Bupati Tinjau Asrama dan Berdialog Dengan Mahasiswa Kukar di Yogyakarta
Yogyakarta – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Alfian Noor, Kabag Prokom Ismed, dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Muhammad Jamil meninjau asrama Mahasiswa Kukar di Yogyakarta, Rabu (3/8/2025).

Peninjauan dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi Asrama yang telah direnovasi dan diresmikan setahun yang lalu.Selain meninjau kondisi asrama, bupati Aulia Rahman Basri jua menemui dan berdialog dengan para mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai kecamatan di Kukar.
“Berasal dari kecamatan mana saja ini,” tanya Bupati Aulia.
“Kami ada yang dari Kecamatan Kota Bangun Darat, Samboja, Anggana dan Kecamatan Tenggarong,” ujar salah seorang mahasiswi.
Bupati Aulia meminta para mahasiswa untuk menjaga nama baik daerah dengan bersikap dan berlaku sopan, serta harus menghormati adat istiadat, aturan, dan budaya di tempat tinggalnya dengan cara beradaptasi dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

“Jaga nama baik daerah (Kukar) dan keluarga dengan menjaga tingkah laku dan perbuatan serta tidak melakukan hal – hal yang bisa mencoreng nama baik daerah kita,“ pinta Aulia.
Bupati berjanji akan menindaklanjuti keluhan – keluhan yang disampaikan para mahasiswa terkait kondisi asrama dan juga sarana dan prasarana pendukung lainnya.
“Tadi yang disampaikan ada kebocoran plafon dan pembuangan air yang rusak akan segera kita perbaiki, dan untuk CCTV yang dimintakan karena ini sangat penting untuk memberikan rasa nyaman dan aman, juga akan segera kita realisasikan,” tegasnya.

Aulia juga menjelaskan terkait beasiswa yang belum sepenuhnya terealisasi akan dibayarkan penuh pada anggaran perubahan nanti.
Hal tersebut terjadi karena adanya rasionalisasi dan pemangkasan anggaran di beberapa sektor.
Untuk diketahui mahasiswa yang tinggal di Asrama Kukar merupakan para mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 maupun S2 di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Dan untuk bisa menempati asrama harus melalui verifikasi dari bagian Kesra.
Adapun jumlah mahasiswa yang menempati tersebut, untuk asrama putri dihuni sebanyak kurang lebih 14 orang mahasiswa dan untuk asrama putra sebanyak 11 orang mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Aulia Rahman Basri juga memberikan bantuan uang tunai untuk keperluan pembelian sarana dan prasarana yang rusak dan harus segera diganti sebagaimana yang dikeluhkan para mahasiswa. (Prokom01).




