TENGGARONG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan, Desa dan Kelurahan resmi dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Hj. Maslianawati Edi Damansyah, Kamis (25/5/2023) pagi di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang.
Selain pengukuhan bunda PAUD juga dilakukan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan yang disertai dengan Sosialsiasi Program Bunda PAUD Tahun 2023 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD).

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia telah menjadi indikator utama dalam mengukur serta menggambarkan kemajuan suatu bangsa, atas dasar itu, setiap negara telah menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai isu, program dan strategi pembangunan yang utama.
“Berbagai penelitian terkait anak usia dini menunjukkan bahwa penyiapan sumber daya manusia berkualitas harus diawali sejak usia dini, bahkan sejak masa konsepsi dalam kandungan. Pemenuhan kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak secara holistic integrative sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kematangan sosial di tahap berikutnya,” katanya.

Menurutnya, PAUD memiliki peran yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. PAUD merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka akan menjadi modal pembangunan yang memiliki daya saing tinggi, sehingga mampu membawa terwujudnya generasi penerus yang berakhlaq mulia, unggul, berkualitas, serta berbudaya.
“Keberadaan Bunda PAUD ini sangatlah penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumberdaya yang ada di wilayahnya. Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela, yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang, sehingga menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalam masyarakat. Bunda PAUD diharapkan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD,” ujarnya.

“Diharapkan dalam mendorong layanan PAUD yang berkualitas, peran bunda PAUD hendaknya dapat bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat, agar penyediaan layanan PAUD menjadi optimal. Bunda PAUD diharapkan dapat melibatkan kaum ibu secara aktif, mengingat perannya yang sangat penting dalam mendidik anak usia dini dan menjaga kesehatan anak-anak mereka,” katanya.
Untuk itu tambahnya, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menyediakan akses terhadap layanan PAUD bagi seluruh anak usia dini Upaya ini diwujudkan melalui dikeluarkan dan diberlakukannya Undang-Undang (UU) No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Presiden No.60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD-HI), Peraturan Presiden No. 87/2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Peraturan Presiden No. 59/2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), dan yang terbaru adalah Peraturan Pemerintah No. 2/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, yang mewajibkan PAUD Pra-Pendidikan Dasar bagi anak usia 5 dan 6 tahun sebagai salah satu layanan minimal pendidikan yang wajib disediakan oleh Pemerintah Daerah.
“Layanan stimulasi holistik dalam konsepsi implementasinya mencakup layanan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan yang menjadi kebijakan pengembangan anak usia dini dengan melibatkan pihak terkait baik instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan orang tua,” jelasnya.
Sementara itu Bunda PAUD Hj Maslianwati meminta kepada bunda PUAD kecamatan, desa, kelurahan untuk terus melakukan inovasi dalam peningkatan sumber daya manusia bagi generasi bangsa sejak dini, termasuk para pendidik PAUD.
“Pemkab Kukar telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan, salah satunya guru PAUD dengan menyediakan beasiswa Sarjana Guru PAUD. Tentu program ini harus disosialisasikan ke semua lembaga PAUD agar guru-guru yang belum sarjana dapat memanfaatkan kesempatan meraih gelar sarjana PAUD,”. Demikian pinta Maslianawati. (Prokom10)
Teratai Muara Enggelam Terbaik 1 Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGAGRONG – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Teratai, Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis keluar sebagai yang terbaik 1 (satu) dengan hasil point 18370, berhak atas piala bergilir dan diberikan uang pembinaan sebesar Rp8.000.000,- pada Lomba Pelaksana Posyandu terbaik Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2023 dengan Tema “Posyandu Idaman Sahabat Keluarga”.
Pemenang tersebut diumumkan bersamaan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan serta Pelantikan TP-PKK Kecamatan, Kamis (25/5/2023) di Gedung PKM, Tenggarong Seberang.
Adapun terbaik II diraih oleh Posyandu Bunga Lada, Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak dengan raihan point 18265 (Uang Pembinaan Rp7.500.000,-), disusul terbaik III yakni Posyandu Rajawali Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana dengan point 18212 (Uang Pembinaan Rp7.000.000).
Sementara itu juara harapan I diraih oleh posyandu Matahari, desa Sanipah, Kecamatan Samboja (Uang Pembinaan Rp6.500.000). Harapan II diraih Posyandu Laohan, Desa Muara Jawa Ulu Kecamatan Muara Jawa (Uang Pembinaan Rp6.000.000) dan harapan III diraih oleh Posyandu Delima, Desa Sangasanga Dalam Kecamatan Sangasanga dengan uang pembinaan sebesar Rp5.500.000,-.
“Selamat kepada para pemenang lomba posyandu tingkat Kabupaten, terus lakukan yang terbaik dalam pelayanan di Posyandu masing-masing. Bagi yang belum mendapatkan juara masih ada kesempatan dan terus berinovasi dan lakukan evaluasi sehingga pada lonba berikutnya mendapatkan yang terbaik,” apresiasi Bunda PAUD yang juga Ketua TP-PKK Kukar Hj. Maslianawati Edi Damansyah.
Selain penyerahan piala bagi pemenang juga diberikan piagam penghargaan bagi 13 peserta lomba yakni posyandu Seruni 2 Kelurahan Margomulyo, Samboja Barat. Desa Batuan Loa Janan. Kartini, Margahayu Loa Kulu, Bunga Rampai 4 Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong.
Kemudian posyandu Mawar Sari Desa Buana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang, Sakura Putih Desa Segihan Kecamatan Sebulu, Dahlia, Muara Siran kecamatan Muara Kaman, Pesut desa Sangkuliman, kecamatan Kota Bangun. Posyandu Mekar I Desa Khala, Kenohan. Posyandu Sehat Sejahtera desa Bukit Layang Kecamatan Kembang Janggut, Mawar Desa Tabang Lama, Tabang, Dahlia, Desa Sebuntal Kecamatan Marangkayu dan Posyandu Melati Mekar Desa Kayu Batu Kecamatan Muara Muntai.
(Prokom10)
Bunda PAUD Kecamatan Resmi Dikukuhkan, Bupati Serukan Peningkatan SDM Berkualitas Sejak Dini!
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan, Desa dan Kelurahan resmi dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Hj. Maslianawati Edi Damansyah, Kamis (25/5/2023) pagi di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang.
Selain pengukuhan bunda PAUD juga dilakukan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan yang disertai dengan Sosialsiasi Program Bunda PAUD Tahun 2023 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD).
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia telah menjadi indikator utama dalam mengukur serta menggambarkan kemajuan suatu bangsa, atas dasar itu, setiap negara telah menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai isu, program dan strategi pembangunan yang utama.
“Berbagai penelitian terkait anak usia dini menunjukkan bahwa penyiapan sumber daya manusia berkualitas harus diawali sejak usia dini, bahkan sejak masa konsepsi dalam kandungan. Pemenuhan kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak secara holistic integrative sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kematangan sosial di tahap berikutnya,” katanya.
Menurutnya, PAUD memiliki peran yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. PAUD merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka akan menjadi modal pembangunan yang memiliki daya saing tinggi, sehingga mampu membawa terwujudnya generasi penerus yang berakhlaq mulia, unggul, berkualitas, serta berbudaya.
“Keberadaan Bunda PAUD ini sangatlah penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumberdaya yang ada di wilayahnya. Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela, yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang, sehingga menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalam masyarakat. Bunda PAUD diharapkan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD,” ujarnya.
“Diharapkan dalam mendorong layanan PAUD yang berkualitas, peran bunda PAUD hendaknya dapat bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat, agar penyediaan layanan PAUD menjadi optimal. Bunda PAUD diharapkan dapat melibatkan kaum ibu secara aktif, mengingat perannya yang sangat penting dalam mendidik anak usia dini dan menjaga kesehatan anak-anak mereka,” katanya.
Untuk itu tambahnya, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menyediakan akses terhadap layanan PAUD bagi seluruh anak usia dini Upaya ini diwujudkan melalui dikeluarkan dan diberlakukannya Undang-Undang (UU) No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Presiden No.60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD-HI), Peraturan Presiden No. 87/2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Peraturan Presiden No. 59/2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), dan yang terbaru adalah Peraturan Pemerintah No. 2/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, yang mewajibkan PAUD Pra-Pendidikan Dasar bagi anak usia 5 dan 6 tahun sebagai salah satu layanan minimal pendidikan yang wajib disediakan oleh Pemerintah Daerah.
“Layanan stimulasi holistik dalam konsepsi implementasinya mencakup layanan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan yang menjadi kebijakan pengembangan anak usia dini dengan melibatkan pihak terkait baik instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan orang tua,” jelasnya.
Sementara itu Bunda PAUD Hj Maslianwati meminta kepada bunda PUAD kecamatan, desa, kelurahan untuk terus melakukan inovasi dalam peningkatan sumber daya manusia bagi generasi bangsa sejak dini, termasuk para pendidik PAUD.
“Pemkab Kukar telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan, salah satunya guru PAUD dengan menyediakan beasiswa Sarjana Guru PAUD. Tentu program ini harus disosialisasikan ke semua lembaga PAUD agar guru-guru yang belum sarjana dapat memanfaatkan kesempatan meraih gelar sarjana PAUD,”. Demikian pinta Maslianawati. (Prokom10)
Sekda Buka FGD Permendagri No 96/2017 Tentang Kerjasama Desa
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono membuka secara resmi Fokus Group Discussion (FGD) Implementasi Permendagri no 96 tahun 2017 tenteng Kerjasama Desa di Bidang Pemerintahan Desa pada Rabu (24/05/23) Di Gedung PKM Tenggarong Seberang.
FGD Ini dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Kerjasama Lembaga Pemerintahan Desa dan BPD Murtono dan Analis Kebijakan Ahli Madya Mulyo Setiono dari Kemendagri.

Selain itu kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan dari KPP Pratama Tenggarong kepada Desa atas kinerja dan berkontribusi pada tahun anggaran 2021-2022 dengan pembayaran pajak terbesar kepada Desa Jonggon Kec. Loa kulu, Desa Saliki Kec. Muara Badak, Desa Bukit Pariaman Kec. Tenggarong Sebrang, Desa Suka Maju Kec. Tenggarong Sebrang dan Desa Santan Ulu Kec. Marang Kayu.
Dalam sambutannya Sekda Kukar Sunggono mengucapkan terimakasih atas terlaksananya FGD pada hari ini.
Sunggono berharap setelah FGD ini dilaksanakan, para kepala Desa bisa mengali dan memanfaatkan potensi desa agar bisa dikembangkan dan dapat dikerjasamakan dengan desa lain.

Sunggono juga menjelaskan bahwa Kerjasama antar Desa dalam Permendagri Nomor 96 Tahun 2017 tentang Tata Cara Kerja Sama Desa di Bidang Pemerintahan Desa berada dalam ruang lingkup dan dibedakan menjadi kerja sama antar desa dan kerja sama antara Desa dengan pihak ketiga.
“Kerja sama antar Desa yang dimaksudkan merupakan kerja sama antar Desa dengan desa lain dalam satu lingkup Kecamatan dan kerja sama antar Desa dalam lingkup Kecamatan yang berbeda namun dalam satu Supra Desa atau Daerah Kabupaten / Kota,” imbuhnya.
Menurutnya, Apabila kerja sama antar desa dengan desa yang lain dalam satu lingkup Provinsi namun berbeda Daerah Kabupaten/Kota maka kerja sama antar desa harus mengikuti aturan kerja sama antar Daerah sedangkan Kerja Sama antar Desa diatur dengan Peraturan Bersama Kepala Desa melalui prosedur sesuai dengan kesepakatan dan Musyawarah antar Desa dan Kerja sama antar Desa dan kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan dengan pertimbangan atas kebutuhan desa dan kemampuan APB – Anggaran Perencanaan dan Belanja – Desa.
Menurut Sunggono, Ada beberapa hal yang bisa di lakukan kerjasama antar desa seperti pengembangan usaha bersama untuk mencapai nilai ekonomi yang berdaya saing, kegiatan kemasyarakatan, pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat antar desa hingga bidang keamanan dan ketertiban.
“Kerjasama antar desa disini dimaksudkan untuk mempercepat dan meningkatkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan pembangunan Desa, Pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa,” kata Sunggono.
Perlu diketahui bahwa selain kerjasama antar desa dalam Permendagri Nomor 96 Tahun 2017 tentang Tata Cara Kerja Sama Desa di Bidang Pemerintahan Desa juga melibatkan BUM Desa atau yang berada dalam satu kawasan perdesaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa melalui Musyawarah Desa.
Kerja sama antar desa juga bisa dilakukan dengan pihak ketiga yaitu pihak swasta, organisasi kemasyarakatan dan lembaga lainnya harus mengikuti aturan perundang-undangan yang ada, hal ini muncul atas prakarsa Desa dan kerja sama yang muncul karena gagasan atau prakarsa Pihak Ketiga.
“Pelaksanaan kerja sama desa dengan pihak ketiga harus diatur melalui Perjanjian Bersama melalui Kesepakatan Musyawarah Desa,”ungkapnya.

Untuk isi Peraturan Bersama dan Perjanjian Bersama yang sedikitnya berisi tentang ruang lingkup kerja sama bidang kerja sama, tata cara dan ketentuan pelaksanaan kerja sama,
jangka waktu, hak dan kewajiban, pendanaan, tata cara tentang perubahan, penundaan dan pembatalan serta penyelesaian perselisihan. Sedangkan kerja sama antar desa maupun kerja sama desa dengan pihak ketiga harus difasilitasi oleh Camat atas nama Bupati/walikota.
Diakhir Sunggono berharap Kerjasama antar desa bisa mempercepat dan meningkatkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan pembangunan Desa, Pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. (Prokom08)
Pergantian Kades Sebulu Ilir, Bupati Harap Pj Kades Baru Segera Bertugas
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Tentang Pemberhentian Kepala Desa Muhammad Hasani dan Pengangkatan Pj Hasanul Basri Kepala Desa Sebulu Ilir Kecamatan Sebulu, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sebulu Ilir, Selasa (23/5/2023).
Dikatakan Bupati hasil pemilihan kepala Desa kemarin kalau dihitung dari kurun masa jabatan Muhammad Hasani masih punya tanggung jawab jabatan atas amanah dari masyarakat yang diberikan pada saat Pilkades tahun 2019 -2025. Kalau dihitung masa jabatan sekitar 2 tahun 7 bulan masih punya tanggung jawab masa jabatan yang harus dijalankan yang harus menjadi tanggungjawab Muhammad Hasani kepada masyarakat desa Sebulu Ilir.

“Akan tetapi didalam perjalanannya atas permintaan sendiri, karena ada rencana – rencana lain, sesuai
dengan peraturan perundang – undangan kami tetapkan untuk pemberhentian,” ujarnya.
Kepada Pj Kepala Desa Hasanul Basri yang mengantikan Muhammad Hasani untuk segera melaksanakan tugas selaku Penjabat Kepala Desa Sebulu Iĺir melanjutkan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah tertuang di dalam APBDesa Sebulu Ilir tahun 2023, sekaligus menjalankan agenda perencanaan untuk keberlanjutan program/kegiatan desa pada tahun 2024.

“Pj Kepala Desa yang baru diharapkan agar membina hubungan yang baik dan harmonis dengan BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh -tokoh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Desa Sebulu Ilir, agar tercipta kondisi pemerintahan desa yang kondusif,” pungkasnya.(Prokom.-02)
531 Calhaj Kukar Dapat Arahan Bupati di Masjid Agung
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sebanyak 531 calon jamaah haji (calhaj) asal Kutai Kartanegara (Kukar) pada musim ibadah haji 1444 H/ 2023 M, sebelum diberangkatkan/dilepas menuju Asrama Haji Batakan, Embarkasi Sepinggan Balikpapan dan ke Tanah Suci Makkah, mendapatkan arahan dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, yang di awali salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Rabu (24/5) pagi.
Bupati dalam arahannya, menyampaikan agar jamaah haji dapat menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya, memelihara kesehatan, serta senantiasa diberikan Allah SWT kemudahan dan keselamatan, sejak awal diberangkatkan ke tanah suci, hingga tiba masanya nanti akan kembali ke tanah air.

Dalam melaksanakan ibadah haji, kata Bupati persiapan fisik maupun psikis harus dilakukan. Niat ikhlas “Lillahi Ta’ala” harus ditanamkan sejak awal melaksanakan ibadah Haji di Tanah Suci. Ini tidak lain agar memperoleh kualitas terbaik dalam melaksanakan Ibadah Haji dan pada muaranya ialah memperoleh derajat Haji yang Mabrur. Anugerah haji yang mabrur tidak mungkin dapat dicapai jika bukan atas kehendak Allah dan kesungguhan ibadah yang dilakukan.
“Saya berharap kepada para jamaah haji untuk mengenal dan berkoordinasi dengan para petugas TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) dan TKHD (Tim Kesehatan Haji Daerah) jika mengalami masalah atau kesulitan selama melaksanakan ibadah haji. Merekalah nantinya yang akan berkoordinasi langsung dengan TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia), TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), serta TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia) dari Indonesia. Sebab, ada sebanyak 531 Jemaah Haji Reguler asal Kukar yang menunaikan ibadah haji tahun ini,” harapnya.
Selanjutnya, kata Edi bagi jamaah haji yang dikategorikan lansia, maka perlu untuk mengikuti instruksi dan skenario layanan haji dari PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) sejak keberangkatan menuju asrama haji, penyerahan gelang identitas, dokumen perjalanan, hingga living cost (uang saku) kepada jamaah dapat terpantau. Selanjutnya, para calon Haji lansia ini perlu didampingi oleh TPHD untuk memperoleh hak-haknya secara adil dan merata, sama dengan calon jemaah haji lainnya.

“Selain itu, saya juga berpesan agar para jamaah haji selalu mengikuti arahan dari Ketua Rombongan Haji setibanya di Tanah Suci. Ada kalanya, jemaah haji tidak ingat kartu kamar dan nama hotel. Begitu pula saat akan beraktivitas di luar hotel, jangan pernah sendirian dan selalu menyampaikan kepada Ketua Rombongan Haji,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kukar H. Nasrun dalam laporannya menjelaskan bahwa Calhaj Kukar terbagi dalam 4 Kloter jamaah haji, yaitu kloter 3 (294 orang), kloter 7 (67 orang), kloter 18 (46 orang), dan kloter 20 (121 orang).
“Untuk kloter 3 akan berangkat dari Embarkasi Balikpapan pada 29 Mei dan tiba di Tanah Suci Makkah 30 Mei, kloter 7 dari Embarkasi Balikpapan pada 4 Juni dan tiba di Tanah Suci Makkah pada 4 Juni, kloter 18 dari Embarkasi Balikpapan pada 19 Juni dan tiba di Tanah Suci Makkah pada 19 Juni, dan kloter 20 dari Embarkasi Balikpapan pada 22 Juni dan tiba di Tanah Suci Makkah pada 22 Juni,” jelasnya.
Di Penghujung acara, dilakukan foto bersama Bupati Kukar dengan para calhaj Kukar yang diakhiri santap pagi bersama, di Aula masjid Agung tersebut.
Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan Forkopimda, Sekda H. Sunggono, Kepala Kemenag H. Nasrun, Ketua MUI KH. Abdul Hanan, Ketua Baznas M. Syafik, Dewan Penasehat DMI H. Chairil Anwar serta
pengurus Badan Pengelola Masjid Agung. (prokom05)
Bupati Buka Liga Desa Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Cup II Sebulu
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka pembukaan Liga Desa Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Cup II dalam rangka HUT Kecamatan Sebulu Ilir ke- 58 tahun 2023.

Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Edi Darmansyah di lapangan bola Sutardi BA Sebulu Ilir, selasa (23/5/2023)
Bupati Edi Damansyah mengapresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Sebulu bahwa kegiatan Liga Desa Turnamen sepak bola di kecamatan Sebulu ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Ia berharap kegiatan Liga Desa Sepak Bola ini menjadi bagian dan langkah -langkah dalam upaya untuk mencari bibit -bibit asli putra Kabupaten Kukar Kartanegara, putra kecamatan Sebulu.
“Alhamdulillah cabang olahraga sepak bola di Kutai Kartanegara saat ini pesat majunya, salah satu lagi ada putra terbaik Kutai Kartanegara, putra asli Kelurahan Mangkurawang yang sudah masuk di Timnas Nasional dan juga mencetak gol pada pelaksanaan Sea Games di Kamboja yaitu M Taufani Jauhari,”ujarnya
Edi berharap dan berpesan semoga pelaksanaan lomba ini,bisa berjalan dengan sukses khusus untuk kepala Desa upayakan terus bina anak – anak kita di wilayah desa masing – masing, Kutai Kartanegara punya potensi yang sangat besar.,
Hanya selama ini belum kita kelola dengan baik,belum kita bina dengan baik,Insya Allah ini akan kita lakukan bersama KONI Kab Kukar.
“Dan tolong dalam turnamen. seperti ini jangan memakai.pemain bayaran atau ngebon, harus pemain dari pemain kita sendiri,” imbuhnya.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Camat Sebulu, Edi Fahrudin, Kepala Dinas BPMD Arianto Ketua BPD, para Kepala Desa, Para Ketua Desa serta tokoh masyarakat (Prokom-02)
Senyum Bahagia 4 Atlet SEA Games Kukar Terima Bonus Pemkab
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Senyum bahagia terpancar diraut wajah para atlet – atlet Kabupaten Kutai Kartanegara yang ikut berlaga pada pentas olahraga Sea Games di Kamboja. Dan mereka berhasil mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia.. Berkat kerja keras dan semangat yang tinggi wajarlah Pemkab Kukar memberikan afresiasi atas prestasi yang diraih, yaitu untuk medali emas mendapat bonus sebesar Rp 100 juta kepada Muhammad Taufani Muslihuddin Cabor sepakbola, Anisa Safitria Cabor Gulat kelas 50 kg medali perunggu, Jerry Efendi dan Ardam di Cabor Hokcey dengan medali perunggu. Keempat atlit tersebut sudah menerima bonus oleh Pemkab Kukar yang telah diserahkan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada malam apresiasi dan syukuran atas prestasi atlet asal Kukar peraih medali Sea Games ke-23 Kamboja di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (22/5/2023).
Bupati Kukar Edi Damansyah sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para atlet Kukar yang telah berjuang dan berhasil meraih prestasi, dan ini semua tentunya satu kebanggan bagi masyarakat Kukar, Kaltim dan Indonesia tentunya. Mudah – mudahan prestasi ini tetap terus dijaga dan ditingkatkan lagi. Jangan lupa jaga kesehatan, tingkatkan terus sportivitas dalam berlatih, mempunyai semangat yang tinggi, ujar Edi Damansyah.
Berikut profile atlet atlet pejuang Indonesia yang ternyata putra terbaik Kutai Kartanegara yang meraih medali emas dan perunggu yaitu : Muhammad Taufany Muslihuddin, pemuda kelahiran Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara kelahiran Tanggal 4 Maret 2002 , agama Islam merupakan putra ke tiga dari Haji Zukran S,Sos dan Hj Maya Sari, Saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester 6 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur ( UMKT ) pada program studi pendidikan olahraga. Pemuda tampan yang tinggal dikawasan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong ini, pernah tercacat sebagai squad fi Klub BORNEO FC pada Tahun 2022 sampai dengan 2024,
Sementara Anisa Safitria wanita kelahiran Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, Tanggal 06 Maret 1999.Agama Islam putri ketiga dari Haji Husni Thamrin dan Asti Ananta. Saat ini tercatat sebagai mahasiswi Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 ( Untag ). Dara cantik yang tinggal di Jalan Wolter Mongonsidi Tenggarong ini, sarat dengan prestasi yang mengharumkan Kukar.
Prestasi yang diraih yaitu peraih medali perunggu cabang olahraga Cabor Gulat di kelas 50kg di Sea Games ke 32 Kamboja 2023 ini adalah [peraih emas pada : Pekan olahraga Provinsi VI di Kutai Timur Tahun 2018, Kejurnas senior U-23 Jawa Tengah Tahun 2018, Pra PON DKI Jakarta Tahun 2019, Porprov VII Berau Tahun 2022, kejuaraan senior Sumatera Utara Tahun 2022. Medali perak juga tak pelak diraih dara berkulit putih ini yaitu perak pada PON XX Papua Tahun 2021, perak pada Southeast Asia Championship Cambodia Tahun 2022 dan terakhir salah medali perunggu di Sea Games 32 Cambodia Tahun 2023.
Sedangkan Jerry Efendi pria kelahiran Kuala Belawit Kabupaten Nunukan, 19 Januari 1990, agam Islam putra dari Bapak Martinus dan Ibu Martina. Saat ini Jerry bekerja sebagai pegawai honorer di Kantor Satpol PP Kabupaten Kutai Kartanegara dan masih melanjutkan sebagai mahasiswa di Universitas Terbuka. Pria dengan postur semampai dan pembawaan ramah ini tinggal di Berambai Separi1 Kecamatan Tenggarong Seberang. Atlit syarat dengan prestasi yang mengharumkan Kukar. Prestasi yang diraih yaitu Prapom 2015 Jakarta ( Perunggu ), Pon Jawa barat 2016 ( emas ), Sea Games 2017 Kuala Lumpur, Kejurnas Piala Presiden 2017 ( emas ), Asian Games 2018 Jakarta – Palembang, Proprov Kaltim 2018b( perak ) kategori indor, Pra Pon 2019 Jakarta ( perak ), Pon Papua 2021 ( perak ), Men’s Asian Games Qualifeer Bangkok 2022 ( perunggu ), Porprov Kaltim 2022 ( emas ) kategri Indor dan Sea Games Camodia 2023 ( perunggu ).
Sedangkan atlit keempat yaitu Ardam pria kelahiran Pasir, beragama Islam yang pada tanggal 23 Mei 2023 berulang tahun ek 31. Putra dari Bapak Alm M Saleh dan Ibu Salma saat ini bekerja sebagai pegawai honorer di Kantor Satpol PP Kabupaten kukar dan tercacat sebagai mahasiswa di Universitas Terbuka BPBJJ Samarinda. Pria dengan postur tetap ini tinggal di Jalan Mangkurawang Tenggarong. Atlet yang sarat dengan prestasi ini telah berulang kali mengharumkan Kukar.
Prestasi teralhirnya adalah peraih medali perunggu Cabor Hockey di Sea Games ke 33 Kamboja Tahun 2023. Prestasi Kejurprov Se-Kaltim di Kabupaten Penajam Paser Utara 2015 ( perunggu ) kelas field,pra kualifikasi PON Jabar 2015 ( perunggu )m PON Jabar 2016 ( emas ) kelas field, Kejurnas Piala Presiden 2017 ( emas ), PORPROV 6 Kutim 2018 ( perak ) kelas indoor, Kejurprov Se-Se-Kaltim 2019 ( perak ), kelas field dan indoor, Pra Kualifikasi PON XX 2020 ( perak ) kelas field, PON XX Papua 2021 ( perak ) kelas field, Asian Games Qualifier Bangkok 2021 ( perunggu ), PORPROV 7 Kaltim Berau 2022 ( Emas) serta Sea Games Kamboja 2023( perunggu ). ( Prokom 03 ).
OJK Pusat Apresiasi ‘Kredit Kukar Idaman’ Bunga Nol Persen Bagi Masyarakat
/in Uncategorized /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menerima Audiensi Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat Edwin Nurhadi bersama rombongan, Rabu (24/5/2023) pagi di Ruang Eksekutif Kantor Bupati, Tengggarong.
Akrab-Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Edwin Nurhadi (Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan) OJK. Credit Foto: Irwan Wadi
Dalam audiensi tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Sekda Kukar Dr. Sunggono, Asisten III Setkab Kukar Wiyono, Kepala BPKAD Sukotjo, Kadis Koperasi dan UKM Tajudin dan hadir juga Kepala Bankaltimtara Amuniantoyo dan lainnya.
“Selamat datang di Kabupaten Kutai Kartanegara Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK beserta jajarannya,” sambut bupati Edi Damansyah.
Dalam kesempatan itu, bupati Edi Damansyah menjelaskan pemkab Kukar telah mengeluarkan kebijakan dalam mempermudah akses permodalan bagi masyarakat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui program ‘Kredit Kukar Idaman’ tanpa anggunan atau bunga nol persen.
“Pemkab Kukar telah menyalurkan dana kredit Rp18 Miliar di Bankaltimtara untuk masyarakat yang membutuhkannya melalui Kredit Kukar Idaman. Tentunya ini akan memberikan akses kemudahan bagi masyarakat dalam menambah permodalan usahanya,” ujarnya.
Menurut Edi Damansyah kemudahan akses permodalan bagi UMKM, salah satu langkah pemkab Kukar dalam melawan rentenir yang begitu masif di masyarakat dalam menjajakan permodalannya.
“Kredit Kukar Idaman ini sebagai bagian dalam melawan rentenir dengan memberikan kemudahan akses kredit permodalan bagi masyarakat dengan bunga nol persen melalalui Dinas Koperasi dan UKM yang disalurkan perbankan Bankaltimtara,” jelasnya.
Bahkan tambah Edi Damansyah berharap kehadiran OJK di Kukar dapat memberikan penguatan dari hasil evaluasi terhadap program Kredit Kukar Idaman yang sudah dijalankan selama ini, kendati masih mengalami kendala seperti belum secara masifnya disosialisasikan kepada masyarakat terutama peran perbankan Kaltimtara.
“Saya berharap dari hasil evaluasi, OJK dapat memberikan penguatan dan arahan terkait Kredit Kukar Idaman termasuk kredit yang menyasar pada kelompok tani. Ini sangat dibutuhkan masyarakat, bahkan pemkab Kukar siap menambah pagu anggarannya,” jelas Edi Damansyah.
Sementara itu Direktur Inklusi Keuangan OJK Pusat Edwin Nurhadi mengapresiasi atas program yang luar biasa pemkab Kukar melalui Kredit Kukar Idaman dengan bunga nol persen bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi atas kebijakan bapak bupati (Edi Damansyah-red) dalam memberikan kemudahan akses kredit permodalan bagi UMKM di Kukar. Tentunya ini menjadi rool model secara nasional dan harus terus didukung dalam pengembangannya,” kata Edwin mengungkapkan kegembiraannya bisa berkunjung ke Kukar.
Bahkan dikatakan Ediwin apa yang diprogramkan bupati harus terus di dorong termasuk dalam memastikan ekosistem keuangan pedesaan agar masyarakat tidak terjebak dalam pinjaman onlin (pinjol) ilegal dan rentenir lainnya.
“Perlu dilakukan sosialisasi ke masyarakat hingga level bawah dalam akses keuangan, bila diperlukan dapat dibentuk 1 (satu) desa 1 (satu) agen keuangan, sehingga memudahkan masyakat dalam mengakses informasi Kredit Kukar Idaman dan dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat,” demikian saran Edwin. (Prpkom10)
Resmikan TMAB Lung Anai, Bupati Minta Semua Pihak Jaga Kelestarian Sumber Air dan Alamnya
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Tentara Manunggal Air Bersih (TMAB), di Desa Lung Anai Kecamatan Loa Kulu beberapa hari yang lalu.
Peresmian tersebut ditandai penekanan tombol kain (tirai) penutup TMAB oleh Bupati Kukar, didampingi Dandim 0906/Kukar Letkol (Inf) Jeffry Satria, Kasdim 0906/Kukar Mayor (Inf) Mahfudz, Danramil 0906/Kukar Kapten Silalahi, Kapolsek Loa Kulu Iptu Rachmat Andika Prasetyo, Camat Loa Kulu Adriansyah, Kades Lung Anai Lukas Mai serta PTT PT. MHU Coal Aris Subagio.
Bupati Edi, menyampaikan kepada Dandim 0906/Kukar, PT. MHU Coal, Kepala Desa Lung Anai dan seluruh warga masyarakat Lung Anai, bahwa terbangunnya TMAB ini wujud dari kolaborasi kerja bersama anatar pemerintah, TNI, perusahaan, dan masyarakat sehingga bisa memberikan solusi yang selama ini dirasakan desa Lung Anai, terkait layanan air bersih.

“Layanan air bersih di desa Lung Anai tersebut berasal dari sumber air dari tempat kita juga, dan beberapa fasilitas sarana pra sarananya cukup lama sehingga melalui program TMAB bisa terbangun;” ujarnya.
Menurutnya, terlihat disini ada bak penampungan dan kurang lebih 3 KM pipanisasi terpasang ke kampung Lung Anai.
“Karena tadi juga kami pastikan bersama pak Dandim masuk ke salah satu rumah warga yang sudah tersambung, dan airnya juga sudah di gunakan oleh warga tinggal buka kran saja,” jelasnya.
Selanjutnya, kata Bupati ini kegiatan sangat luar biasa dan pemkab berterima kasih bahwa salah satu dari prioritas Pemkab. Yaitu melalui Program Air Bersih Desa juga bisa terbantu disinergikan dengan program TMAB ini.
“Karena mata airnya bersumber dari mata air alam, saya mengimbau kepada semua pihak bahwa kawasan ini agar tetap di jaga kelestariannya. Apabila ada kegiatan-kegiatan eksploitasi sumber daya alam, apalagi yang tidak terkendali dan tidak terkontrol nanti bisa merusak kawasan ini juga bisa menyebabkan terganggunya sumber air baku yang sedang dinikmati oleh warga Desa Lung Anai,” imbuh Edi. (prokom05)
Bakar Ikan 1 km dan Beseprah Menandai Berakhirnya Pesta Laut Pesisir Nusantara 2023
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Rangkaian kegiatan Bakar Ikan sepanjang 1 kilo meter dan Beseprah (makan duduk bersama), menandai berakhirnya sekaligus penutupan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2023, di Lapangan Parkir Pasar Kuala Samboja Kecamatan Samboja, Minggu (21/5) siang.
Penutupan tersebut, juga menghadirkan Kiki Bintang Pantura Indosiar 2017 asal Kecamatan Muara Badak dan artis lokal Dina dan Nada.
Penampilan mereka bertiga mampu menghibur para pengunjung yang memenuhi lapangan parkir Pasar Kuala Samboja untuk bersama-sama bergoyang dangdut.
Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) H. Rendi Solihin tampak hadir bersama Camat Samboja M. Damsik dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Samboja lainnya.

Setibanya di tempat acara tersebut orang nomor dua di Kukar itu, langsung berbaur dengan warga masyarakat dan ikut bakar ikan yang disiapkan panitia dan warga nelayan sebanyak 1 ton.
Wabup Rendi juga berkeliling ketempat pembakaran ikan dan tidak sedikit warga meminta untuk berfoto dengan Wabup Kukar ini.
Usai berkeliling dengan rombongan, Wabup langsung menuju ke panggung VVIP untuk Beseprah (duduk makan bersama).
Dalam kesempatan itu, Rendi mengungkapkan bahwa kegiatan ini terlaksana karena betulungan etam bisa (bergotong royong). Masyarakat datang bawa ikan begitupun para nelayan juga bawa ikan hasil tangkapan lautnya untuk sama-sama di bakar dalam acara ini.

Menurutnya, ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas pemberian rezekinya kepada umatnya dimuka bumi. Selain bakar ikan sepanjang 1 kilo meter kegiatan ini juga di tutup dengan beseprah, tanpa membedakan kalangan dari mana (golongan, adat, suku dan budaya).
“Jadi kegiatan ini menyusun konsep bergotong royong, kebersamaan, saling membantu, tidak ada diskriminasi serta tidak membedakan suka rasa dari manapun,” pungkas Rendi, saat dimintai keterangan usai menghadiri acara tersebut.
Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kukar Farida (dapil Samboja), Camat Samboja Barat Burhanuddin, Kabid Kekraf Dispar David Haka, para Lurah, Ketua RT, Tokoh agama/masyarakat. (Prokom05)