Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Sunggono bersama Asisten II Wiyono, menerima kunjungan kerja Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia, di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Selasa (7/3/23).
Hadir mendampingi Sekda, dari Dinas Koperasi dan UKM Kukar Tajuddin, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar Sutikno, Perwakilan dari DLHK, Dinas Perkebunan dan DPMPTSP.
Sekda H Sunggono menyambut baik kedatangan Delegasi Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia. Secara garis besar Ia menjelaskan tentang Kabupaten Kukar yang memiliki 20 Kecamatan dan 237 Desa/kelurahan. Komoditi unggulan Kukar telah berkembang usaha agribisnis perkebunan dengan 4 komoditi unggulan nasional, yaitu kelapa sawit, karet, kelapa, lada dan 3 komoditi andalan lokal terdiri dari kopi, kakao, aren dan beberapa komoditi potensial lainnya. Luas areal tanaman perkebunan di Kukar tahun 2022 sebesar 258.423 ha.

Lebih lanjut dikatakannya Hak Guna Usaha (HGU) PT Rea Kaltim Plantation tersebar di 16 desa 9 desa dikecamatan Kembang Janggut, 6 desa di Kecamatan Tabang dan 1 desa diKecamatan Kenohan. Hal ini dapat menggambarkan begitu besarnya potensi peran PT Rea Kaltim dalam menggerakkan perekonomian dikecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya.
Pemerintah Kukar menyampaikan apresiasi kepada Permakultur Lanskap Berkelanjutan (PLANB) yang telah melaksanakan beberapa kegiatan pada tahun 2022 dibeberapa desa diKeamatan Kembang Janggut berupa penguatan perencanaan tatat guna lahan desa partisipatif, pelatihan dan pendampingan management practices kebun kelapa sawit swadaya dan pendampingan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Koperasi perkebunan Belayan Sejahtera.
Dukungan dan fasilitasi diberikan oleh Pemkab Kukar dalam mengembangkan kegiatan usaha perkebunan, menggerakkan roda perekonomian dan mengatasi berbagai permasalahan sosial yang muncul di Kecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya telah banyak dilakukan dan ke depan akan tetap terus ditingkatkan
. 
Harapan Pemkab Kukar terkait dengan keterlibatan PLANB dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kukar, antara lain, memfasilitasi penuntasan penyelesaian permasalahan keterlanjuran kebun kelapa sawit yang berada dalam KBK melalui mekanisme dan ketentuan yang sesuai peraturan perundang-undangan, melakukan pendampingan kepada lembaga pekebun dalam rangka memperkuat tata kelola usaha perkebunan kelapa sawit swadaya berkelanjutan, melakukan pendampingan terhadap koperasi perkebunan swadaya dalam rangka proses sertifikasi (ISPO dan atau RPSO), memberikan masukan kepada jajaran Pemkab Kukar, PT Rea Kaltim Plantation dalam rangka tata kelola perkebunan berkelanjutan, khususnya kelapa sawit, membantu/memfasilitasi terciptanya hubungan yang lebih baik lagi antara masyarakat dan lembaga perkebunan dengan PT Rea Kaltim Plantation.
Sementara, Arthur Sletteberg Chief Executive Officer (CEO) Abler Nordic, Delegasi Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia mengadakan kunjungan ke Kukar dalam rangka memberikan apresiasi khusus kepada Pemkab Kukar atas inisiatif dan kepemimpinannya dalam membangun kolaborasi lintas sektor, serta sinergi kemitraan Pemda dengan masyarakat dan swasta dalam pengelolaan perkebunan sawit di wilayah Kabupaten Kukar.

Dikatakannya, Kukar secara nasional merupakan eksportir CPO terbesar ke-35 di Indonesia dan kabupaten pionir investasi industri kelapa sawit di Kalimantan Timur. Hasil kajian menunjukan emisi GRK berasal dari perubahan lahan dan kompleksitas ekspansi perkebunan yang menciptakan kerentanan dan ketergantungan nafkah yang tinggi untuk petani swadaya.
Inisiatif awal yang telah dilakukan oleh PLANB-Abler Nordic dan PT REA Kaltim Plantations di Kecamatan Kembang Janggut telah membuahkan berbagai hasil sebagai model awal penguatan tata kelola SDA dan pengelolaan lanskap yang berkelanjutan.
“Untuk mendukung perkebunan di Kukar dalam meningkatkan nilai dan kapasitas hidup masyarakat secara berkelanjutan sehingga tidak hanya bermanfaat pada saat ini namun bermanfaat dimasa depan. Kami memberikan dukungan pada petani swadaya untuk memberikan akses keuangan jangka panjang yang mudah dan menarik bagi mereka. Selain itu kami juga memberikan pendampingan kepada petani swadaya terkait dengan penggunaan lahan desa, pelatihan pertanian yang naik dan juga bagaimana meningkatkan kemampuan untuk mendapatkan sertifikasi,” katanya.
Sekarang pihaknya telah melihat perkembangan yang positif dari apa yang telah dilakukan selama ini. Kalau hal ini menunjukan tren yang sama akan menunjukkan dampak positif yang akan diterima petani swadaya, maka akan bisa bekerja dengan peningkatan produktifitas yang lebih baik dilahan dan juga akan terjadi peningkatan penghidupan.
Bersama dengan Kementerian Iklimdan lingkungan Norwegia dengan Abler Nordic sangat bangga bisa menjadi bagian proses menemukan solusi ini di Kabupaten Kukar.
Sehubungan dengan capaian yang telah dilakukan oleh desa dalam perumusan Rencana Tata Guna Lahan, peningkatan kapasitas BMP petani yang menunjang produktivitas hasil TBS, sertifikasi RSPO Koperasi Belayan Sejahtera dan model replanting kebun-kebun swadaya yang tidak produktif.
Kedutaan Besar Norwegia besama Abler Nordic bermaksud untuk melakukan kunjungan ke lokasi model dan ingin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kukar atas prakarsa yang telah dilakukan.

Sementara ditambahkan Fakhrizal Nashr CEO PLANB mengungkapkan Platform Civic Public Private Partnership dalam proses dimasukkan ke dalam platform kolaborasi Aksi GESIT (Gerakan Inspiratif) dan IDAMAN (Inovatif, Daya Saing dan Mandiri) antara Pemerintah Kabupaten Kukar dengan dukungan PLANB-Abler Nordic dan PT REA Kaltim.
GESIT bertujuan untuk mensinergikan dan mensukseskan visi dan misi Bupati Kukar dan pembangunan perkebunan yang berkelanjutan dengan komitmen untuk menghindari perambahan ke dalam hutan. Kolaborasi pada tahap awal telah diwujudkan dalam bentuk fasilitasi RTGL di Desa Muai, Desa Perdana, Desa Kembang Janggut dan Desa Kelekat.
Pendampingan pelatihan budidaya kelapa sawit yang lebih baik untuk 1.230 petani, pencapaian sertifikasi RSPO Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera dari 157 petani seluas 588,74 ha, pembuatan demo plot peremajaan kebun kelapa sawit swadaya, persiapan akses modal kerja jangka panjang dan pinjaman peremajaan kebun kelapa sawit.(Prokom06)
Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia Mengapresiasi Inisiatif Pemkab Kukar Berkolaborasi Membangun Sektor Perekebunan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Sunggono bersama Asisten II Wiyono, menerima kunjungan kerja Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia, di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Selasa (7/3/23).
Hadir mendampingi Sekda, dari Dinas Koperasi dan UKM Kukar Tajuddin, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar Sutikno, Perwakilan dari DLHK, Dinas Perkebunan dan DPMPTSP.
Sekda H Sunggono menyambut baik kedatangan Delegasi Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia. Secara garis besar Ia menjelaskan tentang Kabupaten Kukar yang memiliki 20 Kecamatan dan 237 Desa/kelurahan. Komoditi unggulan Kukar telah berkembang usaha agribisnis perkebunan dengan 4 komoditi unggulan nasional, yaitu kelapa sawit, karet, kelapa, lada dan 3 komoditi andalan lokal terdiri dari kopi, kakao, aren dan beberapa komoditi potensial lainnya. Luas areal tanaman perkebunan di Kukar tahun 2022 sebesar 258.423 ha.

Lebih lanjut dikatakannya Hak Guna Usaha (HGU) PT Rea Kaltim Plantation tersebar di 16 desa 9 desa dikecamatan Kembang Janggut, 6 desa di Kecamatan Tabang dan 1 desa diKecamatan Kenohan. Hal ini dapat menggambarkan begitu besarnya potensi peran PT Rea Kaltim dalam menggerakkan perekonomian dikecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya.
Pemerintah Kukar menyampaikan apresiasi kepada Permakultur Lanskap Berkelanjutan (PLANB) yang telah melaksanakan beberapa kegiatan pada tahun 2022 dibeberapa desa diKeamatan Kembang Janggut berupa penguatan perencanaan tatat guna lahan desa partisipatif, pelatihan dan pendampingan management practices kebun kelapa sawit swadaya dan pendampingan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Koperasi perkebunan Belayan Sejahtera.
Dukungan dan fasilitasi diberikan oleh Pemkab Kukar dalam mengembangkan kegiatan usaha perkebunan, menggerakkan roda perekonomian dan mengatasi berbagai permasalahan sosial yang muncul di Kecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya telah banyak dilakukan dan ke depan akan tetap terus ditingkatkan
.
Harapan Pemkab Kukar terkait dengan keterlibatan PLANB dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kukar, antara lain, memfasilitasi penuntasan penyelesaian permasalahan keterlanjuran kebun kelapa sawit yang berada dalam KBK melalui mekanisme dan ketentuan yang sesuai peraturan perundang-undangan, melakukan pendampingan kepada lembaga pekebun dalam rangka memperkuat tata kelola usaha perkebunan kelapa sawit swadaya berkelanjutan, melakukan pendampingan terhadap koperasi perkebunan swadaya dalam rangka proses sertifikasi (ISPO dan atau RPSO), memberikan masukan kepada jajaran Pemkab Kukar, PT Rea Kaltim Plantation dalam rangka tata kelola perkebunan berkelanjutan, khususnya kelapa sawit, membantu/memfasilitasi terciptanya hubungan yang lebih baik lagi antara masyarakat dan lembaga perkebunan dengan PT Rea Kaltim Plantation.
Sementara, Arthur Sletteberg Chief Executive Officer (CEO) Abler Nordic, Delegasi Kementerian Iklim dan Lingkungan Norwegia mengadakan kunjungan ke Kukar dalam rangka memberikan apresiasi khusus kepada Pemkab Kukar atas inisiatif dan kepemimpinannya dalam membangun kolaborasi lintas sektor, serta sinergi kemitraan Pemda dengan masyarakat dan swasta dalam pengelolaan perkebunan sawit di wilayah Kabupaten Kukar.

Dikatakannya, Kukar secara nasional merupakan eksportir CPO terbesar ke-35 di Indonesia dan kabupaten pionir investasi industri kelapa sawit di Kalimantan Timur. Hasil kajian menunjukan emisi GRK berasal dari perubahan lahan dan kompleksitas ekspansi perkebunan yang menciptakan kerentanan dan ketergantungan nafkah yang tinggi untuk petani swadaya.
Inisiatif awal yang telah dilakukan oleh PLANB-Abler Nordic dan PT REA Kaltim Plantations di Kecamatan Kembang Janggut telah membuahkan berbagai hasil sebagai model awal penguatan tata kelola SDA dan pengelolaan lanskap yang berkelanjutan.
“Untuk mendukung perkebunan di Kukar dalam meningkatkan nilai dan kapasitas hidup masyarakat secara berkelanjutan sehingga tidak hanya bermanfaat pada saat ini namun bermanfaat dimasa depan. Kami memberikan dukungan pada petani swadaya untuk memberikan akses keuangan jangka panjang yang mudah dan menarik bagi mereka. Selain itu kami juga memberikan pendampingan kepada petani swadaya terkait dengan penggunaan lahan desa, pelatihan pertanian yang naik dan juga bagaimana meningkatkan kemampuan untuk mendapatkan sertifikasi,” katanya.
Sekarang pihaknya telah melihat perkembangan yang positif dari apa yang telah dilakukan selama ini. Kalau hal ini menunjukan tren yang sama akan menunjukkan dampak positif yang akan diterima petani swadaya, maka akan bisa bekerja dengan peningkatan produktifitas yang lebih baik dilahan dan juga akan terjadi peningkatan penghidupan.
Bersama dengan Kementerian Iklimdan lingkungan Norwegia dengan Abler Nordic sangat bangga bisa menjadi bagian proses menemukan solusi ini di Kabupaten Kukar.
Sehubungan dengan capaian yang telah dilakukan oleh desa dalam perumusan Rencana Tata Guna Lahan, peningkatan kapasitas BMP petani yang menunjang produktivitas hasil TBS, sertifikasi RSPO Koperasi Belayan Sejahtera dan model replanting kebun-kebun swadaya yang tidak produktif.
Kedutaan Besar Norwegia besama Abler Nordic bermaksud untuk melakukan kunjungan ke lokasi model dan ingin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kukar atas prakarsa yang telah dilakukan.

Sementara ditambahkan Fakhrizal Nashr CEO PLANB mengungkapkan Platform Civic Public Private Partnership dalam proses dimasukkan ke dalam platform kolaborasi Aksi GESIT (Gerakan Inspiratif) dan IDAMAN (Inovatif, Daya Saing dan Mandiri) antara Pemerintah Kabupaten Kukar dengan dukungan PLANB-Abler Nordic dan PT REA Kaltim.
GESIT bertujuan untuk mensinergikan dan mensukseskan visi dan misi Bupati Kukar dan pembangunan perkebunan yang berkelanjutan dengan komitmen untuk menghindari perambahan ke dalam hutan. Kolaborasi pada tahap awal telah diwujudkan dalam bentuk fasilitasi RTGL di Desa Muai, Desa Perdana, Desa Kembang Janggut dan Desa Kelekat.
Pendampingan pelatihan budidaya kelapa sawit yang lebih baik untuk 1.230 petani, pencapaian sertifikasi RSPO Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera dari 157 petani seluas 588,74 ha, pembuatan demo plot peremajaan kebun kelapa sawit swadaya, persiapan akses modal kerja jangka panjang dan pinjaman peremajaan kebun kelapa sawit.(Prokom06)
Pemkab Kukar Terus Berupaya Tingkatkan SDM Masyarakatnya
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Kukar IDAMAN (Inovatif, Berdayasaing dan Mandiri) terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (Manusia) masyarakatnya. Baik melalui beasiswa Kukar IDAMAN untuk pelajar dan guru, hingga melalui pendekatan spiritual berbasis rumah ibadan dan Pondok Pesantren.
“Program tersebut merupakan upaya kami meningkatkan SDM di Kukar odah etam tercinta ini,” ujar Bupati Edi Damansyah dalam beberapa kesempatan.
Apalagi, kata Edi Kukar menjadi wilayah Ibu Kota Negara (IKN), maka SDM perlu dipersiapkan dengan baik agar mampu bersaing. Selain itu, SDM yang handal adalah sumber daya yang patut diandalkan untuk membangun Kukar kedepannya.
“Struktur pendapatan kami 60 persen dari sumber daya alam tak terbarukan yang akan habis, maka kami sadar untuk menguatkan sumber daya terbarukan salah satunya SDM,” ujarnya.
Banyak cita-cita untuk pembangunan pendidikan di Kukar. Maka, Pemkab Kukar bersepakat ada aset lahan yang dihibahkan untuk PB PGRI yakni di Margahayu Jonggon Kecamatan Loa Kulu untuk pembangunan ekosistem pendidikan.
“Jadi PGRI merupakan mitra Pemkab Kukar paling terdepan untuk majukan pendidikan. Saya menunggu apa yang kami support dari Pemkab Kukar untuk PGRI,” harapnya.
Edi mengatakan, Kukar memiliki luas wilayah sebesar 27.263 km², secara administratif dibagi menjadi 20 kecamatan, 193 desa dan 44 kelurahan, luasan wilayah ini jika dibandingkan dengan luas wilayah Jabodetabek kurang lebih 4,2 kali lebih luasluasnya Kukar. Hal itu menjadi tantangan tersendiri yakni rentang kendali, dan infrastruktur pendidikan.
“Saya beberapa kali bertemu jajaran PGRI menjadi dorongan kami untuk memajukan SDM Kukar. Keterbatasan kami dibantu jajaran PGRI Kukar sebagai mitra Pemkab, untuk pengembangan SDM di Kukar yang sangat luas ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Bupati berharap PB PGRI melakukan pendampingan kerjasama Disdikbud dengan PGRI Kukar, untuk kemajuan pendidikan di Kukar. Hal itu untuk peningkatan SDM Kukar kedepannya. (prokom04)
Suparno, Guru SMKN 1 Tenggarong Ini Miliki Prestasi Internasional di Bidang Literasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSUPARNO Gofar, yang merupakan pengajar di SMKN 1 Tenggarong mulai dari tahun 1996, merupakan Guru berprestasi.
Salah satu prestasinya yang cukup membanggakan adalah menjadi penulis terbaik se Asia tahun 2023 pada event Ruang Penulis Indonesia 2 yang diadakan di Pontianak pada Januari lalu.
Selain itu Suparno yang sudah menghasilkan puluhan buku Cerpen (Cerita Pendek) dan beberapa karya analog lainya ini juga pernah mendapat penghargaan sebagai 5 penulis terbaik pada event King and queen of LSP Tahun 2023 di Hongkong pada 24 Februari 2023.
Suparno selain menulis cerpen ia juga menulis cerita anak berjudul “persahabatan yang indah” dan akan di terjemahkan kedalam beberapa bahasa.
Sebagai Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kaltim dan sebagai penggerak Literasi di Kutai Kartanegara, ia meminta untuk semua pendidik di semua jenjang pendidikan bisa memberikan contoh kepada siswanya untuk menulis sebuah karya sebagai bentuk pengembangan Literasi sekolah(GLS).
“Sebetulnya menulis itu tidak susah dan semudah tersenyum karena sumbernya berasal dari apa yang kita lihat, kita dengar, kita rasakan dan kita alami sehingga tak kan kehabisan ide untuk menulis sebuah karya,” katanya.
Menurut Suparno menulis sejatinya hanya sebuah kebiasaan dan tulisan merupakan bentuk kegiatan berbicara dengan tulisan dari seseorang dengan mengeluarkan ide, pengalaman, pengetahuan dan amanat kepada pembacanya.
“Tulisan merupakan sebuah bukti sejarah bahwa kita pernah ada dan begitu juga dengan sebuah karya seni yang mampu mewakili sebuah zaman,”ungkapnya. (Prokom08)
Wabup Buka Musrenbang RKPD 2024 Kecamatan Samboja
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Samboja Tahun Anggaran (TA) 2024, di Kaltim Park Kuala Samboja, Senin (6/3/2023).
Kegiatan bertema “Pengembangan Ekonomi Unggulan Daerah Berbasis Desa dan Kecamatan” tersebut turut dihadiri diantaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim Muhammad Samsun, anggota DPRD Kukar Dapil empat Samboja dan sekitarnya, Kadis PMD Kukar Arianto, Kadis Sosial Kukar Hamly, Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar Muhammad Hatta, Kadis Kesehatan Kukar Martina Yulianti, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar Sukotjo, Kabag Kesra Setkab Kukar Dendi Irwan Fahriza, Camat Samboja Damsyik, Camat Samboja Barat Burhanuddin, perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Samboja, para Lurah dan Kepala desa yang berada di Kecamatan Samboja, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar, serta para tokoh masyarakat, ormas, perwakilan masyarakat dan para pimpinan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Samboja.

Ketua Panitia Musrenbang RKPD Kecamatan Samboja Amir Lufni mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan guna menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah khususnya yang berada di Kecamatan Samboja, Musrenbang tersebut telah melalui berbagai agenda kegiatan mulai dari tingkat RT, Desa hingga Kelurahan.
Adapun tujuan dari Musrenbang itu guna mengetahui arah kebijakan dan program prioritas pembangunan daerah tahun anggaran 2023 dan 2024 khususnya yang berada di Samboja, serta menyerap usulan program kegiatan yang ada di desa dan kelurahan yang menjadi wewenang Pemerintah Kabupaten Kukar, serta tersusunnya RKPD Kecamatan Samboja tahun anggaran 2024.
Sementara itu, Wabup Kukar H Rendi Solihin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kukar khususnya masyarakat Samboja, yang telah mengawal dan menjaga kondusifitas daerah serta berkontribusi dalam pelaksanaan program Kukar Idaman, yang mana menurutnya berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun pertama, telah banyak kemajuan yang telah dirasakan.

Lebih lanjut, H Rendi Solihin mengatakan walaupun kondisi daerah belum sepenuhnya pulih pasca pandemi COVID-19, namun berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), secara makro kinerja pembangunan daerah menunjukkan trend positif, yang dapat dilihat dari laju pertumbuhan ekonomi Kutai Kartanegara tahun 2022 mencapai 3,71%, atau terus membaik selama dua tahun terakhir dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto mencapai 240,4 Triliyun Rupiah tertinggi selama sejarah PDRB Kutai Kartanegara.
Selanjutnya dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 1,91% lebih baik dibanding tahun sebelumnya yakni mencapai 1,02%, dari sektor pariwisata, tumbuh mencapai 3,74% lebih tinggi dibanding target RPJMD tahun 2022 yakni sebesar 2,34%, dan dari sektor ekonomi kreatif tumbuh mencapai 6,96%, lebih tinggi dibandingkan dengan target RPJMD tahun 2022 yakni sebesar 6,11%, sehingga hal tersebut membuat Kabupaten Kukar menjadi kabupaten terkreatif keempat se-Indonesia tahun 2021 dari Kementerian Pariwisata RI.
“Berdasarkan atas gambaran data-data tersebut perekonomian Kutai Kartanengara tahun 2022 telah mengalami kemajuan yang signifikan dan siap untuk kembali bangkit pasca pandemi COVID-19 dengan dukungan seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Berkaitan dengan periodisasi masa jabatan Bupati dan wakil Bupati yang seharusnya lima tahun menjadi kurang lebih efektifnya hanya menjadi 3,5 tahun, membuat program dari visi misi Kukar Idaman diharapkan bisa direalisasikan sebanyak mungkin dengan waktu yang tersedia. Menurutnya program seperti konektivitas antar wilayah, pembangunan infrastruktur, sektor pertanian dalam arti luas terus menjadi program prioritas pembangunan Kabupaten Kukar guna penguatan ekonomi kemasyarakatan.
Dan untuk program 25 ribu nelayan produktif, H Rendi Solihin mengatakan saat ini sebanyak 16 ribu nelayan yang berada di Kukar telah merasakan bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar, dirinya optimistis pada tahun 2024 program 25 ribu nelayan produktif akan terealisasi seluruhnya.

Sekedar informasi, kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan usulan Musrenbang RKPD TA 2024 Kecamatan Samboja yang diawali oleh Wabu Kukar H Rendi Solihin dan dilanjutkan perwakilan para peserta yang hadir.(prokom07).
Lantik Pengurus Pramuka Tenggarong, Edi Damansyah: Kemajuan Tenggarong Jadi Barometer Kecamatan Lainnya
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah selaku ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kukar melantik Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Tenggarong masa bhakti 2023 – 2026, di halaman Kantor Camat Tenggarong, Senin (6/3).

Pelantikan ditandai pembacaan berita acara pelantikan, pembacaan sumpah janji, penyematan tanda jabatan dan penandatanganan berita acara.
Edi mengungkapkan bahwa di tahun 2020 – 2022 Kwarran Tenggarong ini tidak mengikuti kegiatan Pramuka tergiat. Disebutkannya, Pramuka tergiat itu sangat bergengsi, dimana variable penilaiannya tidak lepas dari kegiatan-kegiatan Kepramukaan, pembinaan dan pengabdian di tengah masyarakat.
“Saya menaruh harapan kepada majelis pemimpin ranting yang baru dilantik tadi sehingga ada langkah cepat dan gerak cepat, untuk menyusun program dan melaksanakannya sesuai karakteristik wilayah Tenggarong,” ujarnya.
Edi kemudian mengajak untuk bekerja bersama dan berkomitmen khususnya dalam menggerakkan Kepramukaan di Kecamatan Tenggarong, karena komposisi kepengurusan di Mabiran dan Kwarran diduduki para pejabat Ex officio.

“Kalau saya lihat komposisi dari pembimbing ranting dan majelis pembimbing ranting distruktur kwartir ranting hampir seluruhnya ex officio karena kita punya tugas dan fungsi distruktur pemerintahan, .untuk itu dimaksimalkan peran dan fungsi itu agar Pramuka lebih berkembang” pintanya
Menurutnya kemajuan Tenggarong menjadi barometer kecamatan-kecamatan lain, Kalau Tenggarong peringkatnya tidak bisa di atas kecamatan lain pasti ada suatu persoalan. Karena seluruh stakeholder terkumpul disini. Tinggal bagaimana mengorganisirnya dengan baik, dalam berkoordinasi, berkomunikasi, bersinergi dan bekerja bersama.
“InsyaAllah saya optimistis, pembinaan pengembangan Pramuka di Tenggarong makin meningkat, dan bisa berkontribusi di tengah-tengah masyarakat, khususnya sosial kemasyarakatan,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Mabiran yang juga Camat Tenggarong Sukono berjanji setelah dilantik ini akan langsung mengadakan rapat koordinasi bersama seluruh jajarannya, agar kedepan lebih baik karena kemarin di tahun 2022 pengurusnya kurang aktif.
“Dengan adanya kepengurusan yang baru ini akan lebih efektif dan efisien karena semua saling mendukung antara satu dengan yang lain, sehingga kami punya tujuan supaya ranting Tenggarong ini bisa bersaing dengan yang lain, paling tidak mendapat ranking dan menjadi barometer untuk wilayah Kukar,” ujarnya.

Usai melakukan pelantikan dilakukan peresmian sekertariat Kwartir Ranting Tenggarong yang di tandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Kwarcab Kukar Edi Damansyah.
Pemkab Kukar Ikuti Rakor Inflasi Dengan Mendagri
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara Wiyono mengikuti secara virtual rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi tahun 2023, yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Senin (6/3/2023) di Kantor Bupati Kukar.
Asisten I didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Arfan Boma Pratama, Haryadi dari Bappeda, Awang Sabran dari BPS Kukar, Yuliani dari Dinas Perhubungan dan Sugiono dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar.
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan potensi perkembangan harga yang dipengaruhi beberapa aspek. Inflasi terus bertambah karena tren naiknya konsumsi pada momen menjelang bulan puasa.

Oleh karena itu,Tito meminta seluruh pemerintah daerah dan stakeholder terkait dapat bersinergi bersama untuk menghadapi inflasi.
“Seluruh Kepala Daerah dan
stakeholder terkait untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam menghadapi dan mengantisipasi inflasi di wilayah masing – masing,”ujar Tito.
Kemendagri akan terus memantau situasi di daerah – daerah, agar dapat membuat kebijakan yang tepat dan sesuai dengan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.
Iaberpesan agar daerah daerah yang kurang terkendali segera lakukan intervensi pengendalian, pemerintah pusat.
“Mari bersama sama kita saling berkoordinasi dsn jangan sampai ada berbeda,” pintanya.
Sementara itu Kadis Perindag Kukar Arfan Boma Pratama mengatakan, Rakor itu untuk mengendalikan inflasi yang di daerah, dan rutin dilaksanakan untuk mendapatkan arahan terkait antisipasi dan pengendalian inflasi terlebih menjelang bulan puasa.
“Perindag Kukar selalu memantau dan memonitoring harga harga bahan pokok penting yang ada di Kukar, yang terpenting komoditas yang harus diperhatikan yakni beras, minyak goreng, cabai dan daging ayam,” ujarnya.(Prokom-02)
Asisten I Minta ASN Setkab Kukar Terus Manfaatkan SRIKANDI
/in Uncategorized /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Asisten I Setkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dilingkungan Setkab Kukar agar memanfaatkan dan mengoptimalkan pengelolaan arsip daerah melalui aplikasi SRIKANDI (Sistem Infomrasi Kearsipan Dinamis) berbasis elektronik yang saat ini sudah diterapkan lembaga negara.
“Saya meminta ASN dilingkungan Setkab Kukar agar menggunakan sekaligus memanfaatkan Srikandi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif,” kata Akhmad Taufik Hidayat saat memimpin Apel pagi dilingungan Setkab Kukar, Senin (6/3/2023).
Menurut Taufik Hidayat menyebutkan bahwa Pemkab Kukar sebagai percontohan dalam penggunaan aplikasi Srikandi yang sudah diterapkan di lembaga negara dan pemerintah daerah.
“Kita patut bersyukur, Kukar sebagai percontohan dalam mengaplikasikan Srikandi di Kalimantan Timur (Kaltim),” sebutnya.
Untuk diketahui sebelumnya, Srikandi tersebut telah di Launching oleh Sekda Kukar Dr Sunggono bersama Deputi Pembinaan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Desi Pratiwi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kaltim Muhammad Syafranuddin. Aplikasi tersebut bagian terpenting dalam mewujudkan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) guna mendukung terselenggaranya pemerintahan khususnya bidang kearsiapan dapat terkelola dengan baik bersih dan efektif.
Dengan penggunaan aplikasi Srikandi tersebut menunjukkan, pengelolaan kearsipan sudah semakin baik, dimana 14 kabupaten/kota se-Indonesia pun telah menerapkannya Srikandi.
Keunggulan Srikandi berbasis elektronik tersebut dapat dibuka dan diakses oleh siapa pun dan kapan pun, sehingga digitalisasi pelayanan publik bidang administrasi pemerintahan benar-benar terwujud, tidak hanya pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melainkan sampai ke tingkat kelurahan dan desa dapat memanfaatkan Srikandi dengan baik. (Prokom10)
Bupati Imbau Masyarakat Berperan Aktif Dalam Coklit Data Pemilih
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengimbau kepada seluruh masyarakat Kukar untuk berperan aktif dalam proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.
Menurutnya, masyarakat yang telah berhak memilih perlu memastikan dirinya terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing .
“Kalau belum terdaftar segera hubungi KPU, PPK, PPS, Pak RT ataupun petugas Pantarlih terdekat, dan pastikan masyarakat terdaftar sebagai pemilih,” demikian imbaunya saat menerima Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) RT 22 Kelurahan Timbau Tenggarong, saat melakukan (Coklit) data pemilih, pekan tadi di kediaman Edi Damansyah.
Untuk diketahui, Bupati Edy Damansyah beralamat di Jl. Arwana Tenggarong. Edi beserta keluarga terdaftar di TPS 41 Timbau.
Tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 telah secara resmi ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2022. Sesuai dengan amanat Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 Pasal 2, Pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan memperhatikan asas yang bersifat: Langsung, Umum, Bebas Rahasia, Jujur dan Adil (LUBER dan JURDIL).(prokom04)
Apel Pagi di SMAN 2 Tenggarong, Bupati Bagi Hadiah Sepeda- HP
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bertindak selaku pembina apel pagi di lingkungan Sekolah Menangah Atas Negeri (SMAN) 2 Tenggarong, Senin (6/2) pagi
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kukar Thauhid Afrilian Noor, Kepala Inspektorat Heriansyah, Kepala Kesbangpol Rinda Desianti, Kadispora Aji Ali Husni, Kabag Prokom Ismed, Komite Sekolah yang mewakili orang tua siswa siswi, para guru serta pelajar.
Upacara itu dirangkai sebagai sarana silaturahmi dan sosialisasi bagi pemilih pemula, dalam rangka untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan kesadaran dini akan arti pentingnya partisipasi pelajar sebagai pemilih pemula dalam mensukseskan Pemilihan Umum Serentak tahun 2024 mendatang agar partisipatif, yang tahapan penyelenggaraannya telah dimulai pada saat ini.
Edi Damansyah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 2 Tenggarong beserta jajaran, yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat berjalan sesuai yang diharapkan bersama, belajar mengajar di SMA Negeri 2 berjalan dengan baik dan beberapa prestasi yang sudah dicapai, apa yang sudah dicapai bisa dipertahankan lagi.
Tentunya keberadaan SMA Negeri 2 salah satu kebanggaan masyarakat Kukar. Walaupun secara manajemen pemerintahan satuan pendidikan tingkat atas menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi tetapi Pemkab Kukar memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan di satuan tingkat atas di Kukar, harus berjalan dengan baik, harus berkualitas seperti di SMAN 2 Tenggarong. Karena siswa siswi yang bersekolah di SMAN 2 adalah anak – anak masyarakat Kukar.

Berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, Pemkab Kukar salah satu fokusnya adalah pengembangan pendidikan yang berakhlak mulia unggul dan berbudaya. Berakhlak mulia akan bisa kita capai salah satu yang dicapai yaitu pembelajaran pendidikan keagamaan.
Edi Berharap siswa siswi SMAN 2 terus mengikuti pelajaran keagaaman baik disekolah, maupun di lingkungan tempat tinggalnya, karena banyak proses kegiatan pembinaan keagamaan baik yang dilakukan oleh Pemkab Kukar maupun yang dilakukan oleh komponen masyarakat di Kukar bahkan semua organisasi keagamaan juga melakukan pembinaan keagamaan.
“Pembangunan SDM Kukar tidak hanya berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, juga harus pada berbasis ilmu keagamaan, kedua sisi ini harus seimbang dilakukan dengan baik, inilah nanti kedepan yang akan membawa kemajuan dan kejayaan Kabupaten Kukar,” katanya.

Acara tambah meriah saat Edi Damansyah melontarkan aneka Kuis program pembangunan Kukar Idaman, langsung dijawab antusias para pelajar, ada yang mendapat sepeda, satu Handphone dan dua orang mendapatkan voucer belanja.
Edi juga mengatakan bahwa Pemkab Kukar dari Tahun 2021 – 2026 sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, dan sekolah – sekolah kejuruan dan menetapkan bea siswa Kukar Idaman dan bantuan pendidikan secara stimulus. (Prokom03)
Jadi Penceramah Pelatihan Kepemimpinan Administrator, Sunggono Sampaikan Isu Stragis IKN dan RB Tematik
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Dr H Sunggono didaulat menjadi penceramah tentang Isu Strategis Kepemimpinan Kinerja Organisasi, pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2023, Senin (6/3) di Auditorium

Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (KDOD) Lembaga Administrasi Negara (LAN), Samarinda.
Pelatihan yang dibuka Kepala Puslatbang KDOD LAN Dr Muhammad Aswad, bertujuan mengembangkan kompetensi para peserta dalam hal ini pejabat administrator. Peserta 40 orang berasal dari Kabupaten/Kota di Kaltim, dari Kukar sendiri ada lima orang.
Sekda Kukar Sunggono mengatakan, isu strategis saat ini adalah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur dan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) Tematik.
Adapun ruang lingkup wilayah administratif IKN terletak di dua
Kabupaten, yaitu Penajam Paser Utara (Kecamatan Penajam dan Sepaku) dan Kabupaten Kukar (Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa, dan Samboja).
Sunggono menyebutkan Pemkab Kukar pada dasarnya mendapat dampak langsung dari pembangunan IKN. Kukar akan menjadi daerah mitra IKN dengan standar dan peradaban baru. Maka, keberhasilan pelaksanaan pembangunan IKN memerlukan koordinasi, kerjasama dan kemitraan berbagai pihak yaitu Pemerintah Pusat (Kementerian/Lembaga), Pemerintah Provinsi,Pemerintah Kabupaten/Kota, masyarakat, pelaku usaha dan berbagai pihak lainnya. Untuk itu Pemkab Kukar menyiapkan beberapa langkah terencana dan dukungan berbagai pihak untuk menyambut IKN.

Sedangkan manfaat IKN bagi Kukar, kata Sekda diantaranya yaitu mendorong transformasi kehidupan sosial, budaya dan ekonomi menjadi lebih maju,terbuka, produktif, adaptif, inovatif dan partisipatif.
Mendorong percepatan pembangunan daerah menjadi lebih unggul dan berdaya saing. Memperluas konektivitas antardaerah dan meningkatkan rantai nilai lokal, regional, Nasional dan global.
“Dengan catatan, Pemda dan masyarakat Kukar harus disiapkan dan menyiapkan diri dengan sikap, perilaku dan keterampilan serta keahlian yang sesuai dengan standar baru,” ujarnya.
Kemudian terkait aksi Reformasi Birokrasi (RB) Tematik di Kukar, Sunggono mengatakan hal itu menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintahan, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan menjadikan Kukar lumbung pangan Kaltim.

Hal tersebut merupakan cita-cita Kukar IDAMAN (Inovatif, berdaya saing, dan mandiri) untuk mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan bahagia.
Selain menyampaikan isu strategis, Sunggono juga menyampaikan tentang Kepemimpinan Kinerja Organisasi, yang memiliki peran sebagai koordinator, motivator dan katalisator yang akan membawa organisasi pada puncak keberhasilan.
Tiga hal pokok obyek evaluasi kinerja yaitu pencapaian target Indikator Kinerja Utama (IKU), pencapaian target IKU Tambahan, dan pencapaian serapan anggaran dan target program kegiatan dan sub kegiatan.
“IKU ini sebagai indikator penilaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah, untuk mencapai tujuan strategis. Pada sistem manajemen kinerja IKU digunakan pada organisasi yang melekat pada Renstra dan Sasaran strategis,” ujarnya.

Tujuan utama IKU, untuk mengoptimalkan kegiatan perbaikan, meminimalisir kegiatan rutin, dan meminimalisir kegiatan tambahan yang tak diperlukan.
Diakhir penyampaian materinya, Sunggono mengatakan “Sesungguhnya jabatan itu beban di dunia dan penyesalan di akhirat, kecuali bagi mereka yang memperolehnya dengan cara yang benar dan melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab’. (prokom04)