Tenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Wiyono menghadiri acara puncak Hari Malaria Sedunia tahun 2023 bertempat di Titik Nol kawasan Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (15/6/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bertemakan Dengan Investasi, Inovasi, Dan Implementasi Kita Capai Indonesia Bebas Malaria tersebut dirangkai dengan penyerahan piagam sertifikat eliminasi malaria oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu bagi provinsi, kabupaten dan kota yang dianggap sukses dalam penanggulangan malaria di daerahnya.

Kegiatan juga dirangkai dengan pembacaan komitmen bebas malaria Provinsi Kaltim tahun 2026 oleh perwakilan Bupati/Wali Kota se Kaltim, serta pembacaan komitmen Gubernur dan Bupati/Wali Kota penerima Sertifikat Eliminasi Malaria.
Ditemui setelah kegiatan, Wiyono mengatakan bahwa Kabupaten Kukar telah terlebih dahulu menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kemenkes RI tepatnya pada peringatan puncak hari malaria tahun 2022 lalu.
Dirinya bersyukur Kabupaten Kukar telah ditetapkan sebagai daerah yang terbebas dari malaria, namun Ia berharap hasil sertifikasi eliminasi malaria tersebut tidak membuat seluruh pihak terkait untuk terlena, karena hasil tersebut bisa saja berubah, sehingga Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tetap berperan aktif bersama-sama menjaga kebersihan disekitar lingkungan masing-masing seperti di lingkungan tempat tinggal, dilingkungan tempat kerja, serta ditempat-tempat fasilitas umum, maupun rumah-rumah ibadah.

“Oleh karena itu, dukungan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan memastikan jangan sampai ada genangan-genangan air seperti tadi yang disampaikan oleh pak Dirjen, menjaga kebersihan utamanya artinya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati,” ujar Wiyono.
Sementara, saat ditanya berkenaan dengan komitmen bersama seluruh kabupaten dan kota di Kaltim bebas malaria tahun 2026, Wiyono mengatakan Pemkab Kukar sangat mendukung dan berkomitmen sekali terkait hal tersebut, karena menurutnya kedepannya dengan telah tersertifikasi eliminasi malaria dari Kemenkes RI seluruh kabupaten dan kota di Kaltim pasti akan sangat berpengaruh khususnya terhadap masuknya investasi di Kaltim pada umumnya dan Kabupaten Kukar khususnya yang merupakan mitra IKN.
“Harapannya kalo se-Kaltim ini bisa bersih dari malaria tentunya ini akan berdampak lebih luas bagi Kaltim, khususnya pada investor yang akan masuk ke Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal (P2P) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kaltim atas komitmen eliminasi tahun 2026.
“Kami apresiasi betul Kalimantan Timur komitmen eleminasi tahun 2026, ini semangat yang luar biasa dan sangat rasional, sebab tinggal empat kabupaten,” ujar Maxi Rein Rondonuwu.
Lebih lanjut, menurutnya dipilihnya IKN sebagai pusat peringatan Hari Malaria Sedunia diakuinya, tidak lain untuk menumbuhkan dan membangkitkan semangat baru menuju Indonesia sehat dan bebas malaria.
Menurutnya, secara keseluruhan wilayah di Indonesia, sudah ada lima provinsi yang kabupaten dan kotanya bebas Malaria, seperti DKI Jakarta, Bali, Banten, Jawa Timur dan Jawa Barat, oleh karena itu, dirinya berharap seluruh stakeholders, terutama para bupati dan wali kota serta gubernur untuk menggerakkan semua potensi dan lintas sektor untuk menciptakan daerah eleminasi malaria.
“Target di RPJMN 2024 ada 405 kabupaten dan kota yang harus eliminasi, dan nanti sisanya RPJMN berikutnya. Dimana sampai saat ini sudah ada 381 kabupaten dan kota yang eliminasi dan target tahun 2024 sudah habis,” pungkasnya.
Pada kegiatan tersebut Menteri Kesehatan diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin menyerahkan secara simbolis perangkat pemeriksaan malaria bagi pekerja IKN yang diwakili Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN H Alimuddin, serta penyerahan piala bergilir Lomba Mikroskopis dan penghargaan Malaria Champion.(prokom07)
Hadiri Acara Puncak Hari Malaria Sedunia Di Titik Nol IKN, Pemkab Kukar Komitmen Dukung Kaltim Bebas Malaria 2026
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Wiyono menghadiri acara puncak Hari Malaria Sedunia tahun 2023 bertempat di Titik Nol kawasan Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (15/6/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bertemakan Dengan Investasi, Inovasi, Dan Implementasi Kita Capai Indonesia Bebas Malaria tersebut dirangkai dengan penyerahan piagam sertifikat eliminasi malaria oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu bagi provinsi, kabupaten dan kota yang dianggap sukses dalam penanggulangan malaria di daerahnya.

Kegiatan juga dirangkai dengan pembacaan komitmen bebas malaria Provinsi Kaltim tahun 2026 oleh perwakilan Bupati/Wali Kota se Kaltim, serta pembacaan komitmen Gubernur dan Bupati/Wali Kota penerima Sertifikat Eliminasi Malaria.
Ditemui setelah kegiatan, Wiyono mengatakan bahwa Kabupaten Kukar telah terlebih dahulu menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kemenkes RI tepatnya pada peringatan puncak hari malaria tahun 2022 lalu.
Dirinya bersyukur Kabupaten Kukar telah ditetapkan sebagai daerah yang terbebas dari malaria, namun Ia berharap hasil sertifikasi eliminasi malaria tersebut tidak membuat seluruh pihak terkait untuk terlena, karena hasil tersebut bisa saja berubah, sehingga Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tetap berperan aktif bersama-sama menjaga kebersihan disekitar lingkungan masing-masing seperti di lingkungan tempat tinggal, dilingkungan tempat kerja, serta ditempat-tempat fasilitas umum, maupun rumah-rumah ibadah.

“Oleh karena itu, dukungan semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan memastikan jangan sampai ada genangan-genangan air seperti tadi yang disampaikan oleh pak Dirjen, menjaga kebersihan utamanya artinya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati,” ujar Wiyono.
Sementara, saat ditanya berkenaan dengan komitmen bersama seluruh kabupaten dan kota di Kaltim bebas malaria tahun 2026, Wiyono mengatakan Pemkab Kukar sangat mendukung dan berkomitmen sekali terkait hal tersebut, karena menurutnya kedepannya dengan telah tersertifikasi eliminasi malaria dari Kemenkes RI seluruh kabupaten dan kota di Kaltim pasti akan sangat berpengaruh khususnya terhadap masuknya investasi di Kaltim pada umumnya dan Kabupaten Kukar khususnya yang merupakan mitra IKN.
“Harapannya kalo se-Kaltim ini bisa bersih dari malaria tentunya ini akan berdampak lebih luas bagi Kaltim, khususnya pada investor yang akan masuk ke Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal (P2P) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kaltim atas komitmen eliminasi tahun 2026.
“Kami apresiasi betul Kalimantan Timur komitmen eleminasi tahun 2026, ini semangat yang luar biasa dan sangat rasional, sebab tinggal empat kabupaten,” ujar Maxi Rein Rondonuwu.
Lebih lanjut, menurutnya dipilihnya IKN sebagai pusat peringatan Hari Malaria Sedunia diakuinya, tidak lain untuk menumbuhkan dan membangkitkan semangat baru menuju Indonesia sehat dan bebas malaria.
Menurutnya, secara keseluruhan wilayah di Indonesia, sudah ada lima provinsi yang kabupaten dan kotanya bebas Malaria, seperti DKI Jakarta, Bali, Banten, Jawa Timur dan Jawa Barat, oleh karena itu, dirinya berharap seluruh stakeholders, terutama para bupati dan wali kota serta gubernur untuk menggerakkan semua potensi dan lintas sektor untuk menciptakan daerah eleminasi malaria.
“Target di RPJMN 2024 ada 405 kabupaten dan kota yang harus eliminasi, dan nanti sisanya RPJMN berikutnya. Dimana sampai saat ini sudah ada 381 kabupaten dan kota yang eliminasi dan target tahun 2024 sudah habis,” pungkasnya.
Pada kegiatan tersebut Menteri Kesehatan diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin menyerahkan secara simbolis perangkat pemeriksaan malaria bagi pekerja IKN yang diwakili Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN H Alimuddin, serta penyerahan piala bergilir Lomba Mikroskopis dan penghargaan Malaria Champion.(prokom07)
BAZNAS Kukar Pedului, Salurkan Bantuan Korban Kebaran di Loa Lepu dan Loa Ipuh
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyalurkan bantuan melalui program BAZNAS Peduli berupa paket logistik bagi keluarga korban Kebakaran di Desa Loa Lepu Kecamatan Tenggarong Seberang dan Loa Ipuh, Tenggarong, baru-baru ini.
“Alhamdulillah sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kukar, memberikan bantuan kepada para korban kebakaran yang terjadi di Loa Lepu dan Loa Ipuh baru-baru ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” kata Ketua BAZNAS Kukar M. Syafik.
Menurut Syafik, BAZNAS Kukar pun turut prihatin atas kejadian tersebut dimana tempat tinggal korban benar-benar habis dilalap si jago merah dan hanya keluar dengan baju dibadan termasuk yang terdampak sedang dan ringan.
“Setelah mendengar adanya kejadian musibah kebakaran, BAZNAS Kukar langsung ke lapangan melakukan asesmen ke TKP dan bertemu dengan para mustahik. Sekali lagi BAZNAS Kukar turut prihatin atas apa yang dirasakan para korban, semoga tetap sabar dan selalu memohon kepada yang kuasa,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua 2 BAZNAS Kukar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Wiwik mengatakan bahwa adanya musibah tersebut, BAZNAS Kukar bergerak cepat dan menyiapkan segala kebutuhan para korban melalui dana zakat yang dititipkan Muzakki kepada BAZNAS Kukar.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada para Muzakki yang telah mempercayakan BAZNAS Kukar dalam menitipkan sebagian hartanya dan telah disalurkan sebagai bentul realisasi penyaluran melalui bidang kemanusiaan program Kukar Peduli kepada warga yang membutuhkan termasuk korban kebarakan,” katanya.
Ditambahkan Wiwi, tujuannya adalah untuk meringankan beban korban yang ditimpa bencana.
“Ini merupakan bentuk sinergitas BAZNAS Kukar bersama stakholder lainnya selalu sigap dalam memberikan kemanfaatan bagi masyarakat terutama bagi para korban musibah kebakaran. Terima kasih Muzakki, Mustahik Baznas Kukar Odah Zakatnya Urang Kukar,” demikian jelas Wiwik mengakhiri. (Prokom10)
Pemkab Kukar Selalu Komitmen Majukan Olahraga
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki tanggungjawab dan komitmen yang kuat untuk memajukan olahraga di daerah. Hal itu diantaranya dapat terlihat dari berbagai fasilitas olahraga yang telah di bangun, program dan kegiatan pembinaan yang dijalankan dengan dukungan anggaran yang tertuang dalam APBD pada setiap tahunnya.
Untuk mewujudkan target prestasi juara, kehadiran pemerintah tentu saja sangat penting dan dibutuhkan, melalui fasilitasi dan pembinaan. Berbagai hal dirasa kurang tentu saja masih sangat mungkin akan ditemukan.
“Oleh karenanya, hal itu akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kukar dalam merumuskan dan menentukan program dan kegiatan fasilitasi dan pembinaan yang dibutuhkan, hingga meraih prestasi yang tinggi,” ujar Sekda Kabupaten Kukar H Sunggono menyampaikan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah di acara Penutupan Turnamen Basket Idaman Tingkat Pelajar SLTA Tahun 2023, di Velodrome kawasan Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Rabu (14/6/23).

Lebih lanjut dikatakannya Kabupaten Kukar memiliki banyak atlet yang berbakat dan meraih prestasi seperti halnya telah diketahui bersama Euforia keberhasilan Garuda Muda merebut medali emas SEA Games 2023 menunjukkan dan menjadi bukti bahwa Kukar memiliki kemampuan untuk meraih prestasi yang tinggi.
“Mulai sekarang tidak boleh ada lagi alasan untuk berkecil hati dan minder. Jika orang lain mampu, Insyaallah tentu saja kita juga mampu meraih prestasi itu. Yakinlah, kalian mampu membawa pulang medali emas dan mencapai prestasi yang tinggi kelak dikemudian hari,”harapnya.
Mengakhiri sambutannya, Sunggono menyampaikan ucapan selamat kepada tim basket yang mampu keluar sebagai juara pada Turnamen Basket Idaman Tingkat Pelajar SLTA Tahun 2023. Kepada anak-anak yang menjadi bagian dari tim yang telah mampu mencapai juara pada turnamen ini, Ia berpesan bahwa apa yang telah dicapai pada turnamen kali ini, menjadi bukti bahwa mampu mencapai prestasi. Bahwa berprestasi dan menjadi juara bukan sekedar mimpi. Namun demikian, apa yang telah mampu diraih pada saat sekarang tentu saja bukan dari akhir prestasi yang akan dicapai. Jadikan capaian juara pada turnamen sebagai motivasi untuk meraih prestasi juara di level yang lebih tinggi lagi.

Sebelum pertandingan final antara SMAN 1 Tenggarong versus SMAN 2 Tenggarong. Di meriahkan pertandingan eksibisi antara Basket Idaman versus Tangga Arung All Star. Dihadiri Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kukar, Asisten II Wiyono, Kepala Dispora Aji Ali Husni,Ketua KONI Kukar Rahman, Ketua Pengurus Cabang PERBASI Kabupaten Kukar, Para Peserta dan Finalis Turnamen Basket Idaman Tingkat Pelajar SLTA Tahun 2023.(Prokom06)
Sekda Minta Maksimalkan Penggunaan e-Pantau Dalam Pelaksanaan Program
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Dr H Sunggono meminta agar Sistem Pemantauan dan Evaluasi (e-Pantau) di situs https://e-pantau.kukarkab.go.id/, agar dimaksimalkan.
“Kita sudah punya e-Pantau, instrumen ini harus dimaksimalkan Organisasi Perangkat Daerah di Kukar, sebagai alat bantu pelaksanaan program,” ujarnya saat membuka Forum Group Diskusi (FGD) tentang Koordinasi dan Pelaksanaan Realisasi Anggaran Kegiatan di Lingkungan Sekretariat Daerah Kukar tahun 2023, Kamis (15/6/23) di Ballroom Hotel Aston Samarinda.
Dengan memaksimalkan e-Pantau, maka akan mengoptimalkan serapan anggaran dan monitoring evaluasi pelaksanaan Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan di lingkungan Sekretariat Daerah.

Pelaporan yang sudah dilakukan secara berjenjang, dimulai input oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)/Esselon 4 atau Pejabat Fungsional, yang kemudian dilakukan Approve/verifikasi pelaporan oleh Kabag/Kabid/Esselon 3, dan signed pelaporan oleh Kepala OPD.
Sehingga, kata Sunggono dari pelaporan yang sudah di signed/publish merupakan wujud dari representasi kinerja yang sudah dilaksanakan oleh Perangkat Daerah.
“Jadi pelaporan yang sudah dipublish di e Pantau tidak perlu diperdebatkan atau dipertentangkan lagi, karena pelaporan diinput sendiri dan proses approve atau verifikasi sudah dilakukan secara berjenjang,” demikian ujarnya.
aplikasi tersebut berguna untuk mempermudah proses pemantauan sebagai perangkat (tools) pemantauan secara tepat waktu (efisien) dan tepat sasaran (efektif).
Untuk diketahui e-Pantau berbasis elektronik disusun guna meningkatkan kualitas proses dan hasil pemantauan dan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi secara keseluruhan. Tujuannya untuk memberikan panduan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sistem e-Pantau merupakan sistem pelaporan data realisasi hasil pemantauan, sehingga data realisasi hasil pemantauan harus dientrikan di sistem e-Pantau dengan pendekatan nilai absolut dan parsial atau tidak kumulatif, baik untuk alokasi anggaran maupun capaian fisik. Entri data realisasi hasil pemantauan dilakukan setiap bulan, disertai dengan informasi status pelaksanaan dan permasalahan serta bukti pendukung. (prokom04)
Buka FGD Realisasi Anggaran 2023, Sekda: Inovasi Dalam Bekerja Harus Dikembangkan!
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Dr H Sunggono membuka Forum Group Diskusi (FGD) tentang Koordinasi dan Pelaksanaan Realisasi Anggaran Kegiatan di Lingkungan Sekretariat Daerah Kukar tahun 2023, Kamis (15/6/23) di Ballroom Hotel Aston Samarinda.
Acara yang digelar Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kukar itu, dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kukar Totok Heru Subroto, diikuti seluruh Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kukar beserta jajarannya, dan sejumlah undangan lainnya.

Sekda mengatakan, Sekretariat Daerah Kabupaten bertugas membantu Bupati dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten. Terkait dengan hal di atas maka Peranan Sekretariat Daerah sangat penting dan strategis untuk membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Perangkat Daerah, Lembaga Teknis Daerah dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Disebutnya, saat ini Pemkab dihadapkan pada dunia yang serba sulit diterka dan selalu berubah, situasi yang disebut oleh para ahli sebagai VUCA world (Volatile, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), yang menggambarkan atau merefleksikan volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas kondisi dan situasi umum. Permasalahan yang muncul adalah permasalahan yang kompleks, yang tidak dapat lagi diselesaikan dengan cara-cara yang konvensional.
Maka, pekerjaan kedepan bukan hanya mengupayakan solusi atas permasalahan yang ada, melainkan juga secara simultan membangun kapasitas institusi pemerintah yang dinamis, kompeten, dan adaptif sehingga mampu bertahan di tengah persaingan global.
“Oleh karenanya mulai sekarang harus ditumbuh kembangkan inovasi dalam bekerja, jangan hanya terpaku dan terjebak melaksanakan hal-hal rutin saja,” tegasnya.

Diharapkan, FGD itu tidak hanya membahas hal-hal normatif tapi juga hal-hal substantif terutama peningkatan kualitas pelaksanaan tugas Sekretariat Daerah. Pemahaman terkait indikator dan target kinerja program, kegiatan, sub kegiatan yang diampu/tanggung jawab Kepala Bagian, Esselon 4 dan Fungsional perlu ditingkatkan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait Pelaksanaan Realisasi Anggaran Kegiatan di Lingkungan Sekretariat Daerah Kukar tahun 2023. (prokom04)
Bupati Kukar Buka FGD Lembaga Adat Desa/Kelurahan Mitra Pemerintah
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Lembaga Adat Desa, Kelurahan (LAD/LAK) mengangkat tema “Peran, Fungsi, dan tugas lembaga adat desa/kelurahan sebagai mitra pemerintah desa dalam perencanaan dan pembangunan desa/kelurahan berlangsung di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Rabu (14/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Bupati Edi Damansyah mengatakan penguatan pembangunan perdesaaan dan kelurahan secara spesifik tertuang dalam beberapa program dedikasi KUKAR IDAMAN diantaranya adalah memperkuat kualitas layanan pemerintahan desa, penyediaan layanan dasar masyarakat berbasis desa/kelurahan seperti air bersih dan listrik, peningkatan perekonomian desa melalui pengembangan potensi unggulan desa/kelurahan, pengembangan keagamaan dan pelestarian budaya sebagai identitas dan karakteristik masyarakat, penguatan BUMDesa dan Koperasi, hingga penguatan modal sosial melalui program 50 juta per RT, kebijakan-kebijakan ini pada prinsipnya dijalankan dengan skema kolaboratif, yang tidak hanya bertumpu pada pemerintah, namun juga disinergikan dengan pihak lain termasuk masyarakat itu sendiri sebagai pelaksana dan penerima manfaat dari program-program tersebut.
“Dipahami bersama pembangunan desa/kelurahan pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan proses pembangunan di daerah dan nasional, sehingga setiap kebijakan pembangunan yang dilaksanakan di desa/kelurahan diperlukan penyeimbang baik sebagai lembaga control maupun sebagai akselerator dalam proses pembangunan yang lebih efektif,” katanya.
Dijelaskannya, salah satu lembaga yang diamanatkan oleh Undang-Undang untuk terbentuk di desa/kelurahan adalah Lembaga Adat, yang bertugas sebagai mitra Pemerintah Desa/Kelurahan dalam memberdayakan, melestarikan, dan mengembangkan adat istiadat sebagai wujud pengakuan terhadap adat istiadat Desa/Kelurahan. Sehingga lembaga adat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pembangunan desa/kelurahan dengan tidak menghilangkan adat-istiadat yang sudah terbangun dalam kehidupan masyarakat setempat, khususnya menjaga keakraban, kepedulian, kebersamaan dan kegotongroyongan yang tidak melanggar dari nilai-nilai adat istiadat dan budaya setempat sebagai perwujudan dari nilai-nilai PANCASILA yang telah menjadi ideologi bangsa kita.
“Atas dasar tersebut kegiatan kita hari ini menjadi sangat penting sebagai forum kita bersama untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dan menetapkan kebijakan strategis dalam menyediakan dan memperkuat Lembaga Adat yang lebih produktif dalam pencapaian kinerja pembangunan yang lebih baik,” demikian jelasnya. (Prokom10)
Pamkab Bantu Korban Kebakaran di Jl Mayjen Panjaitan/Jl Teratai Tenggarong
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Untuk meringankan beban warga yang terkena bencana kebakaran di Jalan Mayjen Panjaitan dan Teratai Kecamatan Tenggarong, Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten III Bilang Administrasi Sekretariat Daerah Totok Heru Subroto didampingi Kepala Dinas Sosial Hamli dan Sekretaris BPBD Kabupaten Kukar Witontro menyerahkan bantuan logistik kepada korban yang terkena musibah kebakaran, Selasa (13/06/2023).
Totok Heru Subroto yang membacakan sambutan Bupati Kukar mengatakan, Pemerintah daerah sangat turut berduka atas terjadinya musibah, tentunya warga harus bisa sabar dan dapat mengambil hikmah dari apa yang sudah terjadi.

“Pemerintah daerah turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Kecamatan Tenggarong khusunya di Jalan Panjaitan dan Teratai kelurahan loa Ipuh, tentunya saya ingin masayarakat bisa lebih kuat, ikhlas, dan jangan terlalu larut dalam kesedihan atas kejadian ini, saya yakin warga pasti bisa menjalani semua dengan bersabar dan dapat mengambil hikmah dari semua,” ujarnya.
Lanjut Totok mengatakan sebagai bentuk upaya dan perhatian Pemerintah Daerah, pemerintah membantu perlengkapan logistik untuk masyarakat.
“Bantuan ini jangan liat dari seberapa banyak atau sedikitnya, besar atau kecilnya, tapi inilah bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah untuk masyarakat yang tertimpa musibah,” katanya.

Totok mengatakan bantuan ini tidak sepenuhnya bisa mengganti atas kerugian yang diderita, namun paling tidak bisa menjadi pelecut motivasi atau pemicu untuk bangkit lagi, dan membangun kembali.
Diharapkan dengan bantuan ini bisa bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban bapak dan ibu.
Selain itu Totok juga mengimbau kepada seluruh masyarakat umumnya untuk selalu waspada terhadap kebakaran.
“Saya berpesan kepada Camat, Lurah beserta seluruh lapisna masyarakat untuk lebih waspada dan sigap lagi, misalnya kalau mau bepergian lama atau keluar rumah, harus dipastikan dulu aliran listrik atau barang-barang elektronik lainnya tidak ada yang menyala,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Tenggarong Sukono mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada siang menjelang sore hari dan menghanguskan 5 rumah, sedangkan bencana kebakaran masih dalam penyelidikan dari kepolisian setempat. (Prokom 09)
Pemkab Harap Unikarta Dapat Meningkatkan dan Memaksimalkan SDM Serta Income
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Melalu Dies Natalis ke-39 Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) tahun 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ingin para pengelola Unikarta, dari tingkatan Yayasan, Senat Universitas, Pimpinan Rektorat, Pimpinan Fakultas, Badan maupun Unit yang ada di lingkungan Unikarta, harus mulai memikirkan penambahan income dari berbagai sektor yang mampu digarap oleh pengelola perguruan tinggi.
Hal tersebut di ungkapan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kukar H Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar pada perayaan penutupan rangkaian Dies Natalis ke-39 Unikarta tahun 2023 di lapangan kampus Unikarta, beberapa hari yang lalu.
H Sunggono mengatakan 39 tahun adalah usia yang cukup matang bagi Unikarta, sehingga patut diapresiasi perjalanan Unikarta melintasi ruang dan waktu selama puluhan tahun sebelumnya, tentu pencapaian Unikarta dalam masa puluhan tahun tersebut tidak terlepas dari peranan seluruh sivitas akademika dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan para stakeholder.
“Dalam usia Unikarta yang ke-39 tahun, income generating Unikarta ke depannya harus semakin ditingkatkan dengan tata kelola kampus yang unggul. Pendapatan Unikarta yang selama ini berbasis pada pembiayaan SKS (Satuan Kredit Semester) maupun sumbangan pemeliharaan gedung dari mahasiswa, sepatutnya untuk semakin ditingkatkan dengan daya kreativitas pemanfaatan aset yang dimiliki oleh Unikarta, oleh karena itu Aset yang telah dimiliki oleh Unikarta harus dapat dimaksimalkan untuk memperoleh income generating seperti pemanfaatan layanan edukatif melalui pelatihan-pelatihan dalam menambah kompetensi dan skill masyarakat melalui pusat pembinaan bahasa asing dan lain sebagainya,” ujarnya.

Lebih lanjut Sunggono juga mengatakan dengan peningkatan sinergitas, kolaborasi dan komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi warga kampus Unikarta tentu harus beriringan pula dengan berbagai terobosan dan inovasi di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, serta kewirausahaan kampus sebagai empat pilar dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi.
“Unikarta setidaknya harus mampu menjadi Universitas berskala Regional yang Unggul dalam Pembelajaran maupun hasil karya inovatif sebagai warga ilmiah” Katanya.
Sunggono mengatakan Kampus Unikarta ke depan harus menjadi tempat yang ramah bagi penyandang disabilitas. Unikarta ke depannya juga harus mulai memikirkan untuk memberikan layanan fasilitas bagi penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan pendidikan di Unikarta. Layanan inklusif di perguruan tinggi ini tentu tidak mudah karena pasti memerlukan tenaga-tenaga terampil dan kompeten yang mampu menyelenggarakan layanan khusus bagi para penyandang disabilitas yang akan menempuh pendidikan di Unikarta.
“Pemkab Kukar sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kukar, yang turut membantu pengembangan sarana-prasarana hingga bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa Unikarta. Seperti yang terlihat, Unikarta di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Ince Raden, MP mampu bermitra secara sinergis dengan perusahaan-perusahaan tambang multi nasional seperti Bayan Grup, MHU, dan lain-lain untuk pengembangan sarana-prasarana fisik di Unikarta, selain itu Pemkab Kukar menyampaikan selamat atas pencapaian usia Unikarta yang ke-39 tahun di tahun 2023 ini. Harapannya agar Unikarta terus menerus berbenah untuk mencapai visinya melalui serangkaian misi yang terukur dan dapat dilaksanakan secara sistematis dan terprogram” Tutupnya.
Sementara itu Rektor Unikarta Prof. Dr. Ir. Ince Raden mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan siap meningkatkan sinergitas dan kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mencetak, mewujudkan, meningkatkan kualitas SDM yang ada di Kukar khususnya di Unikarta dengan berperan aktif dan mendinamisasi pembangunan SDM yang siap bersaing dimasa yang akan datang.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, staf Ahli Bupati Kukar, Ahmad Yani, ketua PGRI Kukar Jonatan Palinggi, dan stakeholder terkait (Prokom09).
Pemkab Kukar Ikuti Rakornas Pengawasan Intern, Presiden Minta Pengawasan Berorientasi Pada Hasil
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern (Wasin) Pemerintah tahun 2023 bertajuk “Kawal Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi”, Rabu (14/6) di Kantor Bupati Kukar.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat itu dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, dihadiri para Meneteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan Lembaga terkait lainnya, diikuti seluruh Gubernur, Wali Kota, Bupati, Kepala Kepolisian Daerah, dan Panglima Daerah Militer se Indonesia.
Presiden menginstruksikan seluruh Kepala Daerah untuk seriusi percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan produk dalam negeri.
Kepala BPKP M Yusuf Ateh dalam laporannya mengatakan BPKP beserta selujuh jajaran Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP) konsisten melaksanakan pengawasan atas berbagai program pembangunan prioritas, demi memastikan akuntabilitas serta efektifitas keuangan negara dan daerah serta pembangunan nasional. Tak hanya itu, BPKP terus berupaya melakukan pencegahan kecurangan sejak awal, intens mengawal program nasional-daerah terhadap upaya peningkatan produktifitas ekonomi dan program penting RPJMN.
Diharapkan, komitmen pimpinan kementerian dan lembaga daerah dalam meberikan akses pengawasan internal dan menindak lanjuti rekomendasi agar dapat ditingkatkan.
Dari sisi kualitas pengawasan intern, pihaknya akan terus mendorong pemerataan kompetensi kelembagaan, serta konvergensi pengawasan APIP. BPKP dan APIP komitmen memberikan upaya terbaik mengawal efektifitas pembangunan.

Presiden saat membuka acara itu mengatakan saat ini Pemerintah sedang fokus meningkatkan produktifitas menuju Indoensia Emas 2045, hal itu bukan hal mudah. Pasalnya, kata Jokowi situasi global tak mendukung, termsuk ekonomi dunia. Untuk itu, setiap Rupiah yang dibelanjakan baik dari APBN/APBD semuanya harus produktif, karena cari uangnya saat ini sangat sulit.
Maka, kata Jokowi disinilah pentingnya peran pengawasan, maka dirinya sering cek langsung ke bawah agar pembangunan yang dilakukan sampai ke masyarakat.
“Saya minta pengawasan beriorentasi pada hasil bukan hanya prosedur, agar kita bisa bersaing dengan negara lain,” tegasnya.

Tugas berat BPKP kata Presiden, agar membuat APBN/APBD lebih produktif, yakni sebagian besar anggaran untuk kegiatan pembangunan konkrit, bukan lebih besar untuk honor, rapat dan perjalanan dinas. (prokom04)
Asisten III Saksikan Sertijab Tiga Pejabat Sekretariat Daerah
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar) H Totok Heru Subroto pimpin Apel Pagi yang dirangkai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Sekretariat Daerah Kukar, di halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (12/6/2023).
Sertijab ketiga pejabat ini ditandai penandatanganan berita acara disaksikan Asisten III, para Kabag, Sub Koordinator, dan peserta apel.
Dalam amanatnya, Totok mengatakan bahwa adanya mutasi ini merupakan evaluasi dan hal biasa terjadi di pemerintahan.
“Insyaallah berikutnya ada lagi mutasi. Mutasi yang dilakukan oleh Kepala Daerah karena masih banyak jabatan-jabatan yang masih kosong, dan harus terisi oleh orang-orang yang pas. Jadi harus hati-hati dalam melaksanakan tugas karena selalu di evaluasi oleh para pimpinan kita,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Asisten III mutasi ini ada kaitannya dengan kinerja para pejabat yang dimutasi. Dan akibat dari mutasi ini pasti ada acara seremoni, sertijab, pelantikan serta ada juga surat melaksanakan tugas.
Untuk itu, sebelum Sertijab dilakukan itu masih diperkenankan untuk melakukan tugas-tugas di tempat semula.

“Jangan begitu dilantik langsung tidak mau tanda tangan karena sudah dilantik di tempat yang baru. Saya berharap dengan adanya beberapa mutasi jabatan itu, jangan sampai mengganggu kinerja kita khususnya untuk Administrasi dan Pelayanan kita kepada masyarakat,” demikian harapnya.
Di penghujung acara, dilakukan diskusi singkat oleh Asisten III dengan para Kabag dan foto bersama. (prokom05)