Tenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur membuka Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kukar, Kamis (5/9/24) di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.
Hadir pada acara itu dari Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kukar, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) RI Giri Suryanta, Plt. Deputi Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRGM RI,
Kepala Kelompok Kerja BRGM RI, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Para Kepala Perangkat Daerah di Kukar, Tim Rehabilitasi Mangrove Provinsi Kalimantan Timur, Koordinator Kelompok Kerja Mangrove Provinsi Kalimantan Timur, Kepala UPTD KPHP Santan dan UPTD KPHP Meratus, Perwakilan Camat, Lurah dan Kepala Desa, Perwakilan Lembaga, Perguruan Tinggi, Kelompok Masyarakat dan LSM/NGO.

Ahyani mengatakan Pemkab Kukar mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan itu, sebagai bagian upaya bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk membangun komitmen dan kolaborasi dalam pelestarian lingkungan khususnya melalui kegiatan percepatan rehabilitasi mangrove. Juga berterima kasih kepada BRGM RI yang menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Komitmen dan dukungan Pemkab Kukar terhadap pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup, sangat jelas dan tegas masuk dalam Visi dan Misi KUKAR IDAMAN khususnya kaitan dengan Misi Ke-5, yaitu Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berwawasan Lingkungan dengan sasaran pokok yaitu Pembangunan berwawasan lingkungan yang Lestari.
Dilanjutkannya, geliat rehabilitasi mangrove global maupun nasional kini semakin kuat dan lebih terarah. PBB mendeklarasikan tahun 2021-2030 sebagai Dekade PBB untuk melakukan restorasi dengan target 350 juta hektare lahan termasuk ekosistem mangrove. Inisiatif global untuk restorasi mangrove didorong kuat Global Mangrove Alliance (GMA) yang menargetkan peningkatan tutupan mangrove global sebesar 20% di tahun 2030 (sekitar 3 juta hektar). Indonesia juga mendorong kuat upaya ini dan menargetkan 637 ribu hektare lahan mangrove direhabilitasi hingga 2024.
Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah target utama rehabilitasi mangrove nasional sebagaimana termaktub dalam Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 120 tahun 2020 tentang BRGM. Dan Kukar masuk dalam lokasi Indikatif Rehabilitasi Mangrove tersebut.
“Untuk mencapai target tersebut, tentunya dibutuhkan upaya bersama semua pihak , baik pemerintah, swasta, akademisi, NGO, penggiat, dan masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.

Upaya rehabilitasi mangrove penting dilakukan utamanya di ekosistem mangrove yang terdegradasi. Lahan-lahan potensial dan berpeluang untuk direhabilitasi perlu diidentifikasi agar tujuan pemulihan ekosistem mangrove dapat tercapai. Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah maraknya tambak rakyat di hutan mangrove yaitu sekitar 87,13 Ha dari mangrove potensi. Kerja sama lintas sektor diperlukan untuk edukasi dan sosialisasi tambak rakyat ramah lingkungan sehingga dapat menjamin kelestarian hutan mangrove dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakannya, rehabilitasi mangrove di Kukar , tidak hanya bisa dilakukan dalam bentuk kegiatan penanaman mangrove saja. Pada daerah- daerah yang mengalami abrasi pantai yang parah di perlukan pembangunan bangunan civil teknis yang berfungsi sebagai penahan atau pemecah gelombang.
‘Tentunya rehabilitasi mangrove yang terdegradasi perlu identifikasi dengan baik agar optimal pemulihan ekosistemnya,” ujarnya.
Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.
Pendekatan pengelolaan lanskap terpadu diharapkan mampu mencapai tujuan sosial, ekonomi dan lingkungan di wilayah yang menjadi sasaran. Harapannya dengan metode yang benar, penguatan pengelolaan pesisir melalui rehabilitasi, konservasi dan pemanfaatan mangrove berkelanjutan sekaligus dapat meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Ekosistem mangrove yang lestari tentu menjadi tujuan kita bersama agar mampu menjaga ketahanan iklim dunia.

Ahyani menyampaikan tiga hal yang menjadi faktor penting keberhasilan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan yakni kolaborasi, zonasi dan pemanfaatan.
Pelestarian ekosistem mangrove bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja akan tetapi juga melibatkan seluruh stakeholder sehingga perlu ada pembagian peran dan tanggung jawab.
“Kami mengajak semua pihak, mitra pembangunan dan segenap potensi, untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah dan masyarakat Kukar yang sejahtera, berdaya saing dan bermartabat. Semoga kita mampu menjaga alam ini demi kita dan anak cucu kita di masa mendatang,” demikian ujarnya. (Prokom04).
Panen Raya Padi Mekongga Bersama Danrem 091/ASN, Bupati Pastikan Program Ketahanan Pangan di Kukar Berjalan Baik
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah bersama Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul lakukan panen raya bertempat di Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu, Kamis (5/9/2024).

Adapun kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan berupa mesin pompa air, dan sarana pertanian berupa handsprayer (alat semprot) kepada perwakilan kelompok tani oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, didampingi Bupati Kukar Edi Damansyah, dan Dandim 0906/Kkr Letkol Czi Damai Adi Setiawan.
Brigjen TNI Anggara Sitompul dalam sambutannya mengatakan pangan merupakan sumber dasar kehidupan, sehingga menurutnya tidak salah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mencanangkan program unggulannya terkait ketahan pangan.
“Saat ini itu hampir di seluruh Indonesia, seluruh jajaran TNI itu melakukan kegiatan ketahan pangan,” ujar Brigjen TNI Anggara Sitompul.
Ditambahkannya, baru-baru ini Kasad TNI baru saja menggelar panen raya komoditi jagung di Sumedang, berkenan dengan hal tersebut menurutnya Kasad TNI berharap hal tersebut juga dilakukan di Kodam dan Korem lainnya di Indonesia. Menyikapi hal tersebut dikatakannya saat ini telah dirancang bagaimana kedepannya kabupaten dan kota yang ada di Kaltim juga melaksanakan hal serupa namun di setiap kabupaten dan kota dibedakan komoditi yang dikembangkan.

“Yang kita rancang ke depan mungkin Kukar padi, Kubar mungkin apa sayuran, kemudian Kutim bisa ayam petelur atau ayam potong, dan ini sedang di konsep. untuk apa tentunya untuk mendukung program ketahanan pangan, ” ucap Brigjen TNI Anggara Sitompul.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Anggara Sitompul mengatakan berkaitan dengan panen raya yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI khususnya aparat komando kewilayahan dalam rangka menciptakan ketahanan pangan nasional.
“Selama ini Korem 091/ASN khususnya Kodim Kukar telah bekerjasama dengan dinas pertanian, dan peternakan Kabupaten Kukar untuk mempercepat program swasembada pangan, tentu ini juga merupakan program Bapak Bupati (Edi Damansyah-red), ” ucap Brigjen TNI Anggara Sitompul.

Diakhir arahannya, Brigjen TNI Anggara Sitompul mengucapkan terimakasih kepada para kelompok tani, yang selama ini telah mendukung mewujudkan program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Edi Damansyah ditemui setelah kegiatan mengatakan sangat bersyukur atas kunjungan Danrem 091/ASN di Kabupaten Kukar dalam rangka panen raya tersebut, dimana dirinya berharap melalui kunjungan tersebut akan menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya beserta seluruh jajaran dilingkungan Pemkab Kukar, sehingga ke depan akan lebih fokus lagi dalam mengembangkan program pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Terimakasih pak Danrem, kunjungan ini semoga ini mendorong motivasi kami di Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya kami jajaran pemerintah kabupaten agar lebih fokus lagi bekerja di bidang pertanian ketahanan pangan ini, ” ucap Edi Damansyah.

Lebih lanjut, Edi mengatakan dirinya memastikan program unggulan Kasad TNI di Kabupaten Kukar yaitu program TNI Manunggal Air berjalan dengan baik. karena menurutnya hal tersebut sejalan dengan program prioritas Kukar Idaman yaitu program pembangunan sektor pertanian.
Ditambahkannya, tahun ini merupakan tahun ketiga kolaborasi antara Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/KKR khususnya yang berkaitan dengan program pembangunan infrastruktur pertanian, seperti pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, irigasi, dan pengairan.
Pada kesempatan itu, Edi Damansyah berharap dukungan yang tidak ada hentinya dari Korem 091/ASN beserta jajaran, sehingga kedepan kerjasama antara Pemkab Kukar bersama Kodim 0906/KKR terkait program Karya Bakti TNI di sektor pertanian khususnya infrastruktur pertanian di Kukar bisa terus berlanjut.
“Saya bersama Pak Dandim (Letkol Czi Damai Adi Setiawan-red) sudah melakukan evaluasi, tahun pertama memang kami fokus pada jalan usaha tani, memang jalan usaha tani ini perlu setelah kami evaluasi bersama pak Dandim ternyata yang paling dibutuhkan itu adalah air, makanya kami bersepakat dengan pak Dandim yang tahun ketiga ini kami fokus dulu berkaitan dengan infrastruktur airnya,” pungkas Edi Damansyah.
Edi Damansyah juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sinergitas TNI selam ini, sehingga program pada sektor pertanian di Kabupaten Kukar mengalami peningkatan dalam perkembangannya.
Adapun jenis padi yang dipanen pada lahan Kelompok Tani Sari Rezeki Desa Sumber Sari ialah jenis varietas Mekongga, dengan luas lahan sekitar 15,5 hektare setara 6.400 ton/hektar. (Prokom07).
Bupati Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Gunung Belah Loa Ipuh
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meninjau sekaligus menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran JL Gunung Belah Gang Kita Jua Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong, Kamis (5/9/24) di posko bantuan korban kebakaran tersebut.
Bantuan yang diserahkan yakni dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS serta Palang Merah Indonesia (PMI)l Kukar, yaitu berupa bahan pangan, peralatan memasak, perlengkapan tidur dan mandi, serta bantuan lainnya.

Bupati pada kesempatan itu didampingi dari Dinsos, BPBD, Camat Tenggarong Sukono, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar, PMI dan BAZNAS Kukar, serta Lurah Loa Ipuh Eri Suparjan.
Dari data Damkar Matan Kukar, kebakaran tersebut dilaporkan pukul 03.17 WITA Kamis (5/9) dini hari. Menghanguskan 17 Pintu rumah bangsal, 10 Unit Rumah, 5 Unit kendaraan R2. Serta mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua luka bakar. Asal usul kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Bupati Kukar Edi Damansyah turut berduka sedalam-dalamnya atas apa yang terjadi.

“Atas nama Pemerintah dan pribadi kami menyampaikan turut berduka, turut merasakan apa yang bapak ibu rasakan, karena segala kejadian ini diluar kemampuan kita, dan tidak ada satupun diantara kita yang menghendaki kejadian ini,” ungkap Edi.
Silaturahmi ini kata Edi bagian dari penguatan untuk memberikan semangat para warga yang terkena musibah agar tetap tegar.
“Yakini di setiap musibah ada hikmahnya, kita disini diharapkan bisa memberikan kekuatan secara moril, sehingga saudara tidak merasa sendiri dan tetap bersemangat kedepannya,” ucapnya.

Ia berharap kepada Camat, Lurah, Ketua RT, supaya dari kejadian ini menjadi pelajaran agar lebih peka menjaga lingkungan, agar tidak terjadi lagi musibah serupa dengan maksimalkan upaya/ikhtiar pencegahan.
Edi mengatakan bantuan yang diserahkan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Pemkab Kukar dengan warga yang tertimpa musibah.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memberikan keringanan atas beban-beban yang saudara-saudara rasakan saat ini,” ucap Edi. (Prokom04)
Percepatan Rehabilitasi dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove Disosialisasikan, “Perlu Upaya Bersama Semua Pihak”
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur membuka Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kukar, Kamis (5/9/24) di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.
Hadir pada acara itu dari Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kukar, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) RI Giri Suryanta, Plt. Deputi Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRGM RI,

Kepala Kelompok Kerja BRGM RI, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Para Kepala Perangkat Daerah di Kukar, Tim Rehabilitasi Mangrove Provinsi Kalimantan Timur, Koordinator Kelompok Kerja Mangrove Provinsi Kalimantan Timur, Kepala UPTD KPHP Santan dan UPTD KPHP Meratus, Perwakilan Camat, Lurah dan Kepala Desa, Perwakilan Lembaga, Perguruan Tinggi, Kelompok Masyarakat dan LSM/NGO.
Ahyani mengatakan Pemkab Kukar mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan itu, sebagai bagian upaya bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk membangun komitmen dan kolaborasi dalam pelestarian lingkungan khususnya melalui kegiatan percepatan rehabilitasi mangrove. Juga berterima kasih kepada BRGM RI yang menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Komitmen dan dukungan Pemkab Kukar terhadap pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup, sangat jelas dan tegas masuk dalam Visi dan Misi KUKAR IDAMAN khususnya kaitan dengan Misi Ke-5, yaitu Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berwawasan Lingkungan dengan sasaran pokok yaitu Pembangunan berwawasan lingkungan yang Lestari.
Dilanjutkannya, geliat rehabilitasi mangrove global maupun nasional kini semakin kuat dan lebih terarah. PBB mendeklarasikan tahun 2021-2030 sebagai Dekade PBB untuk melakukan restorasi dengan target 350 juta hektare lahan termasuk ekosistem mangrove. Inisiatif global untuk restorasi mangrove didorong kuat Global Mangrove Alliance (GMA) yang menargetkan peningkatan tutupan mangrove global sebesar 20% di tahun 2030 (sekitar 3 juta hektar). Indonesia juga mendorong kuat upaya ini dan menargetkan 637 ribu hektare lahan mangrove direhabilitasi hingga 2024.
Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah target utama rehabilitasi mangrove nasional sebagaimana termaktub dalam Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 120 tahun 2020 tentang BRGM. Dan Kukar masuk dalam lokasi Indikatif Rehabilitasi Mangrove tersebut.
“Untuk mencapai target tersebut, tentunya dibutuhkan upaya bersama semua pihak , baik pemerintah, swasta, akademisi, NGO, penggiat, dan masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.

Upaya rehabilitasi mangrove penting dilakukan utamanya di ekosistem mangrove yang terdegradasi. Lahan-lahan potensial dan berpeluang untuk direhabilitasi perlu diidentifikasi agar tujuan pemulihan ekosistem mangrove dapat tercapai. Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah maraknya tambak rakyat di hutan mangrove yaitu sekitar 87,13 Ha dari mangrove potensi. Kerja sama lintas sektor diperlukan untuk edukasi dan sosialisasi tambak rakyat ramah lingkungan sehingga dapat menjamin kelestarian hutan mangrove dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakannya, rehabilitasi mangrove di Kukar , tidak hanya bisa dilakukan dalam bentuk kegiatan penanaman mangrove saja. Pada daerah- daerah yang mengalami abrasi pantai yang parah di perlukan pembangunan bangunan civil teknis yang berfungsi sebagai penahan atau pemecah gelombang.
‘Tentunya rehabilitasi mangrove yang terdegradasi perlu identifikasi dengan baik agar optimal pemulihan ekosistemnya,” ujarnya.
Identifikasi peluang dan potensial lahan rehabilitasi mangrove dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek sosial terutama fungsi kawasan, kepemilikan lahan dan kesiapan masyarakat, aspek ekologis dimana rencana rehabilitasi disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi masing-masing lokasi, pelajaran dari rehabilitasi terdahulu, aspek ekonomi dan dukungan kebijakan yang relevan.
Pendekatan pengelolaan lanskap terpadu diharapkan mampu mencapai tujuan sosial, ekonomi dan lingkungan di wilayah yang menjadi sasaran. Harapannya dengan metode yang benar, penguatan pengelolaan pesisir melalui rehabilitasi, konservasi dan pemanfaatan mangrove berkelanjutan sekaligus dapat meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Ekosistem mangrove yang lestari tentu menjadi tujuan kita bersama agar mampu menjaga ketahanan iklim dunia.

Ahyani menyampaikan tiga hal yang menjadi faktor penting keberhasilan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan yakni kolaborasi, zonasi dan pemanfaatan.
Pelestarian ekosistem mangrove bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja akan tetapi juga melibatkan seluruh stakeholder sehingga perlu ada pembagian peran dan tanggung jawab.
“Kami mengajak semua pihak, mitra pembangunan dan segenap potensi, untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah dan masyarakat Kukar yang sejahtera, berdaya saing dan bermartabat. Semoga kita mampu menjaga alam ini demi kita dan anak cucu kita di masa mendatang,” demikian ujarnya. (Prokom04).
Anggana Juara Lomba Masak Serba Ikan Antar Kecamatan se Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperAsisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kutai Kartanegara Ahyani Fadianur Diani membuka Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2024 pada Rabu (4/9/24) di halaman Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar.
Lomba ini diikuti oleh pemenang lomba masak serba ikan dari 3 Zona yaitu dari zona Hulu diwakili oleh Kecamatan Muara Wis, Zona Tengah diwakili kecamatan muara Kaman dan zona Pesisir diwakili oleh Kecamatan Anggana.

Dalam kesempatan tersebut yang menjadi Juara 1 dari Kecamatan Anggana mendapat uang pembinaan sebesar enam Juta rupiah, Juara 2 dari kecamatan Muara kaman mendapat uang pembinaan sebesar Lima juta Lima ratus Ribu Rupiah dan Juara 3 dari kecamatan Muara Wis mendapat uang pembinaan sebesar Lima juta Rupiah.
Nantinya pemenang lomba akan mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024.
Dalam sambutannya Ahyani Fadianur Diani mengatakan bahwa kegiatan Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) ini bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah stunting karena dengan begitu bisa menyebarluaskan informasi tentang manfaat dan kandungan ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak.

Selain itu dengan lomba ini para Ibu-ibu khusunya penggerak PKK bisa memberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam memasak Menu keluarga dengan ragam menu dan masakan yang berbahan dasar ikan.
Ia berharap dengan adanya gerakan masyarakat makan ikan bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap ikan untuk menjadi bahan pangan penting, agar Kutai Kartanegara terbebas dari stunting.

Selain itu menurutnya dengan lomba masak ini bisa disajikan menu ikan yang mengenakan dan menggugah selera karena tidak semua orang menyukai ikan.
“Bila pengolahannya yang kurang menarik baik dari aspek kenyamanan dalam mengkonsumsi, penampilan serta rasa maka olahan ikan dapat dinikmati dan digemari terutama bagi ibu hamil dan balita sehingga kita harus mampu berinovasi dan berkreasi,”imbuhnya mengakhiri.

Turut hadir dalam Acara tersebut yaitu Yulaikah Sunggono Ketua DWP Kabupaten Kutai Kartanegara, Muslik Kepala Dinas perikanan dan kelautan, ketua PKK kecamatan dan undangan lainya.(Prokom08)
Kukar Jadi Tujuan Studi Tiru Penanganan Stunting Oleh BBPMP Jawa Barat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dafip Haryanto menerima kunjungan studi tiru Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Rabu (4/9/2024).
Adapun kunjungan yang dipimpin oleh Arlina beserta rombongan itu terkait upaya yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Kukar dalam percepatan penurunan stunting menuju generasi kuat dan cerdas.

Arlina mengatakan BBPMP merupakan UPT dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI. menurutnya tujuan dirinya bersama rombongan tersebut guna mencontoh praktek baik yang telah dilakukan Pemkab Kukar dalam penanganan stunting.
Ditambahkannya, dipilihnya Kabupaten Kukar menjadi lokasi studi tiru tidak terlepas dari referensi data yang telah direkomendasikan oleh pusat, serta beberapa referensi yang ada.

“Kami ucapkan terimakasih karena telah berkenan menerima kami dalam kegiatan studi tiru ini, ” ucap Arlina.
Lebih lanjut, Arlina mengatakan ke depan melalui data yang telah diperoleh melalui kegiatan studi tiru tersebut akan dijadikan bahan rujukan bagi 31 kabupaten dan kota yang menjadi daerah binaan BBPMP Jawa Barat, dalam melaksanakan penangan percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Dafip saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan atas nama Pemkab Kukar menyambut baik kedatangan BBPMP Provinsi Jawa Barat, semoga melalui kunjungan tersebut bisa menjadi ajang bertukar pikiran, dan pengalaman yang berharga bagi kedua belah pihak khususnya dalam upaya bersama menurunkan angka stunting.

Stunting merupakan masalah serius yang mengancam kualitas generasi penerus bangsa. dimana menurutnya anak-anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga perkembangan kognitif yang kurang optimal, yang mana hal tersebut menurutnya akan berdampak pada kemampuan anak-anak di masa depan.
Edi Damansyah mengatakan, Pemkab Kukar telah melakukan beberapa upaya dalam program percepatan penurunan stunting di antaranya, Penetapan lokus intervensi penurunan stunting sejak tahun 2021-2024. Pembentukan Tim Koordinasi Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting (KP2S) melalui Surat Keputusan Bupati. serta beberapa inovasi dalam prevalensi stunting antara lain, yaitu Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting Paket Lima Pantas (Bakti Pantas). Gerakan keluarga peduli pencegahan dan atasi stunting (Raga Pantas), dan Pendekatan keluarga melalui gerakan terstruktur dan sistematis dari kabupaten, Kecamatan, sampai ke desa/kelurahan secara konvergen dan terintegrasi dengan melakukan pemetaan dan intervensi terhadap sasaran keluarga berisiko yang berada di desa/kelurahan.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada BBPMP Provinsi Jawa Barat, atas kesediaannya untuk melakukan studi tiru ke daerah kami, serta mau berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan kami, semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ucap Edi Damansyah dalam sambutannya.
Sebagai informasi, turut mendampingi Asisten III pada kesempatan tersebut diantaranya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kukar, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab Kukar, dimana kegiatan dirangkai dengan diskusi bersama dan penyerahan cinderamata Pemkab Kukar kepada BBPMP Jawa Barat.(Prokom07).
Pemkab Kukar Terima Visitasi Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVI
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat menerima kunjungan peserta kegiatan Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVI Tahun 2024 dari Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Aula Kantor Bappeda Kukar, Rabu ( 4/9 ).
Hadir pada acara tersebut Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Widyaiswara BPSDM Provinsi Jawa Timur Kepala BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara , Kepala Bappeda Kabupaten Kutai Kartanegara, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kukar Sri Ridayani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar, serta Pejabat Eselon III, Eselon IV dan Pejabat Fungsional Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVI kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional.

Menurut Ketua rombongan Dr Ir H Djony Harijanto, peserta berjumlah 15 orang dari beberapa Dinas instansi di Surabaya Jawa Timur, dengan mengambil tema “Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Dalam Rangka Mendorong Investasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif”.
Selain menggali berbagai informasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, pihaknya juga melakukan kunjungan yang sama ke Kabupaten Kutai Timur.
“Kunjungan ini sekaligus juga menambah wawasan bagi para peserta diklat,” tambahnya.
Sementara itu, Akhmad Taufik Hidayat mengucapkan selamat datang di Kabupaten Kutai Kartanegara , silaturahmi ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemkab Kukar. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kapasitas kepemimpinan dalam rangka pembangunan daerah yang lebih baik.

Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan tentang profil dan program Kukar Idaman serta beberapa aspek strategis dalam upaya mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Akhmad Taufik juga menjelaskan tentang beberapa aspek strategis dalam upaya mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Kutai Kartanegara, diantaranya Intervensi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Terkait Keamanan, Ketentraman, dan Ketertiban Daerah, Intervensi Kebijakan oleh OPD (DPMPTSP dan Disperindag) Terkait Peningkatan Investasi, Inovasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Terkait Keamanan, Ketentraman, dan Ketertiban Daerah untuk mendukung K3.
Kukar mengadopsi inovasi berupa penggunaan sistem keamanan berbasis teknologi informasi. Pemkab Kukar juga melakukan Inovasi oleh OPD (DPMPTSP dan Disperindag) Terkait Peningkatan Investasi Kondisi Perkembangan Investasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam 5 Tahun Terakhir dan Faktor yang Mempengaruhi.
Dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Kutai Kartanegara telah mencatat peningkatan signifikan dalam angka investasi, baik dari sektor industri, perdagangan, maupun pariwisata. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan ini antara lain adalah kebijakan pemerintah yang pro-investasi, sumber daya alam yang melimpah, serta peningkatan infrastruktur yang mendukung.
Namun, tantangan tetap ada, seperti birokrasi yang kompleks dan kebutuhan akan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Akhmad Taufik juga mengatakan bahwa Pengaruh Pembangunan IKN terhadap Perkembangan Investasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) diharapkan membawa dampak positif bagi daerah sekitar, termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Kehadiran IKN akan meningkatkan permintaan terhadap infrastruktur, layanan publik, dan berbagai sektor ekonomi lainnya di sekitar wilayah pembangunan. Hal ini membuka peluang investasi baru, terutama di sektor konstruksi, properti, dan jasa, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata. Serta berbagai strategi atau kebijakan yang dirumuskan oleh instansi masing-masing untuk meningkatkan Investasi.
Setiap instansi memiliki peran strategis dalam meningkatkan investasi. DPMPTSP telah merumuskan strategi untuk mempercepat proses perizinan. Disperindag fokus pada pengembangan sektor industri kreatif dan perdagangan dengan menyediakan pelatihan serta fasilitasi pemasaran produk lokal.

Selain itu, kerjasama antara pemerintah daerah dan sektor swasta juga terus ditingkatkan untuk menciptakan sinergi dalam menarik investasi. Juga mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mendorong investor untuk berkontribusi pada pembangunan sosial dan lingkungan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Transformasi tata kelola pemerintahan merupakan langkah strategis dalam mendorong investasi dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menciptakan iklim investasi yang menarik, serta memastikan keamanan dan ketertiban yang mendukung perkembangan ekonomi. Kami percaya bahwa dengan sinergi antara pemerintah daerah, OPD, sektor swasta, dan seluruh stakeholder, visi kita untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat terwujud dengan baik.
Acara dilanjutkan dialog dan tanya jawab dengan beberapa OPD di Kukar diantaranya dari Bappeda, DPMPTSP serta dari Dinas Perdagangan dan Koperasi dan dilanjut dengan saling tukar cenderamata dan oleh – oleh dari peserta. ( Prokom 03 ).
Upacara Hari Pramuka ke 63, Bupati Minta Pertahankan Kinerja dan Prestasi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kukar Edi Damansyah bertindak selaku Inspektur Upacara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka ke 63, di Lapangan Objek Wisata Emastri Park Batuah Kecamatan Loa Janan, Rabu (4/9/2024 ).
Rangkaian kegiatan tersebut, diawali pemberian penghargaan kepada 23 Kakak-kakak yang berjasa dalam Gerakan Pramuka Kukar.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kukar sementara Farida, Sekda Kukar Sunggono, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kaltim Fachruddin Djaprie, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Saka, Camat selaku Ketua Mabiran se Kukar, Ketua Kwarran se Kukar, Para Wakil Ketua Kwarcab Kukar serta para Penegak dan Pandega se Kukar. Adapun tema peringatan yaitu “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI”.
Edi Damansyah berharap, Pramuka terus berkembang dan selalu menjadi organisasi yang membentuk karakter generasi muda yang handal dan kreatif. Edi juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran di Pemkab Kukar, Camat, semua keluarga besar Pramuka Kukar, karena Gerakan Pramuka Kukar terus meningkat kegiatannya, demikian juga dengan prestasi-prestasinya. Tidak hanya dilingkup jajaran Kwarcab Kukar saja namun juga mampu mendapat prestasi Kwarda Provinsi Kaltim sebagai Gerakan Pramuka Tergiat.

Melalui Peringatan Hari Pramuka ini, Edi mengajak terus bersama bekerja dengan tulus dan ikhlas di semua cabang lini. Karena Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi yang menjadi mitra Pemkab Kukar. Organisasi Pramuka dibentuk oleh pemerintah, sangat spesifik karena struktur Pramuka juga diisi oleh para pejabat yang ada distruktur Pemerintah sesuai dengan tingkatannya diberikan mandat.
“Pemerintah Kabupaten Kukar sangat memperhatikan Pramuka, saya harap kinerja dan prestasi yang kita capai sampai saat ini, agar terus dipertahankan dan terus tingkatkan lagi di tahun tahun mendatang,” harapnya.


Di Penghujung kegiatan, Bupati Kukar dan para tamu undangan yang hadir menyaksikan simulasi para anggota Pramuka dalam memadamkan kebakaran rumah penduduk.
Usai peringatan Hari Pramuka, dilanjutkan Rapat Koordinasi Majelis Pembimbing Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kukar yang dibuka Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar. (prokom05)
Bupati Buka Sosialisasi Program Pemberantasan Korupsi Legislatif-Eksekutif
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka, Sosialisasi Program Pemberantasan Korupsi untuk seluruh anggota Legislatif (DPRD), Eksekutif (Eselon II) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, di Ruang Rapat Paripurna DPRD kukar, Selasa (3/9/2024) sore dengan menghadirkan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV Kaltara, Kaltim, Gorontalo dan Sulut KPK RI yaitu Ismail Hindersah Pemangku Wilayah Kaltim dan Basuki Haryono Pemangku Wilayah Kaltara dan Gorontalo sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Edi mengatakan, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK-RI mengungkap bahwa perilaku korupsi di Indonesia sangat terkait erat dengan dimensi penyuapan, pengadaan barang dan jasa, serta penyalahgunaan anggaran yang umumnya dilakukan oleh pihak swasta dan pegawai pemerintahan.
SPI memetakan risiko korupsi yang muncul dalam pelaksanaan tugas serta layanan di lembaga publik di Indonesia sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi.

Survei ini, kata Edi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik dan lembaga pemerintahan terkait dengan risiko dan bahaya korupsi. Hasil survei berupa indeks SPI dan rekomendasi perbaikan/penguatan pencegahan korupsi yang disampaikan kepada setiap kementerian/lembaga/ pemerintahan daerah (K/L/PD), yang kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi.
“Hasil SPI tahun 2023 menunjukkan Indeks SPI rata-rata seluruh K/L/PD peserta berada di angka 70,97, di mana Pemkab Kukar mendapatkan skor sebesar 67,69 atau masuk dalam kategori rentan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan hasil SPI oleh KPK-RI pada Pemkab Kukar mengungkap simpulan, diantaranya menyatakan bahwa risiko korupsi pada integritas pelaksanaan tugas dapat dikatakan masih sangat tinggi.
Namun demikian, upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemkab Kukar sudah berada di atas rata-rata nasional, namun masih dapat ditingkatkan agar pengguna layanan/pihak eksternal dapat menerapkan perilaku antikorupsi ketika berhubungan dengan instansi. Meskipun capaian nilai MCP (Monitoring Center of Prevention) KPK telah dapat ditingkatkan secara konsisten, upaya Pemkab Kukar untuk mencegah korupsi tidak akan berakhir.

“Peningkatan kualitas pencegahan wajib terus ditingkatkan hingga korupsi benar-benar dapat dikendalikan pada titik korupsi tidak terjadi di tempat kita. Hal tersebut karena upaya pemberantasan korupsi diharapkan berdampak bagi masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan layanan publik tanpa praktik korupsi,” harapnya.
Untuk tujuan tersebut diatas, peningkatan komitmen dengan berbagai pihak, baik di internal maupun eksternal Pemkab Kukar perlu terus ditingkatkan. Komitmen dimaksud, diantaranya Membangun Komitmen Bersama DPRD (Berkomitmen untuk menyusun APBD sesuai aturan, Tidak merubah rincian kegiatan/paket pokir setelah RKPD ditetapkan dan Penandatanganan Pakta Integritas).

Membangun Komitmen Bersama Seluruh Perangkat Daerah (Peningkatan pengendalian oleh kepala perangkat daerah terhadap pelaksanaan kegiatan agar lebih konsisten dan mematuhi aturan, Melaksanakan aksi nyata pencegahan korupsi sesuai pedoman MCP-KPK pada seluruh fokus area pencegahan korupsi, yang bertujuan tidak saja hanya untuk peningkatan nilai capaian hasil penilaian namun peningkatan kualitas aksi pencegahan korupsi, dan Penandatanganan Pakta Integritas).
Usai pembukaan kegiatan tersebut, dilanjutkan diskusi dengan moderator Sekda Kukar Dr. Sunggono. (prokom05)
DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar Dikukuhkan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperKetua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Kartanegara Yulaikah Sunggono mengukuhkan DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Masa Bakti 2019-2024, Selasa (3/9/24) di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kuka.

Dalam kesempatan tersebut
Yulaikah Sunggono juga menyerahkan buku paket Administrasi DWP kepada Ketua DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Aji Hendrete Fida Hurasani.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan kerjasama antara Dinas Kearsipan dan perpustakaan dengan DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terkait peningkatan minat baca masyarakat dan juga dilakukan peresmian Pojok Baca UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Selain itu juga diresmikan plang nama sekretariat DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang ditandai dengan pembukaan tirai oleh Ketua DWP Kabupaten Kutai Kartanegara Yulaikah Sunggono.
Dalam arahannya Yulaikah Sunggono mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara tersebut terlebih lagi kepada Penasehat DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yaitu Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Fida Hurasani yang telah mendukung kegiatan DWP.

Salah satu hal yang sangat diapresiasi adalah program pojok baca di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang digagas oleh Ketua DWP UP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Aji Hendrete Fida Hurasani.
“Hal ini merupakan hal yang sangat inovatif , kreatif dan bisa dicontoh bagi DWP Lain untuk menghidupkan atau untuk mengaktifkan menggerakkan dharma wanita di OPD masing-masing”ungkap Yulaikah.

Ia juga sangat bangga kepada Aji Hendrete Fida Hurasani yang Sudah 3 kali di kukuhkan di Dinas yang berbeda tetapi tetap eksis dan bertanggung jawab atas kewajibannya sebagai istri PNS.
“Yang dilakukan Aji Hendrete Fida Hurasani ini adalah bentuk dari kewajiban seorang istri PNS karena di manapun suami ditugaskan harus terus bertanggung jawab untuk mengikuti dan mengembangkan organisasi yang ada di OPD-nya “imbuhnya

Sebagai seorang istri PNS harus bisa mendukung penuh tugas suami salah satunya dengan bergabung di DWP. ” Buang Pola pikir lama dengan bergabung di DPW hanya merepotkan suami karena dengan ikut DWP maka kita bertanggung jawab dan membantu suami dalam mengemban amanah yang di bebankan kepada suami “pinta Yulaikah mengakhiri.
Dalam kesempatan tersebut juga hadir Sekertaris DP3A Hero Suprayetno, perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Nur Azizah Abdul Bahri dan Pengurus DWP Kabupaten Kutai Kartanegara (Prokom08)
Sekda Kukar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H Sunggono ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penetapan langkah kongkrit pengendalian inflasi daerah tahun 2024 secara virtual di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Selasa (3/9/2024).
Kegiatan yang digelar Kemendagri RI tersebut juga turut dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar, serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.

Dimana kegiatan diawali dengan paparan dari setiap perwakilan Tim Pengendalian Inflasi Nasional (TPIN), terkait perkembangan rata-rata pangan dan komoditas nasional.
Ditemui setelah rakor, Sunggono mengapresiasi kinerja seluruh pihak terkait khususnya TPID Kukar, sehingga tingkat inflasi di Kukar masih berada dibawah angka yang telah ditetapkan oleh TPIN pusat.
“Alhamdulillah dari data yang telah ditampilkan para narasumber tadi, termasuk yang telah diinformasikan kesaya melalui Kabag Ekonomi inflasi kita (Kukar-red) masih rendah, masih dibawah dari angka yang ditetapkan oleh pusat, ” ucap Sunggono.
Saat ditanya terkait adanya indikasi daya beli masyarakat yang sedikit menurut, Sunggono mengatakan ke depan pihaknya akan terus mengupayakan agar setiap kegiatan-kegiatan nantinya berbasis atau melibatkan pihak masyarakat (Swakelola -red), serta akan terus mengintervensi dengan melaksanakan kegiatan operasi pasar murah.

“Kita harapkan, mudah-mudahan dengan cara seperti ini maka di satu sisi masyarakat mendapatkan tambahan penghasilan, disisi lain mereka mampu untuk membeli bahan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sunggono mengatakan ke depan setelah kegiatan tersebut dirinya akan melaksanakan rapat lanjutkan bersama TPID Kukar, terkait tindak lanjut langkah-langkah kongkrit pengendalian inflasi di Kabupaten Kukar. (Prokom07).