Resmikan Gedung SMPN 3 Muara Jawa, Pemkab Kukar Komitmen Kesejahteraan Guru Tidak Dikurangi
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri, meresmikan Gedung SMP Negeri 3 Muara Kembang Jl. Handil Petinggi RT. 14 Kelurahan Muara Kembang Kecamatan Muara Jawa, Selasa (21/4/2026) sore.
Turut hadir mendampingi orang nomor satu di Kabupaten Kukar itu adalah Wakil Bupati (Wabup) Rendi Solihin, Kepala Disdikbud Heriansyah, Kepala DPMD Arianto, Plt. Kepala Dinas Perkim M. Aidil serta Kepala Bidang Pendidikan SMP Disdikbud Emy Rosana Saleh.

Aulia, mengatakan Pemkab Kukar dengan Program Kukar Idaman Terbaik memberi ruang sebesar besarnya, untuk seluruh anak anak di Kabupaten Kukar agar bisa meraih mimpi mimpi mereka.
“Kami berpesan kepada anak anak kami jangan sampai putus sekolah, raih lah mimpi mimpi yang ada pada diri anak anak kami sekalian,” pesan Aulia.
Peresmian, beberapa ruang belajar dan ruang yang digunakan untuk proses belajar mengajar, yang mana telah disampaikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Muara Jawa, Brilian Surya Wijaksono bahwa ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Sekolah.

“Kita berharap dengan diresmikannya ruang ruang baru ini bisa menambah lagi kualitas pembelajaran, khususnya yang ada SMP Negeri 3 Muara Jawa ini,” harap Aulia.
Pemkab Kukar, selalu menyambut baik kegiatan kegiatan yang mengedepankan, kegiatan peningkatan kualitas sektor pendidikan di Kabupaten Kukar.
“Kami hadir disini, pak Kepsek sebagai wujud nyata, sebagai bukti bahwa Pemkab Kukar dibawah kepemimpinan kami. Aulia Rahman Basri beserta H. Rendi Solihin menempatkan sektor Pendidikan sebagai sektor andalan di dalam Program Kukar Idaman Terbaik,” tegas Aulia.
Ada beberapa penguatan yang telah dilakukan di dalam Kukar Idaman Terbaik, yaitu menyangkut sektor bidang Pendidikan.

Diantaranya, menginginkan bahwa Kukar memiliki jumlah dan kualitas guru yang mencukupi. Hal ini bisa terjadi ketika distribusi guru ini berjalan dengan baik.
Kemudian, Ingin memastikan kualitas guru itu pasti terkorelasi dengan kesejahteraan bagi para guru guru. Oleh karenanya pemkab Kukar berkomitmen ditengah efisiensi turunnya pendapatan daerah Kabupaten Kukar. Dimana di tahun 2025 pendapatan (APBD) Kukar di angka Rp 11 Triliun, dan sekarang cuman Rp 7 Triliun saja.
“Tapi kami berkomitmen tidak ada satupun item kesejahteraan para guru di Kukar yang kita kurangi,” tegas Bupati Aulia.
Akan tetapi, kata Aulia ada satu hal yang ingin disampaikan banyak Direct Message (DM) yang
masuk, mempertanyakan terkait dengan honor guru non ASN/non PPPK yang belum turun sampai saat ini.
Disampaikan, bahwa saat ini Pemkab Kukar lagi merapikan regulasinya karena apa, ternyata pada saat ini sudah mulai dibayarkan/diberlakukan mulai tahun 2023÷2025 kemarin. Ini ternyata payung regulasinya itu tidak terlalu kuat dan sekarang lagi diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Pemkab Kukar bersama dengan BPK berusaha untuk menyempurnakan ini, sehingga insentif ini nanti dibayarkan kepada guru guru tidak menjadi beban tersendiri. Ketika ada pemeriksaan periksaan berikutnya.
“Kami minta mohon bersabar, insyaallah kami berkomitmen dan sudah disampaikan kepada Kepala Dinas Disdikbud Kukar. Setelah regulasinya sudah kita rapikan ini akan segera kita bayarkan. Ada sekitar 6 ribu guru yang terkategori yang harus mendapatkan insentif ini,” pinta Bupati Aulia.

Jadi kami mohon kesabarannya kita akan rapikan ini, dan kita akan sampaikan dan akan kita salurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Muara Jawa beserta unsur Forkopimcam, Lurah Muara Kembang beserta perangkat kelurahan, Ketua RT/RW, Kepsek SMP Negeri 3 Muara Jawa, Dewan Guru, serta staf tenaga kependidikan, tokoh adat, agama, masyarkat, pemuda, dan para orang tua/wali murid serta seluruh peserta didik SMP Negeri 3 Muara Jawa. _(prokom05)_



