Hadiri Pengajian Akbar Maluhu, Bupati Serahkan Berbagai Bantuan
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri pengajian akbar majelis taklim dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H se-Kelurahan Maluhu, di lapangan Kantor Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong, Jumat (19/1/2024).

Kegiatan itu dirangkai dengan penyerahan berbagai bantuan, diantaranya bantuan sembako bagi warga kurang mampu oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, serta seragam bagi kelompok majelis taklim yang berada di Kelurahan Maluhu oleh Ketua PKK Kukar Maslianawati Edi Damansyah.
Edi Damansyah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pihak panitia yang telah menyelenggarakan pengajian akbar majelis taklim dalam rangka Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para anggota majelis taklim yang ada di Kukar khususnya yang berada di Kelurahan Maluhu, karena menurutnya keberadaan majelis taklim tersebut sangat aktif dalam melaksanakan kegiatannya, sehingga kegiatan keagamaan terbina, dan terjaga dengan baik.

“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi bahwa apa yang sudah dilakukan ibu-ibu majelis taklim ini tentu sudah memberikan kontribusi, kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dan tentunya kepada masyarakat, karena dengan adanya kegiatan majelis taklim ini kita bersatu, kita rukun, dengan majelis taklim ini wawasan dan ilmu bertambah, khususnya ilmu agama,” ucap Edi.
Lebih lanjut, berkaitan dengan kegiatan-kegiatan keagamaan di Kukar, Pemerintah Kabupaten Kukar melalui program Kukar Idaman selalu berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi setiap kegiatan keagamaan yang berada di Kabupaten Kukar, salah satunya melalui beberapa program bantuan yang diserahkan secara bertahap selama ini.
“Saya berharap bantuan yang diserahkan ini bisa bermanfaat, bantuan seperti peralatan Habsyi, kami coba berusaha terus bagaimana habsyi-habsyi yang ada di Kukar ini terus meningkat, dan kami berharap agar peralatan bisa dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik,” ucapnya.

Kegiatan yang juga dihadiri diantaranya Camat Tenggarong Sukono, Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro tersebut menghadirkan penceramah pengasuh pondok pesantren Al Madienah Denanyar Jombang Jawa Timur Dr KH M Najib Muhammad (Gus Najib). (Prokom07).












“Dimana ketiga komitmen di atas telah dipenuhi dengan dimasukkannya ke dalam APBD murni 2024,” ujarnya.
“Kami membuat beberapa inovasi diantaranya Aplikasi Sistem Informasi Pekerja Rentan Kukar Idaman, juga Stikerisasi Rumah Peserta,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti sesi wawancara Paritrana Award tingkat Provinsi Kaltim, pada Kamis – Jumat (18-19) Januari 2024, di Balikpapan.
Selain itu, Pemkab Kukar juga menjalankan Stikerisasi Rumah Peserta Perlindungan Jaminan Sosial, hal itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, maka pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan pemasangan stiker ke rumah para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai oleh APBD.
Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Pelaku Usaha meliputi perusahaan skala besar – skala menengah, usaha sektor layanan publik dan usaha mikro, yang mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam program BPJS Ketehagakerjaan, Pemkab Kukar bersama BPJS menjalankan program Aparatur Negara Bahagia, yaitu Penyediaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Tenaga Non PNS, Kepala Desa dan Perangkat Desa, Badan Perwakilan Desa, dan Ketua RT.
Lanjut Sunggono, Latar Belakang pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai negeri (PPNPN) yaitu sebelumnya, belum ada yang memberikan jaminan perlindungan terhadap Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Ketika melaksanakan pekerjaannya. Padahal mereka memiliki resiko pekerjaan yang cukup tinggi. Penyertaan program JKK (jaminan kecelakaan kerja) dan JKM (jaminan kematian) untuk para PPNPN di lingkup pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk memastikan seluruh lapisan tenaga kerja di Kutai Kartanegara bisa dijamin kesejahteraan dan perlindungannya.















