Tenggarong – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono resmi, menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 12 tingkat Kecamatan Tenggarong, di Lapangan Sepak Bola Desa Rapak Lambur, Jumat (20/6/2025) malam yang ditandai pemukulan rebana dan penyalaan kembang api ke udara.
Perhelatan tahun ini, diikuti 14 kafilah di wilayah kecamatan Tenggarong yaitu Kelurahan Loa Tebu, Desa Bendang Raya, Desa Rapak Lambur, Kelurahan Mangkurawang, Kelurahan Baru, Kelurahan Sukarame.

Kemudian, Kelurahan Panji, Kelurahan Loa Ipuh, Kelurahan Melayu, Kelurahan Timbau, Kelurahan Bukit Biru, Kelurahan Jahab serta Kelurahan Loa Ipuh Darat.
Dari 14 kafilah yang mengikuti MTQ tingkat kecamatan Tenggarong tersebut, kafilah dari Desa Rapak Lambur keluar sebagai Juara Umum pada MTQ ke 12 tingkat Kecamatan Tenggarong 2025 dengan nilai 348 poin, mengungguli kafilah Kelurahan Timbau dan Kelurahan Melayu masing-masing sebagai peringkat terbaik II dan III.
Kafilah Desa Rapak Lambur yang keluar sebagai juara umum tersebut, berhak menerima piala Bergilir dan piala Tetap MTQ.
Kedua piala itu diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono kepada Kepala Desa Rapak Lambur M. Yusuf diatas panggung utama MTQ yang disaksikan ratusan tamu undangan yang hadir.

Sunggono yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kukar itu, menyampaikan beberapa kebijakan yang berkenaan dengan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tanggal 10 Juli mendatang.
Terhadap hal itu, kata Sunggono bahwa yang mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi, diantaranya adalah peserta yang telah mengikuti MTQ.
Karena tahun kemarin tidak ada MTQ tingkat Provinsi dikarenakan ada kegiatan MTQ tingkat Nasional, sehingga ada dua kegiatan MTQ yang dijadikan satu pesertanya.

Kemudian diadakan seleksi ulang di bulan Januari yang lalu, yaitu MTQ yang diselenggarakan di Kecamatan Samboja Barat dan Kota Bangun Darat.
“Dari kedua kegiatan MTQ tersebut kita telah memiliki 58 peserta yang akan dipersiapkan, untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutim,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Sunggono saat ini LPTQ Kabupaten Kukar akan mengadakan Pemusatan Pelatihan (TC) baik yang mandiri maupun terpusat yang mendatangkan para pelatih Nasional.

Untuk itu, mohon dukungan/ doa seluruh masyarakat Kukar khususnya yang ada di Tenggarong, mudah- mudahan Kukar kembali dapat mempertahankan Juara Umum untuk ketujuh kalinya.
Selain itu, terkait dengan kegiatan MTQ yang sudah berjalan sekian tahun ini, sejak tahun kemarin LPTQ Kabupaten Kukar sudah bersepakat dengan seluruh pengurus LPTQ Kecamatan, bahwa peserta MTQ tingkat Kabupaten hanya boleh diikuti oleh kecamatan yang menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan.
Sampai hari ini, kata Sunggono sejak bulan Januari setidaknya sudah empat Kecamatan yang melaksanakan, termasuk yang akan datang yaitu Kecamatan Muara Jawa dan Sangasanga.
Kegiatan ini dilakukan untuk dijadikan motivasi untuk semua supaya jangan sampai lagi, sesuai dengan arahan Bupati Kukar menyelenggarakan MTQ ini hanya untuk juara-juaraan sehingga menggunakan/ memakai orang luar.
“Alhamdulillah, kurang lebih 6 tahun yang lalu tidak ada lagi kita menggunakan peserta di luar Kukar. Ini bentuk kesuksesan kita semua khususnya LPTQ tingkat kecamatan dalam membina masyarakatnya,” jelasnya.
Untuk Kecamatan Tenggarong sendiri prestasi tertingginya sejak 2 tahun terakhir baik itu, yang di Kecamatan Samboja Barat atau di Kota Bangun Darat prestasi tertingginya adalah Terbaik II.

Diharapkan tahun ini bisa menjadi Juara Umum pada MTQ tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di Tenggarong, itu terserah/kembali kepada bapak ibu sekalian.
“Kemudian, pelaksanaan MTQ.malam ini yang akan kita tutup bisa dilakukan pembinaan lebih lanjut, dan
Siapapun yang menjadi pemenangnya tolong dilakukan pembinaan secara intensif, supaya nanti pada saatnya bisa memberikan yang terbaik untuk Kecamatan Tenggarong,” demikian tegasnya. (prokom05)
Pastikan Ditangani Dengan Baik, Sekda Tinjau Lokasi Semburan Lumpur di Sangasanga
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono bersama Camat Sangasanga M Dachriansyah dan pihak terkait, meninjau semburan lumpur bercampur gas milik PT Pertamina EP (PEP) di Kelurahan Jawa Kecamatan Sangasanga, Selasa, (24/6/25).

Kunjungan Pemkab Kukar tersebut ingin melihat langsung, melakukan pengawasan dan mengetahui secara terperinci kronologis kejadian dan penanganan apa saja yang telah dilakukan Pihak PT PEP, dan ingin memastikan kondisi aman bagi masyarakat sekitar. Meskipun pihak PT PEP menyatakan insiden telah dinyatakan terkendali, Pemkab ingin lebih ketat mengawasi dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi migas, terutama di wilayah padat penduduk. Semburan yang terjadi sejak Sabtu (21/6/2025) sempat membuat warga khawatir.
Sunggono mengatakan, Pemkab Kukar bergerak cepat menyikapi insiden semburan lumpur bercampur gas dari sumur pengeboran milik PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field yang terjadi di Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga, untuk memastikan penanganan berjalan baik dan keselamatan masyarakat terjamin.

“Kami sudah memastikan tadi dengan pihak PT PEP Sangasanga Field bahwa kejadian tersebut berhasil dikendalikan dalam waktu tiga hari tanpa menimbulkan korban jiwa dan pihak PT PEP juga sudah memberikan bantuan berupa makanan bergizi seperti susu, pembangunan posko layanan kesehatan, distribusi air bersih dalam kemasan dan lainnya untuk warga sekitar, “ungkapnya.
Penanganan juga dilakukan melalui kerja sama antara PDAM Cabang Sangasanga dan PT PEP.
Salah satu langkah utama adalah pencucian menyeluruh media penyaring air di Instalasi Pengolahan Air (IPA), untuk penggantian total media filter tersebut, PEP Sangasanga Field memberikan dukungan logistik berupa 13.500 kilogram carbon active, 11.800 kilogram pasir silica, 1.250 kilogram Poly Aluminium Chlorida, serta pemberian biaya operasional untuk pengurasan dan pembersihan menyeluruh fasilitas WTP PDAM.
Perusahaan juga menegaskan tidak ada gas beracun yang terdeteksi dan pengukuran kualitas udara dilakukan secara berkala.
“Kami sangat mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerjasama dan berhasil menghentikan semburan lumpur dalam waktu singkat. Kami juga berterima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan,” tutupnya. (Prokom06)
Aulia – Rendi Langsung Ke Jatinangor Ikuti Retret Kepala Daerah
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Usai dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin langsung mengikuti program Retret di Kampus IPDN Jatinangor Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/25).


Pasangan Kepala Daerah Kukar 2025-2030 ini akan mengikuti program Mendagri tersebut selama empat hari hingga 26 Juni 2025. Mereka akan mendapatkan pelatihan orientasi kepemimpinan
Sebagai mana diketahui bahwa retret Kepala Daerah daerah bertujuan untuk menguatkan persatuan sebagai satu bangsa. Dengan harapan agar Kepala Daerah dapat mengikuti dengan baik seluruh materi termasuk kebijakan Pemerintah pusat. (Prokom04)
Beri Arahan Kontingen PEDA, Ketua KTNA Kukar Ingin Hasil Terbaik
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah memberikan arahan kepada kontingen Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) Kukar pada saat silaturahmi dan makan malam di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Sumber Sari Kutai Barat (Kubar), Minggu (22/6/2025) malam.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Muhammad Taufik, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muslik, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ananias, Kabag Prokom Ismed, Dua Anggota DPRD Kukar dari Fraksi PDI P Syafruddin atau Daeng Tiger dan Hairendra, dan juga Akademisi Unmul Prof. Rusdiansyah Sebagai Narasumber

Edi Damansyah mengatakan forum PEDA KTNA tidak hanya sebagai ajang unjuk keberhasilan dan inovasi bidang pertanian dalam arti luas, namun juga untuk saling tukar ilmu dan pengetahuan serta transfer teknologi, dan juga sebagai ajang silaturahmi bagi para petani nelayan di Kaltim
Untuk itu Ia meminta peserta agar mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga ke depan para peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru khususnya yang berkaitan dengan pertanian dalam arti luas.

”Pekan Daerah ini tidak sekedar lomba – lomba dan menampilkan keterampilan dan keberhasilan yang sudah kita miliki, tapi yang lebih penting bagaimana ini membuka wawasan, sehingga ada pengetahuan baru yang didapat, ” ucap Edi Damansyah.
Edi juga berharap selama mengikuti kegiatan semua peserta agar membangun komunikasi dan jejaring dengan peserta dari daerah lain guna pertukaran informasi.
“Karena ajang ini juga digelar berbagai lomba, kita juga berharap Kukar mendapatkan hasil yang terbaik, kalau bisa juara, sehingga keikutsertaan kita disini bisa jadi tolok ukur keberhasilan kita dalam menguasai, memahami dan mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan kita dibidang pertanian dalam arti luas” harap Edi Damansyah yang juga bupati periode 2021 – 2026 itu.
Edi juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada para petani baik yang dari KTNA, Gapoktan maupun ibu – ibu KWT yang telah siap mengikuti rangkaian kegiatan PEDA KTNA ke XI di Kubar yang akan digelar hingga tanggal 27 Juni 2025.
”Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi- setingginya atas semangat dan kebersamaannya dalam mengikuti pekan daerah ini, karena tanpa itu semua apa yang kita ingin dan harapkan susah untuk kita raih, tetap semangat, jaga kekompakan tunjukkan bahwa Kukar bisa” pungkasnya.
Sementara itu Kadis Pertanian M. Taufik menyebutkan bahwa rencana semula kontingen Kukar yang akan mengikuti PEDA KTNA ke XI ini sebanyak 200 lebih, namun karena pada September nanti Kukar akan menjadi tuan rumah Rembuk Nasional KTNA, sehingga semua anggota KTNA Kukar fokus pada kegiatan Rembuk Nasional tersebut.

Ia berharap dengan peserta yang lebih sedikit ini tetap bisa menunjukkan bahwa kualitas dan kapabilitas petani dan nelayan Kukar bisa diperhitungkan.
“Karena pada bulan September nanti kita jadi tuan rumah kegiatan rembuk tingkat nasional yang pesertanya seluruh petani nelayan seluruh Indonesia, maka kita fokus persiapan kegiatan tersebut, sehingga peserta yang kita bawa kesini lebih sedikit” ujarnya.(Prokom01).
Kukar Ikuti PEDA KTNA Kaltim ke XI, Ajang Gali Wawasan Dunia Pertanian
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikutsertakan sebanyak 90 kontingen pada Pekan Daerah XI Kontak Tani-Nelayan Andalan (PEDA XI KTNA) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 di Kutai Barat.
PEDA KTNA yang diikuti kabupaten/kota se Kaltim itu dibuka secara resmi oleh Gubernur H. Rudy Mas’ud (Harum), di Arena Taman Budaya Sendawar, Sabtu (21/6/2025) lalu, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Kegiatan yang diikuti kontingen dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim ini mengusung tema “Melalui Pekan Daerah KTNA ke XI Tahun 2025 Kita Tingkatkan Produksi dan Daya Saing Petani-Nelayan Menuju Swasembada Pangan di Kalimantan Timur.”
Edi Damansyah yang juga Ketua KTNA Kukar saat melepas rombongan kontingen Kukar berpesan agar selama di sana mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga ke depan para peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru khususnya yang berkaitan dengan pertanian dalam arti luas.
”Harapan khusus saya bahwa pekan PEDA ini tidak sekedar lomba kita menampilkan keterampilan yang sudah kita miliki, tapi yang lebih penting bagaimana ini membuka wawasan, sehingga ada pengetahuan baru yang didapat, ” ucap Edi Damansyah.
Dirinya ingin wawasan maupun ilmu baru yang didapat setelah mengikuti PEDA tersebut ke depan bisa di transformasi maupun disampaikan kepada para petani, Gapoktan, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menjadi binaannya masing-masing.
”Melalui momentum PEDA ini dapatkan ilmu setelah itu ada budaya kerja baru ada langkah-langkah kongkrit kita baik kita selaku petani, ketua kelompok maupun kita sebagai pembina, ” ucapnya.
Sementara itu Gubernur Harum menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung transformasi ekonomi berbasis pertanian. Hal ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan dalam RPJMD Kalimantan Timur 2025-2029, serta sejalan dengan program nasional Swasembada Pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Masalah pangan adalah masalah kedaulatan, masalah pangan adalah masalah kemerdekaan, masalah pangan adalah masalah survival kita sebagai bangsa. Jika ingin menuju negara maju, pangan harus aman dulu,” ujar Gubernur Harum.
Salah satu kebijakan utama pemerintah adalah penetapan harga gabah kering sebesar Rp6.500 per kilogram, yang akan dijemput langsung oleh Bulog di lokasi pangan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas ekonomi dan distribusi pangan di seluruh Kalimantan Timur.
“Kami sangat mengharapkan para petani kita untuk bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dan menjaga keseimbangan lingkungan dalam proses produksi,” terang Gubernur Harum.

Dalam PEDA KTNA ke VI 2025 ini Kontingen Kukar selain mengikuti berbagai kegiatan perlombaan juga memamerkan berbagai produk UMKM dari anggotanya KTNA, Gapoktan dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di stand pameran bersama peserta kabupaten/kota lainnya. (Prokom01).
Asisten II Ucapkan Selamat Kepada Penerima Penghargaan Pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani menghadiri peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2025 dengan tema “Hentikan Polusi Plastik” di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (23/6/2025).

Kegiatan yang turut dihadiri perwakilan pemerintah, perusahaan serta sekolah dari kabupaten dan kota se Kaltim tersebut dirangkai dengan penyerahan penghargaan Proper, Adiwiyata, dan Kalpataru oleh Gubernur Kaltim H Rudi Mas’ud, didampingi Kepala DLH Kaltim Anwar Sanusi.
Kabupaten Kukar sendiri menempatkan delapan sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata, dan beberapa perusahaan meraih penghargaan Proper.
Ditemui setelah Kegiatan, Ahyani Fadianur Diani mengucapkan selamat kepada perusahaan dan sekolah di Kabupaten Kukar yang telah meraih penghargaan Proper dan Adiwiyata pada pelaksanaan peringatan hari lingkungan hidup Sedunia tahun 2025.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan selamat kepada kawan-kawan perusahaan dan sekolahan yang telah meraih penghargaan,” ujar Ahyani Fadianur Diani.
Lebih lanjut, dirinya berharap perusahaan dan sekolah yang telah meraih penghargaan bisa menjadi Role model bagi seluruh stakeholder dan masyarakat sekitarnya khususnya yang berkaitan dengan sadar lingkungan.
Dirinya juga berharap hasil yang telah diraih tersebut bisa terus di pertahanan dan ditingkatkan lagi kedepannya, dan kepada perusahaan dan sekolah yang belum meraih penghargaan ke depan akan terus dilakukan pendampingan dan sosialisasi oleh dinas terkait.
”Kepada pihak-pihak yang belum meraih penghargaan ke depan akan terus kita sosialisasikan melalui dinas terkait sehingga akan semakin tinggi tingkat kesadaran tentang lingkungan hidup, dan kedepannya akan semakin banyak perusahaan dan sekolah-sekolah kita yang meraih penghargaan, ” pungkasnya.
Sebagai informasi, Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan hidup dalam kegiatan belajar mengajar dan budaya sekolah. dan penghargaan PROPER adalah program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. (Prokom07).
Disperindag Gelar Pelatihan Potensi Ekspor UMKM Kukar, Sekda Harap Bisa Tembus Pasar Global
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSamarinda – Sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di beberapa kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), mengikuti Pelatihan Belajar Potensi Ekspor di Hotel Harris Samarinda, Sabtu (21/6/2025).
Kegiatan yang digelar oleh bidang program ekspor, penyelenggaraan promosi dagang melalui pameran dagang bagi produk ekspor unggulan yang terdapat pada satu daerah kabupaten/kota pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar itu, dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono.

Dalam laporannya, Plt Kepala Disperindag Kukar Said Fathullah, mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatnya diversifikasi produk ekspor, yang berdaya saing melalui optimalisasi pemanfaatan seluruh potensi sumber daya, yang dimiliki serta kemampuan memanfaatkan peluang yang ada, sehingga target ekspor non migas dapat tercapai/terwujud. Kemudian, upaya peningkatan ekspor dan surplus neraca perdagangan non migas ini, juga dilakukan dengan memperbaiki komposisi/struktur ekspor Indonesia yang selama ini, masih didominasi produk primer menjadi produk yang berdaya saing dan bernilai tambah.
Pelaku UMKM yang di fasilitasi dalam pelatihan ini, bungkil sawit, rumput laut (Kembang Janggut), kratom (Tenggarong Seberang), kopi nipah (Marangkayu), kakao (Loa Kulu), gula aren (Kota Bangun).Amplang walet (Tenggarong Seberang), teh bawang dayak (Tenggarong), sulam tumpar (Tenggarong), udang crispy, ikan crispy, samosa abon (Muara Jawa), bawang goreng, stik buah naga, seraba (Samboja Barat). Lidi nipah (Muara Jawa), teh bunga telang, bunga rosela (Sangasanga), teri goreng crispy, kripik pisang (Anggana), gula aren murni (Tenggarong Seberang), rumput laut (Muara Badak), petis udang (Anggana), udang windu (Anggana), dan bawang goreng (Tenggarong).

“Untuk itu kami, menghadirkan para narasumber Aksamil Khair, Martha Nurfaiza, Sem Lapik, dan Abdul Rahman dari Kaltim dan luar Kaltim,” ujarnya.
Sementara itu, Sunggono mengatakan pelatihan ini menjadi sangat penting untuk mendorong Bapak/Ibu sekalian dari berpikir dan bertindak secara global. Karena materi-materi yang akan disampaikan oleh para narasumber akan membekali pengetahuan dasar mengenai ekspor, termasuk bagaimana mengenali potensi produk, memahami prosedur ekspor, hingga menjangkau pasar luar negeri melalui berbagai platform.


Dari pelatihan ini juga diharapkan seluruh peserta mampu memahami potensi produk yang bisa diekspor, bisa mengidentifikasi langkah-langkah ekspor serta mulai menyiapkan legalitas dan sertifikasi untuk ekspor (PIRT, Halal, dan NIB).
“Kami Pemkab Kukar akan terus berupaya untuk bisa membantu dan memberikan solusi melalui program-program kerja yang terukur dan sistematis. Semoga pelatihan ini bukan hanya formalitas, tapi merupakan instrumen vital bagi perkembangan UMKM di seluruh wilayah Kukar untuk dapat menembus pasar global,” pungkas Sekda Kukar. (prokom05)
Resmi Pimpin Kukar, Aulia-Rendi: Tak Ada Tolak Belakang Antara Kukar Idaman Dengan Kukar Idaman Terbaik Makanya Langsung Gas Kerja
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) masa jabatan 2025–2030, oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Senin (23/6/25) di Pendopo Odah Etam, Samarinda.


Pada kesempatan itu juga dilantik Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ketua TP Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah(Dekranasda), serta Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) Kukar.
Dilantiknya Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin merupakan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar yang mengungguli dua pasangan lainnya.
Hadir pada acara pelantikan itu, Wagub Kaltim Seno Aji, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim dan Kukar, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Sekda Kukar Sunggono, Anggota DPRD, Kepala Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya usai melantik, Gubernur berharap agar Aulia – Rendi menjalankan amanah dengan penuh komitmen,berdedikasi dan berintegritas untuk memajukan Kukar.
“Harapan saya agar segera memperbaiki infrastruktur terutama ruas jalan yang rusak karena sangat dibutuhkan masyarakat, demikian juga pendidikan dan kesehatan,” pintanya.
Selanjutnya, juga diminta utuk terus menjaga keharmonisan Pemkab dan Pemprov Kaltim, karena Kukar sangat strategis bagi Kaltim tak hanya luas tapi secara historis sebagai kerajaan tertua yang kaya akan sumber daya alam.
Maka dalam pembanguan agar melakukan terobosan yang menyentuh masyarakat.
Kemudian, PKK Kukar juga diminta aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan dengan menjalankan 10 program pokok PKK. Demikian juga Dekranasda dan Bunda PAUD Kukar juga diharapkan menjalankan tupoksinya dengan baik untuk membantu meningkatkan ekonomi dan mencerdaskan generasi.
“Jangan KKN, lakukan kepemimpinan dengan bersih dan akuntabel. Selamat bertugas,” demikian ujarnya.
Sementara Bupati Kukar Aulia Raman ditemui usai dilantik mengatakan pihaknya langsung bekerja melanjutkan visi misi Kukar Idaman dengan Kukar Idaman Terbaik.
“Langsung kita gas kerja apa yang dibutuhkan masyarakat. Kenapa langsung, karena tidak ada proses transisi, pasalnya tidak ada yang bertolak belakang antara Kukar Idaman dengan Kukar Idaman Terbaik tapi sebagai penyempurnaan Kukar Idaman. sehingga seblum 100 hari kerja insyaallah masyarakat sudah bisa merasakan hasil kerja kami,” ujarnya.
“Intinya program yang sifatnya melanjutkan akan langsung kita laksnakan. Makanya kami tidak melakukan program 100 hari kerja karena kami menyempurnakan Kukar Idaman,” ujarnya.
Terkait pesan Gubernur mengenai infrastruktur, Aulia mengatakan ndari segi pemetaan jalan baik status dan sebaginya Kukar sudah bagus, akan tetapi yang menjadi PR adalah luasnya wilayah. Untuk itu pihaknya akan menetapkan skala prioritas untuk menuntaskan masalah tersebut.
“Kita komiten untuk menuntaskan masalah ini, semua komitmen dengan Pemprov akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Komitmen kami tentunya menjalankan Amanah ni dengan sebaik-baiknya,” demikian ujarnya. (prokom04)
Rapak Lambur Juara Umum MTQ Tenggarong, Sunggono Minta Terus Lakukan Pembinaan Intensif
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono resmi, menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 12 tingkat Kecamatan Tenggarong, di Lapangan Sepak Bola Desa Rapak Lambur, Jumat (20/6/2025) malam yang ditandai pemukulan rebana dan penyalaan kembang api ke udara.
Perhelatan tahun ini, diikuti 14 kafilah di wilayah kecamatan Tenggarong yaitu Kelurahan Loa Tebu, Desa Bendang Raya, Desa Rapak Lambur, Kelurahan Mangkurawang, Kelurahan Baru, Kelurahan Sukarame.

Kemudian, Kelurahan Panji, Kelurahan Loa Ipuh, Kelurahan Melayu, Kelurahan Timbau, Kelurahan Bukit Biru, Kelurahan Jahab serta Kelurahan Loa Ipuh Darat.
Dari 14 kafilah yang mengikuti MTQ tingkat kecamatan Tenggarong tersebut, kafilah dari Desa Rapak Lambur keluar sebagai Juara Umum pada MTQ ke 12 tingkat Kecamatan Tenggarong 2025 dengan nilai 348 poin, mengungguli kafilah Kelurahan Timbau dan Kelurahan Melayu masing-masing sebagai peringkat terbaik II dan III.
Kafilah Desa Rapak Lambur yang keluar sebagai juara umum tersebut, berhak menerima piala Bergilir dan piala Tetap MTQ.
Kedua piala itu diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono kepada Kepala Desa Rapak Lambur M. Yusuf diatas panggung utama MTQ yang disaksikan ratusan tamu undangan yang hadir.

Sunggono yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kukar itu, menyampaikan beberapa kebijakan yang berkenaan dengan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tanggal 10 Juli mendatang.
Terhadap hal itu, kata Sunggono bahwa yang mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi, diantaranya adalah peserta yang telah mengikuti MTQ.
Karena tahun kemarin tidak ada MTQ tingkat Provinsi dikarenakan ada kegiatan MTQ tingkat Nasional, sehingga ada dua kegiatan MTQ yang dijadikan satu pesertanya.

Kemudian diadakan seleksi ulang di bulan Januari yang lalu, yaitu MTQ yang diselenggarakan di Kecamatan Samboja Barat dan Kota Bangun Darat.
“Dari kedua kegiatan MTQ tersebut kita telah memiliki 58 peserta yang akan dipersiapkan, untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutim,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Sunggono saat ini LPTQ Kabupaten Kukar akan mengadakan Pemusatan Pelatihan (TC) baik yang mandiri maupun terpusat yang mendatangkan para pelatih Nasional.

Untuk itu, mohon dukungan/ doa seluruh masyarakat Kukar khususnya yang ada di Tenggarong, mudah- mudahan Kukar kembali dapat mempertahankan Juara Umum untuk ketujuh kalinya.
Selain itu, terkait dengan kegiatan MTQ yang sudah berjalan sekian tahun ini, sejak tahun kemarin LPTQ Kabupaten Kukar sudah bersepakat dengan seluruh pengurus LPTQ Kecamatan, bahwa peserta MTQ tingkat Kabupaten hanya boleh diikuti oleh kecamatan yang menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan.
Sampai hari ini, kata Sunggono sejak bulan Januari setidaknya sudah empat Kecamatan yang melaksanakan, termasuk yang akan datang yaitu Kecamatan Muara Jawa dan Sangasanga.
Kegiatan ini dilakukan untuk dijadikan motivasi untuk semua supaya jangan sampai lagi, sesuai dengan arahan Bupati Kukar menyelenggarakan MTQ ini hanya untuk juara-juaraan sehingga menggunakan/ memakai orang luar.
“Alhamdulillah, kurang lebih 6 tahun yang lalu tidak ada lagi kita menggunakan peserta di luar Kukar. Ini bentuk kesuksesan kita semua khususnya LPTQ tingkat kecamatan dalam membina masyarakatnya,” jelasnya.
Untuk Kecamatan Tenggarong sendiri prestasi tertingginya sejak 2 tahun terakhir baik itu, yang di Kecamatan Samboja Barat atau di Kota Bangun Darat prestasi tertingginya adalah Terbaik II.

Diharapkan tahun ini bisa menjadi Juara Umum pada MTQ tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di Tenggarong, itu terserah/kembali kepada bapak ibu sekalian.
“Kemudian, pelaksanaan MTQ.malam ini yang akan kita tutup bisa dilakukan pembinaan lebih lanjut, dan
Siapapun yang menjadi pemenangnya tolong dilakukan pembinaan secara intensif, supaya nanti pada saatnya bisa memberikan yang terbaik untuk Kecamatan Tenggarong,” demikian tegasnya. (prokom05)
MTQ Muara Jawa Dibuka. Sekda: Sebagai Upaya Berjenjang Mencari Bibit Potensial
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XV Tingkat Kecamatan Muara Jawa, Sabtu (21/6/25) malam di Halaman Kantor Kelurahan Tamapole ditandai memukul bedug dan menyerahkan piala bergilir untuk diperebutkan.

Hadir pada acara itu Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kukar, Pengurus LPTQ Kukar, Camat Muara Jawa dan seluruh jajarannya;
Unsur Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan Muara Jawa, Ketua LPTQ,
Muara Jawa dan seluruh Pengurus,
Para Lurah se Kecamatan Muara Jawa;
Dewan Hakim MTQ dan seluruh Panitia MTQ ke-15 Muara Jawa.
Sekda mengapresiasi atas penyelenggaraan MTQ Muara Jawa di Kelurahan Tamapole yang digelar sederhana. Ia juga mengatakan Kelurahan Tamapole perlu sentuhan Pembangunan Pemerintah sama seperti wilayah lainnya di Kukar.
“Terimakasih atas pembinaan yang dilakukan Muara Jawa pada kontingen MTQ nya dengan cara sederhana tapi mampu berprestasi di tingkat Kabupaten,” ujarnya.

Dikatakannya MTQ Tingkat Kecamatan ini merupakan upaya berjenjang mencari bibit-bibit potensial untuk dikembangkan dan kelak mewakili Kabupaten Kukar di jenjang MTQ yang lebih tinggi.
“Pelaksanaan berjenjang ini untuk melakukan pemetaan perencanaan serta pembinaan MTQ di tingkat Kabupaten. Dengan demikian kita dapat memproyeksikan prestasi di masa-masa mendatang,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.
Lanjutnya, pelaksanaan MTQ tidak sekadar sebuah lomba membaca, menghapal, atau mengkaji isi Al-Quran. MTQ adalah sebuah syiar untuk memperkuat keberadaan dan ajaran yang ada dalam Al-Quran untuk diamalkan dalam kehidupan.

Pemkab akan terus berupaya untuk menjadikan masyarakat Kukar yang Inovatif Berdaya Saing dan Mandiri (IDAMAN) dengan cita-cita mulia mewujudkan masyarakatnya yang hidup sejahtera dan bahagia dibawah naungan Al-Quran. Dengan dimilikinya Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Gerakan Etam Mengaji (GEMA), memberikan payung hukum yang jelas dan terarah terhadap program-program keagamaan yang telah dan akan berjalan, yaitu Program Satu Desa Satu Hafidz Al-Quran, Program Dai Masuk Desa, Program Penguatan Pondok Pesantren, Program Kukar Berkah dengan melakukan Pembangunan/Renovasi Rumah Ibadah, Program Beasiswa ke PTIQ dan IIQ Jakarta dengan biaya penuh, dan program strategis lainnya.
“Melalui program ini saya mangajak dan memberikan motivasi bagi masyarakat muslim untuk membiasakan diri untuk senantiasa berinteraksi dengan Al-Quran, membaca, mempelajari, menghayati isi kandungannya dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-har,” ujarnya.

Kepada para dewan hakim, diminta dapat menjalankan tugas dengan benar dan sungguh-sungguh berikan penilaian seobyektif mungkin, jangan ada subyektifitas.
“Untuk Kafilah dan peserta MTQ se Kecamatan Muara Jawa, saya ucapkan selamat bermusabaqah memberikan tampilan yang terbaik, anda semua pemenangnya,” demikian ujarnya. (Prokom04)
Emek Fishing Club Tenggarong Ikuti Lomba Mancing Idaman
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Emek Fishing Club Tenggarong salah satu club yang ikut berpartisipasi menyemarakan dan meramaikan Festival Olahraga Masyarakat khususnya Lomba Mancing Idaman 5 Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Dispora Kukar yang berlangsung di Danau Wisata Stadion Aji Imbut Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu ( 21/6 ).
Menurut Ketua Emek Fishing Club Kukar Maslianawati Edi Damansyah, yang juga selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kukar , didalam ajang lomba ini pihaknya menurunkan 30 orang anggotanya. Dengan berbekal aneka racikan umpat, untuk mendapatkan ikan – ikan yang telah disiapkan oleh pihak panitia pelaksana. Maslianawati Edi Damansyah mengucapkan terima kasih kepada Dispora Kukar yang telah menggelar acara ini, selain sebagai ajang silaturahmi sekaligus juga untuk menyalurkan hoby khususnya para pencinta memancing, seperti dirinya bersama anggota “ Emek Fishing Club Kukar ”.
Setiap hari libur atau ada waktu dan kesempatan, ia dan beberapa anggota Emek Fishing Club Kukar Tenggarong sering melakukan mancing mania ke beberapa kecamatan yang ada di Kukar. Hasilnya tidak terlalu dipikirkan seberapa, namun rasa kebersamaan , kesatuan, kebahagian mempunyai arti tersendiri dihati.

Mancing di danau seperti ini menurutnya biasa saja tidak terlalu menantang, sebab ikan – ikannya sudah disiapkan oleh pihak panitia, tinggal keberuntungan saja lagi. “Tapi apabila memancingnya di Sungai Mahakam atau Sungai bebas itu yang paling bagus, sebab kita bisa mendapatkan berbagai macam jenis ikan dan tinggal kesabaran, ketekunan dan kehati – hatian kita dalam memancing , kita juga harus memperhatikan situasi dan kondisi disekitar kita sekaligus mempersiapkan sarana dan prasarana alat memancing yang kita butuhkan,” ujar Maslianawati Edi Damansyah. ( Prokom 03 ).