Melalui Tabligh Akbar dan Halal Bihalal Idul Fitri, Bupati Sampaikan Mohon Maaf Lahir Batin
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kukar, hadiri Tabligh Akbar dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 M bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Sabtu (11/4) malam. Dengan menghadirkan Ustadz Cahyadi Batubara, jebolan Da’i Akademi Sahur Indonesia (Aksi) Indosiar.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Sunggono, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar Edi Damansyah, para tokoh organisasi keagamaan, agama, masyarakat, dan para kepala perangkat daerah dilingkup Pemkab Kukar.

Kegiatan diawali, serah terima MoU antara DMI Kukar dengan PT. Jaya Mandiri Sukses (JMS) Group Kukar, dan pemberian penghargaan kepada Da’i Cilik Kukar. Disaksikan dan diserahkan oleh Bupati Kukar bersama Forkopimda dan Sekretaris Daerah.
Aulia mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Edi Damasyah selaku Ketua Umum DMI Kukar. Serta pihak PT. Jaya Mandiri Sukses (JMS ) Grup yang menjadi salah satu Sponsor, dalam pelaksanaan kegiatan malam ini.

Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan dan bisa kembangkan lagi,
terima kasih juga kepada seluruh jajaran, dan pihak-pihak panitia yang terlibat sehingga acara ini bisa terselenggara dengan baik.
“Kegiatan yang sangat luar biasa karena menggelar kegiatan Tablik Akbar dan Halal Bihalal, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kota Raja Tenggarong dengan mendatangkan penceramah dari luar daerah Kaltim, yaitu Ustadz Cahyadi yang akrab di sapa Ustadz Ucay,” ujar Bupati.
Melalui kesempatan yang baik ini dan masih berada dalam bulan Syawal 1447 H, Aulia Rahman Basri selaku Bupati beserta Rendi Solihin selaku Wakil Bupati Kukar.

Kemudian, atas nama pribadi keluarga serta Pemkab Kukar mengucapkan Taqabballahu Minnawaminkum Syimana Wasyimakum Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

“Mudah-mudahan dengan saling memaafkan kita mengembalikan kepada situasi yang fitri, mengembalikan situasi kita kepada kesucian. Insyaallah ini akan mempermudah langkah-langkah kita kedepan, dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Kukar,” pungkas Aulia. (prokom10)




