MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai komitmen atas dukungan anggaran dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS, Turbekulosis dan Malaria (ATM) ditingkat Kabupaten.

Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin menyimak arahan Menkes RI Budi Gunadi Sadikin. Credit Foto: Irwan Wadi
Atas komitmennya tersebut, Pemkab Kukar mewakili kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dihadiahi penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) dalam Pertemuan Nasional ADINKES Tahun 2023, mengangkat Tema “Aksi Menuju Layanan Primer Kuat” dan Pemberian Apresiasi atas Dukungan Sumber Dana Desa/Kelurahan dalam Penanggulangan ATM yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin di Hotel Gammara Makassar, Selasa (1/8/2023) malam.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum ADINKES dr. M. Subuh, MPPM diterima Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin bersama 9 Bupati/Walikota Penerima Penghargaan se-Indonesia yang turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melalui Live Streaming dari Zoom Meeting.
“Alhamdulillah penghargaan dari ADINKES ini merupakan buah kerja keras bersama, terutama dinas Kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat, termasuk sinergitas pemangku kepentingan lainnya dalam penanganan penyakit ATM di Kukar,” apresiasi Wabup Rendi Solihin.
Ditambahkan Rendi, pemkab Kukar sendiri terus berkomitmen dalam memberikan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, salah satunya melalui dukungan sumber dana desa/kelurahan tanggulangi penyakit ATM.

Via Zoom Meeting. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
“Saya berharap diterimanya peghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelayanan kesehatan masyarakat, terutama penanggulanganan AIDS, Turbekolosis dan Malaria di Kukar, sesuai Permendagri No. 86 tahun 2017 tentang Tata cara perenanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, RPJMD,” ujarnya.
Sementara itu Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin melalui Zoom Meeting di pertemuan nasional ADINKES mengapresiasi atas prestasi bupati/walikota di Indonesia yang sudah menerima penghargaan dari ADINKES.
“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya pertemuan nasional ADINKES Tahun 2023 dan selamat kepada bupati/walikota penerima penghargaan dari ADINKES,” ucap Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.
Menkes Budi Sadikin juga mengingatkan bahwa membangun kesehatan itu sangatlah penting buat bangsa dan negara. Tahun 2030 Indonesia akan memasuki puncak yang dinamakan dengan Bonus Demografi.
“Bonus demografi merupakan puncaknya jumlah penduduk usia produktif antara 15-60 tahun, yakni paling banyak dari jumlah total penduduk Indonesia atau 68,3 persen penduduk produktif dibanding penduduk non produktif,” katanya.

Akan tetapi kata Budi melihat dari sejarah bangsa-bangsa di dunia bonus demografi akan terjadi hanya sekali sampai puncak-nya dan nantinya bisa jadi lebih banyak orang tua dari anak muda.

Jajaran Dinkes Kukar saat berswafoto bersama Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin
“Bonus demografi dalam suatu negara hanya dapat mencapainya satu kali kesempatan, sehingga negara itu bisa loncat dari negara berkembang ke negara maju. Sebaliknya, jika tidak bisa menembusnya, maka tidak akan pernah ada kesempatan lagi untuk mendapatkan bonus demografi, dikarenakan jumlah usia produktif akan semakin berkurang, artinya bonus demografi bisa jadi peluang juga bencana yang harus diwaspadai bersama,” ujarnya.

Wabup Kukar Rendi Solihin bersama Bupati/Walikota terima Baju Kaos bertuliskan “KEREN TANPA ROKOK”
Diakhir arahannya, Menkes Budi juga dalam waktu dekat akan mengundang semua kabupaten/kota di Indonesia duduk bersama, membahas perkembangan dunia kesehatan di Indonesia, perencanaan dan penganggaran hingga langkah dan solusi dalam mewujudkan bonus demografi pada tahun 2030 mendatang.
Tonton Juga: Pertemuan Nasional ADINKES Di Makassar
(Prokom10)
Tenggarong Seberang Bercita-cita Jadi Pemasok Bahan Pangan IKN
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono bercita-cita agar Kecamatan yang dipimpinnya menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan pangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Karena potensi pertanian kita yang bagus, kami ingin menjadi bagian dari pemasok bahan pangan IKN,” ujarnya, Selasa (1/8/23).
Tego mengatakan, hal itu lantaran warga Tenggarong Seberang contohnya di Desa Karang Tunggal tekun menggeluti bercocok tanam bahan pangan, khususnya sayur-mayur, buah-buahan serta produk pertanian lainnya hingga perikanan.
Bahkan warga Karang Tunggal pun memanfaatkan pekarangan mereka untuk ditanami sayuran, tanaman herbal, buah-buahan, dan sebagainya, sehingga produktif.
Maka, kata Tego pihaknya terus mendorong warga untuk berbenah diri, menyiapkan diri termasuk sumber daya manusia Tenggarong Seberang untuk mengawal agar kegiatan pertanian dalam arti luas berjalan dengan baik.
Kepada masyarakatnya, ia berpesan agar aktivitas bercocok tanam agar terus digiatkan dan ditingkatkan.
“Kita akan mengandalkan produk sayuran sebagai ciri khas atau trade mark wilayah kita ini,” demikian harapnya.(prokom04)*
Prospek Bagus, Desa Karang Tunggal Diminta Kembangan Rumput Gajah Mini
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Ketua Kelompok Kerja III Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kaltim Nur Hartati menyarankan agar tanaman rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang ditanam warga Desa Karang Tunggal RT 8,9 dan 10, Kecamatan Tenggarong Seberang terus dikembangkan.
“Ini merupakan keunikan tersendiri, karena rumput gajah mini tak ada di kabupaten/kota lainnya. Jadi mohon potensi ini dikembangkan lebih luas diseluruh Desa ini,” ujarnya Selasa (1/8/23) di Desa Karang Tunggal, bersama Tim Verivikasi TP PKK Kaltim untuk lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Provinsi Kaltim 2023 Kategori Kabupaten.
Rumput gajah mini memiliki beberapa keunggulan yaitu pertumbuhan cepat, berbulu halus, daun lembut, batang lunak, disukai ternak dan regrowth (pertumbuhan kembali) yang cepat. Keunggulan lainnya adalah kandungan protein 10-15% dan kandungan serat kasar yang rendah. (sumber: Kementan RI)
Selain silase atau hijauan pakan ternak, rumput gajah mini juga baik untuk membersihkan udara dari carbon dioksida (CO2) juga memperbaiki struktur tanah.
“Sehingga prospek kedepannya lebih bagus, apalagi kita merupakan wilayah IKN, jadi kembangkan terus tanaman ini beserta tanaman sayuran lainnya,” ujarnya. (prokom04)*
Inovasi Kampung Raja Mapan Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTOP 45 INOVASI PELAYANAN PUBLIK 2023
TENGGARONG – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi menetapkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023, salah satunya di kalaster Pemerintah Kabupaten yakni Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan inovasi pelayanan kawasan masyarakat pertanian Unggulan Rakyat Sejahtera Mandiri Pangan (Kampung Raja Mapan).
Pengumuman top 45 pelayanan publik tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, Senin (31/7) dikutif pada laman menpan.go.id.
Dalam pengumuman itu, Diah Natalisa menyebutkan bahwa penilaian KIPP tahun 2023 telah dilakukan secara independen dan akuntabel oleh tim evaluasi dan tin panpel independen tanpa intervensi dari pihak manapun.
“Finalis top inovasi, yang terdiri dari top 99 inovasi kelompok umum dan top 15 inovasi kelompok khusus telah menjalani proses penilaian lanjutan berupa presentasi dan wawancara serta verifikasi dan observasi lapangan,” ujar Diah.
Diharapkannya, kemunculan inovasi yang telah terpilih menjadi top pelayanan publik dapat direplikasikan secara luas baik di dalam satu instansi maupun juga antar instansi lainnya.
“Kemenpan RB juga mendorong agar pemimpin instansi untuk melakukan scaling up terhadap inovasi yang ada di wilayahnya masing-masing untuk diterapkan dalam skala yang lebih luas,” demikian tambah Diah. (Prokom10)
Kukar Wakili Kaltim Terima Penghargaan dari ADINKES Atas Dukungan dan Pencegahan Penyakit ATM
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperMAKASSAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai komitmen atas dukungan anggaran dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS, Turbekulosis dan Malaria (ATM) ditingkat Kabupaten.
Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin menyimak arahan Menkes RI Budi Gunadi Sadikin. Credit Foto: Irwan Wadi
Atas komitmennya tersebut, Pemkab Kukar mewakili kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dihadiahi penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) dalam Pertemuan Nasional ADINKES Tahun 2023, mengangkat Tema “Aksi Menuju Layanan Primer Kuat” dan Pemberian Apresiasi atas Dukungan Sumber Dana Desa/Kelurahan dalam Penanggulangan ATM yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin di Hotel Gammara Makassar, Selasa (1/8/2023) malam.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum ADINKES dr. M. Subuh, MPPM diterima Wakil Bupati Kukar H. Rendi Solihin bersama 9 Bupati/Walikota Penerima Penghargaan se-Indonesia yang turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melalui Live Streaming dari Zoom Meeting.
“Alhamdulillah penghargaan dari ADINKES ini merupakan buah kerja keras bersama, terutama dinas Kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat, termasuk sinergitas pemangku kepentingan lainnya dalam penanganan penyakit ATM di Kukar,” apresiasi Wabup Rendi Solihin.
Ditambahkan Rendi, pemkab Kukar sendiri terus berkomitmen dalam memberikan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, salah satunya melalui dukungan sumber dana desa/kelurahan tanggulangi penyakit ATM.
Via Zoom Meeting. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
“Saya berharap diterimanya peghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelayanan kesehatan masyarakat, terutama penanggulanganan AIDS, Turbekolosis dan Malaria di Kukar, sesuai Permendagri No. 86 tahun 2017 tentang Tata cara perenanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, RPJMD,” ujarnya.
Sementara itu Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin melalui Zoom Meeting di pertemuan nasional ADINKES mengapresiasi atas prestasi bupati/walikota di Indonesia yang sudah menerima penghargaan dari ADINKES.
“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya pertemuan nasional ADINKES Tahun 2023 dan selamat kepada bupati/walikota penerima penghargaan dari ADINKES,” ucap Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.
Menkes Budi Sadikin juga mengingatkan bahwa membangun kesehatan itu sangatlah penting buat bangsa dan negara. Tahun 2030 Indonesia akan memasuki puncak yang dinamakan dengan Bonus Demografi.
“Bonus demografi merupakan puncaknya jumlah penduduk usia produktif antara 15-60 tahun, yakni paling banyak dari jumlah total penduduk Indonesia atau 68,3 persen penduduk produktif dibanding penduduk non produktif,” katanya.
Akan tetapi kata Budi melihat dari sejarah bangsa-bangsa di dunia bonus demografi akan terjadi hanya sekali sampai puncak-nya dan nantinya bisa jadi lebih banyak orang tua dari anak muda.
Jajaran Dinkes Kukar saat berswafoto bersama Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin
“Bonus demografi dalam suatu negara hanya dapat mencapainya satu kali kesempatan, sehingga negara itu bisa loncat dari negara berkembang ke negara maju. Sebaliknya, jika tidak bisa menembusnya, maka tidak akan pernah ada kesempatan lagi untuk mendapatkan bonus demografi, dikarenakan jumlah usia produktif akan semakin berkurang, artinya bonus demografi bisa jadi peluang juga bencana yang harus diwaspadai bersama,” ujarnya.
Wabup Kukar Rendi Solihin bersama Bupati/Walikota terima Baju Kaos bertuliskan “KEREN TANPA ROKOK”
Diakhir arahannya, Menkes Budi juga dalam waktu dekat akan mengundang semua kabupaten/kota di Indonesia duduk bersama, membahas perkembangan dunia kesehatan di Indonesia, perencanaan dan penganggaran hingga langkah dan solusi dalam mewujudkan bonus demografi pada tahun 2030 mendatang.
Tonton Juga: Pertemuan Nasional ADINKES Di Makassar
(Prokom10)
Edi Damansyah Lantik Mabiran dan Kwarran Pramuka Tenggarong Seberang
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara Edi Damansyah dengan melantik Pengurus Pramuka Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Tenggarong Seberang masa bakti 2023-2026, bertempat di BPU Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang, Senin (31/7/2023).

Edi Damansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada Majelis Pembimbing Ranting dan jajaran kwartir ranting Gerakan Pramuka Tenggarong Seberang 2020 -2023 yang sudah menyelesaikan masa bakti tugasnya dengan baik.
Tentunya dengan harapan kepada Kepengurusan Majelis Pembimbing Ranting dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Tenggarong Seberang yang baru dilantik periode 2023 – 2026 ini, agar ada peningkatan kemajuan khususnya pembinaan dan pembangunan pramuka di Tenggarong Seberang. Adapun jumlah pramuka Garuda Kwarran Tenggarong Seberang sebanyak 18 orang terdiri dari penggalang sebanyak 8 orang dan penegak sebanyak 10 orang.
Dikatakan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar Edi Damansyah, penilaian Kwarran tergiat adalah bagian evaluasi capaian kinerja Kwarran, baik evaluasi itu kepada camat beserta jajarannya, evaluasi komitmen dukungan pihak perusahaan terhadap pramuka maupun evaluasi para pengurus kwarran dalam mengembangkan gerakan pramuka di kecamatan masing-masing.

Edi Damansyah berharap kepada pengurus baru yang diketuai Mardi Santoso lengkapi Badan Kelengkapan Kwarran antara lain, Satuan Karya (Saka) Pramuka peduli,lakukan monitoring dan mengaktifkan Gugus depan yang ada di Kwarran Ranting.
Terkhusus lagi agar melanjutkan dan meningkatkan apa yang sudah dilakukan oleh pengurus lama, lakukan evaluasi dan perbaikan setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Jaga dan tingkatkan eksistensi gerakan Pramuka di Kwarran Tenggarong Seberang, sehingga apa yang dilaksanakan oleh gerakan Pramuka bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

Aktifnya organisasi besar ini diharapkan bersinergi bersama pemerintah desa dan kecamatan dan kabupaten dalam penyelenggaraan Program Kukar Idaman. (Prokom02)
Warga Desa Karang Tunggal Manfaatkan Pekarangan Untuk Menghasilkan Pendapatan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Warga Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang hampir seluruhnya memanfaatkan pekarangan, baik itu ditanami sayur-mayur, buah-buahan, beternak dan usaha perikanan.
Kepala Desa Karang Tunggal Solimin, mengapresiasi masyarakat khususnya ibu-ibu yang terus mempercantik pekarangannya bahkan dengan bergotong royong.
“Kami terus berupaya agar apa yang telah kami lakukan berjalan dengan baik, mengedukasi masyarakat untuk memanfaakan lingkungan,” harapnya saat menerima Tim Verivikasi TP PKK Kaltim untuk lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Provinsi Kaltim 2023 Kategori Kabupaten, di RT 8, 9 dan 10 Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (1/8/23).
Ketua PKK Karang Tunggal Isteri Kades Solimin mengatakan, didesanya 80 persen warganya menafaatkan lahan perkarangan, selain menambah penghasilan keluarga juga memperindah desa.
Sebagai unggulan RT 8-9 rumput gajah mini, RT 10 es Cincau. Juga bududyakan ikan, di steiap RT. 80 persen warga miliki ternak ayam dan mentok, sebagian kambing dan sapi. Juga ada apotek hidup.
“Kami terus melengkapi dan menjaga tanaman yang ada, pupuk juga kami ada secara organik dari ternak kami. UMKM kami ada kripik tempe, jajan basah dan sebagainya,” ujarnya.
Atas usaha memanfatakan pekarangan tersebut, warga juga mendapatkan pundi-pundi rupaih dari hasil menjual hasil budidaya pekaranagn mereka.(prokom04)
Wakili Kukar, Desa Karang Tunggal Jalani Verifikasi Lomba Aku Hatinya PKK Kaltim 2023
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutai Karetanegara (Kukar), mendampingi Tim Verivikasi TP PKK Kaltim untuk lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Provinsi Kaltim 2023 Kategori Kabupaten, di RT 8, 9 dan 10 Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (1/8/23).

Rombongan tiba disambut pemandangan tepi jalan yang hijau dan asri, dengan jenis tanaman hias maupun tanaman yang bermanfaat untuk konsumsi dan obat herbal yang ditanam warga di halaman rumah masing-masing, serta pernak-pernik berwarna warni dari barang bekas yang dimanfaatkan menjadi hiasan.
Selain itu, rombongan juga disambut tari Gambyong yang dibawakan oleh siswi SMPN 7 Tenggarong Seberang.
Tim Verifikasi lalu menuju kediaman warga yang memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam, maupun memelihara hewan ternak yang bermanfaat untuk penanamnya hasil binaan PKK. Diantaranya, kangkung, dan berbagai sayuran mayur lainnya. Juga rumput gajah untuk pakan ternak.

Kades Karang Tunggal Solimin, ucapakan selamat datang kepada rombongan TP PKK Kaltim, dan mengapresiasi masyarakat khususnya ibu-ibu yang terus mempercantik pekarangannya bahkan dengan bergotong royong. “Ke depan kami terus berusaha agar terus berjalan dengan baik, mengedukasi masyarakat untuk memanfaakan lingkungan,” harapnya.
Ketua PKK Karang Tunggal mengatakan , didesanya 80 persen warganya menafaatkan lahan perkarangan, selain menambah penghasilan keluarga juga memperindah desa. Sebagai unggulan RT 8-9 rumput gajah mini, RT 10 es Cincau. Juga bududyakan ikan, di steiap RT. 80 persen warga miliki ternak ayam dan mentok, sebagian kambing dan sapi. Juga ada apotek hidup. “Kami terus melengkapi dan menjaga tanaman yang ada, pupuk juga kami ada secara organik dari ternak kami. UMKM kami ada kripik tempe, jajan basah dan sebagainya,” ujarnya.

Ketua Pokja III TP PKK Kukar Imam Pranawa Utama mengatakan apa yang terlihat di desa ini memang sudah dilakukan warga sejak dulu. Namun, dibina lebih lanjut oleh PKK Desa -Kecamatan-Kabupaten. Harapan kedepan Karang Tungal menjadi penyumbang Sayuran Utama IKN.
“Saya apresiasi ibu-ibu yang telah bekerja keras menyiapakan lingkunagnnya dengan tanaman yang bagus meski akhir-akhir ini hujan tidak turun,” ujarnya.

Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono, mengatakan verifikasi ini untuk mencocokkan data terkirim dengan kenyatan di lapangan. Diharapkannya kepada warga, apa yang sudah ada dilingkungan untuk dipelihara dan ditingkatkan terus.
Ketua Pokja III TP PKK Kaltim Nur Hartati Ibrahim mengatakan, dari pantauannya setelah berkeliling memferivikasi, melihat ada keunikan terutama untuk menunjang IKN, yakni rumput gajah mini tak ada di kabupaten/kota lainnya.

“Jadi mohon potensi ini dikembangkan lebih luas, dan tanam juga cabe dan lainnya karena merupakan tanaman wajib untuk dinilai,” ujarnya.
Ia juga membocorkan untuk sementara Desa Karang Tunggal sudah memiliki nilai yang cukup bagus padahal belum selesai penilaian. (prokom04)
Berawal Hobi, Siti Hasilkan Rupiah Dari Burung
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSEBAGAI manusia yang hidup di dunia ini, sudah tentu membutuhkan pangan dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Banyak cara untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik itu bekerja, membuat usaha sendiri, atau dengan membuat sistem mengolah lahan secara mandiri untuk kebutuhan pangan.
Siti, Warga RT 8 Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang ini memiliki cara tersendiri untuk mendapatkan tambahan penghasilan rumah tanggnya.

Bukan bekerja atau berdagang makanan, Ibu rumah tangga ini beternak burung hias atau burung berkicau yang dijadikan penghasilan.
Berawal dari hobi, sejak tiga tahun lalu Ia mempelajari cara mengembangbiakkan burung-burung peliharaannya. Ada Murai, Love Bird, dan lainnya.
“Alhamdulilah, ternak burungnya bisa jalan sejak tiga tahun lalu dan sudah menghasilkan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (1/8/23), bersama Tim Verivikasi TP PKK Kaltim untuk lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Provinsi Kaltim 2023 Kategori Kabupaten.
Saat ditanya penghasilannya, Siti tersenyum lalu mengatakan bahwa anakan Murai bisa dijualnya Rp 500 ribu per ekornya. Ya, hasil memang lumayan jika se ekor saja harganya mencapai setengah juta.
“Lumayan mas untuk menambah penghasilan rumah tangga,” ujarnya.
Siti juga berencana akan melebarkan usahanya dengan menanam buah-buahan, agar kedepan ada penghasilan tambahan lagi dari buah-buahan tersebut.
“Jadi kalau tanamannya sudah berbuah kan bisa dijual untuk penghasilan juga nanti,” ujarnya menutup wawancara singkat ini. (prokom04)
“Hijaunya” Rupiah Hasil Budidaya Rumput Gajah Mini
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperSELAIN sayur-mayur, buah-buahan dan ternak, ternyata ada berbagai tanaman lain yang bisa dibudidayakan.
Salah satunya yakni rumput gajah mini (Pennisetum purpureum) merupakan salah satu aternatif dalam penyediaan hijauan pakan karena rumput ini merupakan jenis rumput unggul. Rumput gajah mini cocok diolah menjadi silase pada saat produksi hijauan melimpah sehingga dapat memperpanjang masa simpannya, selain itu rumput ini memiliki produksi tinggi disertai rasio daun batang yang tinggi. Rumput ini juga lebih banyak digunakan untuk alas taman dan mempercantik halaman.
Rumput gajah mini memiliki beberapa keunggulan yaitu pertumbuhan cepat, berbulu halus, daun lembut, batang lunak, disukai ternak dan regrowth (pertumbuhan kembali) yang cepat. Keunggulan lainnya adalah kandungan protein 10-15% dan kandungan serat kasar yang rendah.(sumber: Kementan RI)


Selain silase atau hijauan pakan ternak, rumput gajah mini juga baik untuk membersihkan udara dari carbon dioksida (CO2) juga memperbaiki struktur tanah.
Kurniati, warga RT 9 Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang ini telah menanam rumput gajah mini sejak 8 tahun lalu.
Diakuinya, sebagi ibu rumah tangga hasil dari rumput gajah mini lumayan besar.
“Alhamdulillah, sekali panan itu bisa dapat dua sampai empat juta rupiah,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (1/8/23), bersama Tim Verivikasi TP PKK Kaltim untuk lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Provinsi Kaltim 2023 Kategori Kabupaten.

Penjualannya diukur per meter persegi antara Rp 8-20 ribu rupiah permeternya. Dengan waktu panen antara 1,5 sampai 2 bulan sekali panan.
“Harapan saya rumput ini tetap laku,” ujarnya singkat (prokom04)
Wabup Tinjau Peningkatan Jalan di Bukit Raya dan Beringin Agung Samboja
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin didampingi Camat Samboja Damsik, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kukar H Rudi Suryadinata, Kades Bukit Raya Wangsit Sukono dan sejumlah aparat Kecamatan Samboja meninjau program peningkatan jalan di Bukit Raya Sungai Seluang dan Beringin Agung Kecamatan Samboja, Senin (31/7).
Rendi Solihin meninjau pelebaran badan jalan yang ada di Desa Bukit Raya sepanjang 2,1 km yang saat ini masih dalam progres pekerjaan dan dipastikan akan selesai dalam Bulan Agustus 2023 ini. Selanjutnya meninjau pengaspalan jalan di Desa Beringin Agung Kecamatan Samboja.

Sebagaimana di ketahui bersama bahwa kawasan Desa Bukit Raya dan Desa Beringin Agung Kecamatan Samboja merupakan wilayah transmigrasi pada Tahun 80 an.
“Alhamdulillah saat ini berbagai macam sarana dan prasarana infrastruktur di wilayah tersebut sudah terbangun dan sudah dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Rendi mengatakan, infrastruktur jalan sangat penting, terutama dalam hal mobilisasi angkutan warga serta barang dan jasa. Bahkan, peningkatan jalan ini juga menjadi perhatian khusus oleh pemerintah dan masuk dalam program prioritas di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Rendi berharap agar berbagai pembangunan peningkatan jalan dan jembatan di Kukar dapat selesai sesuai waktunya , dan kualitasnya juga harap dijadikan perhatian bersama para kontraktor. ( prokom 03).