Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menyerahkan enam unit kendaraan roda empat kepada Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Kembang Janggut, Sebagai bagian dari program usaha produktif pengganti kewajiban lahan plasma PT. Rea Kaltim. Penyerahan itu berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (11/2/2026) siang.
Penyerahan tersebut, ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Bupati Aulia, Kadisbun Kukar Muhammad Taufik, Plt. Diskop dan UKM Kukar Muhammad Reza, Camat Kembang Janggut Suhartono, Kades Kembang Janggut Ardiansyah, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kembang Janggut, Yadi, dan pihak perusahaan.

Kemudian, dilanjutkan pengguntingan pita serta pemasangan stiker terhadap kendaraan roda empat oleh Bupati Kukar bersama pihak perusahaan.
Bantuan kendaraan tersebut menjadi skema alternatif pemenuhan kewajiban perusahaan perkebunan sawit dalam proses perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU).

Aulia menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 18/2021, perusahaan yang memperpanjang HGU wajib mengalokasikan 20 persen lahan untuk kebun plasma masyarakat. Namun, keterbatasan lahan di Desa Kembang Janggut membuat skema tersebut tidak memungkinkan diterapkan.
“Penyerahan kendaraan ini sebagai bentuk pengganti penyediaan lahan 20 persen plasma. Ini merupakan salah satu syarat perpanjangan HGU,” jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan ketentuan Direktorat Jenderal Perkebunan, kewajiban plasma dapat diganti melalui usaha produktif lain dengan nilai ekonomi setara.

Karena itu, pemerintah bersama perusahaan dan koperasi desa menyepakati penggunaan kendaraan sebagai unit usaha. Kendaraan tersebut akan disewakan kepada PT Rea Kaltim, dan hasil sewanya menjadi pendapatan koperasi untuk masyarakat setempat.
“Hasil sewa kendaraan inilah yang dikonversikan menjadi penghasilan bagi koperasi sebagai wadah resmi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Kukar juga melibatkan akademisi untuk mengkaji kelayakan skema usaha tersebut agar nilai manfaatnya sebanding dengan kewajiban plasma.
Bupati berharap, perangkat desa ikut mengawasi pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga, khususnya masyarakat di sekitar area perkebunan.

“Karena ini menjadi solusi nyata supaya masyarakat lingkar sawit mendapatkan penghasilan yang layak,” demikian pungkasnya. (prokom05)
Pemkab Kukar Berkonsultasi Dengan Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kemendagri
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperJakarta – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus upaya melakukan penyelesaian tunggakan utang kepada pihak ketiga, berbagai skema secara langsung dikonsultasikan kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) pada Kamis (12/2).
“Langkah ini dilakukan agar kebijakan yg dirumuskan tidak bertentangan dengan peraturan yang ada,” ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.
Agenda pertemuan bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Daerah tersebut, difokuskan pada pembahasan pinjaman daerah ke perbankan sebagai skema utama pelunasan kewajiban serta langkah strategis penyelesaian defisit APBD 2026. (Prokom/Hendri)
Pemkab Kukar Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang Pemanfaatan Sertifikat Elektronik pada Sistem Elektronik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,Kamis (12/2/2026) di Depok.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis Pemkab Kukar dalam memperkuat keamanan sistem elektronik pemerintahan, khususnya dalam aspek autentikasi, integritas data, dan keabsahan dokumen elektronik.
Dalam perjanjian tersebut, Sekda Kukar Sunggono bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai pihak pertama, sementara pihak kedua diwakili oleh Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan transformasi digital di lingkungan Pemkab Kukar. Dengan pemanfaatan sertifikat elektronik, diharapkan seluruh sistem elektronik pemerintahan dapat berjalan lebih aman, andal, serta memiliki kepastian hukum dalam setiap proses layanan dan administrasi digital.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan infrastruktur teknologi informasi pendukung, penerbitan dan pemanfaatan sertifikat elektronik pada sistem elektronik Pemkab Kukar, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan sertifikat elektronik.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Kukar berharap dapat mewujudkan penerapan sistem elektronik pemerintahan yang aman, terpercaya, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan berbasis digital. (Prokom04)
Asisten I Terima Kunker DPRD Barito Timur Bahas Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat Bersama Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian terkait menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi DPRD Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dengan agenda pembahasan “Peraturan Daerah tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Kamis (12/2/2026).
Ketua rombongan Kunker itu Eskop yang merupakan Wakil Keua II DPRD Barito Timur mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menggali potensi yang ada di Kukar, agar bisa membangun Barito Timur yang lebih maju. Untuk itu mereka melakukan koordinasi, konsultasi, serta sharing informasi, di kunjungan ke dua mereka ke Kukar kali ini terkait regulasi dan implementasi kebijakan perlindungan tenaga kerja lokal yang telah maupun akan diterapkan di masing-masing daerah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari penyusunan dan penguatan materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal di Kabupaten Barito Timur. Mereka berharap melalui konsultasi ini dapat memperoleh referensi terkait aspek regulasi, mekanisme pengawasan, hingga implementasi kebijakan di lapangan.
Dalam sambutannya, Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Kabupaten Barito Timur ke Kabupaten Kutai Kartanegara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar terus berkomitmen dalam memperkuat regulasi yang berpihak pada tenaga kerja lokal, khususnya dalam menghadapi dinamika investasi dan pertumbuhan sektor industri di daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari sinergi antardaerah. Perlindungan tenaga kerja lokal menjadi isu strategis yang harus dikelola secara bijak, agar investasi tetap berjalan namun masyarakat lokal juga mendapatkan kesempatan kerja yang optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemkab Kukar mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi, serta kolaborasi dengan dunia usaha. Upaya tersebut dilakukan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar kerja.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek, mulai dari dasar hukum, peran perangkat daerah terkait, keterlibatan perusahaan, hingga strategi penegakan aturan agar perlindungan tenaga kerja lokal dapat berjalan efektif dan berkeadilan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi dan kerja sama antarpemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (prokom04)
Masuki Masa Pensiun, Para ASN Kukar Dibekali Sosialisasi Pensiun, Kewirausahaan, Dan Pengenalan Aplikasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Memasuki purna tugas, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapatkan sosialisasi kewirausahaan, pemberkasan pengurusan pensiun, dan pengenalan aplikasi mobile yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar bertempat di Aula Kantor Disdikbud Kukar, Kamis (11/2/2026).


Kegiatan yang dibuka oleh Plt Kepala BKPSDM Kukar Arianto tersebut menghadirkan narasumber dari Kantor PT Taspen Samarinda, serta dari Bank Mandiri Taspen. Dimana turut hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris BKPSDM Kukar Rokip.
Arianto dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut digelar guna mempersiapkan para ASN yang nantinya akan memasuki masa pensiun di tahun 2026 ini.
”Kegiatan ini diisi narasumber dari PT Taspen Samarinda, dan juga hadir dari PT Bank Mandiri Taspen Samarinda, yang nanti akan mengisi sosialisasi bagaimana mengurus taspen, kemudian nanti bagaimana kawan-kawan kita, rekan-rekan kita yang memasuki usia pensiun ini menyiapkan kegiatan setelah mereka pensiun untuk wirausaha,” ujar Arianto.
Arianto berharap para peserta bisa mengikuti kegiatan sampai akhir, dengan harapannya nanti setelah mengikuti kegiatan para peserta mendapatkan referensi guna memahami pemberkasan administrasi memasuki masa pensiun, dan pengembangan wirausaha yang akan digeluti setelah pensiun.
”Harapan kita para peserta yang merupakan calon pensiunan kita tahun 2026 ini mendapatkan referensi pengembangan wirausaha kemudian juga yang paling penting mereka sudah menyiapkan bagaimana mengurus administrasi dan lain-lain untuk bagaimana memasuki usia pensiun untuk mengurus taspen ini,” harapnya.
Arianto menambahkan, ada sekitar 600 ASN yang akan memasuki masa pensiun pada tahun ini, namun pada kegiatan ini menurutnya diikuti sekitar 135 orang, dimana kegiatan disampaikannya dibagi menjadi beberapa kali pelaksanaan disesuaikan dengan jumlah ASN yang akan segera memasuki BUP.
”Di data kami itu kurang lebih ada sekitar 600 orang, jadi hari ini kita undangan sekitar 135 orang, bertahap nanti kita sesuaikan yang duluan pensiun yang kita undangan duluan, disesuaikan priode pensiunnya,” pungkas Arianto. (Prokom07).
Ketua TP PKK Kukar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Muara Wis
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Andi Deezcha Pravidia Aulia Rahman didampingi jajaran pengurus TP PKK Kukar menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di RT 01 Desa Muara Wis Kecamatan Muara Wis, Rabu ( 11/2).
Kegiatan ini merupakan salah satu sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang tengah mengalami cobaan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung di lokasi kejadian, disertai dengan peninjauan kondisi rumah warga yang hangus terbakar. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan sandang, serta kebutuhan dasar lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban para korban. Selain itu, Andi Deezca Aulia Rahman juga membagikan makan ringan atau snack kepada anak anak korban kebakaran agar mereka tidak terlalu sedih atau trauma dengan musibah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman menyampaikan rasa prihatin dan dukungannya kepada keluarga terdampak.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa bapak dan ibu sekalian. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran TP PKK Kukar bukan hanya untuk menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar para korban tetap semangat bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” katanya.

Andi Deezca Aulia Rahman juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Sementara itu, Camat Muara Wis Fadhli Annur mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian Ketua TP PKK Kukar dan jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan para korban kebakaran dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala. TP PKK Kukar pun berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, terutama saat warga membutuhkan perhatian dan bantuan.
Fadhli Annur juga melaporkan bahwa musibah kebakaran tersebut terjadi pada hari ini Selasa 10 Pebruari 2026 pada pukul.15.00 wita, disaat mereka tengah melakukan acara Musrenbang bersama pihak Kecamatan Muara Muntai yang berlangsung di Kantor Camat Muara Wis . Api sangat cepat berkobar dan menghanguskan 5 ( lima ) buah rumah, sedangkan 2 ( dua ) buah rumah terpaksa di robohkan untuk mengurangi kobaran api lebih luas. Berkat kesigapan para petugas dan dibantu oleh warga setempat api berhasil dipadamkan sekitar Pukul 16.15 wita.
Akibat musibah kebakaran ini 4 KK atau 20 jiwa kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara merek ditampung oleh pihak keluarga terdekat. Saat ini pihaknya juga telah membangun posko kebakaran dan dapur umum untuk membantu korban kebakaran tersebut. Berikut nama korban musibah kebakaran Bapak Kasmir, S.Pd, : 1 KK (2 jiwa), Bapak Jamran KK 2. Jmh Jiwa : 6 jiwa, Bapak Suparno Jumlah KK 1 ( 3 jiwa ), Bapak Wahyudi 1 KK (3 jiw ),dan 1 rumah kosong.Sementara rumah terdampak : 2 rumah yaitu Hertati 1 orang dan Syahrudi/ Ledia Astuti 1 KK ( 3 jiwa ). Dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. ( Prokom 03 ).
Bupati Serahkan Kendaraan Kepada KMP Kembang Janggut
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menyerahkan enam unit kendaraan roda empat kepada Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Kembang Janggut, Sebagai bagian dari program usaha produktif pengganti kewajiban lahan plasma PT. Rea Kaltim. Penyerahan itu berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (11/2/2026) siang.
Penyerahan tersebut, ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Bupati Aulia, Kadisbun Kukar Muhammad Taufik, Plt. Diskop dan UKM Kukar Muhammad Reza, Camat Kembang Janggut Suhartono, Kades Kembang Janggut Ardiansyah, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kembang Janggut, Yadi, dan pihak perusahaan.

Kemudian, dilanjutkan pengguntingan pita serta pemasangan stiker terhadap kendaraan roda empat oleh Bupati Kukar bersama pihak perusahaan.
Bantuan kendaraan tersebut menjadi skema alternatif pemenuhan kewajiban perusahaan perkebunan sawit dalam proses perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU).

Aulia menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 18/2021, perusahaan yang memperpanjang HGU wajib mengalokasikan 20 persen lahan untuk kebun plasma masyarakat. Namun, keterbatasan lahan di Desa Kembang Janggut membuat skema tersebut tidak memungkinkan diterapkan.
“Penyerahan kendaraan ini sebagai bentuk pengganti penyediaan lahan 20 persen plasma. Ini merupakan salah satu syarat perpanjangan HGU,” jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan ketentuan Direktorat Jenderal Perkebunan, kewajiban plasma dapat diganti melalui usaha produktif lain dengan nilai ekonomi setara.

Karena itu, pemerintah bersama perusahaan dan koperasi desa menyepakati penggunaan kendaraan sebagai unit usaha. Kendaraan tersebut akan disewakan kepada PT Rea Kaltim, dan hasil sewanya menjadi pendapatan koperasi untuk masyarakat setempat.
“Hasil sewa kendaraan inilah yang dikonversikan menjadi penghasilan bagi koperasi sebagai wadah resmi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Kukar juga melibatkan akademisi untuk mengkaji kelayakan skema usaha tersebut agar nilai manfaatnya sebanding dengan kewajiban plasma.
Bupati berharap, perangkat desa ikut mengawasi pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga, khususnya masyarakat di sekitar area perkebunan.

“Karena ini menjadi solusi nyata supaya masyarakat lingkar sawit mendapatkan penghasilan yang layak,” demikian pungkasnya. (prokom05)
Hadiri Pertemuan Tokoh Masyarakat dan Perayaan Natal di Tabang, Bupati: Kedamaian Modal Utama Pembangunan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menghadiri pertemuan dengan tokoh masyarakat yang dirangkai dengan Peringatan Hari Raya Natal Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lamin Adat Besar Desa Muara Pedohon, Kecamatan Tabang, Selasa (10/2/2026).
Acara dihadiri oleh seluruh Kepala Desa dan Kepala Adat se-Kecamatan Tabang, serta unsur masyarakat lainnya yang turut memeriahkan peringatan Natal dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Bupati Kukar pada kesempatan itu didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah, serta tentunya Camat beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Tabang.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa kerja sama dan sinergi semua pihak merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kecamatan Tabang. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam memiliki dan mengelola data warga secara akurat.
“Data masyarakat sangat penting dan wajib dimiliki oleh perangkat desa. Termasuk data anak muda yang produktif, agar pemerintah dapat mengembangkan potensi mereka sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing,” ujar Aulia.
Aulia menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung suksesnya program pembangunan daerah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedalaman.

Bupati juga mengapresiasi kondisi keamanan dan ketertiban di Kecamatan Tabang yang terjaga dengan baik. Menurutnya, situasi kondusif tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, tokoh adat, dan tokoh agama.
“Kedamaian dan ketenteraman yang kita rasakan hari ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Ia mengucapkan Selamat Hari Raya Natal kepada seluruh umat Kristiani di Kecamatan Tabang. Ia berharap perayaan Natal menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan semangat toleransi, serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Momentum perayaan Natal bersama ini, lanjut Aulia, diharapkan menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan. Ia pun optimistis semangat persatuan yang terjalin akan membawa Kecamatan Tabang menjadi lebih maju kedepannya.
Kegiatan tersebut merupakan wujud harapan para tokoh masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan Bupati Kukar. (prokom04)
Akselerasi Target Adipura 2027, Wabup Kukar Dalami Teknologi Pengolahan Sampah di Kulon Progo
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperYogyakarta – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan langkah strategis dalam mematangkan tata kelola sampah terpadu guna mewujudkan target meraih penghargaan Adipura pada tahun 2027 mendatang. Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, memimpin langsung kunjungan kerja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuroto, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan studi banding ini difokuskan pada pendalaman sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi, khususnya pemanfaatan alat pencacah sampah yang dinilai efektif untuk diadaptasi di wilayah Kabupaten Kukar.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Slamet Hadi Raharjo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wiyono, Kepala Dinas Perhubungan Ahmad Junaidi, serta jajaran Anggota DPRD Kabupaten Kukar. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo, Duanu Heru Supriyanta, beserta tim ahli dari Universitas 45 Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi teknis, Wabup Rendi Solihin mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Kukar menghadapi tantangan besar terkait volume sampah yang mencapai 370 ton per hari dari 20 kecamatan. Dari jumlah tersebut, kapasitas kelola saat ini baru mampu menangani 250 ton, sehingga menyisakan defisit sekitar 127 ton sampah yang berpotensi mencemari lingkungan, termasuk ekosistem Sungai Mahakam.
”Pengelolaan sampah ini adalah variabel kunci. Tanpa pembenahan sistem yang fundamental, sulit bagi kita untuk meraih kembali supremasi Adipura yang terakhir kita dapatkan pada periode 2012-2014 lalu,” ujar Rendi Solihin.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Kukar berencana melakukan pengadaan mesin pencacah dan teknologi insinerator ramah lingkungan dengan sistem pembakaran empat tahap. Teknologi ini diproyeksikan mampu memproses 103 ton sampah per hari secara bersih dan minim polusi.
Selain teknologi, sisi penguatan anggaran juga menjadi sorotan. Meskipun pada tahun 2026 DLHK telah menganggarkan Rp50 miliar, Rendi menyebutkan idealnya diperlukan alokasi sekitar 3% dari APBD (estimasi Rp300-400 miliar) untuk memastikan infrastruktur pengelolaan sampah berjalan optimal di seluruh wilayah.
Pemerintah daerah menetapkan Kecamatan Tenggarong sebagai prioritas penanganan karena menyumbang 30% dari total sampah kabupaten. Di sisi lain, Muara Jawa akan terus didorong sebagai wilayah percontohan (pilot project) pengelolaan sampah terbaik di Kalimantan Timur.

”Kunjungan ke TPA Banyuroto ini memberikan kita gambaran konkret mengenai skema manajemen yang efisien. Harapannya, hasil dari studi ini dapat segera kita implementasikan demi lingkungan Kukar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya.(Prokom06).
Bupati Kukar Kukuhkan Pengurus FKDM 2025 – 2030 dan Pengangkatan Duta Pancasila 2025 – 2029
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri mengukuhkan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat(FKDM) Masa Bhakti 2025 – 2030 sekaligus pengangkatan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia DPPI Kukar Masa Bhakti 2025 – 2029 di Aula Kantor Bappeda Kukar di Tenggarong, Selasa ( 10/2).
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Bupati Kukar tentang pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.
FKDM Kukar diketuai Rojiín, ( Perwakilan Ormas ), Wakil ketua Misran ( Akademisi ), Sekretaris : Akhmad Riadi ( Perwakilan Ormas ), Bendahara Lodya Astagina ( Perwakilan Media ) Anggota : Dr Riduan ( akademisi ), Adinata Rusmen idris ( Perwakilan Ormas), Subhan Rianto Ahmad ( Perwakilan LSM ), Wahyudi ( Perwakilan Tokoh Pemuda ). Tampak hadir dalam acara tersebut Forkopimda Kukar, Anggota DPRD Kukar Akbar Haka, Kepala Dinsos Kukar Rinda Desianti, Kepala OPD terkait dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya Aulia Rahman Basri menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mendukung dan mendorong terbentuknya FKDM dalam rangka menjaring, menampung, mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data serta informassi dari masyarakat mengenai potensi ancaman tantangan , hambatan dan gangguan dan memebrikan laporan informasi dan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam hal mengambil kebijakan.

Dikatakannya, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2018 mengatur tentang kewaspadaan dini di daerah. Hal itu mencakup mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan informasi untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi berbagai jenis Ancaman Tantangan Hambatan dan Gangguan (ATHG) yang mungkin terjadi di suatu wilayah.
Fungsi Kewaspadaan Dini Daerah lanjut bupati, adalah untuk meningkatkan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum di daerah. Serta untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama antar perangkat daerah dalam meminimalkan dan mempertahankan potensi gangguan keamanan.
“Kita melakukan ini untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan segala potensinya, termasuk kekayaan sumber daya alam, wisata, dan potensi konflik sosial,” katanya.

Aulia berharap pengurus FKDM Kabupaten Kukar yang dikukuhkan hari ini dapat memperkuat dan mengkoordinasikan FKDM di tingkat kecamatan.
”FKDM membangun komunikasi dengan aparat keamanan di wilayah untuk bertukar informasi yang berpotensi terjadinya gangguan keamanan dan potensi konflik segera melaporkan kepada pemerintah daerah, dengan kata lain menjadi mata dan telinga pemerintah daerah dengan motto : ”temu cepat, lapor cepat dan akurat,” harap Aulia Rahman Basri. ( Prokom 03 ).
DWP UP Sekretariat Daerah Kukar Gelar Pelatihan MC
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi anggotanya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan kemampuan public speaking serta tata cara memandu acara secara baik, santun, dan profesional.
Pelatihan MC tersebut dilaksanakan diruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar di Tenggarong, yang dibuka secara resmi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kukar Hj Yulaikah Sunggono, Selasa ( 10/2).

Menurut Ketua panitia Rusyani Ismed mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh Ketua DWP Unit Pelaksana dari 12 bagian dilingkungan Sekretariat Daerah Kukar, yang merupakan kegiatan rutin bulanan, dan setiap bulannya selain diadakan acara arisan juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya. Dan untuk agenda Bulan kedua ( Februari ) Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan bertindak selaku tuan rumah dan pihaknya menggelar acara pelatihan MC dengan menghadirkan narasumber Marini Eka salah satu staf Bidang Keprotokolan dan pembawa acara. Acara selain diisi dengan pelatihan MC juga dirangkai dengan silaturahmi jajaran pengurus yang baru maupun pisah sambut anggota DWP Unit Pelaksana Sekretariat Daerah yang mengikuti tugas baru suaminya, yaitu Kabag Kesra,Kabag SDA dan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Setkab Kukar dan Kepala Bagian Kerjasama Setkab Kukar.
Ketua DWP Kukar yang juga ketua DWP Unit Pelaksana Sekretariat Kukar Hj Yulikah Sunggono mengatakan, bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota DWP, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan kedinasan dan organisasi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota, agar mampu membawakan acara dengan percaya diri, terstruktur, dan sesuai etika keprotokolan.


“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, anggota DWP Unit Pelaksana Sekretariat dapat mengaplikasikan ilmunya saat terlibat dalam berbagai kegiatan, baik di lingkungan sekretariat maupun di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Marini Eka yang bertindak selaku narasumber pelatihan menjelaskan materi seputar dasar-dasar menjadi MC, teknik vokal, intonasi, bahasa tubuh, penguasaan naskah acara, serta etika dalam memandu acara formal dan nonformal.
Pelatihan berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik langsung membawakan acara dan mendapatkan evaluasi serta masukan dari narasumber. ( Prokom 03 ).