Wakil Ketua dan Sekretaris TP PKK Kukar Ikut Tanam Pohon Rangakian HKG ke 50 Kaltim
Balikpapan – Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Fety Puja Amelia Rendi Sholihin di dampingi Sekretaris TP PKK Kukar Yulaikah Sunggono mengikuti senam bersama dan penanaman pohon di Kebun Raya Balikpapan, Selasa (2/8) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) TP PKK ke 50 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Balikpapan.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Wakil Ketua TP PKK Kaltim Erni Makmur bersama Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud dan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud
Ditemui setelah penanaman pohon, Fety Puja Amelia mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dan tersebut bisa menjadi tempat pelestarian alam yang ada di Kaltim.
“Momentum ini sangat bagus, tentu semua ini salah satu upaya kita bersama dalam melestarikan alam,” ujar Fety.
Dalam kesempatan tersebut usai melakukan senam bersama, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menghibur para peserta dengan beradu pantun dan memberi hadiah kompor gas bagi peserta yang berani berpantun.

“Saya ingin setiap perwakilan TP PKK Kabupaten/Kota harus menghadirkan satu perwakilannya untuk beradu pantun, apabila pantunnya sesuai kaidah, kita beri hadiah kompor gas,” ujar Hadi
Setelah memulai kegiatan adu pantun, Hadi Mulyadi didampingi Rahmad Mas’ud serta seluruh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kota melaksanakan penanaman anggrek khas Kalimantan, pohon ulin dan jahe Balikpapan. (Prokom 09)










“Adapun tujuannya guna memberikan pemahaman kepada OPD terkait, organisasi, dan para aktivis perlindungan perempuan dan anak dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada korban KDRT, sehingga bisa saling bersinergi dalam menekan angka korban kekerasan terutama terhadap perempuan,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikannya, berbagai upaya harus terus dilakukan untuk meningkatkan dan menginovasi program kerja dan kegiatan, khususnya mensikapi perubahan lingkungan yang terjadi sesuai perkembangan situasi dan kondisi yang ada. Salah satunya, adalah melalui kegiatan ini, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya penyedia layanan kekerasan terhadap perempuan khususnya dalam penanganan kasus KDRT secara komperhensif dan optimal.
Diakhir sambutannya, Edi mengimbau seluruh peserta pelatihan, agar dapat mengikuti dan menyerap ilmu yang disampaikan para narasumber dengan baik hingga akhir kegiatan, sehingga dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ditengah kehidupan masyarakat.(prokom07).












