Bupati Kukar Melantik Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar Masa Bakti 2025–2030
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman melantikan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kukar Masa Bakti 2025–2030, bertempat di Pendopo Odah Etam, Rabu (15/07/2026)
Sebelum Melantik, Bupati Kukar dilantik Sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar oleh Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Provinsi Kaltim beserta Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab)

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam sambutannya mengatakan Gerakan Pramuka memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan manusia. Di tengah perubahan sosial yang cepat, kemajuan teknologi digital, derasnya arus informasi, serta meningkatnya tantangan yang dihadapi anak dan remaja, pendidikan karakter tidak cukup disampaikan melalui nasihat. Pendidikan karakter harus dibentuk melalui keteladanan, pembiasaan, pengalaman langsung, kerja sama, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta keberanian mengambil tanggung jawab.
Maka disinilah kekuatan metode kepramukaan, dimana Pramuka mendidik melalui kegiatan yang menarik, menantang, terarah, dan berjenjang. Satya dan Darma Pramuka mengajarkan bahwa kecakapan harus disertai integritas, keberanian harus berjalan bersama tanggung jawab, dan kepemimpinan harus tumbuh dari semangat melayani.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah. Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau peneguhan struktur organisasi, melainkan titik awal tanggung jawab lima tahun untuk memastikan Gerakan Pramuka semakin kuat, relevan, dan memberi manfaat nyata bagi pembentukan karakter generasi muda.
Saya juga menyampaikan penghargaan kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, dan capaian yang telah diberikan. Setiap keberhasilan harus dijadikan fondasi untuk melangkah lebih maju, sedangkan setiap kekurangan perlu menjadi bahan evaluasi agar organisasi ini tumbuh semakin tertib, terbuka, dan berkelanjutan. Selain itu Majelis Pembimbing Cabang dan Kwartir Cabang harus memandang amanah ini sebagai tugas pendidikan, tugas kebangsaan, dan tugas kemanusiaan. Mabicab diharapkan memberi bimbingan, dukungan kebijakan, dukungan moral, serta fasilitasi yang proporsional. Kwarcab berkewajiban menerjemahkan dukungan tersebut menjadi program yang terukur, menjangkau gugus depan, dan dirasakan manfaatnya oleh anggota muda” Katanya

Lanjut Aulia mengatakan bahwa mengingat wilayah Kutai Kartanegara sangat luas dan memiliki karakter kecamatan yang beragam, pemerataan pembinaan harus menjadi perhatian. Kegiatan berkualitas tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat kabupaten. Kwartir ranting dan gugus depan di wilayah pesisir, perdesaan, kawasan hulu, serta daerah dengan keterbatasan akses harus memperoleh kesempatan yang setara melalui pelatihan berbasis zona, pendampingan bergerak, dan pemanfaatan teknologi.
“Saya meminta agar program kerja Kwarcab diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah tanpa menghilangkan kemandirian organisasi. Penyelarasan tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan konkret, terukur, dan berdampak. Kolaborasi juga perlu diperluas dengan perangkat daerah, sekolah, madrasah, perguruan tinggi, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, komunitas lingkungan, lembaga kebencanaan, dan para alumni Pramuka.
Kepada seluruh jajaran Mabicab dan Kwarcab, saya berharap saudara-saudara segera bekerja dengan semangat kebersamaan. Rangkul seluruh kwartir ranting, gugus depan, satuan karya, satuan komunitas, pembina, pelatih, dan Dewan Kerja. Bangun organisasi yang terbuka terhadap gagasan, tertib dalam administrasi, cepat dalam pelayanan, serta tegas menjaga nilai dan aturan” Ucapnya

Tambah Aulia mengatakan kepada para pembina dan pelatih, dirinya menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya, bahwa di tangan kakak-kakak sekalian, nilai kepramukaan diterjemahkan menjadi kebiasaan dan pengalaman yang membekas dalam kehidupan peserta didik. Kepada anggota muda Pramuka Kutai Kartanegara, jadilah generasi yang berani bermimpi, tekun belajar, bijak menggunakan teknologi, mencintai lingkungan, menjaga persatuan, dan hadir membawa manfaat di mana pun berada. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara (Prokom09)




