Tenggarong – Kehadiran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum memiliki tujuan utama menyediakan pelayanan air bersih yang layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat sebagai pelayanan dasar, sekaligus menunjang pembangunan daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, efektif, dan efisien sesuai prinsip Good Corporate Governance.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Perumda Air Minum Tirta Mahakam Tahun 2026, yang digelar di Halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Mahakam, Senin (19/1/2026).
Peringatan HUT ke-34 Perumda Tirta Mahakam tahun ini mengusung tema “Tumbuh Besar Bersama Melayani Air Bersih Kabupaten Kutai Kartanegara”, sebagai refleksi komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan gambaran umum capaian kinerja Perumda Air Minum Tirta Mahakam. Hingga saat ini, Perumda telah melayani 145 desa dan kelurahan, yang terdiri dari 107 desa dan 38 kelurahan. Meski demikian, masih terdapat pekerjaan rumah untuk menjangkau sisa wilayah dari total 237 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Alhamdulillah, Perumda Tirta Mahakam terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini jumlah sambungan langganan telah mencapai 114.437 SL, yang berarti sekitar 343.311 jiwa penduduk telah menikmati layanan air bersih,” ujar Bupati Aulia.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan total penduduk Kutai Kartanegara yang berjumlah 813.926 jiwa, maka cakupan layanan Perumda Tirta Mahakam saat ini berada pada angka 42,18 persen.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan kinerja layanan air bersih. Menurutnya, Perumda Tirta Mahakam tidak dapat bekerja sendiri dan perlu menggandeng berbagai pemangku kepentingan.
“Kami mengapresiasi kontribusi Perumda Tirta Mahakam melalui pengelolaan SPAMDes dan Pamsimas yang dikelola secara mandiri oleh BUMDes maupun kelompok masyarakat. Kontribusi swadaya ini menyumbang cakupan layanan sekitar 8 persen, yang tentu sangat membantu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Aulia mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, yakni 2024–2025, Perumda Tirta Mahakam telah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Ini menunjukkan bahwa kinerja Perumda Tirta Mahakam terus mengalami perbaikan dan peningkatan yang signifikan. Tentunya ini menjadi angin segar bagi Pemkab Kukar di tengah menurunnya pendapatan dana transfer daerah,” imbuhnya.

Namun demikian, Bupati Aulia juga menyampaikan catatan kritis yang harus menjadi perhatian serius jajaran direksi dan manajemen, yakni masih tingginya tingkat Kehilangan Air atau Non-Revenue Water (NRW).
“Berdasarkan data yang saya terima, angka NRW saat ini masih berada di kisaran 40 persen, sementara standar toleransi yang wajar adalah 25 persen. Selisih ini sangat besar dan harus segera ditangani,” tegasnya.
Untuk itu, Bupati Aulia menginstruksikan agar dilakukan langkah-langkah taktis dan strategis guna menurunkan angka NRW, antara lain melalui perbaikan jaringan pipa yang rusak, pemanfaatan teknologi pendeteksi kebocoran, optimalisasi administrasi pencatatan meter dan penagihan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Penurunan NRW dari 40 persen menuju standar minimal 25 persen harus menjadi perhatian utama dan disusun dalam peta jalan atau roadmap yang jelas,” pintanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno, menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi fase percepatan bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan.

“Kami menargetkan perluasan pelayanan air bersih di 20 kecamatan dan 193 desa. Fokus utama kami tetap pada penurunan NRW dan peningkatan kontinuitas layanan,” ujar Suparno.
Ia juga menambahkan bahwa Perumda Tirta Mahakam menargetkan kontribusi terhadap PAD sekitar Rp 2,5 miliar dari kinerja tahun 2025, meskipun angka tersebut masih menunggu hasil audit dari Kantor Akuntan Publik.
“Dengan berbagai langkah perbaikan dan ekspansi ini, kami berharap Perumda Tirta Mahakam semakin dipercaya masyarakat dan dapat berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilaksanakan pemberian penghargaan pengabdian kepada pegawai Perumda Air Minum Tirta Mahakam yang ditandai dengan penyematan PIN oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diisi dengan penandatanganan perjanjian kinerja oleh Direktur Utama Perumda, Direktur Teknik, dan Direktur Umum, serta pengundian hadiah umroh yang secara rutin setiap tahun diselenggarakan oleh manajemen Perumda Air Minum Tirta Mahakam.(Prokom01).
Pemkab Kukar Apresiasi Beasiswa Pesisir dari PHM dan SKK Migas
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama SKK Migas atas kontribusi nyata melalui program Beasiswa Pesisir bagi mahasiswa dan mahasiswi dari wilayah pesisir Kukar.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, H Sunggono, mewakili Bupati Kukar, saat menghadiri kegiatan Inaugurasi Bantuan Pendidikan Mahakam Tahun 2025/2026 dan Apresiasi Sarjana Pesisir, yang berlangsung di Ballroom Crystal 1 Hotel Mercure Samarinda, Selasa (21/01/2026).

“Kami atas nama Pemkab Kukar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PHM dan SKK Migas atas bantuan beasiswa bagi mahasiswa dan mahasiswi pesisir. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kukar,” ujar Sunggono.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Namun, masih banyak lulusan SMA/sederajat yang belum mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi maupun kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan.
“Dari sekitar 8.500 lulusan SMA sederajat di Kukar pada tahun 2025, penerima Beasiswa Kukar Idaman baru sekitar 3.600 orang. Artinya masih banyak anak-anak kita yang belum berkesempatan melanjutkan pendidikan, khususnya di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Sunggono menambahkan, pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter, keterampilan, serta daya saing generasi muda. Selain membuka peluang kerja, pendidikan juga meningkatkan kualitas hidup, menekan angka kemiskinan, serta mendorong lahirnya inovasi yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Melalui pendidikan, kita menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global dan menciptakan masyarakat Kukar yang maju, stabil, dan harmonis,” tegasnya.
Sementara itu, Head of Communication Relations and CID PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Ahmad Krisna Hadiyanto, menjelaskan bahwa program beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang berada di sekitar wilayah operasi PHM.

“Pada tahun 2025, program ini telah memberikan manfaat langsung kepada 99 mahasiswa dan mahasiswi yang menempuh pendidikan di 15 perguruan tinggi di Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini merupakan hasil sinergi antara PHM, SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Pemkab Kukar, serta pemerintah kecamatan di wilayah pesisir seperti Anggana, Muara Jawa, Samboja, Muara Badak, dan Sangasanga.
Kolaborasi tersebut bertujuan mendorong pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat pesisir yang selama ini memiliki tantangan geografis dan ekonomi dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kami mengajak masyarakat pesisir untuk terus bermimpi, berprestasi, dan menjadi SDM yang kompeten agar dapat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Kukar,” pungkas Ahmad Krisna.

Program Beasiswa Pesisir ini sejalan dengan komitmen Pemkab Kukar melalui visi Kukar Idaman Terbaik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah berkelanjutan. Dengan keterlibatan dunia usaha seperti PHM dan dukungan SKK Migas, diharapkan semakin banyak generasi muda Kukar yang mampu menempuh pendidikan tinggi dan kembali membangun daerahnya. (Prokom06)
Persiapkan Siswa Siswi Kukar Masuk Sekolah Kedinasan, Pemkab Gelar Binlat Bintang Pengabdian
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dalam rangka mempersiapkan generasi muda Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masuk sekolah kedinasan, Pemkab Kukar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar kegiatan Bimbingan dan pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian bagi siswa-siswi yang dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Dafip Haryanto bertempat di aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan Binlat yang diikuti sebanyak 229 peserta dari 20 kecamatan yang ada di Kukar tersebut ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Dafip Haryanto, Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman, SAP, Kadispora Kukar Aji Ali Husni, serta perwakilan Korem 091/ASN, Dhomber Balikpapan, dan Polres Kukar.
Aji Ali Husni dalam laporannya mengatakan kegiatan Binlat yang digelar selama 10 hari kedepan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program kerjasama yang telah dilakukan Pemkab Kukar bersama sekolah kedinasan yang ada.

Selain itu menurutnya, Binlat tersebut juga merupakan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kukar dalam menciptakan sumber daya manusia Kukar yang tangguh, berdaya saing, dan mandiri.
”Alhamdulillah, Binlat ini sudah angkatan yang ke tujuh, artinya sudah tujuh tahun berturut-turut kegiatan ini kita laksanakan,” ujar Aji Ali Husni.
Menurutnya, animo masyarakat sangat tinggi terkait kegiatan Binlat tersebut, namun berkenaan dengan keterbatasan anggaran sehingga tidak seluruh peserta bisa terarkomodir. berkenan dengan hal itu, dirinya berharap para peserta yang terpilih bisa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
”Tujuan Binlat ini untuk memberikan bekal kepada para peserta, yaitu bekal kemampuan pribadi, kemampuan akademik, kemampuan fisik, kemampuan jasmani kalian supaya nanti saat mengikuti tes kalian sudah siap dengan persiapan yang dilakukan selama ini, ” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dalam sambutannya yang dibacakan Dafip Haryanto mengatakan sebagaimana diketahui, Binlat tersebut merupakan program inovasi dengan maksud untuk mempermudah putra-putri Kukar dalam mengikuti seleksi untuk menjadi anggota TNI dan Polri serta sekolah kedinasan.
Binlat tersebut dikatakannya merupakan upaya untuk mendidik dan melatih pemuda-pemudi Kukar dengan membekali pengetahuan dan kesamaptaan agar lebih siap secara fisik dan mental, dalam mengikuti seleksi yang sebenarnya sesuai dengan minat masing-masing.
Dirinya mengatakan program Binlat itu sendiri terlaksana atas dasar perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Pangkalan TNI-AL, Pangkalan TNI-AU, Kodim 0906/Kkr, dan Polres Kutai Kartanegara.
”Kami ingin memastikan bahwa putra-putri dari daerah kita memiliki daya saing yang tinggi, mental yang baja, dan fisik yang tangguh agar mampu berdiri tegak dan menang dalam seleksi tersebut, ” ujar dr. Aulia.
Lebih lanjut, dr. Aulia mengatakan pemerintah daerah menyadari bahwa sumber daya manusia adalah aset termahal yang dimiliki oleh kabupaten Kukar. Diman menurutnya, menjadi bagian dari TNI, Polri, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui sekolah kedinasan bukan sekadar tentang mencari pekerjaan, namun adalah tentang pengabdian, kehormatan, dan dedikasi kepada bangsa dan negara.
dr. Aulia berpesan kepada para peserta Binlat agar selama mengikuti kegiatan untuk Disiplin, Melawan rasa takut dan malas, serta Meminta doa restu orang tua, karena menurutnya kekuatan doa restu orang tua akan membukakan jalan yang mungkin terlihat tertutup bagi orang lain.
”Keberhasilan tidak pernah datang secara kebetulan, Keberhasilan adalah hasil dari persiapan matang yang bertemu dengan kesempatan, ” pungkas dr. Aulia.
Diakhir sambutannya, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Dispora Kukar yang telah menginisiasi kegiatan Binlat tersebut, serta kepada para pembina dan pelatih dari unsur TNI dan Polri. Diantaranya dari Polda Kaltim, Korem 091/ASN, Pangkalan TNI-AL Balikpapan, Pangkalan TNI-AU Dhomber Balikpapan, Polres Kutai Kartanegara dan Kodim 0906/Kutai Kartanegara.(Prokom07).
Pemkab Kukar Dukung Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 untuk Tekan Malnutrisi Anak
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah. Hal tersebut dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat pada Kegiatan Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kukar, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kukar, Sekretaris Daerah, Kepala perangkat daerah, pimpinan rumah sakit daerah, Camat se-Kabupaten Kukar, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten dan kecamatan, koordinator serta tenaga ahli pendamping desa/kelurahan (Pendekar), para guru, fasilitator, orang tua siswa, serta para peserta Program JAPFA for Kids.
Akhmad Taufik membacakan sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 sebagai wujud nyata kolaborasi strategis antara Pemkab Kukar dan dunia usaha, khususnya PT Suri Tani Pemuka (STP), dalam upaya menurunkan angka malnutrisi serta membangun budaya hidup sehat sejak dini.

“Program JAPFA for Kids menyasar delapan sekolah dasar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong dengan total sekitar 1.807 siswa. Melalui program ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan asupan gizi yang cukup, tetapi juga dibiasakan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten I.
Disebutkan pula bahwa program ini telah menunjukkan capaian yang signifikan. Angka malnutrisi berhasil ditekan dari sebelumnya 130 anak menjadi 59 anak per Desember 2025. Distribusi telur harian telah dilakukan sebanyak 24 kali dengan total lebih dari 50 ribu butir telur yang disalurkan kepada 121 anak penerima manfaat. Tingkat konsumsi mencapai 95,03 persen, yang mencerminkan tingginya partisipasi dan kedisiplinan peserta.
Selain pemenuhan gizi, Program JAPFA for Kids juga rutin melaksanakan Hari Sehat JAPFA setiap minggu di seluruh sekolah mitra. Kegiatan tersebut mencakup penerapan empat pilar gizi seimbang, antara lain senam gizi seimbang, bekal bergizi, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun, serta pengecekan kebersihan kuku siswa.
Program ini dinilai memberikan dampak positif yang luas, mulai dari peningkatan status gizi anak usia sekolah dasar, pembentukan karakter melalui kebiasaan hidup sehat, hingga terwujudnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, sekolah, dan keluarga.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Program JAPFA for Kids sejalan dengan visi “Kukar Idaman Terbaik”, khususnya Misi 5: Terbaik dalam Mewujudkan Derajat Kesehatan Masyarakat. Program ini juga mendukung Program Kukar Berpendidikan Terbaik serta sinergi dengan subsidi biaya penunjang sekolah dan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Di akhir sambutan, Pemkab Kukar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru penanggung jawab, fasilitator, orang tua, dan pihak sekolah atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan program tersebut.
“Dukunglah program kesehatan anak, awasi gizi mereka, dan tanamkan kebiasaan sehat sejak dini. Karena masa depan daerah ini berada di tangan generasi muda,” tutupnya. (prokom04)
HUT ke-34 Perumda Tirta Mahakam, Bupati Kukar Tekankan Penguatan Layanan Air Bersih dan Penurunan NRW
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Kehadiran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum memiliki tujuan utama menyediakan pelayanan air bersih yang layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat sebagai pelayanan dasar, sekaligus menunjang pembangunan daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, efektif, dan efisien sesuai prinsip Good Corporate Governance.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Perumda Air Minum Tirta Mahakam Tahun 2026, yang digelar di Halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Mahakam, Senin (19/1/2026).
Peringatan HUT ke-34 Perumda Tirta Mahakam tahun ini mengusung tema “Tumbuh Besar Bersama Melayani Air Bersih Kabupaten Kutai Kartanegara”, sebagai refleksi komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan gambaran umum capaian kinerja Perumda Air Minum Tirta Mahakam. Hingga saat ini, Perumda telah melayani 145 desa dan kelurahan, yang terdiri dari 107 desa dan 38 kelurahan. Meski demikian, masih terdapat pekerjaan rumah untuk menjangkau sisa wilayah dari total 237 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Alhamdulillah, Perumda Tirta Mahakam terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini jumlah sambungan langganan telah mencapai 114.437 SL, yang berarti sekitar 343.311 jiwa penduduk telah menikmati layanan air bersih,” ujar Bupati Aulia.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan total penduduk Kutai Kartanegara yang berjumlah 813.926 jiwa, maka cakupan layanan Perumda Tirta Mahakam saat ini berada pada angka 42,18 persen.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan kinerja layanan air bersih. Menurutnya, Perumda Tirta Mahakam tidak dapat bekerja sendiri dan perlu menggandeng berbagai pemangku kepentingan.
“Kami mengapresiasi kontribusi Perumda Tirta Mahakam melalui pengelolaan SPAMDes dan Pamsimas yang dikelola secara mandiri oleh BUMDes maupun kelompok masyarakat. Kontribusi swadaya ini menyumbang cakupan layanan sekitar 8 persen, yang tentu sangat membantu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Aulia mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, yakni 2024–2025, Perumda Tirta Mahakam telah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Ini menunjukkan bahwa kinerja Perumda Tirta Mahakam terus mengalami perbaikan dan peningkatan yang signifikan. Tentunya ini menjadi angin segar bagi Pemkab Kukar di tengah menurunnya pendapatan dana transfer daerah,” imbuhnya.

Namun demikian, Bupati Aulia juga menyampaikan catatan kritis yang harus menjadi perhatian serius jajaran direksi dan manajemen, yakni masih tingginya tingkat Kehilangan Air atau Non-Revenue Water (NRW).
“Berdasarkan data yang saya terima, angka NRW saat ini masih berada di kisaran 40 persen, sementara standar toleransi yang wajar adalah 25 persen. Selisih ini sangat besar dan harus segera ditangani,” tegasnya.
Untuk itu, Bupati Aulia menginstruksikan agar dilakukan langkah-langkah taktis dan strategis guna menurunkan angka NRW, antara lain melalui perbaikan jaringan pipa yang rusak, pemanfaatan teknologi pendeteksi kebocoran, optimalisasi administrasi pencatatan meter dan penagihan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Penurunan NRW dari 40 persen menuju standar minimal 25 persen harus menjadi perhatian utama dan disusun dalam peta jalan atau roadmap yang jelas,” pintanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno, menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi fase percepatan bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan.

“Kami menargetkan perluasan pelayanan air bersih di 20 kecamatan dan 193 desa. Fokus utama kami tetap pada penurunan NRW dan peningkatan kontinuitas layanan,” ujar Suparno.
Ia juga menambahkan bahwa Perumda Tirta Mahakam menargetkan kontribusi terhadap PAD sekitar Rp 2,5 miliar dari kinerja tahun 2025, meskipun angka tersebut masih menunggu hasil audit dari Kantor Akuntan Publik.
“Dengan berbagai langkah perbaikan dan ekspansi ini, kami berharap Perumda Tirta Mahakam semakin dipercaya masyarakat dan dapat berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilaksanakan pemberian penghargaan pengabdian kepada pegawai Perumda Air Minum Tirta Mahakam yang ditandai dengan penyematan PIN oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diisi dengan penandatanganan perjanjian kinerja oleh Direktur Utama Perumda, Direktur Teknik, dan Direktur Umum, serta pengundian hadiah umroh yang secara rutin setiap tahun diselenggarakan oleh manajemen Perumda Air Minum Tirta Mahakam.(Prokom01).
Ketua TP PKK Kukar, Ketua Bhayangkari dan Ketua Persit Kukar Serahkan Bantuan Korban Banjir Kembang Janggut
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kukar Ny Andi Deezcha Aulia Rahman di dampingi Ketua Bhayangkari Ny. Bella Khairul Basyar, serta Ketua Persit Canda Kirana Kukar Ny Aryani Benny ikut ambil bagian dalam penyerahan bantuan korban banjir di Desa genting Tanah, Desa Loa Sakoh serta Desa Hambau Kecamatan Kembang Janggut, Jumat ( 16/1).
Selain menyerahkan bantuan berupa sembako dan makanan pangan lainnya, Ny Andi Deezcha Aulia Rahman, Ny Bella Khairul Basyar dan Ny Aryani Benny secara spontanitas menyerahkan berbagai makanan ( snack) kepada anak anak yang hadir disepanjang jalan menyaksikan jalannya kegiatan peninjauan musibah banjir oleh Bupati Kukar, Forkopimda, Anggota DPRD Kukar sehingga menambah semarak suasana.
atu persatu anak anak mendapatkan bingkisan dari Ny Andi Deezcha Aulia Rahman, Ny Bella Khairul dan Ny Aryani Benny. Ibu – ibu ini merasa sangat gembira bisa berbagi langsung dengan anak anak yang sempat hadir di acara tersebut. Walaupun tidak seberapa nilainya, namun bisa membuat hati mereka gembira ujar Ny Andi Deezcha Aulia Rahman. ( Prokom 03 ).
S
Bupati Kukar Tinjau Banjir di Kecamatan Kembang Janggut
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri di dampingi Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar , Dandim 0906 Letkol Arm. Benny Budiman, S.A.P, Sekda Kukar Dr H Sunggono, beberapa anggota DPRD Kukar, Kepala Dinas instansi terkait melakukan monitoring penanganan banjir dan mitigasi resiko serta Pemberian Bantuan kepada Keluarga Terdampak Banjir di Kecamatan Kembang Janggut, Jumat ( 16/1).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak luapan air Sungai pasang, dan intensitas hujan yang cukup tinggi.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kukar dan Forkopimda menyambangi sejumlah titik pemukiman warga yang terendam banjir sekaligus menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, serta bantuan lain yang dibutuhkan warga selama masa banjir.
Tampak juga mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kukar Ny Andi Deezcha Aulia Rahman, Ketua Bhayangkari Ny. Bella Khairul Basyar, Ketua Persit Canda Kirana Kukar Ny Aryani Benny beserta anggota Persit dan Bhayangkari Kukar.

Adapun kunjungan pertama Bupati Kukar dan rombongan berada di Desa Genting Tanah tepatnya di RT 01, Bupati dan rombongan berjalan kaki menyusuri derasnya aliran air sambil berdialog dengan warga setempat dan melihat langsung kondisi rumah yang tergenang air.
Menurut Camat Kembang Janggut Suhartono, banjir di Kecamatan Kembang Janggut sudah berlangsung selama 4 ( empat ) hari yang melanda 11 (sebelas) desa dalam wilayah Kecamatan Kembang Janggut, tidak semua warga terdampak banjir dan Masyarakat masih bisa beraktivitas seperti biasa, di tiap desa warga yang terdampak ada yang 2- 3 rumah .
Banjir ini sudah biasa terjadi antara Bulan Januari hingga Maret setiap tahunnya, Merupakan banjir kiriman dari Kecamatan Tabang. Apabila di Kecamatan Tabang Banjir akibat air pasang dan curahan hujan yang cukup besar, maka ketika surut berimbas tidak hanya di Kecamatan Kembang Janggut tapi juga melanda beberapa kecamatan yang ada di hulu Mahakam. “Banjir di wilayah pedalaman Mahakam bukan hanya sebagai bencana, namun membawa berkah bagi Masyarakat, sebab ketika air surut mereka bisa menangkap aneka jenis ikan yang melimpah dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga,” jelas Suhartono.
Setelah melaksanakan Sholat Jumat, Bupati dan Forkopimda Kukar menyerahkan bantuan berupa sembako, maupun pangan kepada warga Masyarakat yang terdampak. Kunjungan kedua Bupati Kukar dan Forkopimda, para Kadis dan Anggota DPRD Kukar meninjau titik kedua dan ketiga yaitu di Desa Loh Sakoh dan Desa Hambau. Bantuan yang diberikan bukan hanya berasal dari Pemkab Kukar, Kapolres, Dandim 0906, juga dari Anggota DPRD Kukar, Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kukar maupun para dermawan.
“Pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan warga tidak sendiri menghadapi kondisi ini. Kami berharap bantuan yang diserahkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Aulia.

Aulia juga mengimbau masyarakat agar tetap tabah dan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari meskipun tengah menghadapi musibah banjir. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, serta saling gotong royong, tambahnya. Banjir yang terjadi di wilayah Kukar bukan semata-mata dipandang sebagai bencana, melainkan juga membawa berkah bagi masyarakat, khususnya dibidang perikanan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi banjir di Kecamatan Kembang Janggut serta wilayah lainnya yang berpotensi terdampak.
“Upaya penanganan darurat dan bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal,’ jelas Aulia Rahman Basri. ( Prokom 03).
Bupati Kukar Hadiri Natal Bersama, Penguatan Sektor Keagamaan Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama istri Andi Deezcha Pravidhia Aulia serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kukar menghadiri Perayaan Natal Bersama umat Kristiani Kabupaten Kukar, yang digelar di Gedung Bela Diri, kawasan Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Jumat (16/1/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh tokoh agama, organisasi keagamaan, jemaat gereja dari berbagai kecamatan, serta perangkat daerah. Perayaan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kukar.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa pondasi utama dalam pembangunan daerah adalah penguatan sektor keagamaan dan kerohanian. Menurutnya, pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan karakter dan moral masyarakat.
“Pondasi dasar dalam pembangunan daerah adalah penguatan sektor keagamaan dan kerohanian. Pemkab Kukar berkomitmen membangun sumber daya manusia yang religius, berakhlak, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujar Aulia.
Ia menjelaskan, Pemkab Kukar telah menjalankan sejumlah program strategis di bidang keagamaan, di antaranya pemberdayaan rumah ibadah seluruh umat beragama, pembinaan kerukunan umat, serta pemerataan pelayanan pendidikan agama di seluruh wilayah Kukar, termasuk daerah pesisir dan pedalaman.

“Program membangun SDM yang religius didukung melalui pemberdayaan rumah ibadah seluruh umat beragama di Kukar, guna memastikan peningkatan akhlak serta kerukunan antarumat,” tambahnya.
Selain itu, Aulia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tokoh agama melalui insentif dan dukungan pembinaan keagamaan.

“Pemkab akan konsisten memberikan insentif di bidang keagamaan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan apresiasi terhadap dedikasi para tokoh agama di Kukar,” ungkapnya.
Ia berharap, perayaan Natal bersama ini dapat menumbuhkan kebersamaan umat Kristiani serta memperkuat nilai spiritual dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Natal ini memperkuat nilai kasih, persaudaraan, dan perdamaian. Spirit Natal menjadi jembatan yang menyatukan langkah kita dalam membangun Kabupaten Kukar yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkas Aulia.

Perayaan Natal Bersama tersebut juga diisi dengan ibadah, pujian rohani, penampilan paduan suara, serta doa bersama untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kukar. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam menjaga toleransi, stabilitas sosial, dan harmoni kehidupan beragama sebagai modal penting pembangunan daerah. (Prokom06)
Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Wujudkan Kukar Religius, Aman, Damai, dan Sejahtera
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, hadir di peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, yang digelar di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Kamis (15/1) malam.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jamaah dari unsur pemerintah, dan masyarakat.

Hadir pula di momen sakral itu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, camat, Direktur RSUD, serta pejabat eselon III, IV, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua FKUB, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua GP Ansor, pengurus DMI, pimpinan perbankan, para lurah, kepala desa, kepala sekolah, majelis guru, pengurus TP PKK, pengurus Dharma Wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para Ketua RT se Kecamatan Tenggarong.

Rangkaian kegiatan tersebut, dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh Qoriah terbaik III Internasional di Malaysia, Nur Rahmiyatin Adhya, dan Saritilawah (penerjemah al quran) M. Aris Arifin terbaik I Syarhil Qur’an Provinsi Kaltim.
Bupati Kukar, Aulia menyampaikan peringatan Isra Mikraj bukan sekedar kegiatan seremonial semata, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Melalui peringatan Isra Mikraj ini, kata Bupati marilah jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Guna mewujudkan Kabupaten Kukar yang religius, aman, damai, dan sejahtera, ” pintanya.
Ia juga menegaskan, nilai-nilai luhur dalam peristiwa Isra Mikraj harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian, khususnya bagi aparatur pemerintah, agar senantiasa bekerja secara jujur, amanah, dan bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kemudian, dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh, K.H Muhammad Zhofaruddin (yang akrab disapa guru Udin), pimpinan Majelis Ta’lim Nurul Amin Samarinda.
Dalam tausiahnya, ia mengulas makna Spiritual Isra Mikraj sebagai landasan penguatan iman, akhlak, dan disiplin ibadah umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan peringatan Isra Mikraj tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama dengan para tamu undangan yang hadir. (prokom05)
Bupati Kukar Resmikan Paviliun Nuri dan Cancer Centre RSUD AM Parikesit
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri meresmikan Paviliun Nuri, Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre), serta jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Kamis (15/1/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar H. Sunggono, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti dan Forkopimda Kabupaten Kukar.
RSUD AM Parikesit sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat Kukar kini telah memiliki layanan eksekutif melalui Paviliun Nuri. Paviliun ini berlokasi strategis di bagian depan kawasan rumah sakit dengan akses yang mudah, serta dilengkapi Poliklinik Eksekutif, ruang perawatan VIP dan VVIP yang didesain eksklusif. Kehadiran Paviliun Nuri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan kesehatan eksekutif di luar skema BPJS.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, layanan baru tersebut dipersembahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kukar. Menurutnya, layanan ini merupakan yang pertama di tingkat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.
“Layanan ini bukan hanya untuk masyarakat yang sedang sakit, tetapi juga bagi mereka yang ingin melakukan medical check-up dengan memanfaatkan fasilitas perawatan VIP dan VVIP,” ujar Aulia.

Selain Paviliun Nuri, perhatian utama juga diberikan pada Layanan Kanker/Onkologi Terpadu (Cancer Centre) yang terletak di Gedung Murai. Salah satu fasilitas unggulannya adalah alat radioterapi yang kini telah resmi dioperasikan sebagai bagian penting dalam penanganan pasien kanker.
“Baik pasien yang masih dapat dilakukan tindakan operasi maupun yang tidak operable dapat ditangani di sini. Yang operable masuk ruang operasi, sedangkan yang tidak dapat ditangani melalui kemoterapi maupun radioterapi,” jelas Aulia.

Sementara itu, Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti menjelaskan bahwa hadirnya Gedung Kanker Terpadu merupakan bagian dari pengembangan rumah sakit menuju sistem pelayanan berbasis 24 Kelompok Pelayanan sesuai Major Diagnostic Categories (MDC).
“Rumah sakit saat ini tidak lagi diklasifikasikan hanya berdasarkan kelas A, B, C, dan D, tetapi juga berdasarkan kemampuan sumber daya manusia, sarana, prasarana, serta alat kesehatan dalam 24 area spesialisasi, seperti jantung, paru, uronefro, hepatobilier, saraf, mata, jiwa, trauma, dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap rumah sakit berada pada tingkat kompetensi tertentu, mulai dari Dasar, Madya, Utama hingga Paripurna. Semakin lengkap kemampuan SDM, sarana, prasarana, dan alat kesehatan, maka semakin tinggi pula tingkat kompetensi rumah sakit tersebut.
Pembangunan sarana dan prasarana RSUD AM Parikesit dalam rangka memenuhi standar terkini telah dilakukan selama empat tahun terakhir. Pendanaan pembangunan sebagian besar bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan didukung oleh APBD Pemerintah Kabupaten Kukar.

Perkembangan RSUD AM Parikesit juga ditandai dengan hadirnya berbagai layanan medis canggih, seperti bedah saraf, uronefro, kardiovaskular, kateterisasi jantung, serta layanan kanker terpadu yang mencakup pembedahan tumor, kemoterapi, dan radioterapi.
“Radioterapi merupakan layanan yang sangat canggih. Di Kalimantan Timur, layanan ini baru tersedia di tiga rumah sakit, yakni RS AWS Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan sekarang di RSUD AM Parikesit,” kata Yuli.
Dengan hadirnya layanan radioterapi ini, diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien kanker yang selama ini mencapai sekitar tiga bulan. Data menunjukkan, sepanjang tahun 2024 terdapat sekitar 540 pasien asal Kukar yang dirujuk untuk tindakan radioterapi, belum termasuk pasien dari Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan wilayah sekitarnya.

Selain meresmikan Paviliun Nuri dan Cancer Centre, Bupati Kukar juga meresmikan jalan baru sebagai akses masuk resmi menuju RSUD AM Parikesit melalui jalur Gedung Karang Melenu. Akses ini dinilai lebih dekat dari Kota Tenggarong dan minim hambatan karena tidak jauh dari jembatan, sekaligus melengkapi kawasan RSUD AM Parikesit sesuai dengan zoning layanan rumah sakit modern. (Prokom06)
Desa Loa Duri Ilir Raih Juara 3 Ketahanan Pangan Desa Tingkat Nasional di Hari Desa Nasional 2026
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara 3 Ketahanan Pangan Desa pada peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (16/1/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan desa dalam mengembangkan ketahanan pangan berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahmad Taufik Hidayat, yang turut hadir pada peringatan hari Desa nasional tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih Desa Loa Duri Ilir merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Prestasi yang diraih Desa Loa Duri Ilir sebagai Juara 3 Ketahanan Pangan Desa merupakan bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Ahmad Taufik Hidayat menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen memberikan dukungan melalui kebijakan, pendampingan, serta penguatan program lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar ketahanan pangan desa dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Ke depan, model ketahanan pangan Desa Loa Duri Ilir akan kami dorong untuk menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kukar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fachri Arsyad, ditemui usai menerima penghargaan menyebutkan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat desa Loa Duri Ilir.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, BUMDes, hingga dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan desa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program ketahanan pangan di Desa Loa Duri Ilir dikembangkan melalui inovasi terintegrasi yang saling mendukung antar sektor.
“Kami membangun inovasi ketahanan pangan yang terintegrasi. Target utama kami adalah memastikan tidak ada uang yang keluar dari desa. Kami mengajak petani menanam jagung, kemudian jagung tersebut kami olah menjadi pakan. Pakan ini digunakan untuk mendukung usaha peternakan ayam petelur, dan hasil telurnya kami pasarkan ke swalayan,” jelasnya.
Menurut Fachri, pemanfaatan hasil pertanian dilakukan secara menyeluruh, termasuk sisa tanaman jagung seperti batang dan daun yang diolah kembali menjadi pakan ternak.

“Dengan sistem ini, seluruh proses saling terhubung dan terintegrasi, sehingga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang membawa pemasukan ke desa,” katanya.
Ia menambahkan, untuk menjaga keberlanjutan program tersebut, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten dan badan riset daerah.
“Ke depan, kami berharap adanya dukungan dan support dari pemerintah kabupaten serta badan riset daerah untuk menyusun roadmap atau peta jalan yang jelas, agar desa ini benar-benar bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Insyaallah, dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, cita-cita ini dapat terwujud,” pungkasnya.
Prestasi Desa Loa Duri Ilir ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Prokom01)