Bupati Kukar Serahkan Bantuan Bencana Gagal Panen di Rapak Lambur
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan Bencana Gagal Panen yang disebabkan banjir didesa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong Bertempat di BPU Kantor Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong, Rabu (08/04/2026)
Aulia Rahman Basri mengatakan kami atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Kukar menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam dan turut berduka cita atas bencana gagal panen yang bapak/Ibu alami. Kondisi ini tentunya diluar kendali kita semua dimana sejak akhir Desember 2025 sampai Januari 2026, tingkat curah hujan di atas rata-rata kemudian diikuti dengan air sungai yang meluap sehingga merendam sebagian besar sawah di wilayah Desa Rapak Lampur ini dalam waktu yang cukup lama. Pada akhirnya sebagian besar padi sawah tidak dapat dipanen

“Sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab kami selaku Pemerintah Kabupaten Kukar, pada hari ini kami menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada Bapak/Ibu semua sesuai dengan hasil perhitungan Tim Terpadu agar kebutuhan pangan Bapak/Ibu sekeluarga dapat tetap terpenuhi. Memang bantuan yang kami berikan pada hari ini tidak sebanding dengan kerugian yang Bapak/Ibu alami. Namun setidaknya dapat meringankan beban dan memastikan bahwa Bapak/Ibu bersama keluarga dapat terpenuhi kebutuhan pangannya khususnya beras. Jumlah bantuan yang kami disalurkan hari ini sebanyak 9.756 Kg Beras (1.084 Karung)”ujarnya
Lanjut Aulia mengatakan dirinya meminta kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, agar memberikan prioritas bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) bagi petani yang terdampak gagal panen akibat bencana banjir ini di wilayah ini. Sehingga pada periode musim tanam berikutnya mereka bisa tetap untuk menggarap lahan sawahnya dan menanam padi. Selain itu, dirinya juga meminta agar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan sesuai kewenangan masing-masing OPD, agar melakukan pengecekan secara menyeluruh terkait dengan sistem irigasi/pengairan di wilayah Desa Rapak Lambur. Termasuk jika perlu untuk melakukan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.
“Kepada Kepala OPD yang terkait dapat sigap dan kordinasi serta sinergi melakukan percepatan penanganan pasca banjir yang terjadi, sehingga para petani bisa melanjutkan menanam kembali dan mengembalikan kondisi perekonomiannya” Katanya
Tambah Aulia mengharapkan Bapak,Ibu tetap bersemangat untuk melanjutkan kegiatan usaha taninya untuk periode musim berikutnya. Karena Bapak Ibu semua sesungguhnya adalah ”Pahlawan” yang berjuang untuk tetap bisa menghasilkan pangan (beras) untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. Semoga perjuangan, kerja keras dan pengorbanan Bapak/Ibu semua mendapatkan balasan limpahan rahmat dan pahala dari Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal Alamin. (Prokom09)




