Bupati Kukar Jadi Narasumber Wawasan Kebangsaan Bagi Peserta PKA Angkatan III 2025
Samarinda – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri menjadi narasumber Wawasan Kebangsaan Kepemimpinan Pancasila dan Integritas, pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan III tahun 2025, di Auditorium Kampus Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Sempaja, Samarinda, Senin (22/9/2025).
Kegiatan yang dimoderatori Widyaiswara Ahli Madya Pusjar SKPP Dr. M. Muhamad Harry Rahmadi tersebut diikuti peserta PKA Angkatan III dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Kaltim, termasuk dari Pemkab Kukar sebanyak 11 peserta.

Aulia pada kesempatan itu didepan para peserta pelatihan PKA memaparkan beberapa program dari visi misi Kukar Idaman Terbaik, guna terwujudnya pondasi pusat pangan, pariwisata dan industri hijau yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Kukar Maju berfokus pada peningkatan sektor ekonomi, infrastruktur dan tata kelola. dimana menurutnya pemerintah daerah berupaya menciptakan perekonomian yang inklusif dengan mengembangkan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan industri berbasis sumber daya lokal yang dikelola secara berkelanjutan.
Sedang Kukar Sejahtera, berfokus pada sumber daya manusia melalui penguatan pelayanan pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial, serta penyediaan hunian yang layak, sehingga tercipta kondisi masyarakat Kukar yang sehat, berdaya saing, dan memiliki karakter budaya yang kuat.
”Dan untuk Kukar Berkelanjutan, berfokus pada penerapan praktik ramah lingkungan melalui pengembangan industri hijau, pemanfaatan energi terbarukan, dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, ” ujar dr. Aulia.

Lebih lanjut, Aulia mengatakan adapun strategi pembangunan Kukar Idaman Terbaik berbasis pada dua potensi, yang pertama yaitu Basis Potensi Kewilayahan yang menurutnya dimaknai bahwa Kukar memiliki kondisi geografis yang berimplikasi pada potensi ekonomi wilayah yang beragam, sehingga Kukar harus dapat mendesain pola pembangunan wilayah dengan zonasi tematik yang didasari atas karakteristik potensi secara terintegrasi.
Dan kedua Basis Kelembagaan, yaitu dengan luas wilayah yang cukup besar, maka penyelenggaraan pembangunan di Kukar harus dapat terdistribusi sampai ke jenjang pemerintah dibawahnya, mulai dari kecamatan, desa, kelurahan hingga ke level skala wilayah administrasi terkecil ditingkat masyarakat yaitu rukun tetangga.

”Kebijakan ini menjadi nilai utama dari filosofi Kukar Idaman Terbaik, dimana pemerintah harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara, guna mewujudkan visi misi Kukar Idaman Terbaik, dr. Aulia mengatakan terdapat 17 program dedikasi yang keseluruhannya mengarah pada perwujudan fondasi transformasi ekonomi, sosial dan tata kelola di Kukar untuk mendukung pencapaian Asta Cita dan Indonesia Emas 2045.

Sebagai informasi, kegiatan pun diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama antara Bupati Kukar dengan para peserta PKA Angkatan III tahun 2025.(prokom07).




