Bupati Minta Tanoto Konsisten Bantu Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kukar
TENGGARONG – Tim Tanoto Foundation terdiri dari Roselina Ping Juan (Koordinator Distrik), Affan Surya (koordinator Provinsi) dan Sandra Shirley Lakembe (Spesialis Hubungan Pemerintah) melakukan Audiensi dengan Bupati Kukar Edi Damansyah sekaligus melaporkan progres, capaian dan tantangan program percepatan peningkatan mutu pendidikan, Senin (27/2/2023) di Rumah Jabatan Bupati, Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

Disampaikan Roselina Ping Juan menyebutkan gambaran umum bahwa Tanoto Foundation telah melakukan pendampingan dan pelatihan kepada siswa terdampak kurang lebih 10.000 ribu orang dan 1,171 orang guru yang telah dilatih dari 24 sekolah dengan sumber dana diseminasi yakni anggaran dinas melalui Kukar Pintar Idaman (2020-2021) dan Anggaran Kemenag Loa Janan, Loa Kulu dan Samboja tahun 2019.
Kemudian Melalui diseminasi mandiri-sertifikasi (Loa Kulu, Muara Kaman, Tenggarong Seberang tahun 2019 dan Dana CSR di Tabang, Kembang Janggut, dan Marangkayu.
“Hasil pemantauan sekolah per November 2022 rata-rata capaian Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) per sekolah dari 53 persen s/d 95 persen dengan rata-rata capaian MBS per sub Indikator kepemimpinan pembelajaran, budaya baca, partisipasi masyarakat dan pengembangan karekter,” ujarnya.
Kemudian rata-rata capaian pembelajaran per sekolah 58 persen s/d 95 persen dengan indikator kegiatan pembelajaran 67 persen sampai 100 persen, budaya baca 68 persen dan fasilitas pendukung pembelajaran 31 persen sampai 92 persen.
“Dari gambaran tersebut terlihat pada guru SD/MI penerapan pembelajaran aktif Guru SMP/MTs Penerapan Pembelajaran, Kepsek SD/MI dengan kepemimpinan efektif, Kepsek SMP/MTs, KKG Mistra aktif dan MGMP mitra Aktif rata-rata mencapai target 70 persen ke atas. Adapun dibawah target guru SD/MI menerima pelatihan (diseminasi) dan guru SMP/MTs dikisaran 20 persen,” ujarnya.
Sementara itu capaian dan Tantangan Pendidikan (Rapor Pendidikan Kukar) disampaikan Affa Surya meyebutkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa mulai dari 11,98 persen sampai 52, 59 persen (literasi SD), numerasi SD 16,87 persen sampai 51, 66 persen. Kemudian Literasi SMP 6,41 persen sampai 52, 63 persen, dan Numerasinya dari 3,20 persen sampai 55,12 persen.
“Indikator kualitas pembelajaran, manajemen kelas, dukungan afektif, indek karekter, refleksi pembelajaran, visi misi sekolah, pengelolaan kurikulum, dukungan untuk refleksi guru masih perlu tindaklanjut,” katanya.
Diakhir presentasinya hasil rekomendasi disampaikan Shirley Lakembe menyebutkan tiga poin penting yakni perbaikan ekosistem pendidikan menyangkut forum belajar, KKG, MGMP, K3S, MKKS sebagai wadah knowledge sharing dan penyebar luasan diseminasi ke non mitra. Kemudian platform digital Kukar Pintar idaman, program guru dan kepala sekolah inovatif hingga peran mitra pembangunan dan peran masyarakat mendukung SPM.
“Perlu juga mendapat perhatian yakni kebijakan inovatif daerah dalam mendukung SPM pendidikan berbasis rapor pendidikan dan pemantauan penerapan capaian rapor pendidikan satuan pendidikan dan daerah,” jelasnya.
Setelah mendengar presentasi dari Tim Tanoto, Bupati Kukar Edi Damansyah mengapresiasi atas proses yang dilakukan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kukar.
“Saya menyambut baik atas presentasi capaian program Tanoto yang telah melakukan pendampingan dan pelatihan dalam peningkatan mutu pendidikan di Kukar,” apresiasinya.

Bupati Edi Damansyah juga menyoroti data dan presentasi yang disampaikan masih secara umum dan belum menyasar pada fokus apa yang diharapkan selama ini, seperti adanya perbaikan manajemen, kualitas pendidikan hingga fungsi kepala sekolah, dan gurunya.
“Saya merasa belum ada yang mesti dibanggakan, apalagi Kukar akan dijadikan Tanoto sebagai percontohan daerah lain, masih jauh itu. Saya minta terus dioptimalisasikan saja dulu, ukuran hingga capaiannya. Terkadang kita tidak konsisten dalam menjalankan proses tersebut, untuk itu saya minta Tanoto konsiten bantu pendidikan di Kukar,” demikian harap Edi Damansyah.
Hadir dalam Audiensi tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kukar Tauhid Aprilian Noor beserta jajarannya dan Kepala Kementerian Agama Kukar H Nasrun dan jajarannya. (Prokom10)




