Tenggarong – Staf Ahli Bupati bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), H Heldiansyah mengukuhkan atlet dan pelatih Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Kukar 2024, di Ruang Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Selasa (2/7) siang.

Pengukuhan atlet dan pelatih PPLPD Kukar tersebut, ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Staf Ahli Bupati, Kadispora Kukar Aji Ali Husni AB, dan Ketua Pengelola PPLPD Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi.
Aji Ali Husni dalam laporannya, mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan rutinitas dan menjadi kegiatan utama dari Dispora Kabupaten Kukar.
Sebelum adik-adik hari ini dikukuhkan selain atlet dan pelatih tentunya dari Dispora ada proses yang terlebih dahulu dilakukan, yakni melaksanakan proses seleksi untuk menjaga kualitas adik-adik dan para pelatih, yang nantinya tergabung di dalam PPLPD ini.

“Jadi kami sudah melaksanakan seleksi bekerjasama dengan para pengurus cabor di 14 cabor yang kami laksanakan tahun ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Kadispora Kukar ini mengatakan saat ini Dispora menyeleksi 248 atlet dan pelatih, dan hasil seleksinya terpilih 47 orang atlet dan 14 orang pelatih dari 13 cabor yang dilaksanakan tahun ini.
Tahun ini Dispora Kukar melaksanakan seluruh cabor yang masuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), karena memang secara Nasional ada program DBON yang memang memprioritaskan 13 cabor ini.
“Jadi kita akan mengikuti cabor-cabor yang termasuk dalam program DBON yang nantinya, akan kita tetapkan menjadi cabor unggulan yang ada di Kukar. Melalui Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) baik itu tingkat Provinsi maupun Nasional,” jelasnya.

Sementara, Sekda Kukar Dr. H. Sunggono Kasnu melalui Heldiansyah mengatakan, PPLPD merupakan Program Unggulan Kemenpora dalam pembinaan atlet pelajar di Daerah yang memberikan kesempatan kepada Daerah untuk membina dan melatih para atlet pelajarnya.
Sedangkan PPLPD Kukar 2024 telah melakukan seleksi para Pelatih dan Atlet Pelajar terdiri 13 cabor, setiap atlet yang lulus seleksi di masing-masing cabor merupakan kuncup bibit emas, yang memerlukan pembinaan kompetensi dengan konsisten.

Kompetisi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi, sekaligus sebagai barometer terhadap apa yang sudah dilakukan, sesuai dengan program kerja organisasi induk cabor kompetisi. Juga dijadikan sebagai ruang yang menggabungkan keterampilan teknik dan skill individu, semangat persaudaraan, dan penghargaan terhadap nilai-nilai Sportifitas dan Kerjasama tim.
“Selain sebagai ajang kompetisi, setiap kejuaraan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter pejuang, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang. Untuk itu sangat diperlukan pembinaan, persiapan dan pemusatan latihan yang terarah, dan berkesinambungan,” demikian pungkasnya.

Untuk diketahui, ke 13 cabor dan jumlah atlet itu terdiri dari, Pencak silat 5 orang, Tinju 3 orang, Taekwondo 5 orang, Senam 3 orang, Panjat Tebing 2 orang, Panahan 4 orang, Atletik 2 orang, Dayung 2 orang, Sepeda 3 orang, Judo 5 orang, Karate 5 orang, Angkat Besi 2 orang, dan Renang 6 orang. (prokom05)
Rakordal dan Evaluasi RKPD Semester 2024, Hendaknya Dimanfaatkan Untuk Perbaikan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 Semester I, di ruang rapat lantai I Bappeda Kukar, Senin (8/7/2024).
Rakordal dibuka Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahyani Fadianur Diani yang didampingi Plt. Kepala Bappeda Syarifah Vanessa Vilna dan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan baik secara langsung maupun virtual.

Bupati Edi Damansyah dalam sambutannya yang dibacakan Assisten II Ahyani mengatakan Rakordal dan Evaluasi Semester I merupakan Rakordal paling strategis, karena ditindaklanjuti dengan perubahan APBD 2024, yang didahului dengan Perubahan-RKPD 2024.
“Oleh karena itu seluruh informasi dan data yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi faktual, agar data-data yang disampaikan dapat dijadikan sebagai rujukan dalam merumuskan kebijakan dan strategy perubahan RKPD 2024” ujarnya.
Disebutkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Kartanegara tahun 2024 merupakan Alokasi APBD terbesar dalam sejarah perjalanan Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan penetapan Perda APBD 2024 yaitu sebesar 13,4 Triliyun Rupiah.


Lebih lanjut, dalam perjalanan pelaksanaan pembangunan 2024, terdapat beberapa temuan lapangan yang perlu ditindaklanjuti dengan rumusan yang lebih terencana, antara lain: terdapat program pemerintah yang masih belum dapat dilaksanakan dengan tepat waktu, terdapat beberapa alokasi anggaran yang belum mengarah pada subtansi outcome, dan bahkan belum bersesuaian dengan kebutuhan riil masyarakat.
Atas dasar tersebut dalam pelaksanaan Rakodal Semester I saat ini, Ia meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara agar dapat memperhatikan dan memperkuat hal-hal antara lain mengevaluasi dan memperkuat program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti program penurunan prevalensi stunting, kemiskinan ekstrem dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di wilayah remote area, serta meningkatkan kualitas layanan dasar, baik kelayakan perumahan dan permukiman hingga sarana dan prasarana pendukung aksesibilitas masyarakat khususnya kualitas transportasi untuk menunjang distribusi barang dan orang dalam menopang perekonomian masyarakat yang lebih efisien.
“Kita pahami bersama, tidak ada perencanaan yang sempurna, oleh karenanya peraturan perundangan-undangan memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan perubahan, untuk itu manfaatkan momentum ini untuk melakukan perbaikan, pastikan segala sumber daya yang kita miliki khususnya pendanaan dapat dioptimalkan bagi kemaslahatan masyarakat Kutai Kartanegara” pintanya.

Sementara itu Plt. Kepala Bappeda Syarifah Vanessa Vilna dalam paparannya menyebutkan digelarnya Rakordal dan evaluasi dengan maksud untuk mengawal proses pencapaian target kinerja secara efektif dan efisien.
Dengan tujuan antara lain : optimalisasi alokasi anggaran tahun 2024, membangun pola kerja kolaboratif, menyepakati alternatif solusi permasalahan pelaksanaan program dan kegiatan/sub kegiatan tahun 2024, dan membangun pola hubungan belanja terhadap potensi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Prokom01).
Tari Massal Gema Budaya Etam Meriahkan Pembukaan KFBN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Tari massal Gema Budaya Etam yang menampilkan tarian berbagai seni dan budaya menciptakan kolaborasi yang apik, mencerminkan keragaman budaya bangsa Indonesia yang kaya diwariskan oleh para leluhur. Tarian tersebut merupakan perwakilan dari suku yang tinggal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil memukau masyarakat yang hadir menyaksikan Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) yang ke-2, dibuka oleh Sekda Kukar H Sunggono, di Stadion Rondong Demang Tenggarong, Senin (8/7/24).
Oplus_131072
Tarian yang menceritakan perjalanan kerajaan Kutai melalui budaya keraton disimbolkan dengan legenda asal usul Putri Karang Melenu di Jahitan Layar, yang tumbuh menjadi gadis remaja bersamaan didalamnya terdapat hewan – hewan mitologi (Lembuswana) sebagai salah satu legenda Puteri Karang Melenu.
Budaya pedalaman disimbolkan dengan burung enggang yang diwujudkan dengan tarian untuk menghormati para leluhur suku dayak. Kemudian masyarakat Kutai disimbolkan melalui gerakan Jepen yang dikreasikan oleh masyarakat kutai yang mendiami kawasan pesisir sungai Mahakam.

Selanjutnya tarian ini juga berisi tarian nusantara yang diwakilkan oleh Sumatera , Sulawesi, Jawa dan Bali. Merupakan bentuk budaya dari luar Kukar yang diharapkan dapat bersinergi dengan budaya lokal sebagai wujud persahabatan antar budaya.
Harus diketahui bersama Kutai tanah berkah hingga menjadi bagian dari Ibu Kota Nusantara di Bumi Etam. Menggambarkan pohon hayat yang mampu memberikan hayat atau kehidupan bagi umat manusia yang dipercaya sebagai bentuk pengayoman dan perlindungan serta mempertebal semangat dan keyakinan masyarakat.


Nayla seorang pelajar, salah satu penonton dari Loa Kulu sangat senang bisa menyaksikan KFBN. Dimana Ia bisa melihat berbagai bentuk seni dan budaya yang disuguhkan dalam bentuk tarian yang memikat mata untuk terus memandang tiada henti dengan gerakan yang gemulai.
“Senang rasanya bisa ikut menyaksikan pembukaan KFBN hari ini, kebetulan masih libur sekolah, paling tidak bisa melihat berbagai bentuk gerakan nan indah dipertunjukkan oleh para penari yang tampil tadi, apalagi tadi ada tarian dari luar daerah juga”,katanya sembari tersenyum.(Prokom06)
KFBN Suguhkan Budaya Kukar dan Nusantara
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) yang ke-2 tahun 2024 hadir dengan menyuguhkan penampilan seni budaya lokal dan nusantara. Festival tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan keindahan seni dan budaya, tetapi juga sebagai sarana untuk mempromosikan keberagaman dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar).





“Festival ini merupakan salah satu event unggulan Kukar, yang mana merupakan rebranding dari Festival TIFAF (Tenggarong International Folk Art Festival), dengan lebih memprioritaskan penampilan seni budaya lokal,” ujar Sekda Kukar H Sunggono, menyampaikan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah sekaligus membuka acara KFBN, ditandai menabuh gendang bersama Forkopimda Kabupaten Kukar, di Stadion Rondong Demang Tenggarong, Senin (8/7/24).
KFBN mengusung tema “Kukar Berbudaya, Nusantara Jaya”, Kukar Festival Budaya Nusantara”, Tahun 2024 menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dari Paguyuban, Kelompok Seni dari Kecamatan di Kukar dan juga berbagai daerah di Indonesia. Seperti dari Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT, Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.
“Melalui festival ini, kita dapat menyaksikan betapa kaya dan berwarnanya budaya yang ada di Nusantara serta menjalin hubungan yang harmonis antar suku. Kukar yang merupakan miniaturnya Indonesia, dengan berbagai etnis dan agama dapat hidup berdampingan dengan aman dan tentram,” ucap Sunggono.
Dalam kesempatan tersebut Sekda H Sunggono mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam menyelenggarakan KFBN dan semua partisipasi Paguyuban-paguyuban dan seniman-seniman pada acara KFBN.
Acara ditutup dengan tarian massal Gema Budaya Etam mengerahkan 200 penari dengan kolaborasi mencerminkan keragaman seni dan budaya Indonesia.(Prokom06)
30 ASN Sekretariat Daerah Diseleksi Untuk Mengikuti MTQ OPD Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kutai Kartanegara (Kukar) ikuti seleksi guna mengikuti Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar, di ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Senin (8/7/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dengan tema “Mewujudkan ASN Yang Berakhlak Mulia Melalui Gerakan Etam Mengaji” tersebut, dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, dan diikuti perwakilan dari 12 bagian yang ada dilingkungan Setdakab Kukar, yang nantinya akan mengisi setiap kategori lomba, seperti kategori Tartil Alquran, kategori Iqra, kategori Tilawah Quran.
Dalam sambutannya, Akhmad Taufik Hidayat mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para ASN perwakilan 12 bagian dilingkungan Setdakab Kukar yang telah ikut berpartisipasi dalam seleksi tersebut.

“Apa yang kita lakukan ini merupakan tindak lanjut dari perda nomor empat tentang gerakan etam mengaji, serta surat edaran ketua DP Korpri tentang penyelenggaraan MTQ internal, dan MTQ antar perangkat daerah,” ujar Akhmad Taufik Hidayat.
Ditambahkannya, apa yang telah dilakukan tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan ASN berakhlak dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Dirinya berharap melalui MTQ tingkat internal yang juga merupakan ajang seleksi tersebut akan terpilih peserta terbaik guna mewakili Setdakab Kukar pada ajang MTQ tingkat OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar nantinya.
“Jadi harapannya dengan diadakannya mtq tingkat internal ini, dan ini juga telah dilaksanakan di seluruh OPD guna melakukan seleksi, setelah itu terpilihlah empat orang terbaik, bila lebih semoga aja lebih sebagai cadangan, takutnya dihari H ada yang sakit, izin dan sebagainya sehingga ada yang menggantikan,” ucap Akhmad Taufik Hidayat.

Diakhir arahnya, dirinya berharap kegiatan tersebut bisa berjalan lancar dan sukses sehingga akan terpilih peserta terbaik guna mewakili Setdakab Kukar pada ajang MTQ tingkat OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar nantinya. (Prokom07).
Meski Hujan, Masyarakat Tetap Antusias Saksikan Kirab Budaya KFBN 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Walaupun diguyur hujan, antusiasme masyarakat cukup tinggi menyaksikan penampilan dari para peserta kirab budaya Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) tahun 2024, di panggung kehormatan halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Minggu (7/7/2024).






Kegiatan yang diawali prosesi Tempong tawar oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tersebut turut dihadiri diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar Sugiarto, Camat Marangkayu Ambo Dalle, Camat Tenggarong Sukono, serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
Pada kirab budaya tersebut, Prajurit Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura menjadi peserta pertama yang melintas dipanggung kehormatan, kemudian disusul peserta lainnya seperti kelompok marching band, paguyuban, sanggar seni dan budaya, serta perwakilan organisasi perangkat daerah.
Pada kesempatan itu, para peserta kirab budaya diberikan kesempatan oleh pihak panitia untuk mempersembahkan penampilan di depan para tamu dan undangan yang hadir. momentum tersebut dimanfaatkan oleh para peserta untuk menunjukkan kesenian atau budaya yang dimiliki, seperti tari-tarian dari daerah asal masing-masing peserta.
Hujan yang terus mengguyur Tenggarong sejak pagi hari pada kegiatan itu, tidak menyurutkan niat masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan dari para peserta kirab budaya tersebut, hal tersebut terlihat karena para penonton tidak terlihat bergeser dari panggung utama, merekapun terlihat asik menonton penampilan para peserta walaupun dalam keadaan hujan sembari menggunakan payung, dan jas hujan.
Sementara itu, Plt Kadis Pariwisata Kukar Sugiarto saat melepas peserta kirab mengatakan bahwa kirab budaya tersebut merupakan rangkaian dari KFBN 2024, serta sebagai ajang silaturahmi antara masyarakat Kukar dengan berbagai suku, agama, budaya dengan menunjukkan budaya dan seni yang dimiliki masing-masing.
“Kami dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan Kirab Budaya. Kami juga memohon maaf atas kekurangan pada pelaksanaan kegiatan kirab budaya ini, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar dan aman,” ucap Sugiarto.(Prokom07).
21 Kelompok Ikuti Lomba Habsyi Garapan Majelis Aswaja Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperAsisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara Ahyani Fadianur Diani membuka Lomba Habsyi Majelis Taklim Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) Kukar, Minggu (7/7/24) di Halaman Parkir Pendopo Bupati Kukar.

Acara dilaksanakan mulai tanggal 7-8 Juli 2024 dan untuk acara puncak akan di isi dengan tabligh Akbar oleh ustadz Hj Kharisma dari Jawa Timur pada tanggal 9 Juli 2024.
Lomba ini diikuti 21 kelompok peserta yang terdiri dari 12 kelompok peserta dewasa dan 9 kelompok peserta remaja.
Ahyani dalam sambutannya mengatakan bahwa Seni hadrah telah dikenal oleh masyarakat sejak dulu dan biasanya ditampilkan pada acara-acara tertentu yang bernuansa Islami.
Ahyani menjelaskan bahwa laskar Hadrah atau Habsyi merupakan salah satu jenis musik yang menggunakan tabuhan rebana sebagai penggiring dari syair-syair yang disenandungkan dan pada umumnya Habsyi menggunakan Bahasa Arab dan syair-syair yang di dalamnya kebanyakan berisi tentang pujian-pujian dan nasihat yang bernuansa Islami.

Menurutnya saat ini banyak sekali grup habsyi yang tampil dengan ciri khas masing-masing. Sejak awal masuknya hadrah/habsyi ini ke Indonesia pada tahun 1830, seni hadrah banyak dikembangkan di kalangan santri dan masyarakat sekitar.
Dalam perjalanan sejarahnya tambah Ahyani, seni ini tidak saja untuk mengumandangkan shalawat dan puji-pujian serta ungkapan rasa syukur umat Muslim kepada Allah tetapi juga sebagai alat untuk berdakwah dan semangat perjuangan di masa revolusi.
“Seni hadrah/habsyi ini menjadi salah satu aktivitas yang tidak asing lagi di masyarakat karena selain untuk berdakwah juga sebagai hiburan pada acara-acara bernuansa islami”imbuhnya
Menurutnya pada acara ini menjadi kesempatan bagi kelompok-kelompok Habsyi yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.
“Semoga dengan adanya lomba dan hadiah yang akan diberikan dapat memberi suntikan semangat bagi seniman habsyi untuk tidak lelah berdakwah melalui lantunan syair islami dalam habsyi serta konsisten menekuni dan menjaga kelestarian seni habsyi di Kukar”harap Ahyani.
Selain itu ia berharap agar tahun depan bisa ditambahkan kategori peserta agar lebih banyak lagi peserta yang mengikuti dan lebih semarak kategori peserta nya.
Dalam acara tersebut hadir Ketua Aswaja Kukar Ikhsanul Karim, Kabag Kesra Dendi Irwan Fahriza dan seluruh peserta dari 20 Kecamatan Se Kabupaten Kutai Kartanegara (Prokom08)
Bahas KUA PPAS 2025 dan Perubahan KUA PPAS 2024, Wabup Pastikan Kukar Ada Anggaran Perubahan 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin didampingi Plt Kepala Bappeda Syarifah Vanessa Vilna mengikuti Rapat pembahasan Pra Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tahun anggaran 2025, serta perubahan KUA dan perubahan PPAS tahun anggaran 2024 di Hotel Luminor Jakarta, Jumat (5/7/2024) malam.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid dan dihadiri seluruh anggota DPRD Kukar
Dalam kesempatan tersebut Wabup H Rendi Solihin menyampaikan kepastian perubahan anggaran tahun 2024, yang dipertanyakan anggota DPRD.

“Sebagaimana yang ditanyakan teman – teman anggota DPR, apakah perubahan anggaran tahun 2024 itu ada, jadi kami pastikan perubahan anggaran itu ada, namun karena memang prosesnya di RKPD sendiri belum selesai yang Rakordal-nya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” ujar Wabup Rendi.
Ditambahkannya nanti setelah Rakordal yang rencananya akan dipimpin langsung Bupati Edi Damansyah, baru kelihatan angkanya berapa dan bisa dipercepat dengan anggota DPRD yang baru atau yang lama nanti akan kelihatan.
Wabup Rendi berharap anggota DPRD yang membahas perubahan ini punya peran yang lebih jauh dan lebih jauh mengetahui scenario RKPD 2024 ini.
“Tolong ibu Nana ( Syarifah Vanessa Vilna) ini segera dilaksanakan, memang seyogyanya teman – teman DPRD yang lama ini punya peran dalam hal ini,” harapnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid meyakinkan anggotanya tentang kepastian anggaran perubahan tahun 2024, sebagaimana yang disampaikan Wabup H. Rendi Solihin.

“Ada tidaknya perubahan ini nanti setelah pemerintah daerah melakukan rakor pada hari Senin, 8 Juli 2024, mungkin setelah itu baru kita mendapatkan informasi lebih lengkap, dan tadi pak Wabup sudah memastikan perubahan itu ada,” ujar Abdul Rasid. (Prokom01).
Asisten II Kukar Hadiri Pembukaan Grand Final Duta Budaya Kaltim 2024
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani menghadiri pembukaan grand final pemilihan Duta Budaya Kalimantan Timur tahun 2024 bertempat di Ballroom Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Sabtu (6/7/2014).

Kegiatan yang diikuti para peserta dari 10 kabupaten/kota se Kaltim dengan tema “Eksploitasi potensi budaya dalam semangat kolaborasi menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan, ditandai dengan pemukulan gong.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kaltim Sudiono dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan guna meningkatkan SDM khususnya pada penanaman pendidikan karakter kepada generasi muda melalui pemahaman konsep dan kemajuan di bidang kebudayaan, dan untuk meningkatkan peranan pendidikan karakter kepada generasi muda melalui kebudayaan, serta wadah untuk membina dan menyalurkan bakat serta minat sekaligus mengaktualisasi diri para generasi muda yang berkepribadian dan berbudaya.
Lebih lanjut menurutnya, sehingga akan mendapatkan sosok generasi muda yang kreatif penuh inisiatif, dinamis, berjati diri, berwawasan dan memiliki pengetahuan luas mengenai kemajuan kebudayaan.

“Adapun peserta dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 20 peserta, terdiri dari 10 pasangan, dari 10 kabupaten/kota. dan dewan juri terdiri atas budayawan, instansi, akademisi, balai kelestarian budaya wilayah, dan duta budaya,” ucap Sudiono.
Sementara itu, Bupati Kukar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setdakab Kukar Ahyani Fadianur Diani mengatakan dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya di Kaltim, para duta budaya seyogyanya memiliki misi yang harus diemban dan dijalankan baik di tingkat kabupaten/kota maupun tingkat provinsi.

Ditambahkannya, para peserta yang terpilih telah melewati berbagai rangkaian seleksi yang ketat. berkenan dengan hal tersebut dirinya berharap kedepannya para finalis harus memiliki tekat dan komitmen yang kuat untuk menjaga dan melestarikan budaya kaltim kepada dunia luar.
Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa, berkenan dengan hal tersebut dirinya mengajak kepada para finalis untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut sebagai warisan bagi anak cucu diwaktu mendatang.
“Kepada para finalis, bukan hanya juara saja yang kita tuju, atau kita emban, tetapi bagaimana kita mengembangkan potensi budaya kita, khususnya yang ada di Kaltim dan juga di setiap kabupaten/kota, dan banyak hal lainnya yang mungkin bisa kita laksanakan kedepannya, ” ujar Ahyani Fadianur Diani.
Dan kepada para peserta yang belum berhasil, dirinya mengajak untuk terus semangat, khususnya untuk ikut berupaya dalam proses kegiatan guna menjaga dan mengembangkan budaya khususnya yang berada di Kaltim.(prokom07).
Eratkan Sinergitas, Pemkab Kukar dan PHM Outbound Bersama
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperYogyakarta – Mengembangkan kepemimpinan, membentuk karakter individu, membangun team kerja yang kuat dapat dilakukan melalui pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia berbasis kegiatan luar ruangan (outdoor activities). Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang diikuti oleh Sekda Kabupaten Kukar H Sunggono, Asisten I Akhmad Taufik Hidayat dan Kepala OPD terkait bersama Pertamina Hulu Mahakam (PHM) guna mempererat tali silahturahmi dan kerjasama melakukan kegiatan Outbound yang berlangsung di Labarka Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/4/24).



Dikatakan Sekda Kabupaten Kukar H Sunggono, pembelajaran yang bersentuhan dengan lingkungan alam dapat meningkatkan kebersamaan, kekompakan, kepekaan, dan mampu menginspirasi.
“Hal ini karena alam merupakan media serta materi pembelajaran yang baik, dan alam adalah lingkungan yang tepat untuk melakukan pengembangan karakter. Salah satunya adalah dengan outbound dan kami sangat menikmatinya. Banyak medan yang dilalui begitu juga dengan tantangan dengan permainan yang membentuk kerjasama tim”,kata Sunggono usai mengikuti Outbound.
Outbond dilakukan guna menyamakan persepsi dalam kerjasama yang sekarang sedang dilakukan PHM yaitu proses pengembangan sumur baru yang diberi nama Tunu F Inland yang berada di area rawa-rawa pulau Delta Mahakam, Desa Sepatin Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar. Sumur Tunu F Inland merupakan bagian dari Proyek Tunu Shallow 5 – Optimasi Pengembangan Lapangan Lapangan 1 (OPLL 1) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.
Outbound merupakan metode pelatihan dalam rangka pengembangan diri (personal development) dan tim (team development) berbasis pengalaman melalui kegiatan di alam terbuka dengan menggunakan permainan-permainan edukatif.
“Bisa memberikan kontribusi positif dan energi baru bagi tim, sebelumnya juga telah diadakan workshop tentang bagaimana membangun kerjasama dalam tim dan dilanjutkan dengan outbond, alhamdulilah semua berjalan lancar walaupun tadi sempat berhujan – hujan”,ucapnya.
Ia berharap apa yang telah dilakukan bisa memberi manfaat dalam membangun kebersamaan untuk menunjang semua kegiatan Pemkab Kukar dan PHM. “Kami ucapkan terima kasih kepada PHM yang telah memfasilitasi kegiatan ini, semoga semuanya mempunyai semangat baru setelah acara ini dalam melakukan aktivitasnya ke depan”,harapnya.
Sementara Senior Manager Drilling & Well Intervention PHM Muhammad Sobirin mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh peserta dari Pemkab Kukar dan PHM yang telah mengikuti acara ini hingga selesai.
“Semoga dengan kebersamaan kita berapa hari ini bisa menambah sinergi kita lebih baik lagi, jadikan momen yang telah kita lewati jadi pengalaman indah. Semua kita lakukan demi kemajuan Kukar dan bangsa Indonesia”,tutupnya.(Prokom06)
Atlet dan Pelatih PPLPD Kukar 2024 Dikukuhkan, Diharapkan Melahirkan Generasi Berkarakter Pejuang
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Staf Ahli Bupati bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), H Heldiansyah mengukuhkan atlet dan pelatih Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Kukar 2024, di Ruang Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Selasa (2/7) siang.

Pengukuhan atlet dan pelatih PPLPD Kukar tersebut, ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Staf Ahli Bupati, Kadispora Kukar Aji Ali Husni AB, dan Ketua Pengelola PPLPD Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi.
Aji Ali Husni dalam laporannya, mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan rutinitas dan menjadi kegiatan utama dari Dispora Kabupaten Kukar.
Sebelum adik-adik hari ini dikukuhkan selain atlet dan pelatih tentunya dari Dispora ada proses yang terlebih dahulu dilakukan, yakni melaksanakan proses seleksi untuk menjaga kualitas adik-adik dan para pelatih, yang nantinya tergabung di dalam PPLPD ini.

“Jadi kami sudah melaksanakan seleksi bekerjasama dengan para pengurus cabor di 14 cabor yang kami laksanakan tahun ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Kadispora Kukar ini mengatakan saat ini Dispora menyeleksi 248 atlet dan pelatih, dan hasil seleksinya terpilih 47 orang atlet dan 14 orang pelatih dari 13 cabor yang dilaksanakan tahun ini.
Tahun ini Dispora Kukar melaksanakan seluruh cabor yang masuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), karena memang secara Nasional ada program DBON yang memang memprioritaskan 13 cabor ini.
“Jadi kita akan mengikuti cabor-cabor yang termasuk dalam program DBON yang nantinya, akan kita tetapkan menjadi cabor unggulan yang ada di Kukar. Melalui Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) baik itu tingkat Provinsi maupun Nasional,” jelasnya.

Sementara, Sekda Kukar Dr. H. Sunggono Kasnu melalui Heldiansyah mengatakan, PPLPD merupakan Program Unggulan Kemenpora dalam pembinaan atlet pelajar di Daerah yang memberikan kesempatan kepada Daerah untuk membina dan melatih para atlet pelajarnya.
Sedangkan PPLPD Kukar 2024 telah melakukan seleksi para Pelatih dan Atlet Pelajar terdiri 13 cabor, setiap atlet yang lulus seleksi di masing-masing cabor merupakan kuncup bibit emas, yang memerlukan pembinaan kompetensi dengan konsisten.

Kompetisi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi, sekaligus sebagai barometer terhadap apa yang sudah dilakukan, sesuai dengan program kerja organisasi induk cabor kompetisi. Juga dijadikan sebagai ruang yang menggabungkan keterampilan teknik dan skill individu, semangat persaudaraan, dan penghargaan terhadap nilai-nilai Sportifitas dan Kerjasama tim.
“Selain sebagai ajang kompetisi, setiap kejuaraan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter pejuang, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang. Untuk itu sangat diperlukan pembinaan, persiapan dan pemusatan latihan yang terarah, dan berkesinambungan,” demikian pungkasnya.

Untuk diketahui, ke 13 cabor dan jumlah atlet itu terdiri dari, Pencak silat 5 orang, Tinju 3 orang, Taekwondo 5 orang, Senam 3 orang, Panjat Tebing 2 orang, Panahan 4 orang, Atletik 2 orang, Dayung 2 orang, Sepeda 3 orang, Judo 5 orang, Karate 5 orang, Angkat Besi 2 orang, dan Renang 6 orang. (prokom05)