Persiapan MTQ 2022, LPTQ Kukar Kirim Kafilah ke Kuningan dan Suka Bumi
Tenggarong – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kafilah dalam mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) baik ditingkat Provinsi maupun Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) mengirimkan peserta cabang seni lukis kaligrafi dan penghafal Al-Quran (hafiz/hafizah), ke Lembaga Kaligrafi (Lemka) di Sukabumi dan Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional di Cibulan, Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) H Sunggono selalu Ketua Umum LPTQ, mengantar langsung para calon kafilah ke Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (4/11).
Turut mendampingi Sunggono, Wakil Ketua LPTQ H Supriyanto, Koordinator Bidang Pendidikan dan Latihan (Diklat) Harunu Rasyid, Koordinator Bidang Kehakiman H Ikhsan Nurkharim dan Bendahara H Mariatul Kiptiah.
13 orang calon Kafilah Kukar itu akan menjalani karantina selama 2 bulan atau 8 minggu.
Sunggono mengatakan, alasan memilih Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional Kuningan Jawa Barat sebagai tempat tujuan pelatihan ini, karena sebelumnya telah terjalin kerjasama antara pemkab Kukar dengan para hafizh Al-Quran dari tempat itu dalam Program Satu Desa Satu Hafizh.
“Jadi kenapa kami memilih tempat ini, karena pada program pemkab Kukar Satu desa satu hafizh, itu awalnya hafizh – hafizh nya yang diterjunkan ke desa – desa untuk menciptakan hafizh – hafizh di desa berasal dari sini,” ujar Sunggono.
Ia berharap dengan mengirimkan para hafiz/hafizah ke Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional Kuningan Jawa Barat ini dapat memaksimalkan diri dalam menimba ilmu hafalannya, dapat fokus dan konsentrasi dalam mempersiapkan diri menghadapi helatan MTQ tahun 2022 yang akan datang.
“Mudahan – mudahan dalam waktu kurang lebih 8 minggu nanti, adik – adik bisa memaksimalkan diri dalam menimba ilmu disini, lebih fokus dalam belajarnya, karena insha Allah akan bermanfaat bagi diri dan keluarga, sukses buat semuanya,” harapnya.
Selain mengantarkan secara langsung, Sekda H Sunggono juga menyerahkan uang saku kepada para hafizh/hafizah dan para peserta seni lukis kaligrafi tersebut.
Adapun yang berkesempatan mendapatkan kesempatan menimba ilmu di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional Kuningan Jawa Barat ini adalah, mereka yang pernah menjadi juara pada ajang MTQ baik di tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi maupun Nasional, yaitu :
1. Ahmad Rifai
2. Mahfuzah
3. Nuzul Wahyu
4. Agus Tri Lestari
5. Muh Riski Luthfiansyah
6. Wahyuni
7. Ahmad Sailillah
8. Nur Atqiya
Dan mereka yang memperdalam ilmu seni lukis kaligrafi di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an ( LEMKA ) Sukabumi, adalah:
1.Asriadi
2.Sawal Efendi Putra
3.Fadlullah
4.Irfan Sofyan
5.Indah Fauziah
(Prokom01)












Ditemui usai nonton bareng Edi Damansyah mengungkapkan film ini, digagas oleh Julfiansyah anggota DPRD Kukar, merupakan salah satu putra Kukar yang punya komitmen terhadap daerah, sehingga dari beberapa referensi yang di dapat Julfiansyah, ditulis dalam skenario diberi judul “Perisai Mahakam”. Dalam cerita film ini berkaitan dengan potensi yang ada di Kukar, baik itu sumber daya alam, tradisi adat Istiadat dan juga kehidupan masyarakat di desa Muara Wis serta di Kecamatan Kota Bangun.
Ditemui usai kegiatan Ketua Tim Penggerak PKK Kukar Maslianawati Edi Damansyah mengatakan bahwa kegiatan tersebut sesuai dengan salah satu program kerja Kelompok Kerja (Pokja) IV PKK, yaitu mengelola Program Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat.








