Bupati Kukar Tinjau Jalan Penghubung Kukar–Kutim, Percepat Akses Antarwilayah
Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong percepatan konektivitas antarwilayah. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak perusahaan PT Maju Kalimantan Hadapan meninjau langsung titik pembangunan jalan penghubung Kukar–Kutai Timur (Kutim), tepatnya jalur Kecamatan Muara Kaman menuju Muara Bengkal, Rabu (22/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Aulia menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Kukar dan pihak swasta sebagai bentuk sinergi pembangunan infrastruktur strategis daerah. Jalan penghubung ini dirancang menjadi akses alternatif yang memperpendek jarak tempuh masyarakat dari Kukar ke Kutim maupun sebaliknya.

“Jalan ini akan menjadi jalur alternatif yang sangat penting. Total jarak menuju wilayah Kutim sekitar 20 kilometer, dengan pembukaan badan jalan baru sepanjang kurang lebih 13 kilometer. Sisanya sudah berupa jalan eksisting yang nantinya akan terhubung,” jelas Aulia.
Ia juga mengungkapkan bahwa proyek ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dukungan lintas daerah dinilai krusial untuk memastikan pembangunan berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi bersama Kukar dan Kutim akan berkolaborasi menyelesaikan pembangunan ini. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dengan hadirnya jalur tersebut, mobilitas masyarakat diprediksi semakin efisien. Akses dari Kutim menuju Samarinda, misalnya, akan lebih cepat melalui jalur Muara Kaman dibandingkan rute sebelumnya. Selain itu, keberadaan jalan ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi baru di wilayah perbatasan.
Bupati Aulia berharap proses pembangunan badan jalan dapat segera direalisasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.
Usai melakukan peninjauan infrastruktur, Bupati melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Puskesmas Pembantu (Pusban) Desa Senoni.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat berjalan optimal, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana yang masih perlu ditingkatkan.
Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata, baik di sektor infrastruktur maupun kesehatan, hingga ke wilayah desa.(Prokom06)




