Tenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat membuka Festival Cerau Nasi Bekepor Seribu Kenceng, yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) 2024, Rabu (26/6/24) di Halaman Kampus Unikarta ditandai menyalakan api tungku memakai obor.

Untuk diketahui Nasi Bekepor adalah hidangan khas Kutai mirip nasi liwet dengan proses memasaknya memakai kayu bakar atau arang, sehingga aroma masakan ini sungguh menggoda dan khas. Nasi bekepor biasanya dicampur dengan ikan dan rempah-rempah dan dihidangkan langsung dari kenceng (tempat memasak mirip panci bulat).
Hadir pada acara itu dari Badan Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur, Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, jajaran Rektorat Unikarta, Dekan Fisip Unikarta, Ketua SEMPEKAT Keroan Kutai, dan para mahasiswa. Serta juga diikuti masyarakat umum.
Panitia kegiatan itu Fatima Ila mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi mensukseskan kegiatan itu yakni sejumlah OPD Pemkab Kukar. Diharapkan kegiatan ini kedepannya lebih baik lagi dan menjadi agenda tahunan.
Sementara, Pemkab Kukar melalui Asisten I menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada Civitas Akademika Unikarta yang telah banyak membantu Pemkab, baik sumbangsih pemikiran, kajian, dan kegiatan yang dalam rangka pembangunan dan pelestarian budaya di Kukar salah satunya kegiatan seperti ini.

Sebagaimana diketahui bersama, Kukar memiliki keanekaragaman budaya dan kuliner khas, penyelenggaraan kegiatan seperti ini, tentunya menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian adat budaya daerah.
“Harapan Saya, kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai upaya pelestarian budaya, akan tetapi bisa kita kembangkan menjadi “Atraksi” Daya Tarik Wisata bagi wisatawan yang akan datang di Kukar,” ujar Akhmad Taufik menyampaikan sambutan Bupati Edi Damansyah.
Lebih lanjut, di tengah perkembangan zaman yang cepat ini, banyak sekali adat dan budaya yang bisa menjadi terlupakan oleh generasi yang akan datang, melalui kegiatan Festival Nasi Bekepor ini, diharapkan melalui mahasiswa Unikarta dapat membantu Pemkab untuk menjadi promotor dalam melestarikan seni, budaya dan adat tradisi Kutai Kartanegara dikalangan generasi muda.
Ia kemudian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama merumuskan langkah kreatif dan nyata, untuk menjadikan budaya sebagai marwah dari perilaku kehidupan sehari-hari.
“Jaga dan lestarikan budaya guna mewujudkan Kukar menjadi daerah yang berbudaya, serta menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan, dengan mengambil peran kita masing-masing guna terciptanya sinergi yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat dan pelaku usaha,” demikian pesannya. (prokom04)
Posyandu Remaja Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperUntuk menyiapkan generasi sehat dan unggul menyongsong Indonesia emas, Ketua TP PKK Kutai Kartanegara Maslianawati Edi Damansyah meresmikan Posyandu Remaja se Kecamatan Muara,Rabu (26/6/24)Di Ruang Rapat Puskesmas Muara Wis.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Muara Wis Fadhli Annu, Ketua TP PKK Kecamatan Muara Wis Suhartini, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara Dr. Leni Astuti, Kepala Puskesmas Muara Wis Ns. Ramsyah dan kader-kader Posyandu Remaja.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara UPTD Puskesmas Muara Wis dan TP PKK Kecamatan Muara Wis terkait dengan program perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan Ibu dan anak serta penurunan Stunting.
Selain itu juga diberikan SK kader posyandu remaja kepada kader posyandu remaja di kecamatan muara wis.
Maslianawati beserta rombongan juga sempat melakukan pengguntingan pita pada peresmian Posyandu remaja ceria Desa Muara Wis dan melihat kesiapannya.
Dalam arahannya Maslianawati Edi Damansyah selaku ketua Tp PKK kabupaten Kutai Kartanegara mengatakan bahwa Tp PKK Kabupaten Kutai Kartanegara telah bekerja kerjasama dengan Dinas Kesehatan bukan hanya tentang stunting tetapi juga bagaimana mengatasi ibu hamil, melahirkan hingga penanganan 1000 hari kelahiran.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa bukan hanya bekerja sama dengan dinas Kesehatan, Tp PKK kabupaten Kutai Kartanegara juga bekerja sama dengan Dinas PMD untuk pengelolaan posyandu dan sejauh ini sudah dilakukan pembelajaran tentang penguatan Posyandu dan juga kesejahteraan bagi para kader sudah terpenuhi.

Kedepannya, ia akan tetap memantau bagaimana pembinaan Posyandu khususnya bagi posyandu remaja
Menurutnya Posyandu remaja sangat penting karna berbasis kesehatan yang diperuntukkan khusus untuk remaja mengenai kesehatan fisik dan mental dengan tujuan membantu perkembangan remaja.
Maslianawati berharap dengan adanya posyandu Remaja bisa menekan angka stunting dengan mencegah pernikahan dini dan juga Pengunaan Narkoba.

Ia menginginkan Posyandu remaja ini berkembang dan baru di kecamatan muara wis ini bukti nyata adanya posyandu Remaja.
Ia berpesan kepada para kader yang juga remaja bisa berkolaborasi dengan remaja lainya agar tahu bagaimana caranya mengatasi kehidupan di usia remaja tidak disia-siakan begitu saja.(Prokom08)
Sunatan Massal Majelis Aswaja Peduli Sentuh Muara Muntai
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSunatan Massal Majelis Taklim Aswaja Kutai Kartanegara Peduli ke 7 dilakukan pada Kamis (27/6/24) di BPU Kecamatan Muara Muntai.
Dalam kesempatan Sunatan masal kali ini di ikuti Oleh 30 orang dari 5 Desa di Kecamatan Muara Muntai.
Dalam arahannya Maslianawati Edi Damansyah yang merupakan Ketua TP PKK Kutai Kartanegara dan pembina Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (Aswaja) Kukar mengatakan bahwa kegiatan ini telah dilakukan mulai dari tahun 2023 di 10 kecamatan dan tahun ini pun akan dilaksanakan di 10 kecamatan.

Kedepannya ia berharap tahun 2025 akan bisa dilaksanakan di seluruh kecamatan dan akan ditambah menjadi 50 peserta perkecamatan.
Sunatan ini tak dipungut biaya dan akan di berikan satu tas,peci, baju Koko dan Sarung bagi para peserta sunatan massal.
Maslianawati juga menjelaskan bahwa sunatan ini bukan hanya untuk muslim saja tetapi juga bagi non muslim yang ingin bersunat di bolehkan karena sunat sangat baik bagi kesehatan.
Selain Sunatan masal, Aswaja juga akan melakukan pelatihan fardhu kifayah agar terjadi regenerasi. Nantinya sekitar 15 orang perempuan dan 15 orang laki laki akan mengikuti pelatihan tersebut.

“Jadi jangan takut para pengurus jenazah karena nanti menjadi guru bagi para peserta pelatihan fardhu kifayah ,”ungkapnya.
Ia juga menerangkan bahwa nantinya pada bulan Muharram akan dilaksanakan lomba Habsi dan perlombaan tersebut akan ditutup dengan tabligh Akbar yang menghadirkan ustadzah Karisma dari Jawa

Untuk lomba Habsyi setiap kecamatan akan mengirimkan 2 regu dan 5 orang ofisial.
Selain itu, sebelum acara dimulai akan dilaksanakan MTQ untuk OPD baik itu kepala dinas maupun camat akan membaca ayat suci Al-Quran bagi yang muslim dan bagi yang non muslim akan membaca kitab sucinya masing-masing.(Prokom08)
Sekda Kukar Hadiri Peresmian Gedung Auditorium LPP RRI Samarinda
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H Sunggono menghadiri peresmian gedung Auditorium Kantor Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda, Rabu (26/6/2024).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, didampingi mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Direktur Utama RRI I Hendrasmo, Kepala Stasiun RRI Samarinda Arlin Setyaningsih, serta Dewan Pengawas LPP RRI Endriman Butar Butar.

Kepala Stasiun RRI Samarinda Arlin Setyaningsih mengatakan bahwa gedung auditorium RRI Samarinda tersebut secara internal telah diresmikan oleh Direktur Utama RRI bersama 10 gedung baru RRI lainnya, yang mana kegiatannya dikatakannya dipusatkan di Kota Banten beberapa bulan yang lalu.
Namun menurutnya, peresmian yang dilaksanakan kali ini merupakan bentuk pertanggung jawaban RRI Samarinda kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang telah memberikan dukungan dan bantuan hibah guna RRI Samarinda mewujudkan pembangunan gedung auditorium tersebut.
“Prasasti ini berbeda Pak (Pj Gubernur Kaltim-red) ini adalah ungkapan terima kasih kepada sosok-sosok yang berperan penting dalam pembangunan gedung ini, ” ungkap Arlin Setyaningsih.
Sementara, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengucapkan selamat atas peresmian gedung abotorium LPP RRI Samarinda, dirinya berharap semoga kedepan gedung auditorium yang baru saja diresmikan tersebut akan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, dan menjadi tempat bagi lahirnya berbagai program siaran yang inspiratif dan edukatif.
“Selamat, mudah mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tuhan yang maha esa memberikan berkah bagi bangunan ini, dan bangunan ini sekali lagi membawa banyak berkah bagi masyarakat Kalimantan Timur, ” ucap Akmal Malik.

Sementara itu, Sekda Kukar Dr. H Sunggono ditemui setelah kegiatan turut mengucapkan selamat dengan telah diresmikannya gedung auditorium RRI Samarinda tersebut.
Dengan telah diresmikannya gedung auditorium RRI tersebut, dirinya berharap kedepan keberadaan RRI Samarinda akan memberikan kontribusi yang lebih besar, dan manfaat kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur khususnya di dunia penyiaran.
“Semoga nantinya akan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat Kalimantan Timur khususnya di dunia penyiaran, mudah-mudahan dengan terbangunnya gedung ini, yang merupakan bantuan dari pemerintah provinsi, kolaborasi dari semua unsur, pada saatnya nanti bisa memberikan manfaat yang besar untuk semuanya, ” Pungkasnya. (prokom07).
Pastikan UMKM Terima Manfaat Bantuan Pemkab, Wabup Berdialog Dengan Masyarakat Muara Jawa
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Untuk memastikan seluruh masyarakat yang tergabung dalam kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menerima manfaat bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Wakil Bupati (Wabup) Rendi Solihin bersilaturahmi dan berdialog dengan masyarakat Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kecamatan Muara Jawa di Balai Pertemuan Umum (BPU) kantor Lurah Muara Jawa Ulu, Selasa (25/6/2024).
Dalam kunjungannya Wabup Rendi didampingi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Fadli, Sekretaris Camat Muara Jawa Eko Kasianto, para lurah se Kecamatan Muara Jawa, OPD terkait dan unsur Forkopimcam setempat.


Wabup Rendi menyebutkan berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berbagai bantuan yang diberikan adalah untuk Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) pada Kecamatan Muara Jawa yang terdiri dari :
bantuan untuk Poklahsar sebanyak 796 unit (jenis chest freezer, kompor gas, panci, hand sealer, peniris minyak dan timbangan) kepada 15 Kelompok, dan Pokdakan sebanyak 10 kelompok akan menerima bantuan induk ikan, bibit ikan, pakan ikan, kolam terpal dan bibit rumput laut.
“Bantuan ini merupakan Komitmen Kami melalui Program Dedikasi Kukar Idaman khususnya dukungan penyediaan sarana dan prasarana perikanan tangkap dan budidaya bagi kelompok perikanan termasuk kelompok pengolah pemasar dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitasnya bagi 25.000 Nelayan & Pembudidaya Perikanan Produktif di Kabupaten Kutai Kartanegara” ujarnya.
Bantuan sarana/prasarana perikanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh kelompok penerima bantuan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah agar sarana/prasarana ini dapat dipelihara dengan baik sehingga umur dan pemanfaatannya lebih lama.

Sementara itu Sekcam Muara Jawa Eko Kasianto mengungkapkan Kecamatan Muara Jawa memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) sebanyak 87 KUB, 47 Pokdakan dan 48 Poklahsar, jadi total jumlah kelompok sebanyak 162 yang telah terdata didata base Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar.
“Masih ada kurang lebih 13 kelompok yang belum masuk data base, namun saat ini sudah dalam proses pendataan” ujarnya. (Prokom01).
41 Peserta Ikuti Sunatan Massal di Muara Wis
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperKetua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutai Kartanegara yang juga merupakan pembina majelis taklim Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (Aswaja) Kukar Maslianawati Edi Damansyah membuka kegiatan Sunat massal Aswaja Peduli, Rabu (26/6/24) di Gedung BPU Kecamatan Muara Wis.
Kegiatan Sunatan Masal Aswaja Peduli merupakan kegiatan Ke 6 dan diperuntukkan untuk 30 orang peserta serta ditambah 11 orang peserta dari Kecamatan Muara Wis sebagai bentuk kepedulian Kecamatan bagi Masyarakatnya.

Dalam Arahannya Maslianawati mengatakan bahwa Sunatan massal merupakan implementasi ajaran agama dan Perlu diketahui sunatan ini bukan hanya berlaku untuk muslim tapi juga non muslim bisa ikut sunatan masal.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Kukar melalui Aswaja peduli dan juga Pihak Kecamatan Muara Wis, selain itu ini merupakan salah satu kegiatan Aswaja selain pembagian sembako bagi kaum dhuafa yang telah dilakukan pada bulan Ramadhan Kemarin,” imbuhnya.


Ia juga menerangkan bahwa nantinya pada bulan Muharram akan dilaksanakan lomba Habsi dan nantinya perlombaan tersebut akan ditutup dengan tabligh Akbar yang menghadirkan ustadzah Karisma dari Jawa
Dijelaskan Maslianawati, nantinya untuk setiap kecamatan akan mengirimkan 2 regu habsi dan 5 orang ofisial. Selain itu, sebelum acara dimulai akan dilaksanakan MTQ untuk OPD baik itu kepala dinas maupun camat akan membaca ayat suci Al-Quran bagi yang muslim dan bagi yang non muslim akan membaca kitab sucinya masing-masing.
Diakhir Maslianawati juga mengatakan bahwa tahun 2025 nantinya akan dilakukan pergantian pengurus Aswaja sebagai bagian dari regenerasi dan tahun 2025 peserta sunatan masal akan mencapai 50 orang. (Prokom08)
Jaring Calon Pejabat JPTP Berakhlak Mulia, Pemkab Kukar Lakukan Tes Pengetahuan dan Baca Al-Kitab
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan terobosan baru dalam menjaring pejabat yang akan menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada beberapa Dinas, Badan dan Kantor, dengan melakukan tes baca Al Quran bagi calon JPTP yang beragama Islam dan test pengetahuan dan pembacaan Alkitab bagi yang non muslim.
Setelah beberapa waktu lalu dilakukan test baca Al Quran yang disaksikan secara langsung oleh Bupati Edi Damansyah. Kali ini para calon JPTP yang beragama non muslim dihadapan penguji yang terdiri Pdt Mikha Agus Widiyanto dan Pdt Diliyus ditest pengetahuan, pemahaman serta pembacaan Alkitab, yang dilaksanakan di ruang sekretaris daerah, Rabu (26/6/2024).
Kegiatan ini digelar dalam rangka mewujudkan Program Dedikasi Kukar Idaman untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

Adapun calon JPTP yang menjalani test pengetahuan dan pembacaan Alkitab atas nama Yudiarta dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Agnes Dew Liah dari Bagian Pembangunan Setkab Kukar.
Sebagaimana diungkapkan Bupati Edi Damansyah beberapa waktu saat test baca Al Quran, bahwa test baca Alquran maupun baca Alkitab merupakan bagian pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia yang akan menduduki JPTP, selain itu juga merupakan implementasi dari program Gerakan Etam Mengaji (Gema).
Selain itu Bupati Edi ingin menumbuhkan kesadaran personal para pejabat pentingnya pemahaman terhadap kitab suci dalam kehidupan sehari – hari.
Sementara itu salah seorang peserta test, Agnes Dew Liah mengatakan sangat mendukung diadakan test ini untuk mewujudkan pejabat yang berakhlak mulia sesuai tuntunan dalam Alkitab.

Dirinya tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi test itu, karena baginya sejak kecil sudah terbiasa membaca Alkitab, dan dilingkungan keluarganya selalu dekat dengan Alkitab.
“Untuk persiapan tidak ada secara khusus, karena sejak kecil sudah terbiasa membaca Alkitab,” ujarnya.( Prokom01).
Dukungan Semua Pihak Diharapkan Dalam Pelestarian Budaya di Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat berharap dukungan semua pihak termasuk sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan dalam hal pelestarian budaya Kukar.
“Kita ingin partisipasi semua pihak termasuk sekolah dan lemabaga pendidikan dalam pelestarian budaya, misalnya dengan menggelar festival nasi bekepot seperti ini,” ujar Akhmad Taufik usai membuka Festival Cerau Nasi Bekepor Seribu Kenceng, yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) 2024, Rabu (26/6/24).
Akhmad Taufik juga mengapresiasi Festival Cerau Nasi Bekepor Seribu Kenceng Unikarta tersebut, yang melibatkan komunitas dan para ibu-ibu dari beberapa Kecamatan di Kukar untuk berpartisipasi dalam menyiapkan kuliner khas Kutai ini.
Ia berharap kegiatan tersebut rutin dilaksanakan dan dikreasikan dan dikemas dengan baik agar menjadi daya tarik wisata.
Selanjutnya Akhmad Taufik meminta para pemuda Kukar ikut melestarikan dan mempromosikan seni budaya Kutai dengan dan mempublikasikan melalui media sosial.

“Generasi muda hendaknya bangga dengan tradisi dan ikut mempublikasikan budaya kita, sebagai partisipasi memperkenalkan seni budaya dengan harapan adat budaya Kutai terus lestari dan makin banyak dikenal,” demikian ujarnya. (Prokom04)
Festival Nasi Bekepor Seribu Kenceng Unikarta, Pemkab Harap Kegiatan Ini Dikembangkan Jadi Daya Tarik Wisata
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat membuka Festival Cerau Nasi Bekepor Seribu Kenceng, yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) 2024, Rabu (26/6/24) di Halaman Kampus Unikarta ditandai menyalakan api tungku memakai obor.

Untuk diketahui Nasi Bekepor adalah hidangan khas Kutai mirip nasi liwet dengan proses memasaknya memakai kayu bakar atau arang, sehingga aroma masakan ini sungguh menggoda dan khas. Nasi bekepor biasanya dicampur dengan ikan dan rempah-rempah dan dihidangkan langsung dari kenceng (tempat memasak mirip panci bulat).
Hadir pada acara itu dari Badan Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur, Kantor Bahasa Kalimantan Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, jajaran Rektorat Unikarta, Dekan Fisip Unikarta, Ketua SEMPEKAT Keroan Kutai, dan para mahasiswa. Serta juga diikuti masyarakat umum.
Panitia kegiatan itu Fatima Ila mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi mensukseskan kegiatan itu yakni sejumlah OPD Pemkab Kukar. Diharapkan kegiatan ini kedepannya lebih baik lagi dan menjadi agenda tahunan.
Sementara, Pemkab Kukar melalui Asisten I menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada Civitas Akademika Unikarta yang telah banyak membantu Pemkab, baik sumbangsih pemikiran, kajian, dan kegiatan yang dalam rangka pembangunan dan pelestarian budaya di Kukar salah satunya kegiatan seperti ini.

Sebagaimana diketahui bersama, Kukar memiliki keanekaragaman budaya dan kuliner khas, penyelenggaraan kegiatan seperti ini, tentunya menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian adat budaya daerah.
“Harapan Saya, kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai upaya pelestarian budaya, akan tetapi bisa kita kembangkan menjadi “Atraksi” Daya Tarik Wisata bagi wisatawan yang akan datang di Kukar,” ujar Akhmad Taufik menyampaikan sambutan Bupati Edi Damansyah.
Lebih lanjut, di tengah perkembangan zaman yang cepat ini, banyak sekali adat dan budaya yang bisa menjadi terlupakan oleh generasi yang akan datang, melalui kegiatan Festival Nasi Bekepor ini, diharapkan melalui mahasiswa Unikarta dapat membantu Pemkab untuk menjadi promotor dalam melestarikan seni, budaya dan adat tradisi Kutai Kartanegara dikalangan generasi muda.
“Jaga dan lestarikan budaya guna mewujudkan Kukar menjadi daerah yang berbudaya, serta menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan, dengan mengambil peran kita masing-masing guna terciptanya sinergi yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat dan pelaku usaha,” demikian pesannya. (prokom04)
Pemkab Kukar Terima Kunjungan OJK Bahas Ekosistem Keuangan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten III Setdakab Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Administrasi dan Umum Dafip Haryanto bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kukar menerima kunjungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Kaltara di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Selasa (25/6/2024).
Dalam kunjungannya guna membahas terkait Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di wilayah perdesaan di Kukar khususnya Desa Pela tersebut, rombongan OJK dipimpin oleh Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim Kaltara Yulianta.

Yulianta mengatakan kunjungan dirinya tersebut guna membahas tindak lanjut rencana EKI yang nantinya akan dilakukan di Desa Pela Kecamatan Kota Bangun. dengan harapan melalui kegiatan tersebut ke depan akan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah perdesaan.
“Harapannya ke depan bisa meningkatkan perekonomian di wilayah perdesaan, sehingga kesejahteraan juga bisa ikut meningkat,” ujar Yulianta.
Lebih lanjut, Yulianta berharap ke depan apabila program tersebut bisa berjalan sesuai rencana, dirinya meminta agar terus dilakukan pendamping secara berkelanjutan oleh seluruh pihak terkait.
Sementara itu, Dafip atas nama Pemkab Kukar menyambut baik kegiatan ekosistem keuangan inklusif di wilayah perdesaan di Kukar yang akan dilaksanakan oleh OJK Kaltim Kaltara.

Menurutnya, Pemkab Kukar siap mendukung terkait hal-hal apa saja nantinya yang menjadi dukungan sehingga kegiatan tersebut bisa berjalan sukses.
Sebagai informasi, ke depan OJK pada tahap pertama akan melakukan tahap pra-inkubasi, di mana dalam tahap tersebut dilakukan proses identifikasi dan pemetaan potensi desa, seperti potensi fisik, alam, manusia, sosial, dan finansial.(prokom07).
Silaturahmi Dengan Poklahsar dan Pokdakan, Wabup Ingin Masyarakat Manfaatkan Kredit Kukar Idaman
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin bersilaturahmi dan berdialog dengan masyarakat anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kecamatan Samboja di objek wisata Joglo Tani Kelurahan Handil Baru, Selasa (25/6/2024).
Dalam kesempatan tersebut Wabup Rendi Solihin didampingi Camat Samboja Damsyik, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Fadli, dan OPD terkait, serta dihadiri seluruh lurah se Kecamatan Samboja.

Dihadapan anggota Poklahsar dan Pokdakan yang mayoritas kaum perempuan itu, Wabup Rendi mengatakan bahwa kehadirannya dalam rangka memfasilitasi dan memastikan kelompok – kelompok masyarakat ini mendapatkan bantuan dan fasilitas dari Pemkab Kukar.
“Insyaallah dalam waktu dekat, saya minta kepada teman – teman dinas sepuluh hari ke depan bantuan tersebut sudah mereka terima,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diberikan untuk Pokdakan sebanyak 547.725 ekor/kg/unit (jenis induk ikan, bibit ikan, pakan ikan, kolam terpal dan bibit rumput laut).
Wabup Rendi menyebutkan hal itu dilakukan untuk mendorong potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Kenapa UMKM, karena kurang lebih 700 ribu penduduk Kukar 60 ribunya ibu – ibu pelaku UMKM, ada 10 persen penduduk Kukar yang membantu perekonomian keluarganya dengan berbagai usaha yang digeluti,” sebutnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh secara bersama-sama oleh kelompok penerima bantuan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah agar sarana/prasarana ini dapat dipelihara dengan baik sehingga umur dan pemanfaatannya lebih lama.
“Harapan kami dengan adanya fasilitasi ini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi nelayan dan keluarganya,” harapnya.
Wabup Rendi juga mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Kukar Idaman (KKI) untuk pengembangan usahanya, karena Pemkab Kukar telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk fasilitas ini.

“Saya harap ibu – ibu bisa menggunakan fasilitas kredit Kukar Idaman untuk modal dan pengembangan usaha, karena kredit ini angsurannya sangat ringan dan tanpa bunga serta mudah untuk mengurusnya,” pungkasnya. (Prokom01).