Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri meresmikan Paviliun Nuri, Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre), serta jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Kamis (15/1/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar H. Sunggono, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti dan Forkopimda Kabupaten Kukar.
RSUD AM Parikesit sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat Kukar kini telah memiliki layanan eksekutif melalui Paviliun Nuri. Paviliun ini berlokasi strategis di bagian depan kawasan rumah sakit dengan akses yang mudah, serta dilengkapi Poliklinik Eksekutif, ruang perawatan VIP dan VVIP yang didesain eksklusif. Kehadiran Paviliun Nuri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan kesehatan eksekutif di luar skema BPJS.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, layanan baru tersebut dipersembahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kukar. Menurutnya, layanan ini merupakan yang pertama di tingkat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.
“Layanan ini bukan hanya untuk masyarakat yang sedang sakit, tetapi juga bagi mereka yang ingin melakukan medical check-up dengan memanfaatkan fasilitas perawatan VIP dan VVIP,” ujar Aulia.

Selain Paviliun Nuri, perhatian utama juga diberikan pada Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre) yang terletak di Gedung Murai. Salah satu fasilitas unggulannya adalah alat radioterapi yang kini telah resmi dioperasikan sebagai bagian penting dalam penanganan pasien kanker.
“Baik pasien yang masih dapat dilakukan tindakan operasi maupun yang tidak operable dapat ditangani di sini. Yang operable masuk ruang operasi, sedangkan yang tidak dapat ditangani melalui kemoterapi maupun radioterapi,” jelas Aulia.

Sementara itu, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti menjelaskan bahwa hadirnya Gedung Kanker Terpadu merupakan bagian dari pengembangan rumah sakit menuju sistem pelayanan berbasis 24 Kelompok Pelayanan sesuai Major Diagnostic Categories (MDC).
“Rumah sakit saat ini tidak lagi diklasifikasikan hanya berdasarkan kelas A, B, C, dan D, tetapi juga berdasarkan kemampuan sumber daya manusia, sarana, prasarana, serta alat kesehatan dalam 24 area spesialisasi, seperti jantung, paru, uronefro, hepatobilier, saraf, mata, jiwa, trauma, dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap rumah sakit berada pada tingkat kompetensi tertentu, mulai dari Dasar, Madya, Utama hingga Paripurna. Semakin lengkap kemampuan SDM, sarana, prasarana, dan alat kesehatan, maka semakin tinggi pula tingkat kompetensi rumah sakit tersebut.
Pembangunan sarana dan prasarana RSUD AM Parikesit dalam rangka memenuhi standar terkini telah dilakukan selama empat tahun terakhir. Pendanaan pembangunan sebagian besar bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan didukung oleh APBD Pemerintah Kabupaten Kukar.

Perkembangan RSUD AM Parikesit juga ditandai dengan hadirnya berbagai layanan medis canggih, seperti bedah saraf, uronefro, kardiovaskular, kateterisasi jantung, serta layanan kanker terpadu yang mencakup pembedahan tumor, kemoterapi, dan radioterapi.
“Radioterapi merupakan layanan yang sangat canggih. Di Kalimantan Timur, layanan ini baru tersedia di tiga rumah sakit, yakni RS AWS Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan sekarang di RSUD AM Parikesit,” kata Yuli.
Dengan hadirnya layanan radioterapi ini, diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien kanker yang selama ini mencapai sekitar tiga bulan. Data menunjukkan, sepanjang tahun 2024 terdapat sekitar 540 pasien asal Kukar yang dirujuk untuk tindakan radioterapi, belum termasuk pasien dari Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan wilayah sekitarnya.

Selain meresmikan Paviliun Nuri dan Cancer Centre, Bupati Kukar juga meresmikan jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit melalui jalur Gedung Karang Melenu. Akses ini dinilai lebih dekat dari Kota Tenggarong dan minim hambatan karena tidak jauh dari jembatan, sekaligus melengkapi kawasan RSUD AM Parikesit sesuai dengan zoning layanan rumah sakit modern. (Prokom06)
Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Wujudkan Kukar Religius, Aman, Damai, dan Sejahtera
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, hadir di peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, yang digelar di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Kamis (15/1) malam.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jamaah dari unsur pemerintah, dan masyarakat.

Hadir pula di momen sakral itu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, camat, Direktur RSUD, serta pejabat eselon III, IV, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua FKUB, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua GP Ansor, pengurus DMI, pimpinan perbankan, para lurah, kepala desa, kepala sekolah, majelis guru, pengurus TP PKK, pengurus Dharma Wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para Ketua RT se Kecamatan Tenggarong.

Rangkaian kegiatan tersebut, dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh Qoriah terbaik III Internasional di Malaysia, Nur Rahmiyatin Adhya, dan Saritilawah (penerjemah al quran) M. Aris Arifin terbaik I Syarhil Qur’an Provinsi Kaltim.
Bupati Kukar, Aulia menyampaikan peringatan Isra Mikraj bukan sekedar kegiatan seremonial semata, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Melalui peringatan Isra Mikraj ini, kata Bupati marilah jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Guna mewujudkan Kabupaten Kukar yang religius, aman, damai, dan sejahtera, ” pintanya.
Ia juga menegaskan, nilai-nilai luhur dalam peristiwa Isra Mikraj harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian, khususnya bagi aparatur pemerintah, agar senantiasa bekerja secara jujur, amanah, dan bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kemudian, dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh, K.H Muhammad Zhofaruddin (yang akrab disapa guru Udin), pimpinan Majelis Ta’lim Nurul Amin Samarinda.
Dalam tausiahnya, ia mengulas makna Spiritual Isra Mikraj sebagai landasan penguatan iman, akhlak, dan disiplin ibadah umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan peringatan Isra Mikraj tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama dengan para tamu undangan yang hadir. (prokom05)
Bupati Kukar Resmikan Paviliun Nuri dan Cancer Centre RSUD AM Parikesit
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri meresmikan Paviliun Nuri, Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre), serta jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Kamis (15/1/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar H. Sunggono, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti dan Forkopimda Kabupaten Kukar.
RSUD AM Parikesit sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat Kukar kini telah memiliki layanan eksekutif melalui Paviliun Nuri. Paviliun ini berlokasi strategis di bagian depan kawasan rumah sakit dengan akses yang mudah, serta dilengkapi Poliklinik Eksekutif, ruang perawatan VIP dan VVIP yang didesain eksklusif. Kehadiran Paviliun Nuri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan kesehatan eksekutif di luar skema BPJS.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, layanan baru tersebut dipersembahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kukar. Menurutnya, layanan ini merupakan yang pertama di tingkat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.
“Layanan ini bukan hanya untuk masyarakat yang sedang sakit, tetapi juga bagi mereka yang ingin melakukan medical check-up dengan memanfaatkan fasilitas perawatan VIP dan VVIP,” ujar Aulia.

Selain Paviliun Nuri, perhatian utama juga diberikan pada Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre) yang terletak di Gedung Murai. Salah satu fasilitas unggulannya adalah alat radioterapi yang kini telah resmi dioperasikan sebagai bagian penting dalam penanganan pasien kanker.
“Baik pasien yang masih dapat dilakukan tindakan operasi maupun yang tidak operable dapat ditangani di sini. Yang operable masuk ruang operasi, sedangkan yang tidak dapat ditangani melalui kemoterapi maupun radioterapi,” jelas Aulia.

Sementara itu, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti menjelaskan bahwa hadirnya Gedung Kanker Terpadu merupakan bagian dari pengembangan rumah sakit menuju sistem pelayanan berbasis 24 Kelompok Pelayanan sesuai Major Diagnostic Categories (MDC).
“Rumah sakit saat ini tidak lagi diklasifikasikan hanya berdasarkan kelas A, B, C, dan D, tetapi juga berdasarkan kemampuan sumber daya manusia, sarana, prasarana, serta alat kesehatan dalam 24 area spesialisasi, seperti jantung, paru, uronefro, hepatobilier, saraf, mata, jiwa, trauma, dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap rumah sakit berada pada tingkat kompetensi tertentu, mulai dari Dasar, Madya, Utama hingga Paripurna. Semakin lengkap kemampuan SDM, sarana, prasarana, dan alat kesehatan, maka semakin tinggi pula tingkat kompetensi rumah sakit tersebut.
Pembangunan sarana dan prasarana RSUD AM Parikesit dalam rangka memenuhi standar terkini telah dilakukan selama empat tahun terakhir. Pendanaan pembangunan sebagian besar bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan didukung oleh APBD Pemerintah Kabupaten Kukar.

Perkembangan RSUD AM Parikesit juga ditandai dengan hadirnya berbagai layanan medis canggih, seperti bedah saraf, uronefro, kardiovaskular, kateterisasi jantung, serta layanan kanker terpadu yang mencakup pembedahan tumor, kemoterapi, dan radioterapi.
“Radioterapi merupakan layanan yang sangat canggih. Di Kalimantan Timur, layanan ini baru tersedia di tiga rumah sakit, yakni RS AWS Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan sekarang di RSUD AM Parikesit,” kata Yuli.
Dengan hadirnya layanan radioterapi ini, diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien kanker yang selama ini mencapai sekitar tiga bulan. Data menunjukkan, sepanjang tahun 2024 terdapat sekitar 540 pasien asal Kukar yang dirujuk untuk tindakan radioterapi, belum termasuk pasien dari Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan wilayah sekitarnya.

Selain meresmikan Paviliun Nuri dan Cancer Centre, Bupati Kukar juga meresmikan jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit melalui jalur Gedung Karang Melenu. Akses ini dinilai lebih dekat dari Kota Tenggarong dan minim hambatan karena tidak jauh dari jembatan, sekaligus melengkapi kawasan RSUD AM Parikesit sesuai dengan zoning layanan rumah sakit modern. (Prokom06)
Desa Loa Duri Ilir Raih Juara 3 Ketahanan Pangan Desa Tingkat Nasional di Hari Desa Nasional 2026
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara 3 Ketahanan Pangan Desa pada peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (16/1/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan desa dalam mengembangkan ketahanan pangan berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahmad Taufik Hidayat, yang turut hadir pada peringatan hari Desa nasional tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih Desa Loa Duri Ilir merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Prestasi yang diraih Desa Loa Duri Ilir sebagai Juara 3 Ketahanan Pangan Desa merupakan bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Ahmad Taufik Hidayat menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen memberikan dukungan melalui kebijakan, pendampingan, serta penguatan program lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar ketahanan pangan desa dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Ke depan, model ketahanan pangan Desa Loa Duri Ilir akan kami dorong untuk menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kukar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fachri Arsyad, ditemui usai menerima penghargaan menyebutkan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat desa Loa Duri Ilir.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, BUMDes, hingga dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan desa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program ketahanan pangan di Desa Loa Duri Ilir dikembangkan melalui inovasi terintegrasi yang saling mendukung antar sektor.
“Kami membangun inovasi ketahanan pangan yang terintegrasi. Target utama kami adalah memastikan tidak ada uang yang keluar dari desa. Kami mengajak petani menanam jagung, kemudian jagung tersebut kami olah menjadi pakan. Pakan ini digunakan untuk mendukung usaha peternakan ayam petelur, dan hasil telurnya kami pasarkan ke swalayan,” jelasnya.
Menurut Fachri, pemanfaatan hasil pertanian dilakukan secara menyeluruh, termasuk sisa tanaman jagung seperti batang dan daun yang diolah kembali menjadi pakan ternak.

“Dengan sistem ini, seluruh proses saling terhubung dan terintegrasi, sehingga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang membawa pemasukan ke desa,” katanya.
Ia menambahkan, untuk menjaga keberlanjutan program tersebut, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten dan badan riset daerah.
“Ke depan, kami berharap adanya dukungan dan support dari pemerintah kabupaten serta badan riset daerah untuk menyusun roadmap atau peta jalan yang jelas, agar desa ini benar-benar bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Insyaallah, dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, cita-cita ini dapat terwujud,” pungkasnya.
Prestasi Desa Loa Duri Ilir ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Prokom01)
Bupati Pimpin Rakor Pendapatan Daerah, Tekankan Optimalisasi PAD dan Kemandirian Fiskal
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri memimpin Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, Kamis (15/1/2026).


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, para Asisten Setkab Kukar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini dinilai strategis dalam merumuskan langkah dan kebijakan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Acara dirangkai dengan penandatanganan Nota Komitmen Penguatan Peran OPD dalam rangka Optimalisasi PAD melalui percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Kemudian Bupati me-Launching aplikasi e-perforasi Kukar Idaman Terbaik.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa rakor ini menjadi sangat penting di tengah kebijakan Pemerintah Pusat yang melakukan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD), yang berdampak signifikan terhadap kemampuan fiskal daerah.
“Kondisi ini berpengaruh terhadap proses pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, hingga sektor pendidikan dan kesehatan, serta berpotensi berdampak pada tunjangan ASN. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mengoptimalkan sumber-sumber PAD dan melakukan efisiensi belanja,” tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa dalam lima tahun terakhir struktur pendapatan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara masih didominasi oleh pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat. Meskipun PAD mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir, kontribusinya dinilai belum signifikan terhadap total pendapatan daerah.
“Ini menunjukkan bahwa ketergantungan fiskal kita terhadap dana transfer masih tinggi. Maka diperlukan upaya serius dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan struktur PAD Kukar periode 2020–2024, di mana komponen Lain-lain PAD yang Sah menjadi penyumbang terbesar dan paling dominan. Sementara itu, rasio pajak daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kukar masih tergolong rendah.
Untuk itu, Bupati Aulia menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama seluruh OPD dalam mendorong optimalisasi penerimaan PAD. Menurutnya, PAD merupakan cerminan kemandirian finansial daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
“Semakin besar kontribusi PAD, semakin mandiri pula daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana transfer pusat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah strategi utama peningkatan PAD, di antaranya optimalisasi pajak dan retribusi daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, pendataan ulang wajib pajak, pembenahan sistem manajemen pemungutan, serta inovasi dan digitalisasi layanan.
Selain itu, pengelolaan kekayaan daerah dan penguatan peran BUMD, kerja sama dengan pihak swasta dan BUMN, peningkatan kualitas pelayanan dan sosialisasi perpajakan, penguatan regulasi daerah, serta diversifikasi sumber PAD juga menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Kukar ke depan.

Menutup sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri berharap rakor tersebut dapat menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga apa yang kita kerjakan menjadi nilai ibadah dan membawa manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Kutai Kartanegara, sejalan dengan visi Kutai Kartanegara Idaman Terbaik untuk mewujudkan Kukar yang maju, masyarakat sejahtera, dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. (prokom04)
Bupati Pimpin Apel Bersama Peringatan Hardesnas Di Kukar, “Desa Garda Terdepan Pembangunan”
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri pimpin apel bersama peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) tahun 2026, bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (15/1/2026).


Kegiatan yang dihadiri perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, Sekda Kukar Dr. Sunggono, Ketua PPK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri, serta peserta apel dari unsur Kecamatan, kelurahan, perangkat desa, itu dirangkai dengan penyerahan penghargaan yang diraih oleh kelurahan dan desa, serta panji-panji keberhasilan pembangunan yang diraih Kabupaten Kukar pada HUT Kaltim tahun 2026.
dr. Aulia Rahman Basri dalam arahannya mengatakan peringatan Hardesnas merupakan wujud nyata pengakuan pemerintah kepada desa sebagai garda terdepan pembangunan. Dimana menurutnya, peran strategis desa sebagai garda terdepan pembangunan bangsa, sesuai Keputusan Presiden nomor 23 tahun 2024.
Lebih lanjut, dr. Aulia mengatakan desa memiliki hak rekognisi untuk menjalankan pembangunan berdasarkan kearifan lokal, sehingga harus diberi kepercayaan penuh untuk menentukan arah pembangunannya sendiri yang membawa dampak positif yang luas.
Menurutnya, apa yang telah dilaksanakan selama ini selaras erat dalam mendukung visi Kukar Idaman Terbaik, dan misi-misi strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, khususnya misi kedua yaitu Terbaik dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ditambahkannya, berdasarkan data statistik, dari 193 desa yang ada di Kukar saat ini, tidak ada lagi desa dengan status desa sangat tertinggal atau desa tertinggal.
Berdasarkan hal tersebut, dirinya mengatakan bahwa itu menunjukkan pembangunan desa di Kukar telah mencapai tahap yang sangat menggembirakan. Namun, dengan hasil itu dirinya meminta agar tidak boleh berpuas diri. Diman dirinya mengajak untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan bekerja keras demi masa depan desa yang lebih baik.
”Semoga pencapaian ini menjadi pemantik semangat baru bagi kita semua untuk terus berpacu, berinovasi, dan mewujudkan mimpi bersama. Kutai Kartanegara yang maju, mandiri, dan berdaulat di bidangnya, dengan desa sebagai tulang punggungnya,” ujarnya.(Prokom07).
Sekda Kukar Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Muara Badak
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Muara Badak, Rabu (14/1/26).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Camat Muara Badak Arpan, Plt Kepala Dinas Sosial Kukar Yuliandris, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Lokasi yang ditinjau berada di belakang eks Kantor Camat Muara Badak dan direncanakan menjadi pusat layanan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kukar.

Dalam keterangannya, Sekda H Sunggono mengatakan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mempercepat proses administrasi sebagai syarat pembangunan Sekolah Rakyat.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan menjadi Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu se-Kukar. Kami juga telah mengomunikasikan hal ini dengan instansi terkait sesuai tugas masing-masing,” ujar Sunggono.

Ia menjelaskan, beberapa OPD telah dilibatkan untuk menyiapkan dokumen prasyarat pembangunan, mulai dari sertifikasi lahan, pengumpulan data pendukung, hingga koordinasi lintas sektor.
“Seperti pengurusan sertifikasi tanah, penghimpunan data, serta komunikasi teknis lainnya agar seluruh dokumen prasyarat pembangunan SR ini dapat segera terpenuhi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda berharap Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kukar bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dapat mempercepat pengumpulan dokumen yang dibutuhkan serta berkoordinasi intensif dengan pihak kecamatan.
“Kami harap Dispertaru dan BPKAD bisa secepatnya menyelesaikan seluruh dokumen dan memastikan status serta batas lahan yang berada di belakang eks Kantor Camat Muara Badak tersebut,” tegasnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar terhadap program pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan inklusif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini serta membuka peluang pendidikan yang lebih merata di wilayah Kukar.(Prokom06)
Sekda Kukar Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyusunan RKPD 2027
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menegaskan pentingnya proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Pemerintah Kabupaten Kukar Tahun 2027 yang digelar di Ruang Serbaguna Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan kecamatan se-Kukar.

Dalam sambutannya, Sunggono menyampaikan bahwa kick off meeting ini menjadi tahapan awal yang penting untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh perangkat daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyelesaikan kick off untuk penyusunan RKPD 2027. Tadi sudah saya sampaikan beberapa poin penting sesuai dengan arahan dan harapan Bupati, khususnya terkait kebijakan penyesuaian rencana pelaksanaan kegiatan tahun 2027 yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, koreksi terhadap APBD, serta sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang wajib kita dukung,” ujar Sunggono.

Ia juga mengapresiasi respons positif dari seluruh perangkat daerah yang hadir, serta komitmen OPD untuk mengikuti seluruh tahapan perencanaan yang telah dijadwalkan. Menurutnya, setelah kick off ini, proses perencanaan akan dilanjutkan dengan tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.
“InsyaAllah seluruh rangkaian Musrenbang sudah kita rencanakan dan ditargetkan dapat selesai pada bulan Februari mendatang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sunggono mengungkapkan adanya kesepakatan perubahan skenario pelibatan OPD dalam forum RKPD perangkat daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan fokus. Ke depan, forum RKPD akan dikelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dikoordinasikan oleh masing-masing asisten sesuai bidangnya.

“Forum RKPD perangkat daerah akan kita kelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dilaksanakan di bawah koordinasi para asisten, yakni Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, serta Asisten III bidang administrasi umum. Dengan pola ini, kita harapkan prosesnya lebih efektif dan OPD yang terlibat bisa langsung berkoordinasi sesuai dengan urusannya masing-masing,” terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam setiap forum perencanaan, termasuk forum-forum yang ada di masing-masing bidang urusan.
“Challenge kita adalah memastikan stakeholder terkait dapat terlibat aktif. Misalnya di Asisten I ada Forum Anak, Dewan Pendidikan, dan forum lainnya. Ini mohon menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat difasilitasi dengan baik, sehingga forum RKPD benar-benar berjalan sesuai dengan substansi dan kebutuhan pembangunan,” pungkas Sunggono.
Dengan penyusunan RKPD yang terencana, terkoordinasi, dan partisipatif, Pemkab Kukar berharap arah pembangunan daerah tahun 2027 dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada rapat yang dimoderatori Asissten III Dafip Haryanto tersebut juga diisi paparan dari Plt. Kepala Bappeda Sy.Vanessa Vilna, dan penyampaian dari kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bahari Joko Susilo, dan dilakukan dialog serta masukan dari OPD. (Prokom01).
Bupati dan Sultan Kukar, Hadiri Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Proyek Refinery RDMP
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperBalikpapan – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Marta dipura XXI Adji Muhammad Arifin, menghadiri undangan Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden RI, di Halaman Kantor PT. Kilang Pertamina International Refinery Unit V Balikpapan Jl. Yos Sudarso, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (12/1/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine, dan penandatanganan berita acara oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Prabowo, menyampaikan salam hormat kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Haji Adji Muhammad Arifin.
“Kenapa Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, duduknya di taroh dibelakang kenapa tidak dimuka saja, ” pinta Presiden, sebelum membacakan pidato sambutannya.
Dikatakannya pengembangan kilang Balikpapan menjadi langkah penting untuk mewujudkan Swasembada Energi sesuai program Asta Cita sehingga Indonesia tidak lagi mengandalkan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liqufied Petroleum Gas (LPG) untuk kebutuhan dalam negeri.

Kebanggaan atas capaian tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Saya merasa bahagia dan merasa sangat bangga atas yang kita hasilkan hari ini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, semua pihak, semua jajaran pegawai yang bekerja keras, sehingga kita berhasil, mencapai hal RDMP ini. Termasuk juga kepada pemerintah daerah, manajemen, masyarakat Balikpapan, serta Kaltim. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa kemandirian energi adalah keharusan bagi sebuah negara merdeka. Menurutnya, suatu negara tidak masuk akal ingin merdeka jika masih bergantung pada pangan dan energi dari luar negeri.
“Tidak masuk akal suatu negara ingin merdeka kalau tergantung pangan dan energi dari luar negara tersebut. Ini harus kita yakini. Kebutuhan pangan, energi harus bisa kita hasilkan sendiri,” tegas Presiden.
Prabowo juga mengingatkan besarnya potensi energi nasional, seperti batubara, minyak dan gas, serta panas bumi yang seharusnya dimanfaatkan untuk mencapai kemandirian tersebut.
“Dengan sumber-sumber energi yang kita miliki, sesungguhnya kita dapat menghasilkan energi kita sendiri, tidak perlu kita impor energi dari luar. Ini sasaran kita ke depan dalam 5 atau 6 tahun bahkan 7 tahun. Yang penting, kita harus menuju ke situ dan tentunya dengan kerja keras kita dapat mewujudkannya lebih cepat,” demikian jelasnya. (prokom05)
Asisten I Hadiri Konsultasi Publik Bersama Tim Bapemperda DPRD Kukar Bahas Tujuh Raperda
/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper


Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid diruang serbaguna DPRD Kukar, Senin (12/1/2026).
Adapun tujuh Raperda yang dibahas bersama tim Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DRPD Kukar itu diantaranya Raperda Tentang Ramah Hak Asasi Manusia. Raperda Tentang Pencegahan Konflik Sosial. Raperda Perubahan Perda Nomor 14 Tahun 2014 Tentang Cagar Budaya. Raperda Tentang Sistem Kesehatan Daerah. Raperda Perubahan Perda Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Penangkapan Ikan. Raperda Tentang Kemudahan Perlindungan, Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah. Raperda Tentang Pembangunan, Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP).
Sekretaris DPRD Kukar H.M.Ridha Darmawan, dalam laporannya mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari rangkaian proses pembentukan peraturan daerah sebagai wujud pelaksanaan amanat ketentuan perundang-undangan, yang mewajibkan pemerintah daerah dan DPRD membuka ruang partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan hukum daerah.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan adapun maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai wadah partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan, saran, dan tanggapan terhadap materi muatan rancangan peraturan daerah, sehingga regulasi yang disusun dapat lebih aspiratif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi masyarakat.
”Kami berharap diskusi, saran, dan rekomendasi yang diberikan dalam forum hari ini dapat memperkaya naskah akhir raperda, sehingga memiliki kualitas normatif yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kutai Kartanegara pada berbagai sektor,” ujar H.M.Ridha Darmawan.
Sementara itu, Akhmad Taufik Hidayat atas nama Pemkab Kukar mengapresiasi setiap tahapan yang telah dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan penyusunan rencana peraturan daerah tersebut.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar kita mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya, karena proses-proses yang sudah dilakukan dalam hal ini seluruh tahapan yang telah dilakukan,” ujar Akhmad Taufik Hidayat.
Dirinya berharap kedepan kolaborasi, koordinasi dan sinergitas yang telah terbentuk dengan baik tersebut bisa terus terjalin, karena menurutnya Pemkab Kukar pada prinsipnya sangat mendukung, sehingga kedepan raperda tersebut bisa secepatnya ditetapkan menjadi perda.
Sebagai informasi, kegiatan yang juga turut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kukar, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama tersebut dirangkai dengan pemaparan tujuh Raperda dan diskusi, serta penyampaian masukan, saran publik dan rekomendasi. (Prokom07).
Hadiri Pelantikan Pengurus RT di Sebulu, Bupati Tekankan Peran Krusial RT dalam Pembangunan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menghadiri kegiatan pelantikan Ketua RT dan Pengurus RT Periode 2026–2031 Desa Sebulu Ilir, Desa Sebulu Ulu, dan Desa Sebulu Modern yang dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Desa, di Balai Kecamatan Sebulu, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa Pengurus Rukun Tetangga (RT) memiliki peran yang sangat krusial sebagai ujung tombak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memberikan perhatian serius terhadap penguatan peran RT, termasuk melalui peningkatan insentif.
“Pengurus RT adalah ujung tombak pembangunan. Perannya sangat strategis dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, maka insentifnya akan kita tingkatkan. Ini bentuk penghargaan atas kerja keras para Ketua RT dan pengurus di lapangan,” tegas Aulia.

Bupati Aulia juga menekankan pentingnya pelaksanaan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para Ketua RT dan pengurus yang baru dilantik untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat, memahami kondisi warganya, serta aktif membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
Lebih lanjut, Aulia menjelaskan bahwa Program RT-Ku Terbaik dengan alokasi Rp150 juta per RT per tahun merupakan salah satu program unggulan dalam visi Kukar Idaman Terbaik. Program ini dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis lingkungan sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“Posisi RT sangat penting, karena Program RT-Ku Terbaik ini adalah salah satu program utama Kukar Idaman Terbaik. Harapan kami, seluruh tugas dan tanggung jawab RT dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Aulia.

Pelantikan Ketua RT dan Pengurus RT periode 2026–2031 tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh Bupati Kukar, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat Sebulu, para Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Dengan dilantiknya para pengurus RT ini, diharapkan roda pelayanan dan pembangunan di tingkat lingkungan dapat berjalan semakin optimal dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (prokom04)