, dan kecil, yang telah melalui proses penilaian berbasis Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas (SIMPPRO)”,sebutnya.
Adapun Dari hasil penilaian tersebut, enam perusahaan mendapatkan penghargaan kategori unggul, sementara tiga lainnya mendapatkan penghargaan kategori berkembang. Perusahaan Kategori Unggul, PT Menumbar Kaltim (Samarinda), PT Ray Putera Borneo (Balikpapan), PT Rusianto Bersaudara (Samarinda), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (Kukar), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Balikpapan), PT Berau Nuansa Beton (Berau) dan Perusahaan Kategori Berkembang, PT Cipbon Citra Snack, PT Daya Mitra Multipratama dan PT Kangaroo Lintas Nusantara.(Prokom06)
Pemkab Kukar Raih Predikat Hijau Terbaik 2 Penilaian Pelayanan Publik Dari Ombudsman RI 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar Dafip Haryanto menerima Penghargaan Predikat Hijau Terbaik 2 kategori tata pemerintahan penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 Bertempat di Hotel Harris Samarinda, Selasa (10/12/2024).

Asisten III Dafip Haryanto menyampaikan terimakasih dan apresiasi seluruh pihak terkait didalam penyelenggaraan penilaian tersebut, tentu dirinya juga berharap keberhasilan ini dapat memacu semangat OPD untuk memberikan yang terbaik dalam memberikan pelayanan publik, sehingga bisa menjadi yang lebih baik lagi.
”Melalui momentum ini, atas nama pemerintah mengucapkan apresiasi dan terimakasih serta semoga ini sebagai pemicu dan pemacu kita untuk lebih baik lagi, sekali lagi terima kasih rekan-rekan,”katanya

Tambah Dafip mengatakan ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki, walaupun masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan terbaik, dan sampai saat ini masih terus melakukan perubahan dan perbaikan terhadap pelayanan terbaik guna mewujudkan Kukar bisa memberikan pelayanan publik yang jauh lebih baik lagi.(Prokom09)
Asisten II Minta Forkopimcam Sosialisasikan Program KKI
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahyani Fadianur Diani membuka Sosialisasi Sistem Informasi Riwayat Kredit/Pinjaman bagi Pelaku UMKM Kabupaten Kukar, di BPU Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan, Rabu (11/12/2024) dengan menghadirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltimtara, Kasubag Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi/Perlindungan Konsumen, Angga Heryadi sebagai narasumber dalam acara tersebut.
Dalam sosialisasi tersebut, Asisten II didampingi Pimpinan PT. BPD Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, Camat Loa Janan Heri Rusmadi, Kabid Pemberdayaan UMK Dinas Koperasi dan UMK Kukar, Fathul Alamin, dan Kades Purwajaya Adi Sucipto.

Ahyani dalam sosialisasi itu, menegaskan kredit tanpa bunga, tanpa anggunan dengan pagu Rp 50 juta dan sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu, bertujuan untuk memangkas praktik rentenir yang merugikan pelaku UMKM.
“Ini merupakan kredit berkat kerja sama antara Pemkab Kukar dan bank daerah yakni Bank Kaltimtara untuk pelaku UMKM, terutama UMKM yang bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan sektor perikanan,” ujarnya.
Melalui kemudahan mengakses modal dari program Kredit Kukar Idaman (KKI) ini, maka pelaku UMKM tidak perlu meminjam ke rentenir ketika membutuhkan modal, karena bunga dari rentenir sangat tinggi yang pada akhirnya menyengsarakan rakyat.

Ia melanjutkan, KKI merupakan bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk dapat mengakses permodalan, yakni akses yang lebih mudah ketimbang perbankan lain karena modal dari pemda telah dititipkan ke Bank Kaltimtara.
Sedangkan untuk jangka waktu kredit maksimal sampai 36 bulan dengan skema pembayaran bisa diangsur setiap kali panen, atau setiap kali produksi secara periodik sesuai batas waktu akhir pengembalian yang telah mendapat kesepakatan.
Sedangkan Pemkab Kukar sebagai salah satu kuasa pemilik modal, ia berharap keberadaan Bank Kaltimtara Cabang Tenggarong dan Unit Pembantu Cabang (UPC) Bank Kaltimtara di kecamatan-kecamatan terus memberi informasi dan sosialisasi ke publik, khususnya yang berkaitan dengan sejumlah layanan program, salah satunya ialah layanan program Kredit Kukar Idaman (KKI).

“Saya juga minta, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut mensosialisasikan program KKI karena dari informasi di lapangan, masih ada petani, nelayan, dan UMKM yang belum mengakses program permodalan di perbankan ini,” pintanya.
Sementara itu, Eryuni menjelaskan sampai saat ini KKI telah dinikmati oleh 1.501 pelaku UMKM dengan total pengaliran kredit sebesar Rp 30,5 millyar.
Dari angkat tersebut, kata pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Tenggarong untuk Loa Janan khususnya, KKI baru dinikmati sekitar 96 orang pelaku UMKM.

“Makanya hari ini, kami hadir disini bersama OJK Kaltimtara dan pemkab Kukar, agar bisa lebih mensosialisasikan ke seluruh masyarakat Loa Janan untuk bisa memahami apa artinya dari kredit/pinjaman khususnya KKI. Melalui acara ini, kita juga mendukung program Gerakan Nasional Cerdas (Gencar) keuangan yang dicanangkan oleh OJK. Sehingga kita semua bisa mengelola keuangan dengan lebih baik lagi,” ujarnya. (prokom05)