Ketua PKK: Perkuat Sinergitas Stakeholder, Untuk Menekan Pernikahan Dini dan Perceraian
Tenggarong – Guna menekan angka pernikahan anak usia dini dan perceraian, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kukar menggelar kegiatan Pusat Layanan Keluarga (Pusaka) Sakinah di balai Kecamatan Muara Wis, Rabu (24/11).
Kegiatan yang dibuka oleh Ketua TP PKK Kukar Maslianawati Edi Damansyah itu dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kehidupan berumah tangga yang baik dan mempersempit pernikahan anak usia dini serta mengurangi angka perceraian di Kabupaten Kukar.
Maslianawati mengingin agar penguatan kerjasama yang baik disemua lini maupun semua stakeholder yang ada, tentunya untuk mendukung program ini agar dapat mempersempit pernikahan anak usia dini dan perceraian di Kukar, termasuk di Muara Wis.

“Saya berharap peran aktif seluruh stakeholder dalam mendukung program Pusaka Sakinah, selalu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahayanya pernikahan anak usia dini dan perceraian selain itu juga dapat mengadakan program-program yang mendukung program Pusaka Sakinah,” ujarnya.
Lebih lanjut Maslianawati juga mengatakan agar rumah tangga menjadi harmonis, Sakinah, Mawaddah dan Warohmah tentunya harus selalu menanamkan nilai-nilai rohani keagamaan dalam rumah tangga.
Disebutnya, potensi masalah dalam keluarga muda sangat banyak meskipun itu tergantung dari bagaimana pasangan itu mengatasinya. Tetapi dari data yang ada, tingkat perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, potensi kesehatan dalam hal ini kematian harus ditekan.
“Tentunya Pemerintah Daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat yang mendukung program ini, maka dari itu peran aktif seluruh stakeholder harus menjadi cerminan dari suksesnya penekanan kasus-kasus seperti diatas, dan dari rangkaian kegiatan ini di harapkan akan menjadi wadah remaja untuk menyadari potensi-potensi tersebut,”kata Maslianawati.

Acara tersebut dihadiri forum koordinasi pimpinan kecamatan setempat, turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Bagian Bina Mental Setkab Kukar, Dedi Permata. (Prokom 09)



Acara tersebut dihadiri para pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kukar, juga DPRD, termasuk Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid.










Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komite I DPD RI H Fachrul Razi dan beralih ke Wakil Ketua II Fernado Sinaga. Kesimpulan rapat yang disampaikan Fernado Sinaga tersebut, menyebutkan beberapa putusan, diantaranya dalam pembahasan tripartit RUU tentang IKN, Komite I akan mendorong Pemerintah dan DPR RI untuk mengkaji lebih lanjut terkait struktur kelembagaan, kewenangan dan wilayah administrasi Pemerintahan IKN. Selanjutnya Komite I mendorong Pemerintah agar dalam menyusun Induk IKN tidak hanya berfokus pada kawasan inti dan pengembangan IKN, juga memasukan daerah sekitar sebagai bagian tidak terpisahkan dalam pembangunan IKN yang dijalankan secara kolaboratif dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pusat.
Sekda Kukar Sunggono dalam sambutanya berterima kasih atas program vaksinasi gotong royong yang diperuntukan bagi masyarakat Kukar, yang berlangsung selama tiga hari untuk seribu dosis vaksin.



Pengukuhan ditandai pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris DWP Kabupaten Sri Wijayanti Totok Heru Subroto. Adapun sebagai ketua DWP UP Muara Jawa, yaitu Herlina Safruddin.
