Tenggarong – Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto hadiri pembukaan Kegiatan Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Ahli Muda menuju Kompeten dan Berdaya Saing oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, Senin (8/5/23) di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar.
Totok pada kesempatan itu juga menandai pembukaan acara itu dengan menyerahkan materi pelatihan kepada perwakilan peserta.
Membacakan Sambutan Bupati Edi Damansyah, Aisten III mengatakan Pemkab Kukar sangat mendukung kegiatan tersebut, yang selaras dengan Visi dan Misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar, yakni “Meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah”, dan akan terus berupaya melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menjadi salah satu program Dedikasi Kukar IDAMAN (Inivatif Berdaya Saing dan mandiri) yaitu Kukar Siap Kerja.
Program itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan fasilitasi kemitraan tenaga kerja secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas SDM tenaga kerja dengan membangun dan memperkuat Pusat Pelatihan Tenaga Kerja atau Vokasi di setiap ZONA wilayah (Hulu, Tengah, Pesisir) hingga fasilitasi akses kelapangan kerja (Job Market) dan kesempatan berusaha (entrepreneurship).

Lebih lanjut disampaikannya, akselerasi pembangunan infrastruktur membutuhkan kualitas tenaga kerja konstruksi yang andal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim tahun 2021, tenaga kerja konstruksi sebanyak 99.993 orang masih didominasi pekerja tukang atau pembantu tukang.
Apabila ditarik rentang tahun 2020 hingga 2021, tenaga kerja konstruksi masih didominasi lulusan SD dan SMP, yakni sudah bersertifikat sebanyak 34.575 orang, terdiri dari tenaga ahli bersertifikat 9.917 orang (28,68%) dan tenaga terampil bersertifikat 24.658 orang (71.31%).
Dalam mengembangkan tenaga kerja konstruksi yang berdaya saing, permasalahan saat ini adalah terjadi gap/jarak sebesar 65,64%, antara jumlah pekerja konstruksi yang telah dan belum bersertifikasi, dengan komposisi dari tenaga ahli dan tenaga terampil, saat ini masih dominasi tenaga terampil.
“Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi tenaga konstruksi perlu mendapat perhatian, karena produktivitas SDM akan mempengaruhi kinerja pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Selanjutnya, Kukar sebagai Mitra IKN merupakan wilayah yang berdampingan langsung dengan Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara. Tentu akan merasakan berdampak positif dalam pembangunan dan pengembangan kawasan IKN Nusantara.
Tenaga kerja konstruksi tidak hanya dituntut tangkas dan andal dalam mengerjakan pekerjaan lapangan, tetapi juga wajib memahami aturan mulai dari Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), hingga penggunaan teknologi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), untuk menghasilkan infrastruktur yang bermutu.
“Saya berharap dalam kegiatan ini mampu menjadi katalis peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi yang berdaya saing, umum di Kaltim dan khususnya di Kukar,” demikian ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda saat membuka acara itu secara virtual mengatakan, kegiatan ini bertujuan diantaranya untuk meningkatkan kompetensi masyarakat jasa konstruksi, terutama Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Kaltim.
Kegiatan ini juga penting untuk menciptakan insfrastruktur yang berkualitas, memenuhi nilai estetika, dan mengikuti update teknologi.
“Untuk itu peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sertifikasi ini bisa sebagai tiket kita untuk bekerja konstruksi di Kaltim,” ujarnya.

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wisnu Wardhana, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kukar, Para Peserta terdiri dari Pengguna Jasa (Kadis, Kabid, Kepala UPT, Pengawas, Auditor, Ahli Pengadaan, Tenaga pendamping) dan Penyedia Jasa (Direktur, Site Engineer, hingga konsultan) dan undangan lainnya. (prokom04)
Bupati Hadiri Syukuran Petani Jagung Sido Makmur Desa Mulawarman
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperBupati Kutai Kartanegara (Kukar)Edi Damansyah melakukan silaturahmi dan menghadiri Syukuran petani Jagung Pipil Kelompok Tani Sido Makmur Desa Mulawarman pada Minggu (7/5/23) di Kediaman Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Dusun Karya Harapan, Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Pada kesempatan tersebut selain berdialog dengan masyarakat, Edi juga sempat memotong tumpeng yang merupakan ungkapan rasa bersyukur kelompok Tani Sido Makmur.
Dalam arahannya Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa kedatangannya kali ini untuk melakukan silaturahmi dan menghadiri Syukuran petani jagung pipil yang sudah 2 tahun ini berjalan.
Menurut Edi, Kelompok ini adalah salah satu kelompok tani di Tenggarong seberang yang sangat kuat akan komoditas pertanian walau pun aktivitas exploitasi sumber daya alam juga sangat besar.
Tidak menutupi fakta bahwa Tenggarong Seberang sejak dahulu memang sudah ditetapkan menjadi wilayah pertambangan dan seiring dengan hal tersebut juga ditempatkan berapa UPT transmigrasi dan berkembang pesat sehingga menjadi desa definitif di Tenggarong seberang.

Menurut Edi, pemerintah dalam menangani masyarakat tidak bisa sendiri diperlukan kolaborasi bersama salah satunya dengan perusahaan dan keberadaan perusahaan juga menjadi nilai tambah sendiri bagi daerah tersebut.
“Bersyukur disekitar kita masih ada perusahaan karena bisa mendorong percepatan pembangunan Desa tetapi juga tidak menutup kemungkinan terjadinya kerusakan alam,”imbuhnya.
Selain itu juga ia berharap kedepannya petani-petani milenial juga ikut andil dalam perkembangan pertanian di Kutai Kartanegara khusunya wilayah Tenggarong seberang.
“Saya harap petani-petani milenial bisa berperan serta untuk menanam jagung dan Contoh Desa Mulawarman biar ada batu bara tetapi pertaniannya baik dan berkembang,” Edi berharap.
Edi juga meminta kepada Kades untuk bisa membangun BUMDES dan bisa dikelola bersama untuk menambah pemasukan Desa.

“Saya lihat semangat untuk membentuk sudah ada tapi yang menanganinya belum ada, bila perlu pakai tenaga profesional untuk belajar”imbuhnya.
Diakhir Edi juga berharap syukuran ini bisa menjadi salah satu cara untuk berdialog dengan masyarakat dan menjadi bagian evaluasi oleh pemerintah apa saja hal yang kurang di lapangan untuk diperbaiki dan menjadi lebih baik kedepannya. (Prokom08)
Maluhu Berusia 53 Tahun, Diharapkan Pelayanan Kepada Masyarakat Meningkat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Memasuki tahun ke-53 usia Kelurahan Maluhu, adalah merupakan momentum untuk introspeksi bersama antara pemerintah maupun masyarakat, sekaligus menetapkan resolusi atau ketetapan hati berupa kebulatan tekad untuk mengambil sikap, guna meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran Masyarakat Kelurahan Maluhu. Demikian dikatakan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Darmansyah melalui Sekretaris Disperkim Kukar M Aidil pada acara pembukaan HUT Maluhu ke – 53, Sasana Krida Bhakti Kelurahan Maluhu, Minggu (7/5/23).
Lebih lanjut dikatakannya Pemkab Kukar sepenuhnya mendukung serta menyambut gembira rangkaian kegiatan yang berorientasi sosial yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT ke-53 usia Kelurahan Maluhu. kegiatan tersebut merupakan bukti kepedulian dari Pemerintah Kelurahan Maluhu dan masyarakat di Maluhu untuk senantiasa bersama mengingat, mensyukuri nikmat dan mengisi peringatan HUT Kelurahannya dengan kegiatan yang mendidik, menghibur serta menumbuhkan semangat kebersamaan, seperti harapan bisa dipertahankan serta ke depan mampu ditingkatkan lagi, karena sejalan dengan program pemerintah yang sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Sebagai bagian Pemerintah Kabupaten Kukar untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka segala aktivitas dan kinerja Kelurahan Maluhu harus mengacu pada percepatan terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Kukar Tahun 2021-2026. Perlu dilakukan langkah-langkah strategis, agar layanan Kelurahan Maluhu manfaatnya benar-benar dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut tentu dibutuhkan komitmen dan kinerja nyata semua pihak, utamanya seluruh sumber daya di lingkungan Kelurahan Maluhu mulai dari pimpinan hingga jajaran staf, sehingga layanan publik yang diberikan dapat ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Tentunya semua itu harus dilakukan dengan tetap mengedepankan aturan dengan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, bertanggung jawab dan wajar.
Selanjutnya dikatakan Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro rangkaian kegiatan HUT Maluhu yang ke – 53 yang diberi tajuk Gebyar Maluhu Idamanku dimulai dari tanggal 4 – 22 Mei 2023 dengan kegiatan olahraga turnamen bola voli, pawai budaya, pasar UMKM yang berasal dari warga Maluhu masing – masing RT, lomba olahraga tradisonal,lomba mancing, jalan santai, senam zumba, panggung hiburan setiap malam dari setiap RT di Kelurahan Maluhu dan penampilan seni budaya jaranan, pertunjukan reog dan wayang kulit.
“Semua acara kegiatan dilakukan murni swadaya masyarakat dan semua sponsor yang ikut berpartisipasi, kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya hingga terselenggaranya kegiatan ini, semua kita lakukan bersama untuk memeriahkan HUT Maluhu ke – 53,”ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat Maluhu sebagai warga transmigrasi ditahun 70an untuk saling menghormati kebudayaan yang ada dan terus mengembangkan toleransi bersama dimana berada disitulah langit dijunjung.
Pembukaan HUT Maluhu kle – 53 ditandai dengan pemukulan gong dan acara dirangkai dengan pertunjukan tarian budaya kutai, dayak dan jawa, ditutup dengan penampilan Jaranan Rukun Jaya. Dihadiri Camat Tenggarong Sukono, Anggota DPD RI Zainal Arifin, Anggota DPRD Kukar Yusmardani, Kepala DPK Kukar Muslik, Dinas Koperasi dan UKM Kukar Dianto Raharjo dan masyarakat Kelurahan Maluhu. (Prokom06)
Disbun Paparkan Pelaksanaan Program Dedikasi Idaman Tahun 2023
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H. Muhammad Taufik dalam Rakor Pengendalian APBD Tahun 2023 memaparkan pelaksanaan Program Dedikasi Kukar Idaman Triwulan I Tahun 2023.
“Anggaran murni APBD Tahun 2023 dinas perkebunan Rp45,018 Miliar dengan realisasi triwulan I sesuai aplikasi e-Pantau sebesar Rp5.134 miliar atau 11,40 persen,” kata Muhammad Taufik dihadapan Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wakilnya H Rendi Solihin baru-baru ini di Ruang Serbaguna, Kantor Bupati, Tenggarong.
Dijelaskan Taufik pelaksanaan program dedikasi Kukar Idaman dengan kegiatan seperti pendampingan penggunaan sarana pendukung pertanian dengan indikator kinerja luasan pengadaan bibit & herbisida dengan target luasan 328 Ha. Kemudian pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani. Pembangunan & rehabilitasi dan pemeliharaan embung pertanian, jalan usaha tani, pemeliharaan pintu air.
Adapun pelaksanaan pengadaan barang/jasa tahun 2023 sebanyak 76 paket diantaranya pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah, pengawasan penggunaan sarana pertanian dengan pengadaan bahan kimia pemeliharaan kebun dinas, benih aren desa handil terusan, Anggana. Benih kakao dalam polybag, pengadaan benih karet dalam polybag siap tanam.
Kemudian pengadaan benih kelapa sawit siap tanam, pengadaan benih kelapa, herbisida, pupuk majemuk dan pupuk organik dan pengadaan benih kopi dalam polybag.
“Selian itu, kegiatan pembangunan/rehabilitasi jalan usaha tani perkebunan di desa Salo Cella (Bankeu) dengan nilai paket Rp24 juta telah selesai dikerjakan. Kemudian program pembangunan rehabilitas jalan usaha perkebunan di desa Salo Cella (Bankkeu) dengan nilai paket Rp265 juta dengan mode pemilihan tender,” ujarnya.
“Ada juga kegiatan pembangunan embung perkebunan desa Peranget Baru, kecamatan Marang Kayu dengan nilai paket Rp230 juta dan pembangunan pintu air kebun kelapa kecamatan Muara Jawa sebesar Rp120 juta dan kegiatan lainnya,” demikian jelas Muhammad Taufik. (Prokom10)
Staf Ahli Bupati Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Kualitas Kinerja
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dalam menyikapi perubahan lingkungan yang strategis, digitalisasi dan perlu adanya tata kelola pemerintahan yang dinamis, responsif, efektif dan efisien demi mewujudkan pelayanan publik yang prima, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Didi Ramyadi ingin ASN baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Kukar tingkatkan Kualitas Kerja dan Disiplin.
Hal tersebut dikatakannya saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kukar, Senin (08/05/2023).

Didi Ramyadi mengatakan disiplin kerja merupakan hal yang sangat penting dalam membangun dan membentuk karakter individu. Disiplin juga dasar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, oleh karena itu dirinya ingin Aparatur Sipil Negara (ASN) berperan sebagai agen perubahan yang menjadikan birokrasi menjadi lebih baik dan bisa menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
“Budaya disiplin kerja akan dapat meningkatkan Disiplin kinerja dan kualitas pelayanan sehingga dapat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.


Lebih lanjut Didi juga mengatakan kualitas atau kemampuan sebagai ASN Non ASN merupakan faktor keberhasilan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, tentu hal tersebut sangat komplek pengaruhnya terhadap tanggungjawab, loyalitas, inovatif, kreativitas dalam peningkatan pembangunan khususnya kulitas SDM kita.
“Kita harus memiliki sikap disiplin, etos kerja, tanggungjawab, inovasi dan kreativitas kerja terhadap tugas dan fungsi sebagai ASN, selain itu saya berharap melalui momentum ini akan dapat meningkatkan semangat kita dalam bekerja semoga apa yang kita lakukan mendapat berkah dan Ridho dari Allah SWT,”ucapnya. (Prokom09)
Melalui Program Kukar Siap Kerja, Kukar Bangun SDM Sambut IKN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Kutai Kartanegara (Kukar) ingin berperan dan berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara maupun infrastruktur di daerah.
“Untuk itu, maka pekerja konstruksi harus disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, hal ini menjadi salah satu program Dedikasi Kukar Idaman yaitu Kukar Siap Kerja,” ujar Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Kukar Totok Heru Subroto saat menghadiri Kegiatan Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Ahli Muda menuju Kompeten dan Berdaya Saing, Senin (8/5/23) di di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar.
Disebutnya, kewenangan kabupaten dalam hal ini melalui Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaaan Umum, pada tahun 2022 telah melaksanakan sertifikasi tenaga kerja terampil di Kecamatan Sangasanga (39 orang) dan Tenggarong (89 orang).
Sedangkan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja terampil untuk Tahun 2023 akan diadakan kegiatannya di 5 kecamatan yaitu Tabang (55 orang), Muara Muntai (85 orang), Tenggarong (50 orang), Tenggarong Seberang (60 orang), dan Kota Bangun (50 orang).

Kukar sebagai Mitra IKN merupakan wilayah yang berdampingan langsung dengan IKN Nusantara, tentu akan merasakan berdampak positif dalam pembangunan dan pengembangan kawasan IKN Nusantara.
Maka, Tenaga kerja konstruksi tidak hanya dituntut tangkas dan andal dalam mengerjakan pekerjaan lapangan, tetapi juga wajib memahami aturan mulai dari Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), hingga penggunaan teknologi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), untuk menghasilkan infrastruktur yang bermutu.
Penting untuk memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi yang selanjutnya disebut K3 Konstruksi, yaitu segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja pada pekerjaan konstruksi.
“Untuk itu, kompetensi tenaga konstruksi perlu mendapat perhatian, karena produktivitas SDM akan mempengaruhi kinerja pembangunan infrastruktur,” demikian ujarnya.(prokom04)
Pemkab Kukar Dukung Tenaga Kerja Konstruksi Ahli Muda Semakin Kompeten dan Berdaya Saing
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto hadiri pembukaan Kegiatan Kesiapan Tenaga Kerja Konstruksi Ahli Muda menuju Kompeten dan Berdaya Saing oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, Senin (8/5/23) di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar.
Totok pada kesempatan itu juga menandai pembukaan acara itu dengan menyerahkan materi pelatihan kepada perwakilan peserta.
Membacakan Sambutan Bupati Edi Damansyah, Aisten III mengatakan Pemkab Kukar sangat mendukung kegiatan tersebut, yang selaras dengan Visi dan Misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar, yakni “Meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah”, dan akan terus berupaya melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul menjadi salah satu program Dedikasi Kukar IDAMAN (Inivatif Berdaya Saing dan mandiri) yaitu Kukar Siap Kerja.

Program itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan fasilitasi kemitraan tenaga kerja secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas SDM tenaga kerja dengan membangun dan memperkuat Pusat Pelatihan Tenaga Kerja atau Vokasi di setiap ZONA wilayah (Hulu, Tengah, Pesisir) hingga fasilitasi akses kelapangan kerja (Job Market) dan kesempatan berusaha (entrepreneurship).
Lebih lanjut disampaikannya, akselerasi pembangunan infrastruktur membutuhkan kualitas tenaga kerja konstruksi yang andal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim tahun 2021, tenaga kerja konstruksi sebanyak 99.993 orang masih didominasi pekerja tukang atau pembantu tukang.
Apabila ditarik rentang tahun 2020 hingga 2021, tenaga kerja konstruksi masih didominasi lulusan SD dan SMP, yakni sudah bersertifikat sebanyak 34.575 orang, terdiri dari tenaga ahli bersertifikat 9.917 orang (28,68%) dan tenaga terampil bersertifikat 24.658 orang (71.31%).
Dalam mengembangkan tenaga kerja konstruksi yang berdaya saing, permasalahan saat ini adalah terjadi gap/jarak sebesar 65,64%, antara jumlah pekerja konstruksi yang telah dan belum bersertifikasi, dengan komposisi dari tenaga ahli dan tenaga terampil, saat ini masih dominasi tenaga terampil.
“Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi tenaga konstruksi perlu mendapat perhatian, karena produktivitas SDM akan mempengaruhi kinerja pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Selanjutnya, Kukar sebagai Mitra IKN merupakan wilayah yang berdampingan langsung dengan Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara. Tentu akan merasakan berdampak positif dalam pembangunan dan pengembangan kawasan IKN Nusantara.
Tenaga kerja konstruksi tidak hanya dituntut tangkas dan andal dalam mengerjakan pekerjaan lapangan, tetapi juga wajib memahami aturan mulai dari Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), hingga penggunaan teknologi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), untuk menghasilkan infrastruktur yang bermutu.
“Saya berharap dalam kegiatan ini mampu menjadi katalis peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi yang berdaya saing, umum di Kaltim dan khususnya di Kukar,” demikian ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda saat membuka acara itu secara virtual mengatakan, kegiatan ini bertujuan diantaranya untuk meningkatkan kompetensi masyarakat jasa konstruksi, terutama Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Kaltim.
Kegiatan ini juga penting untuk menciptakan insfrastruktur yang berkualitas, memenuhi nilai estetika, dan mengikuti update teknologi.
“Untuk itu peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sertifikasi ini bisa sebagai tiket kita untuk bekerja konstruksi di Kaltim,” ujarnya.

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wisnu Wardhana, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kukar, Para Peserta terdiri dari Pengguna Jasa (Kadis, Kabid, Kepala UPT, Pengawas, Auditor, Ahli Pengadaan, Tenaga pendamping) dan Penyedia Jasa (Direktur, Site Engineer, hingga konsultan) dan undangan lainnya. (prokom04)
Buka Mecaq Undat, Bupati Numbuk Beras Bersama Masyarakat Tabang
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka festival budaya Mecaq Undat tahun 2023, garapan masyarakat Desa Tukung Ritan dan Ritan Baru, di Amin Bioq / Lamin Bioq (rumah besar) Desa Tukung Ritan Kecamatan Tabang, Sabtu (6/5).

Pembukaan festival budaya yang dilaksanakan setiap tahun pada awal bulan Mei itu ditandai pemukulan gong dan menumbuk beras secara beramai-ramai dengan alat tradisional.
Mecaq Undat adalah upacara adat yang digelar oleh Suku Dayak Kenyah untuk menyambut musim panen padi.
Secara harfiah, Mecaq Undat adalah bahasa Dayak Kenyah yang berarti menumbuk beras sehingga menjadi tepung. Secara umum, Mecaq Undat bisa diartikan pesta panen.

“Saya melihat potensi wisata di Kecamatan Tabang ini sangat besar terutama keindahan alam dan budayanya, tinggal kita olah menjadi sebuah daya tarik agar bisa dikunjungi oleh wisatawan,” ujar Bupati Edi Damansyah.
Lebih lanjut Bupati Edi mengatakan penyelenggaraan kegiatan seperti ini, menjadi bagian dari upaya untuk melestarikan budaya yang selama ini tumbuh dan berkembang di Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya Kecamatan Tabang seraya menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, yang secara paralel akan memicu perputaran ekonomi masyarakat.
“Kita mendorong agar inisiatif itu datang dan tumbuh dari masyarakat karena akan lebih bertahan keberlangsungannya dibandingkan yang dibangun oleh pemerintah kabupaten,” lanjutnya.
Diungkapkannya dari laporan panitia kegiatan Mecaq Undat ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong, tidak hanya partisipasi secara pisik namun juga materi, sebagaimana tagline Kukar Idaman Betulungan Etam Bisa.
“Dengan semangat kegotongroyongan yang tetap terjaga, maka kami pada kesempatan ini juga menjadi bagian Betulungan itu, kami akan menambahkan pembiayaan tersebut namun tidak besar, hanya Rp 20 juta saja,” ungkapnya.

Bupati Edi juga mengapresiasi partisipasi komunitas – komunitas kesenian dari seluruh RT tetap terjaga, sehingga kemeriahan festival budaya Mecaq Undat ini terus bertahan.
“Saya berharap dan mengajak seluruh elemen masyarakat, mari kita secara bersama-sama menjadikan event ini sebagai event unggulan di Kecamatan Tabang dan Kabupaten Kukar Umumnya,” ajaknya. (Prokom01).
Hadiri Ramah Tamah Mecaq Undat, Bupati Ajak Lestarikan Adat Sebagai Event Pariwisata
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Selain memastikan program pembangunan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Kecamatan Tabang berjalan dengan baik,
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah juga melihat dari dekat perkembangan pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan menghadiri malam ramah tamah Mecaq Undat, di Lamin Bioq (rumah besar), Jum’at (5/5) malam.

Acara ramah tamah yang diisi suguhan kesenian tari – tarian Dayak Kenyah yang ditujukan memberikan penghormatan kepada para tamu undangan.
Turut mendampingi Bupati pada kesempatan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan yang juga Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Wiyono, Kepala dinas Pariwisata Slamet Hadi Raharjo, Kepala Dinas PU Wisnu Wardana, Kepala dinas Perkebunan M. Taufik, Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Arianto, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Rinda Desianti.Hadir juga anggota DPRD Kukar dari wilayah Tabang Betaria Magdalena dan Camat Tabang Faizal.
Bupati Edi Damansyah mengapresiasi masyarakat Tukung Ritan dan Muara Ritan yang telah menjaga dan melestarikan tradisi Mecaq Undat dengan baik.

Edi mengungkapkan dirinya selalu hadir disetiap perayaan pesta adat Mecaq Undat yang digelar setiap tahun itu.
“Mecaq Undat merupakan salah satu aset adat budaya Kutai Kartanegara sehingga di era sekarang perayaan ini bisa dikemas dengan kesenian lainnya, dan bisa memberikan multiplayer efek terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap Mecaq Undat menjadi salah satu bagian event pariwisata yang ada di kabupaten Kutai Kartanegara.
“Saya berharap melalui event dimana kita berkumpul disini, mari kita jaga tradisi Mecaq Undat ini yang telah dipelihara dan dilestarikan oleh para tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Tabang sebagai rasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa,” harapnya. (Prokom01)
Resmikan Jembatan Tukung Ritan, Bupati Pesan Jaga Keberadaan Investasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan jembatan Desa Tukung Ritan Kecamatan Tabang, Jumat (5/5).
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan tali rotan menggunakan senjata khas Kalimantan yakni Mandau oleh Bupati Edi Damansyah yang didampingi anggota DPRD Kukar Wilayah Tabang Betaria Magdalena, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Wiyono, kepala dinas PU Wisnu Wardana dan Camat Tabang Faisal.

Bupati Edi Damansyah mengatakan tujuan sebenarnya ke Desa Tukung Ritan untuk memastikan pembangunan jembatan Tukung Ritan berjalan sesuai rencana, namun diluar dugaan jembatan tersebut sudah siap digunakan.
“Saya terimakasih kepada Kepala Dinas PU dan seluruh jajarannya, serta kontraktor pelaksana sehingga jembatan yang diberi nama Alang Laing ini selesai sesuai target, walaupun tadi disampaikan Kepala desa cukup lama penantiannya,” ujar Edi Damansyah.

Bupati Edi menyebutkan masih banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan dan dilakukan di Kecamatan Tabang khususnya Desa Tukung Ritan dan sekitarnya.
Edi juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada manajemen Bayan Grup, dengan telah selesainya jembatan yang dibangun akan ada pembangunan jalan sepanjang 100 km dari Tabang menuju Muara Pahu.
“Gunung Bayan grup selain membangun jembatan untuk batu-bara, juga membangunkan jembatan dan fasilitas umum lainnya untuk masyarakat,” tuturnya.
Bupati berharap Kepala desa, Kepala adat, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat untuk menjaga investasi keberadaan perusahaan – perusahaan yang ada di Tabang, khususnya PT. Gunung Bayan grup.
“Mari kita jaga keberadaan mereka, karena sudah berkontribusi yang luar biasa,” harapnya. (Prokom01).
Bupati Resmikan dan Serahkan 40 Unit Rumah Relokasi Untuk Warga Pedohon
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Warga Desa Pedohon Kecamatan Tabang yang selama ini selalu mengalami kekhawatiran bencana longsor melanda desanya, kini tidak lagi. Setelah pembangunan perumahan relokasi untuk warga Desa Pedohon tersebut rampung dikerjakan dan siap dihuni. Peresmian dan penyerahan perumahan itu secara langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Jumat (5/5).

Peresmian ditandai penandatanganan dan penyerahan berita acara serah terima yang kemudian dilanjutkan peninjauan dari rumah ke rumah oleh bupati Edi Damansyah yang didampingi Camat Tabang Faisal dan kepala Desa Pedohon Sung Ajan.
Kades Pedohon Sung Ajan menceritakan kronologi relokasi warga Desa Pedohon, yang mana Desa Pedohon langganan banjir dan longsor, karena posisinya di pinggir sungai.
Dikatakannya untuk relokasi warganya dilaksanakan secara bertahap, untuk tahap pertama yang sudah siap menghuni rumah relokasi sebanyak 10 KK, dan akan dilanjutkan 30 KK berikutnya.
Bupati Edi Damansyah dalam arahannya mengatakan sebagaimana yang sudah disampaikan kades Pedohon, bahwa relokasi tidaklah mudah, karena prinsip melakukan relokasi itu harus lebih baik dari kondisi awalnya.

“Saya ingat persis proses relokasi ini penuh liku – liku, saya tau persis karena saya ikut mengawalnya, dari menetapkan rencana lokasi, aspek legalitas lahannya yang harus dipenuhi, sehingga dalam kurun waktu 3 tahun ini progresnya bisa kita lihat sekarang ini” tuturnya.
Dikatakan Bupati Edi dari rencana 94 unit rumah, yang sudah dibangun 40 rumah, 30 umur akan dibangun ditahun 2023 melalui APBD murni, dan sisanya 24 unit rumah akan dilanjutkan dianggaran perubahan 2023.

Berkaitan dengan fasilitas umum, dijelaskan bupati untuk jalan sudah ada, dan untuk tata ruang dan master plan untuk dibuat dan dipedomani agar relokasi ini tata ruang nya baik, lingkungannya baik, sehingga bisa menjadi percontohan perumahan dikawasan zona hulu Kutai Kartanegara.
“Karena ada satu lagi pekerjaan rumah (PR) kami yaitu di Muara Kaman Ilir Kecamatan Muara Kaman, kalo sudah kebanjiran dan kami datang minta cepat dipindahkan (relokasi), tapi kalo sudah surut niat untuk pindah ikut surut juga,” tuturnya.
Bupati mengapresiasi warga Desa Pedohon yang menyadari akan kondisinya desanya, sehingga memutuskan untuk direlokasi.

Terkait penyediaan fasilitas air bersih dan listrik, bupati berjanji akan segera merealisasikan.
“Untuk air bersih akan kita kerjakan di tahun 2023 ini, dan untuk listrik juga sudah dikoordinasikan dengan pihak PLN, tahun ini juga akan kita kerjakan,” pungkasnya. (Prokom01).