Tenggarong – Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor, dalam rangka pembahasan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Kukar tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) secara virtual di ruang Vidcon Kantor Bupati Kukar, Rabu (10/5/2023).
Adapun rakor lintas sektor RDTR bersama dengan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut diawali dengan persentase rancangan RDTR wilayah perkotaan Kecamatan Loa Janan, Kecamatan Sangasanga, dan Kecamatan Muara Badak oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Sekda Kukar H Sunggono, Kepala Kantor Pertanahan Kukar Aag Nugraha, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab Kukar.
Edi Damansyah mengatakan posisi Kecamatan Loa Janan sangat strategis karena terletak diantara tiga kota utama Provinsi Kaltim yakni Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Tenggarong, yang mana hal tersebut menurutnya menyebabkan Kecamatan Loa Janan berkembang sangat pesat dari segi perekonomian.

Ditambahkannya, dalam wilayah perencanaan sendiri mencakup wilayah fungsional perkotaan Loa Janan yang meliputi Desa Loa Janan Ulu, Desa Loa Janan Ilir dan Desa Purwajaya dengan luas wilayah perencanaan yaitu 1.203, 80 hektar.
Untuk wilayah perencanaan Kecamatan Sangasanga, Edi Damansyah mengatakan luas wilayah perencanaan sekitar 2.704,33 hektar yang terdiri atas dua kelurahan yaitu Kelurahan Pendingin dan Kelurahan Sangasanga Dalam.
Dan untuk wilayah perencanaan Kecamatan Muara Badak sekitar 4.564,33 hektar yang terdiri dari sebagian Desa Batu-Batu, sebagian Desa Muara Badak Ulu, sebagian Desa Muara Badak Baru, sebagian Desa Muara Badak Ilir, sebagian Desa Tanjung Limau dan sebagian Desa Gas Alam Badak Satu.
Edi Damansyah menambahkan Pemerintah Kabupaten Kukar sangat mengapresiasi bantuan teknis dari Kementerian ATR/BPN pada tahun 2021 terhadap Raperkada RDTR kawasan perkotaan Loa Janan, Sangasanga, dan Muara Badak. Ia berharap kedepan Kementerian ATR/BPN dapat mempercepat proses penerbitan persetujuan substansi, sehingga dapat segera ditetapkan menjadi Perkada guna mempercepat iklim investasi dan rencana pembangunan yang menjadi program prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Kukar.
Mengingat Kukar adalah wilayah mitra IKN Nusantara, Pemerintah Kabupaten Kukar mengharapkan wilayah-wilayah perencanaan lain yang telah memiliki dokumen RDTR juga dapat menjadi prioritas percepatan dari Kementerian ATR/BPN dan ditetapkan menjadi Perkada, hal ini tentunya akan mempercepat iklim investasi di Kukar pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menurutnya, adapun komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar sesuai arahan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021, terkait waktu penetapan Perkada tentang RDTR, berkomitmen akan menetapkan Perkada RDTR kawasan perkotaan Loa Janan, Sangasanga, dan Muara Badak paling lambat satu bulan setelah mendapatkan persetujuan substansi dari Kementerian ATR/BPN.
“Untuk itu, kami perlu dukungan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham -red) Republik Indonesia dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim guna percepatan proses Perkada ketiga RDTR tersebut,” ujar Edi Damansyah.
Sementara itu, Direktur Jendral Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar yang telah menyusun rancangan RDTR, karena menurutnya hal tersebut senada dengan arahan dan petunjuk yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu.
Dirinya juga mengapresiasi atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Kukar beserta kantor pertanahan Kukar karena dari seluruh RDTR yang telah dirancang tersebut semuanya telah dioverleadkan kedalam peta pendaftaran tanah.
Lebih lanjut, agar proses RDTR bisa berproses dengan cepat, dirinya berharap asistensi dari Kanwil Kemenkumham terkait kendala yang dihadapi di lapangan sehingga kedepan hasil tersebut bisa digunakan oleh pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan menerbitkan peraturan daerah terkait RDTR tersebut.
“Pada momen ini saya justru mendorong agar paska kita nanti persub, dan karena prosesnya nanti cepat, mohon maaf sekali lagi bagi teman-teman yang berada di Kanwil Kemenkumham dan arahnya nanti ke kawan-kawan Kemenkumham bisa memberikan eksistensi terkait apa yang sesungguhnya menjadi kendala dilapangan, untuk bisa membantu teman-teman pemda memberikan evaluasi dan segera menerbitkan peraturan daerah terkait RDTR ini,” ucap Gabriel Triwibawa.
Kegiatan vidcon tersebut diikuti diantaranya Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kukar Witontro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar Dafip Haryanto, Kadis Pertanian Kukar Sutikno, Kadis Kelautan dan Perikanan Kukar Muslik, serta beberapa kepala OPD terkait lainnya.(prokom07).
Dialog Dengan Pembudidaya Rumput Laut, Wabup Serahkan Bantuan Bibit
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Guna mendengarkan secara langsung apa yang menjadi persoalan petani rumput laut selama ini, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin berdialog dengan petani pembudidaya rumput laut Samboja di Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Samboja, Jumat (12/5/2023).

Selain berdialog, Ia juga meninjau langsung proses pembudidaya rumput laut, serta menyerahkan bantuan bibit rumput laut kepada petani pembudidaya dan beberapa peralatan penunjang pembudidayaan.
H Rendi Solihin mengatakan apa yang dilaksanakan tersebut merupakan bentuk realisasi dari visi misi Kukar Idaman berupa program 25 ribu nelayan produktif.
Menurutnya, saat ini pembudidayaan rumput laut di Kecamatan Samboja khususnya yang berada di Kelurahan Tanjung Harapan mulai mengalami perkembangan yang pesat, dan hasilnya sangat menjanjikan buat menopang kehidupan.
“Tadinya para petani rumput laut ini adalah nelayan tangkap laut sekarang beralih menjadi petani pembudidaya rumput laut karena apa, karena hasilnya lebih menjanjikan,” ungkap H Rendi Solihin.
Kehadiran pemerintah ditengah-tengah petani pembudidaya rumput laut tersebut tidak lain guna memberikan dukungan, berupa bantuan yang menjadi kebutuhan para petani melalui program 25 ribu nelayan produktif yang ada di Kukar.
Dikatakannya bantuan tersebut tidak hanya menyasar kepada para petani pembudidaya rumput laut semata, namun juga kepada para nelayan lainnya yang berada di Kukar baik yang beraktivitas di laut maupun yang beraktivitas di sungai, dengan harapan kedepan sektor pertanian dalam arti luas bisa menjadi salah penopang perekonomian di APBD Kukar.

“Komitmen kami bersama bapak Bupati (Edi Damansyah-red) meningkatkan sektor pertanian dalam arti luas ini agar kedepannya bisa menjadi salah satu penopang terkuat APBD Kabupaten Kukar,” ucap H Rendi Solihin.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pembudidaya rumput laut Putra Harapan Baru Syamsul Bahri mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kukar, dirinya berharap bantuan serupa bisa terus berlanjut dan berkesinambungan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar, kami berharap bantuan tersebut bisa terus diberikan seperti alat-alat penunjang lainnya,” ucapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim Muhammad Samsun, Camat Samboja Damsyik, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Fadli.(prokom07).
Kelurahan Melayu Laksanakan Forum Konsultasi Publik Regsosek 2023
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Pendataan Awal Registrasi Sòsial Ekonomi (Regsosek) tahun 2023, Kegiatan tersebut di buka Camat Tenggarong Sukono di Aula Kantor Lurah Melayu Tenggarong, Kamis (11/5/2023).
Lurah Melayu Aditiya Rakhman mengatakan kegiatan pendataan awal Regsosek 2022, dilakukan karena masih terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup seluruh penduduk untuk menentukan target program pembangunan, serta belum terlaksananya kontrol kualitas data dan ketepatan pemutakhiran data tersebut Data hasil pendataan Awal Regsosek akan dijadikan acuan pemerintah menyusun dan melaksanakan program terkait sosial ekonomi.

Untuk diketahui kegiatan Pendataan Awal Regsosek telah dilaksanakan tanggal 15 Oktober hingga 14 November 2022 lalu terhadap seluruh keluarga di Indonesia, yang.bertujuan untuk mendorong percepatan penghapusan kemiskinan ektrem, integrasi program dan menuju satu data Indonesia.
Lebih lanjut di katakan Aditiya tujuan khusus dari kegiatan ini adalah untuk menangkap dinamika perubahan kesejahteraan masyarakat sebagai rujukan untuk integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik.
Diharapkan dari kegiatan adalah kesepakatan ketua/pengurus SLS/tokoh masyarakat mengenai tingkat kesejahteraan keluarga di masing -masing daerahnya.
Adapun kegiatan ini terdìri dari verifikasi keluarga, serta pendataan keluarga.
Kegiatan Forum Konsultasi Publik dikelurahan Melayu ini berjumlah 47 RT dilaksanakan selama 4 hari, dan masing – masing 12 RT mengikuti kegiatan ini setiap hari.
Turut hadir dalam acara tersebut tokoh masyarakat,Ketua LPM dan Ketua Lembaga Adat Melayu, Bhabinkamtibmas Melayu, Babinsa Melayu, Karang taruna serta undangan lainnya.(Prokom-02).
Jalin Keakraban Untuk Kuatkan Kinerja, Bupati dan Kepala OPD Senam dan Outbound Bersama
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, beserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemkab Kukar berkumpul di halaman Kantor Bupati setempat untuk senam bersama, Jumat (12/5/23) pagi.

Bupati pada kesempatan itu juga didampingi Sekda Kukar Sunggono, Seluruh Staf Ahli dan Seluruh Asisten Sekretariat Daerah.
Selain senam, acara itu juga dirangkai dengan beberapa permainan outbound dipandu Supriadi dari Pramuka Pusat. Permainan itu menitik beratkan pada kerja sama, komunikasi, fokus, konsentrasi dan ketangkasan, yang diikuti seluruh pejabat yang hadir.
Edi mengatakan senam tersebut merupakan alah satu agenda penguatan kinerja, yakni untuk meningkatkan kekompakan hubungan kerja baik internal, maupun eksternal yaitu dengan masyarakat dan stakeholder.

“Dengan berkumpul bersama sambil senam untuk kebugaran dan bergembira, merupakan upaya meningkatkan keakraban dan soliditas antar pejabat di lingkungan Pemkab Kukar,” ujarnya.
Berkumpul bersama adalah bagian dari manajmen birokrasi sebagai pendorong akselerasi pencapaian kinerja pembangunan yang lebih baik, dalam koridor pelaksanaan reformasi birokrasi berdampak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat hubungan antar organisasi dan antar individu, baik secara personal maupun impersonal, agar terbangun ikatan hubungan kerja positif yang saling memahami dan saling mengisi dalam mencapai tujuan organisasi.
“Maka acara ini merupakan komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan capaian kinerja yang lebih baik,” ujarnya. (prokom04)
Untuk Kinerja Lebih Baik, Ini Sejumlah Arahan Bupati Untuk Kepala OPD dan Pejabat Administrator
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memberikan pengarahan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seluruh Camat dan Pejabat Administrator untuk peningkatan kinerja, Jumat (12/5/23) setelah senam bersama di halaman Kantor Bupati setempat.
Bupati mengatakan pendekatan manajemen birokrasi menekankan pada kebutuhan organisasi untuk berfungsi secara seimbang, seperti hierarki kepemimpinan yang terdefinisi dengan baik, dengan prinsip rasionalitas, objektif dan konsisten.
Seiring dengan hal tersebut Pemkab Kukar konsen terhadap peningkatan kualitas manejemen birokrasi sebagai pendorong akselerasi pencapaian kinerja pembangunan yang lebih baik, dalam koridor pelaksanaan reformasi birokrasi berdampak.Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat hubungan antar organisasi dan antar individu, baik secara personal maupun impersonal, agar terbangun ikatan hubungan kerja positif yang saling memahami dan saling mengisi dalam mencapai tujuan organisasi.
“Maka acara ini merupakan komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan capaian kinerja yang lebih baik,” ujarnya.
Berkaitan dengan hal tersebut berikut, Bupati menyampaikan beberapa point penting. Yaitu, Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami Tugas dan Fungsinya dengan baik.
Maka Bupati minta seluruh Kepala OPD mengagendakan peningkatan kapasitas ASN dalam memahamkan tugas dan fungsi pekerjaan secara berkala, hal ini sebagai respon terhadap perubahan paradigma hierarki organisasi atau budaya kerja dari struktural ke fungsional.
Dalam hal dukungan kebijakan, Edi meminta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar menyusun standard format dan desain peningkatan kapasitas SDM ASN kepada masing-masing OPD dalam bentuk Surat Edaran (SE) Bupati, yang selanjutnya OPD menindaklanjuti untuk menyusun kebijakan, strategi, program dan kegiatan yang ditujukan untuk peningkatan kapasitas SDM ASN, hingga tahun 2026 (Rencana Aksi masing-masing OPD)
Selanjutnya, Bupati meminta agar dilakukan pemetaan stakeholders yang berkaitan dengan pencapaian kinerja individu dan organisasi. Maka Kepala OPD dan seluruh jajaran hingga pejabat Administrator, menyusun analisis stakeholders untuk memastikan bahwa pihak-pihak mana saja yang terkait dengan pencapaian tujuan dan sasaran kinerja, dan selanjutnya membangun jaringan kerja dan kemitraan yang produktif, dengan mengagendakan pertemuan-pertemuan berkala untuk mengkomunikasikan permasalahan secara berkesinambungan.

Untuk itu, sebagai dukungan kebijakan agar Setiap OPD harus menyusun kerangka kerja kolaboratif yang ditetapkan oleh OPD, dalam bentuk Satandar Operasional Prosedur (SOP), maupun Proses Bisnis pencapaian Indikator Kinerta Utama (IKU) di masing-masing OPD.
Kemudian, membangun budaya kerja yang kreatif dan inovatif. Point krusial pelayanan publik adalah menciptakan pola kerja yang efektif dan efisien, yang dilakukan dengan serangkaian strategi mengoptimalkan potensi yang dimiliki, hal ini akan terbangun dengan baik disaat kreatifitas dan inovasi terbangun dalam satu kesatuan sistem organisasi yang sehat. Untuk itu segera lakukan identifikasi permasalahan dan susun inovasi yang berdampak bagi pencapaian sasaran kinerja.
Dukungan Kebijakannya yaitu agar Badan Riset & Inovasi Daerah (BRIDA) membuat SE Bupati agar seluruh OPD menyusun Inovasi Berdampak setiap Tahun dan memastikan bahwa INOVASI tersebut berjalan dengan baik.
Edi juga meminta agar diciptakan ekosistem kerja yang sehat, harmonis dan produktif. Kepala OPD harus membangun sistem kerja yang dapat memotivasi seluruh staf untuk bekerja dengan profesional, kolaboratif dan bertanggung jawab, dengan mengimplementasikan peraturan kepegawaian secara tertib dan konsisten berbasis data dan informasi yang relevan dan aktual.
Dukungan Kebijakannya BKPSDM mensosialisasikan peraturan perundang-undangan secara terus menerus terkait disiplin dan penilaian kinerja kepada seluruh OPD, seperti penguatan Penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang ideal dan pelaksanaan Dialog Kinerja antara atasan dan bawahan yang terorganisir.
Selanjutnya, kata Edi agar membudayakan kolaborasi dan sharing data, informasi dan pengetahuan antar individu dan organisasi. Untuk itu, setiap Kepala OPD harus dapat memahami rencana kerja organisasi dengan lengkap, dan disampaikan secara terbuka kepada seluruh stakeholders, yang dimulai dari penguatan ketersediaan data dan informasi di masing-masing OPD sebagai dasar penetapan kebijakan di masing-masing OPD.
Dukungan Kebijakan untuk hal ini agar Bappeda dan BPKAD memperkuat analisis penetapan Program dan Kegiatan serta Pembiayaan berbasis Data dan Informasi, sehingga OPD pengampu program harus dapat memahami dan menjelaskan program dan kegiatan secara komprehensif. Memperkuat rapat-rapat koordinasi antar OPD dengan mewajibkan Kepala OPD untuk menyampaikan seluruh programnya secara berkala kepada pimpinan dan seluruh OPD lainnya.
“Hal itu semua merupakan komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan capaian kinerja yang lebih baik,” demikian ujarnya.
Acara itu juga dihadiri Sekda Kukar Sunggono, Seluruh Staf Ahli dan Seluruh Asisten Sekretariat Daerah. Serta tentunya Kepala OPD dan Seluruh Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. (prokom04)
Nina Soraya: Eni Muara Bakau Siap Bersinergi Dukung Program ‘Kukar Idaman’
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Eni Muara Bakau merupakan salah satu operatur perusahaan dibidang Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memberikan sumbangsih dan dukungan terhadap program pemerintah daerah “Kukar Idaman”. Hal tersebut terlihat dari salah satu program Eni Muara Bakau melalui pemberdayaan masyarakat dengan memberikan pelatihan Barista dan sertifikasi bagi pemuda Kukar dalam berwirausaha.
“Eni Muara Bakau siap bersinergi dukung program pemkab Kukar melalui program pemberdayaan masyarakat salah satunya pelatihan berwirausaha dibidang Barista,” kata Manager Eni Mura Bakau Nina Soraya malam pembukaan pelatihan Teknis Kewirausahaan Pemuda dan Sertifikasi Barista Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Tahun 2023, Kamis (11/5/2023).
Dikatakan Nina Soraya, Eni Muara Bakau terus berkomitmen dalam memberikan dukungan pemberdayaan masyarakat sehingga program-program yang diberikan bisa membantu pemerintah setempat dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, Eni Muara Bakau mendukung penuh terhadap wirausaha pemuda di Kukar dengan memberikan pelatihan Barista dan sertifikasi oleh narasumber profesional, semoga ini menjadi salah satu semangat dalam menumbuhkembangkan kewirausahaan barista profesional di Kukar,” ujarnya.
“Saya juga mewakili manajemen perusahaan Eni Muara Bakau mengapresiasi semua pihak atas semua suport dan kerjasama yang baik selama ini, sangat berharap terus ditingkatkan lagi seiring dengan berkembangnya operasi Eni Muara Bakau, tentu saja harapannya berdampak terhadap meningkatnya program-program pengembangan pemeberdayaan masyarakat,” demikian apresiasinya. (Prokom10)
Bupati Apresiasi Eni Muara Bakau Sinergi Berikan Sertifikasi Barista Profesional Bagi Pemuda Kukar
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengapresiasi atas sinergitas dunia usaha (Eni Muara Bakau) yang memberikan pelatihan sekaligus uji kompetensi atau sertifikasi Barista profesional sebagai bekal berwirausaha bagi pemuda Kukar khususnya dalam penyajian kopi berkualitas berkualitas dan terstandar.
Bupati Kukar Edi Damansyah Credit Foto by: Irwan Wadi
Apresiasi tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Teknis Kewirausahaan Pemuda dan Sertifikasi bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Tahun 2023, berlangsung selama 4 (empat hari), Kamis (11/5/2023) malam di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.
“Saya mengapresiasi atas sinergitas yang dilakukan jajaran Eni Muara Bakau yang turut memberikan andil dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pemuda Kukar dalam berwirausaha melalui bisnis Barista berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Menurut bupati, Edi Damansyah pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi sukses dan berkembang. Dalam menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam dan penuh dinamika, para pemuda harus berkarya dan berinovasi dalam industri ekonomi kreatif khususnya pada domain kewirausahaan.
“Telah banyak kawasan industri ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh pemuda, diantaranya kuliner,” ujarnya.
“Di industri kopi yang sedang booming saat ini, para pemuda dituntut untuk belajar tentang bagaimana memulai usaha kopi yang sukses, serta keterampilan dasar dalam membuat kopi dan menjadi seorang barista profesional,” katanya.
Bahkan kata Edi Damansyah, profesi barista telah menjadi sangat penting dan populer dalam industri kopi modern. Keterampilan dalam membuat kopi yang baik dan memuaskan pelanggan merupakan kunci sukses dalam bisnis kopi.
“Melalui Pelatihan Teknis Kewirausahaan Pemuda (Pelatihan Barista) dan Sertifikasi yang menjadi program Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kukar ini, saya berharap tekuni dengan baik, teknik dasar dalam pembuatan kopi, mulai dari memilih biji kopi yang tepat hingga mengolah kopi menjadi minuman yang nikmat, serta bagaimana cara memadukan bahan-bahan untuk menciptakan rasa kopi yang unik,” ujarnya.
Ditambahkan Edi Damansyah, sebagai pelengkap, pentingnya keterampilan dalam mengolah susu untuk membuat latte art, yang merupakan seni dalam menghias minuman kopi. Kita akan mempelajari berbagai teknik dan trik untuk membuat latte art yang indah dan menarik.
“Saya yakin pelatihan ini akan memberikan banyak manfaat bagi semua peserta, baik itu dari sisi keterampilan dan pengetahuan, maupun dari sisi pengembangan karir dan bisnis. Saya berharap semua dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan belajar dengan semangat yang tinggi,” demikian semangatnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Manager Eni Muara Bakau Nina Soraya, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Azhari Idris, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aji Ali Husni, Kadis Perkebunan Muhammad Taufik, Kadis Kelautan dan Perikanan Muslik, Kabag Prokompim Ismed dan undangan lainnya. (Prokom10)
Ketua KWT Kukar Ingin Anggotanya Terus Maju Dalam Berinovasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan salah satu strategi dalam membentuk organisasi usaha tani sebagai bentuk pemberdayaan, sebagai kelembagaan masyarakat yang pengembangan usaha tani masyarakat desa dan pengembangan masyarakat pengentasan kemiskinan mencapai tarap hidup yang lebih baik dengan memanfaatkan pekarangan rumah menanam berbagai tanaman termasuk menanam kelor yang mempunyai banyak manfaat.

“Seperti yang telah kita ketahui bersama menanam kelor dengan banyak manfaat berguna melancarkan asi, memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, mengatasi anemia, mengobati mata merah, mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, melindungi tubuh dari bahaya racun dan menghambat pertumbuhan sel kanker,” ungkap Ketua KWT Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Maslianawati Edi Damansyah pada acara rapat koordinasi tahunan KWT dan KTNA Kecamatan Tenggarong, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (11/5/23).
Melalui KWT, Maslianawati Edi Damansyah mengajak seluruh anggota KWT agar bisa terus maju untuk bekerjasama dalam mewujudkan impian KWT agar dapat mendorong percepatan pembangunan pertanian di Kabupaten Kukar yang maju, mandiri dan sejahtera.
Ia ingin KWT setiap Kecamatan agar membenahi dan mempercantik demplot untuk mengikuti lomba KWT yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar.
“Ayo kita sama – sama berikan contoh kepada KWT kecamatan lain agar bisa terus membuat inovasi terbaru dalam mengembangkan pertanian dari pekarangan rumahnya,” ucapnya.
Disebutkan Maslianawati, KWT Kecamatan Tenggarong harus berbangga sudah bisa mendapatkan bantuan dana dari prestasinya dan bisa menggunakan dana tersebut untuk kemajuan KWT dan mengembangkan KWT dalam berinovasi lebih baik lagi.
Sementara Ketua KWT Kecamatan Tenggarong Atih Hayati mengatakan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk bercocok tanam memenuhi kebutuhan keluarga dan perbaikan ekonomi keluarga. Ia ingin semua anggota KWT Kecamatan Tenggarong bisa menanam kelor dan hasilnya bisa dijual untuk digunakan pembuatan teh celup kelor, ada juga produk bubuk, daun kering, biji, kapsul, mie, bakso, burger, dan aneka kue berbahan kelor.
“Jangan sampai kita menjadi penonton di daerah sendiri kita harus menjadi pemain dan bisa maju pada saat adanya IKN nanti,”tutur Atih.
Selanjutnya Ketua KTNA Tenggarong Tho’at Madkhairudin menyebutkan di tahun 2023 pertanian Kukar harus terus bergerak, jangan terhenti di tengah jalan perjuangan dalam memenuhi pangan Kaltim, jika IKN tumbuh dan berkembang di Kaltim, Kukar harus mempunyai peran dalam memenuhi pangan.
“Sekarang KTNA sudah mempunyai banyak program telah tersusun demi kemajuan pertanian dalam arti luas dan sudah masuk dalam Musrenbang Kabupaten semua bisa terwujud dengan dukungan semua KWT Kukar,” ujarnya.
Ia juga mengatakan KWT Kukar akan melakukan penilaian kepada KWT di setiap kecamatan dari semua itu siapapun yang akan menjadi juara jangan pernah putus asa untuk terus mencoba dan maju walau pernah merasa gagal.

Acara berakhir dengan diskusi bersama dimana dihadiri oleh seluruh anggota KWT 12 Kelurahan dan 2 desa di Tenggarong dan anggota KWT juga melakukan aksi donor darah melalui PMI Kabupaten Kukar. (Prokom06)
Sekda Lanjutkan Rapat Bersama Kemen ATR/BPN Bahas RDTR
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperUsai melakukan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati Kukar tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Loa Janan, Sangasanga dan Muara Badak bersama Bupati Kukar Edi Damansyah, Rabu (10/05/23) di The Tribrata Darmawangsa Jakarta Selatan, Sekda Kukar Sunggono kembali melakukan rapat bersama Tim RDTR Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan unsur yang terlibat.

Ditemui usai rapat, Sekda Kukar mengatakan bahwa Ia bersyukur sudah bisa menyelesaikan usulan rencana tata ruang dari 3 Kecamatan yaitu Loa Janan, Sangasanga dan Muara Badak.
Dari paparan tersebut tambah Sunggono, terlihat jelas ada beberapa usulan yang perlu diperbaiki dan bisa ditambahkan masukan dan kebijakan dari Pemerintah Pusat terhadap kondisi eksisting yang terjadi di wilayah Kukar dimana ada kebijakan dari Pemerintah pusat yang belum bersesuaian dengan kebijakan di daerah (Kutai Kartanegara).

“Salah satu contoh yang bisa dilihat adalah penataan Bantaran sungai Tenggarong, saya berharapakan ada jalan keluar yang bisa dijadikan dasar untuk wilayah sungai khusunya sungai Tenggarong karena adanya perbedaan antara daerah dan pusat,”imbuhnya.
Dengan penataan seperti ini, merupakan usaha pemerintah dalam mengupayakan agar status beberapa infrastruktur pendukung salah satunya adalah pelabuhan yang statusnya bisa berubah lebih tinggi.
“Seperti pelabuhan yang ada di Muara badak dan Sangasanga saat ini hanya berstatus pelabuhan pengumpulan lokal bisa berganti menjadi pelabuhan pengumpulan regional dan bisa berfungsi dan melayani antar pulau dan bisa menjadi salah satu pelabuhan penunjang IKN,” harap Sunggono.
Ia juga ber berharap beberapa koreksi RDTR dan kebijakan Pemerintah Pusat bisa diakomodir dan menjadi kebijakan/dasar untuk memperbaiki dan membangun Kutai Kartanegara.(Prokom08)
Sejumlah Kepala OPD Kukar Ikuti Rakor Lintas Sektor Terkait RDTR Loa Janan, Sangasanga, Muara Badak
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor, dalam rangka pembahasan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Kukar tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) secara virtual di ruang Vidcon Kantor Bupati Kukar, Rabu (10/5/2023).
Adapun rakor lintas sektor RDTR bersama dengan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut diawali dengan persentase rancangan RDTR wilayah perkotaan Kecamatan Loa Janan, Kecamatan Sangasanga, dan Kecamatan Muara Badak oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Sekda Kukar H Sunggono, Kepala Kantor Pertanahan Kukar Aag Nugraha, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab Kukar.
Edi Damansyah mengatakan posisi Kecamatan Loa Janan sangat strategis karena terletak diantara tiga kota utama Provinsi Kaltim yakni Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Tenggarong, yang mana hal tersebut menurutnya menyebabkan Kecamatan Loa Janan berkembang sangat pesat dari segi perekonomian.

Ditambahkannya, dalam wilayah perencanaan sendiri mencakup wilayah fungsional perkotaan Loa Janan yang meliputi Desa Loa Janan Ulu, Desa Loa Janan Ilir dan Desa Purwajaya dengan luas wilayah perencanaan yaitu 1.203, 80 hektar.
Untuk wilayah perencanaan Kecamatan Sangasanga, Edi Damansyah mengatakan luas wilayah perencanaan sekitar 2.704,33 hektar yang terdiri atas dua kelurahan yaitu Kelurahan Pendingin dan Kelurahan Sangasanga Dalam.
Dan untuk wilayah perencanaan Kecamatan Muara Badak sekitar 4.564,33 hektar yang terdiri dari sebagian Desa Batu-Batu, sebagian Desa Muara Badak Ulu, sebagian Desa Muara Badak Baru, sebagian Desa Muara Badak Ilir, sebagian Desa Tanjung Limau dan sebagian Desa Gas Alam Badak Satu.
Edi Damansyah menambahkan Pemerintah Kabupaten Kukar sangat mengapresiasi bantuan teknis dari Kementerian ATR/BPN pada tahun 2021 terhadap Raperkada RDTR kawasan perkotaan Loa Janan, Sangasanga, dan Muara Badak. Ia berharap kedepan Kementerian ATR/BPN dapat mempercepat proses penerbitan persetujuan substansi, sehingga dapat segera ditetapkan menjadi Perkada guna mempercepat iklim investasi dan rencana pembangunan yang menjadi program prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Kukar.
Mengingat Kukar adalah wilayah mitra IKN Nusantara, Pemerintah Kabupaten Kukar mengharapkan wilayah-wilayah perencanaan lain yang telah memiliki dokumen RDTR juga dapat menjadi prioritas percepatan dari Kementerian ATR/BPN dan ditetapkan menjadi Perkada, hal ini tentunya akan mempercepat iklim investasi di Kukar pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Menurutnya, adapun komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar sesuai arahan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021, terkait waktu penetapan Perkada tentang RDTR, berkomitmen akan menetapkan Perkada RDTR kawasan perkotaan Loa Janan, Sangasanga, dan Muara Badak paling lambat satu bulan setelah mendapatkan persetujuan substansi dari Kementerian ATR/BPN.
“Untuk itu, kami perlu dukungan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham -red) Republik Indonesia dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim guna percepatan proses Perkada ketiga RDTR tersebut,” ujar Edi Damansyah.
Dirinya juga mengapresiasi atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Kukar beserta kantor pertanahan Kukar karena dari seluruh RDTR yang telah dirancang tersebut semuanya telah dioverleadkan kedalam peta pendaftaran tanah.
Lebih lanjut, agar proses RDTR bisa berproses dengan cepat, dirinya berharap asistensi dari Kanwil Kemenkumham terkait kendala yang dihadapi di lapangan sehingga kedepan hasil tersebut bisa digunakan oleh pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan menerbitkan peraturan daerah terkait RDTR tersebut.
“Pada momen ini saya justru mendorong agar paska kita nanti persub, dan karena prosesnya nanti cepat, mohon maaf sekali lagi bagi teman-teman yang berada di Kanwil Kemenkumham dan arahnya nanti ke kawan-kawan Kemenkumham bisa memberikan eksistensi terkait apa yang sesungguhnya menjadi kendala dilapangan, untuk bisa membantu teman-teman pemda memberikan evaluasi dan segera menerbitkan peraturan daerah terkait RDTR ini,” ucap Gabriel Triwibawa.
Kegiatan vidcon tersebut diikuti diantaranya Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kukar Witontro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar Dafip Haryanto, Kadis Pertanian Kukar Sutikno, Kadis Kelautan dan Perikanan Kukar Muslik, serta beberapa kepala OPD terkait lainnya.(prokom07).
Bupati Rapat Bersama BPN Terkait RDTR Wilayah Loa Janan, Sangasanga dan Muara Badak
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperBupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati Kukar tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Loa Janan, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Sangasanga & Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan Muara Badak pada Rabu (10/05/23) di The Tribrata Darmawangsa Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kukar Edi Damansyah di dampingi oleh Sekda Kukar Sunggono, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Abdul Rasyid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar Alfian Noor dan Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar Setianto Aji Nugroho, diterima langsung oleh Gabriel Triwibawa Direktur Jendral tata ruang Kementrian Agraria dan Tata ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Ia juga menjelaskan bahwa 3 kecamatan ini bila di lihat dari karakteristik wilayah Kukar termasuk dalam zona pesisir.
Untuk kecamatan Loa Janan tambah Edi, posisinya berada di 3 Kota utama di Kalimantan Timur yaitu Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara.
Kecamatan ini sangat berkembang pesat yang berkaitan dengan aktivitas kegiatan investasi dan perekonomian.
Edi juga menjelaskan bahwa di Loa Janan isu strategis yang sedang berkembang adalah keterbatasan lahan. Kebutuhan lahan yang tinggi diakibatkan perkembangan aktivitas yang tidak di dukung persediaan lahan yang ada dan hal tersebut berdampak terhadap timbulnya pemukiman -pemukiman yang kumuh.
Selain itu juga adanya alih fungsi lahan (exploitasi baru bara) dan juga terjadi pencemaran lingkungan akibat exploitasi sumber daya alam.
“Kalau tambang yang berizin secara resmi tidak terlalu sulit untuk diatur, tetapi tambang koridor agak sulit dikendalikan baik oleh Kabupaten maupun Kecamatan,” katanya.
Edi juga mengatakan bahwa Kecamatan Loa Janan memiliki potensi wisata yang sedang berkembang dan membutuhkan perhatian yang serius baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat dan dunia usaha.
Berkaitan dengan tujuan penataan ruang pemkab Kukar akan mengikuti arahan dan saran dari BPN.
Ia berharap dapat mewujudkan penataan ruang bagi Kecamatan Loa Janan sebagai pintu gerbang untuk masuk ke Kutai Kartanegara dan juga Loa Janan juga merupakan salah satu Kecamatan yang beririsan dengan IKN.(Prokom08)