Kukarpaper.com
  • BERANDA
  • PROFIL
  • EPAPER
    • 2021
    • 2022
    • 2023
    • 2024
  • BERITA
  • ARSIP
    • Arsip Berita
    • Arsip Fotografi
    • Arsip Videografi
  • JADWAL KEGIATAN
  • NEXT EVENT
  • HUBUNGI KAMI
  • Search
  • Menu Menu

Kukar Raih TPID Awards 2006 kategori Kabupaten/Kota Berprestasi ‎

30 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

‎Tenggarong – Keberhasilan kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam pengendalian inflasi mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat, hal tersebut terbukti dengan diraihnya penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Award 2026 pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang berlangsung di Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Jakarta, Kamis (24/9/2026).
‎
‎kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, OJK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ASPI, dan AFTECH dengan tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global Untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional”.
‎
‎Adapun Kategori yang diraih Pemkab Kukar bersama beberapa kabupaten lainnya seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Sumbawa Barat ialah kategori Kabupaten/Kota Berprestasi.
‎
‎Dimana penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.
‎
‎H Rendi Solihin yang hadir pada pelaksanaan penyerahan penghargaan mengatakan penghargaan tersebut harus dimaknai sebagai hasil kerja bersama, dan bukan sekedar capaian pemerintah semata.
‎
‎Menurutnya, keberhasilan meraih penghargaan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan kelancaran distribusi di Kukar.
‎
‎Dirinya berharap, penghargaan tersebut tidak membuat seluruh jajaran untuk berhenti berbuat, namun sebaliknya menjadi motivasi bersama untuk berbuat lebih baik lagi dalam pengendalian inflasi daerah.
‎
‎”Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama, jajaran pemerintah daerah, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha, distributor, petani, dan masyarakat yang ikut menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok di Kutai Kartanegara, ” ujar Rendi Solihin.
‎
‎Lebih lanjut, Rendi mengatakan geografis Kabupaten Kukar yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian inflasi, sehingga penanganannya membutuhkan kinerja seluruh pihak hingga tingkat kecamatan.
‎
‎”Penghargaan ini kami persembahankan untuk masyarakat Kukar, ini bukan garis akhir, tetapi menjadi pemacu bagi kami (Pemerintah Daerah – Red) untuk bekerja lebih keras agar stabilitas harga dan perekonomian daerah tetap terjaga, ” pungkasnya. (Prokom07).

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/1000912978.jpg 990 1320 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-30 10:07:062026-09-30 10:07:06Kukar Raih TPID Awards 2006 kategori Kabupaten/Kota Berprestasi ‎

DPRD Kukar Bahas APBD Perubahan 2026

30 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

TENGGARONG – DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Paripurna VII, VIII, dan IX untuk membahas APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026,diRuang Rapat Paripurna, Selasa (29/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani dan dihadiri Sekda Kukar H Sunggono yang mewakili Bupati Aulia Rahman Basri beserta jajaran Pemkab Kukar.

Paripurna VII membahas nota keuangan, Paripurna VIII pandangan umum fraksi, dan Paripurna IX tanggapan Pemkab Kukar.
Dalam nota keuangan, Sunggono menyebut APBD Perubahan 2026 mencapai Rp7,1 triliun. Pendapatan daerah bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp5,4 triliun, pajak dan retribusi, Bantuan Keuangan (Bankeu) Rp576 miliar, serta pendapatan lain yang sah.

Belanja daerah diperkirakan mencapai Rp6,7 triliun untuk kebutuhan wajib, operasional, barang dan jasa, pembiayaan, serta pembayaran kewajiban daerah. Sunggono mengatakan terdapat penyesuaian anggaran untuk pembayaran utang dan penanganan darurat bencana.

“Memang ada yang terkoreksi dari belanja karena tidak kita duga sebelumnya, seperti pembayaran utang dan biaya kedaruratan bencana,” jelas Songgono.

Dalam pandangan fraksi, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Asnawi meminta Pemkab Kukar mengelola APBD Perubahan secara cermat dan memprioritaskan belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menyoroti perbaikan jalan, jaringan irigasi, serta transparansi pinjaman dan kewajiban utang kepada Bankaltimtara.

“Kami minta kepada Pemkab, belanjakan yang prioritas saja, yang penting ada manfaatnya terhadap rakyat,” tegas Asnawi.

Fraksi PDI Perjuangan melalui Masniah mendukung nota keuangan dengan catatan optimalisasi pajak daerah, pembenahan retribusi, dan penguatan program prioritas. Fraksi tersebut juga berkomitmen mengawasi pelaksanaan APBD Perubahan.

“Kami di PDIP berkomitmen mengawasi realisasi APBD Perubahan,” ujar Masniah.

Menanggapi pandangan fraksi, Sunggono menyatakan Pemkab akan memperhatikan seluruh masukan dan menjalankan anggaran sesuai peraturan. Pembahasan kemudian dilanjutkan secara maraton oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, termasuk membahas pinjaman dan kewajiban utang daerah senilai Rp820 miliar.

Ahmad Yani menegaskan seluruh catatan fraksi akan dibahas dan diakomodasi sesuai ketentuan. DPRD menargetkan persetujuan bersama APBD Perubahan 2026 paling lambat Rabu (30/9/2026).

“Semoga, insyaallah, paling lambat besok, mudah-mudahan APBD Kutai Kartanegara bisa disetujui,” ujar Ahmad Yani.(Prokom06)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0054.jpg 1066 1600 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-30 09:00:272026-09-30 09:00:27DPRD Kukar Bahas APBD Perubahan 2026

Rebahkan Tiang Ayu Tanda Erau 2026 Berakhir, Bupati Berjanji Erau 2027 Lebih Semarak Lagi

28 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Foorkopimda), menghadiri Merebahkan Pinang Ayu dalam rangka Erau Adat Kutai 2026. Bertempat di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (Museum Mulawarman), Tenggarong, Senin (28/9/2026).

Acara prosesi cakral tersebut, dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, H. Aji Muhammad Arifin.

Dengan melibatkan pihak dihadiri serta didaulat oleh Sultan untuk ikut merebahkan tiang bersama Bupati Kukar Aulia Rahman, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm. Benny Budiman, dan Kajari Kukar Aji Kalbu Pribadi serta kerabat tinggi Kesultanan Kutai.

Merebahkan Pinang Ayu (tiang ayu) merupakan ritual sakral pemungkas yang menutup rangkaian adat Erau setelah berdiri selama sepekan.

Tiang ayu melambangkan pohon kehidupan sekaligus simbol kehadiran sang Sultan dalam tradisi Erau. Penurunan (rebahnya) tiang ini menandakan tuntasnya seluruh hajat budaya adat Kutai pada tahun tersebut.

Aula Rahman dalam kesempatan itu, mengatakan prosesi penurunan pinang ayu yang menandai prosesi sakral di acara erau adat Kutai 2026 sudah selesai.

Sultan sudah kembali boleh menginjakkan kakinya di tanah, dan setelah ini akan melanjutkan prosesi ke ziarah makam Sultan (Raja) Kutai. Kemudian dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kukar, terkait dengan hari jadi/ulang tahun Kota Tenggarong ke-244.

“Karena ini merupakan bagian dari rangkaian keseluruhan erau adat Kutai 2026, dan kita akan menyelesaikan seluruh tahapan ini sehingga menjadi suatu rangkaian yang utuh dan tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya,’ ujarnya.

Selanjutnya, Bupati terkesan erau tahun ini sangat luar biasa sesuai dengan apa yang diharapkan karena pengunjungnya juga sangat luar biasa. Dan Pemerintah daerah berjanji pada Erau 2027 nanti itu akan dibuat lebih meriah dan semarak lagi.

Karena kata Bupati, untuk erau 2027 itu sudah ada beberapa pihak yang berkomitmen untuk bersama sama, dari pihak Provinsi Kaltim Gubernur dan Wagub sudah bersama sama berkomitmen juga ingin mensukseskan Erau 2027.

Kemudian, ada juga Kementrian Pariwisata dan Kementrian Kebudayaan serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dilingkup Pemkaba Kukar. Mereka juga berkomitmen yang sama untuk mensukseskan Erau 2027 nanti.

“Kita berharap ini yang akan kita coba orkestrasi untuk tahun 2027 sehingga bisa lebih semarak lagi, tanpa meninggalkan sisi sakralitas dari Erau itu sendiri,” harapnya.

Tetapi sakralnya tetap kita jaga dan sisi seremonial itu yang bisa kita kembangkan, dan untuk bisa terliat lebih semarak dan tentunya lebih terasa dimiliki oleh warga masyarakat Kukar.

Turut terlihat hadir dalam acara sakral tersebut, Sekda Kukar Sunggono, Asisten III Dafip Haryanto, dan para Kepala OPD dilingku Pemkab Kukar serta para tamu undangan lainnya. (prokom05)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/DSC03941.JPG.jpeg 768 1024 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-28 15:54:292026-09-29 08:19:19Rebahkan Tiang Ayu Tanda Erau 2026 Berakhir, Bupati Berjanji Erau 2027 Lebih Semarak Lagi

HUT Tenggarong ke 244, Bupati Ajak Satukan Tekad Membangun Kukar

28 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong, Senin (28/9/2026), di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H A M Arifin, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekda Kukar Sunggono, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kukar beserta anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, budayawan, akademisi, insan pers, pemuda serta undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Bupati Aulia menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-244 Kota Tenggarong. Ia menegaskan bahwa peringatan tahun ini memiliki makna khusus melalui tema “Manunggal Raja Bersama Rakyatnya – Raja Menjamu Rakyatnya.”

Menurutnya, tema tersebut menggambarkan pentingnya kebersamaan antara pemimpin, pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah. Keberhasilan pembangunan, kata Bupati, tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program pemerintah, tetapi juga oleh seberapa kuat seluruh elemen masyarakat berjalan bersama.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat memaknai usia 244 tahun Tenggarong bukan sekadar angka, tetapi sebagai perjalanan panjang sejarah, perjuangan, kebudayaan dan kehidupan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa sejarah Tenggarong berawal dari keputusan Sultan Aji Muhammad Muslihuddin atau Aji Imbut pada 28 September 1782 yang memindahkan pusat pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara ke Tepian Pandan, yang kemudian dikenal sebagai Tangga Arung dan berkembang menjadi Tenggarong.

Tenggarong sebagai Wajah Kukar

Bupati Aulia menegaskan, sebagai ibu kota Kabupaten Kukar, Tenggarong bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga merupakan wajah Kutai Kartanegara.

“Kita ingin Tenggarong menjadi etalase Kutai Kartanegara. Bukan etalase yang hanya indah dilihat, tetapi kota yang mencerminkan kualitas pembangunan, kualitas pelayanan, kualitas masyarakat dan kualitas peradaban kita,” ujarnya dalam pidato tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan budaya sebagai jiwa pembangunan. Sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara, Erau, keraton, Museum Mulawarman, seni, tradisi, bahasa, kuliner dan berbagai ekspresi budaya masyarakat disebut sebagai modal penting untuk dikembangkan bagi pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif dan penguatan identitas kota.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang menuntut efisiensi, Bupati Aulia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai berkurangnya semangat pembangunan.

“Efisiensi anggaran bukan berarti efisiensi semangat pembangunan,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Kukar mendorong Tenggarong menjadi kota yang modern namun tetap berbudaya, maju namun manusiawi, berkembang dengan tetap menjaga lingkungan serta terbuka terhadap dunia tanpa kehilangan identitas Kutai.

Pembangunan tersebut diarahkan pada penyediaan ruang publik yang baik, kawasan perkotaan yang tertata, transportasi yang semakin baik, pelayanan publik yang mudah, ruang yang lebih luas bagi UMKM dan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menutup pidatonya, Bupati Aulia mengajak pemerintah, DPRD, Kesultanan, dunia usaha, akademisi, komunitas, pemuda dan seluruh masyarakat untuk menyatukan tekad membangun Kukar dan menjaga Tenggarong sebagai wajah daerah.

“Keterbatasan fiskal justru harus membuat kita lebih kreatif, lebih selektif, lebih efisien dan lebih kuat dalam bergotong royong,” ujarnya.

Dirgahayu ke-244 Kota Tenggarong. Tenggarong maju, Tenggarong berbudaya, Tenggarong untuk semua. (Prokom04)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0005.jpg 1066 1599 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-28 13:58:152026-09-28 14:20:41HUT Tenggarong ke 244, Bupati Ajak Satukan Tekad Membangun Kukar

HUT Tenggarong 244, Bupati-Wabup, Forkopimda Kukar Ziarahi Makam Aji Imbut

28 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

TENGGARONG – Usai merebahkan Tiang Ayu dalam rangka Erau Adat Kutai Tahun 2026 Bertempat di Keraton/ Museum Mulawarman Bupati Kartanegara dr Aulia Rahman Basri didampingi Wakil Bupati H Rendi Solihin, Forkopimda Beserta Isteri, Kepala OPD dilingkup Pemerintah Daerah menghadiri acara Ziarah ke Makam Aji Imbut, Pendiri Kota Tenggarong, serta Makam Raja-Raja Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, dalam Rangka HUT Kota Tenggarong ke-244 Tahun 2026 yang di Kompleks Pemakaman Keluarga Kesultanan Ing Martadipura yang berada di sisi sebelah kanan Musium Negeri Mulawarman Tenggarong, Senin ( 28/9).

Acara diawali pembacaan sejarah singkat Kota Raja Tenggarong oleh Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso yang mengatakan, Tenggarong adalah ibu kota Kesultanan Kutai Kertanegara ing Martapura. Kota ini didirikan pada tanggal 28 September 1782 oleh Raja Kutai Kartanegara ke-15, Aji Muhammad Muslihuddin, yang dikenal pula dengan nama Aji Imbut. Semula kota ini bernama Tepian Pandan ketika Aji Imbut memindahkan ibu kota kerajaan dari Pemarangan. Oleh Sultan Kutai, nama Tepian Pandan kemudian diubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Namun pada perkembangannya, Tangga Arung lebih populer dengan sebutan “Tenggarong” hingga saat ini.
Tepian Pandan berkembang menjadi Tangga Arung (yang bermakna: rumah raja) dan dalam perjalanan waktu dikenal sebagai Tenggarong. Dari tempat inilah kemudian berkembang sebuah kota yang menjadi pusat pemerintahan Kesultanan, sekaligus menjadi ruang tumbuhnya kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan peradaban masyarakat Kutai. Karena itu, ketika hari ini kita memperingati Hari Jadi Kota Tenggarong yang ke-244, sesungguhnya yang kita bukan hanya memperingati bertambahnya usia sebuah kota, melainkan Kita memperingati perjalanan sebuah peradaban, ujar Syukur Eko Budi Santoso.

Sementara itu, Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri mengatakan, Sejarah harus menjadi fondasi bagi masa depan. Inilah cara pandang yang perlu kita bangun dalam menata Tenggarong. Kita tidak perlu mempertentangkan sejarah dengan modernitas. Keduanya harus berjalan bersama. Kita ingin Tenggarong menjadi kota modern yang tetap berakar kuat pada sejarahnya; menjadi kota yang berkembang tanpa kehilangan jati dirinya; dan menjadi kota yang maju tanpa meninggalkan nilai-nilai budayanya.

Karena itu, Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus mentransformasi Tenggarong sebagai Kota Raja yang modern, terintegrasi, dan ramah bagi masyarakat. Saya ingin membangun Kota Tenggarong dengan pendekatan “Compact City”, yaitu kota yang lebih terintegrasi, efisien, mudah diakses, memiliki ruang publik yang berkualitas, serta mampu mendekatkan masyarakat dengan pelayanan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, ekonomi kreatif, kebudayaan, dan berbagai fasilitas perkotaan. Namun demikian, kota semacam itu tidak boleh berarti menghilangkan karakter Tenggarong.
Justru sebaliknya, wajah modern kota Tenggarong harus tetap memperlihatkan wajah sejarah dan budayanya, sungai Mahakam harus tetap menjadi bagian penting dari identitas kota. Kawasan bersejarah harus dirawat dan dihidupkan. Tradisi Kesultanan harus terus diberikan ruang untuk berkembang melalui dukungan pendanaan yang kuat. Seni dan budaya harus beriringan dengan penguatan UMKM dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh. Ruang terbuka publik harus semakin nyaman. Dan teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin cepat, mudah, dan transparan. Dengan demikian, pembangunan kota bukan hanya menghasilkan ruang yang tertata, tetapi juga menciptakan kehidupan kota yang berkualitas, harap Aulia Rahman Basri.

Ziarah pada hari ini juga mengingatkan kita bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab sejarahnya masing-masing. Aji Imbut memiliki keberanian untuk membuka babak baru dengan memindahkan pusat pemerintahan ke Tepian Pandan. Para Sultan setelahnya melanjutkan pembangunan dan memperkuat peradaban Tenggarong. Kini giliran kita. Kita memiliki tanggung jawab untuk mewariskan Tenggarong yang lebih baik kepada generasi yang akan datang. Kita tidak sedang memilih antara sejarah dan modernitas. Kita sedang membangun modernitas yang berakar pada sejarah.

Atas nama Pemkab Kukar, Aulia Rahman Basri mengucapkan: “Selamat Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 Tahun 2026.” Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai, ujar Aulia Rahman Basri.
Usai memanjatkan do`a, dilakukan ziarah dan peletakan Bunga Lompo (karangan bunga berbentuk persegi panjang yang terbuat dari anyaman pandan yang dihiasi beraneka bunga) diatas pusara Aji Imbut oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri di dampingi oleh Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekda Kukar Sunggono, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar dan Pihak Kesultanan dilanjutkan ziarah ke makam makam pihak Kesultanan Ing Martadipura. ( Prokom 03 ).

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_6198-scaled.jpg 1703 2560 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-28 13:09:372026-09-28 13:09:37HUT Tenggarong 244, Bupati-Wabup, Forkopimda Kukar Ziarahi Makam Aji Imbut

Ketayongan Tutup Prosesi Bepelas Erau 2026

28 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

TENGGARONG — Prosesi Bepelas Malam terakhir atau ke-VII Erau Kutai 2026 berlangsung khidmat di Halaman Keraton/Museum Mulawarman, Tenggarong, Minggu (27/9/2026) malam. Malam terakhir Bepelas ini mengusung dua agenda sakral sekaligus, yakni Ketayongan , yang telah menjadi tradisi turun-temurun Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Malam terakhir Bepelas memiliki prosesi khusus yang membedakannya dari enam malam sebelumnya. Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin terlebih dahulu menjalani Prosesi Ketayongan, yaitu ritual sakral dengan menginjakkan kaki di atas batu mintar pelabuhan, diiringi tarian dan rangkaian adat yang dipimpin para tokoh adat. Prosesi berlangsung di hadapan kerabat Sultan,

Selepas rangkaian Bepelas dan Ketayongan, Sultan mengikuti jamuan makan malam sebelum naik ke bagian depan Setinggil untuk menyaksikan Tari Topeng Kemindu. Tari Topeng Kemindu merupakan tarian khusus yang umumnya hadir pada malam bergelar Kemindu dalam rangkaian Festival Erau.

Rangkaian malam terakhir Bepelas juga ditandai dengan Pemberian Gelar Adat dari Sultan Kutai Kartanegara kepada para tokoh yang dianggap berjasa bagi Kesultanan dan daerah. Prosesi bergelar ini merupakan penghargaan kepada siapapun yang telah mendukung, mempertahankan, dan mengembangkan adat budaya di lingkungan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Pada Erau 2026,Kesultanan menganugerahkan gelar adat kepada kerabat serta tokoh yang dinilai berjasa. Pemberian gelar tersebut menjadi bentuk perhatian Sultan kepada para pejabat, kerabat keraton, serta warga biasa yang telah memberikan kontribusi positif dalam mengangkat nama daerah maupun Kesultanan.

Malam Bepelas VII ini dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kebudayaan Kementerian RI, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud beserta Istri Hj. Sarifah Suraidah,Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri beserta istri Andi Deezca Pravidhia Aulia, serta jajaran Forkopimda dan istri. Turut hadir Permaisuri Aji Ratu Sekar Asih, para kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. Kehadiran Staf Ahli Kebudayaan Kementerian RI menjadi penegasan pengakuan pemerintah pusat terhadap Erau sebagai warisan budaya bangsa.

Erau Adat Kutai 2026 berlangsung sejak 20 September dan mencapai puncaknya pada 27 September dengan Bepelas Malam VII. Rangkaian kegiatan masih berlanjut pada 28 September dengan agenda Merebahkan Pinang Ayu dan Ziarah Makam dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong ke-244.(Prokom10)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_090241.jpg 1506 1011 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-28 09:03:482026-09-28 22:09:29Ketayongan Tutup Prosesi Bepelas Erau 2026

Belimbur Menjadi Puncak Kemeriahan Erau

27 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

‎Tenggarong – Hadiri kegiatan Belimbur (saling menyiramkan air) yang menjadi puncak kemeriahan Erau Adat Kutai, Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri minta masyarakat gunakan air bersih bertempat di Keraton Museum Mulawarman Tenggarong, Minggu (27/9/2016).
‎
‎Kegiatan Belimbur sendiri diawali dengan berbagai agenda Kesultanan seperti Prosesi Mengulur Naga, Beumban dan Begorok, kemudian dilanjutkan dengan prosesi Sultan Menuju ke Rangga Titi (Balai Bambu Kuning) untuk melakukan Tempong Tawar, Membaca Mantra, dan Memercikkan Air Tuli dengan Kembang Mayang tanda dimulainya Belimbur bertempat di Dermaga Depan Museum Mulawarman.
‎
‎dr. Aulia Rahman Basri saat menyampaikan sambutannya meminta agar masyarakat yang mengikuti pesta adat Erau pada pelaksanaan Belimbur menggunakan air bersih karena berkaitan dengan nilai kesucian yang terkandung dalam tradisi tersebut.
‎
‎Ia juga meminta masyarakat tidak menggunakan air kotor agar pelaksanaan Belimbur tetap sesuai dengan ketentuan yang telah disampaikan pihak Kesultanan dalam prosesi Belimbur.
‎
‎”Diharapkan Belimbur pagi ini bisa menggunakan air bersih agar tidak menimbulkan masalah,” ujar Aulia Rahman Basri.
‎
‎Lebih lanjut, dr. Aulia berharap pelaksanaan Erau tidak berhenti sebagai tradisi tahunan, akan tetapi terus berkembang dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.
‎
‎Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kukar sangat mendukung pelaksanaan Erau yang dilaksanakan setiap tahunnya tersebut. Dimana dikatakannya Pemkab Kukar akan terus memastikan rangkaian Erau tetap berjalan sesuai waktunya, baik kegiatan yang bersifat sakral maupun seremoni.
‎
‎”Kita berharap dengan adanya Erau Adat 2026 ini menjadi penyemangat bagi kami di pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar dr. Aulia.
‎
‎Turut hadir pada kegiatan Belimbur tersebut diantaranya Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljon, Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin, Sekda Kukar Dr. H Sunggono, Staf Ahli Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
‎
‎Sebagai informasi, Belimbur dalam tradisi Erau Adat Kutai adalah ritual sakral saling menyiramkan air yang menyimbolkan penyucian diri dari sifat buruk, malapetaka, dan unsur kejahatan.(Prokom07).

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260927-WA0002.jpg 1066 1599 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-27 20:07:522026-09-27 20:07:52Belimbur Menjadi Puncak Kemeriahan Erau

Seluang Mudik Belimbur Beras Meriahkan Malam Ketujuh Erau Adat Kutai 2026

27 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

TENGGARONG – Suasana malam ketujuh Festival Erau Adat Kutai 2026 berlangsung meriah dengan digelarnya ritual Seluang Mudik Betebak/Belimbur Beras di Museum Mulawarman, Tenggarong, Sabtu malam (26/9/2026). Ritual tersebut menjadi salah satu rangkaian penutup upacara Bepelas yang dilaksanakan selama berlangsungnya Erau Adat Kutai.

Berbeda dengan malam-malam sebelumnya, malam ketujuh Bepelas diwarnai sejumlah ritual khusus yang hanya dilaksanakan pada malam terakhir. Salah satunya adalah Seluang Mudik Betebak Beras, sebuah tradisi yang sarat makna filosofis dan menjadi bagian penting dalam pelestarian adat serta budaya Kesultanan Kutai Kartanegara.

Ritual tersebut turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama istri, Andi Deezca Pravidhia Aulia, Ketua DPRD Kukar H Ahmad Yani, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur Bambang Arwanto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Seluang Mudik Betebak Beras merupakan tradisi saling melempar beras di antara para hadirin pada malam terakhir upacara Bepelas. Ritual ini melambangkan rasa syukur atas anugerah kemakmuran dan keberlimpahan pangan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada Kesultanan Kutai Kartanegara dan seluruh masyarakat.

Beras dipilih sebagai simbol dalam ritual tersebut karena merupakan makanan pokok masyarakat Kutai yang memiliki nilai penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi ungkapan rasa syukur, tradisi ini juga mengandung harapan agar hasil panen masyarakat pada masa mendatang semakin meningkat dan kehidupan senantiasa dilimpahi keberkahan.

Prosesi Seluang Mudik Betebak Beras diawali dengan pertunjukan Tari Kanjur atau dikenal juga dengan Tari Kanjar yang dibawakan oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua DPRD Kukar H Ahmad Yani, serta Kepala ESDM Provinsi Kaltim Bambang Arwanto turut dinobatkan untuk menari bersama.

Selanjutnya, prosesi dilanjutkan dengan Tari Kanjur Bini yang dibawakan oleh pihak Kesultanan dengan didampingi istri Bupati Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia. Rangkaian tarian tersebut menjadi bagian dari prosesi adat yang menambah semarak suasana malam penutupan Bepelas.
Setelah pertunjukan tari, ritual dilanjutkan dengan besawai yang dipimpin seorang pawang atau sesepuh adat. Prosesi kemudian diteruskan dengan penaburan beras Sri Weja Kuning kepada para hadirin, diiringi pembacaan selawat Nabi oleh pihak Kesultanan.

Penaburan beras Sri Weja Kuning menjadi tanda dimulainya prosesi behambur beras. Para hadirin yang berada di Ruang Stinggil (Siti Hinggil) Keraton kemudian saling melempar beras yang telah disediakan dalam wadah-wadah di sejumlah sudut ruangan.

Suasana pun semakin meriah ketika seluruh tamu yang hadir turut terlibat dalam prosesi tersebut. Tidak hanya masyarakat dan tamu undangan, Sultan, para sesepuh Kesultanan, Bupati Kukar, serta sejumlah pejabat dan tamu kehormatan juga ikut berbaur dalam tradisi saling melempar beras.

Menariknya, sebagian hadirin juga memungut beras yang bertebaran untuk dibawa pulang. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, beras yang digunakan dalam ritual tersebut diyakini memiliki keberkahan dan dapat dimanfaatkan, antara lain sebagai penglaris usaha maupun bahan pembuatan bedak basah atau pupur dingin.
Tradisi Seluang Mudik Betebak Beras tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga mengandung nilai budaya, kebersamaan, dan rasa syukur. Ritual ini menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh Kesultanan Kutai Kartanegara.

Melalui pelaksanaan Erau Adat Kutai, berbagai ritual tradisional terus diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar warisan budaya leluhur tetap dikenal dan dilestarikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Kesultanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan berlangsungnya Seluang Mudik Betebak Beras, rangkaian upacara Bepelas pada malam ketujuh Erau Adat Kutai 2026 ditutup dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan. Tradisi tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga adat istiadat serta menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.(Prokom06).

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260927-WA0024.jpg 1066 1599 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-27 09:09:442026-09-27 09:10:05Seluang Mudik Belimbur Beras Meriahkan Malam Ketujuh Erau Adat Kutai 2026

Bupati Kukar Hadiri Gerakan Nasional Cerdas Keuangan Hari Tani Nasional

26 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri menghadiri pembukaan kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Hari Tani Nasional Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung di Lokasi EXPO Pameran Erau Adat Erau Kutai di Halaman Stadion Rondong Demang, Jumat ( 25/9) Sore.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Direktorat lembaga Jasa Keuangan OJK Kaltim Kaltara Ansyori Abdullah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim diwakili Setyo Dodi Ermawan, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kaltimtara Ferdinan Sihombing, Pimpinan Cabang Bankaltimtara Tenggarong Eryuni Ramli Okol, Direktur Utama BPR Bepede Kutai Sejahtera Umar Syam, Ketua Tim Penggerak PKK Kukar Andi Deescha Pravidhia Aulia Rahman Basri, Kadis Perindag Kukar Burhanuddin, Kadis Pertanian dan Peternakan Mohammad Rifani, Kadis Perikanan Muslik, para petani Anggota KTNA, KWT, petani Millenial dan sejumlah undangan terkait lainnya.
Acara ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Kukar yang diserahkan kepada Thoat pengurus KTNA, dilanjutkan penyerahan secara simbolis produk pelaku usaha jasa keuangan kepada perwakilan KTNA, KWT dan petani millenial yaitu penyerahan dari Pimpinan Cabang Bankaltimtara-aktivasi DG (diji) Bankaltimtara sebagai solusi digital keuangan bagi petani dan nelayan kepada perwakilan KTNA, Direktur Utama BPR Bepede Kutai Sejahtera – Pembukaan Rekeng BPD Bepede Kepada Perwakilan KWT, Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kaltimtara tentang produk layanan Bursa Efek Indonesia ( Pembukaan saham Reksadana, dengan pengenalan produk layanan pasar modal, seperti pembukaan rekening saham dan reksa dana kepada perwakilan petani millenial.
Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri dalam sambutannya mengatakan, kemampuan mengelola keuangan menjadi bagian penting yang perlu dimiliki masyarakat yang bergerak di sektor produktif. Sebab, keberhasilan petani, peternak maupun nelayan tidak hanya ditentukan dari kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana hasil usaha tersebut dikelola.
Jangan sampai masyarakat kita hanya kuat di produksi, tetapi ketika sudah mendapatkan hasil justru belum memahami bagaimana mengelola pendapatannya. Karena itu, pengetahuan mengenai keuangan ini juga harus menjadi bagian dari penguatan kapasitas mereka,” ujar Aulia.
Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dapat membantu masyarakat dalam menentukan penggunaan pendapatan, menyimpan hasil usaha hingga mengembangkan modal untuk kegiatan produktif.
Ia juga menilai, kehadiran industri keuangan di tengah sektor pertanian, peternakan dan perikanan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya.
Kolaborasi antara pemerintah, perbankan dan pelaku usaha pun dinilai penting untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggencarkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para petani sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kukar.
Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September menjadi momentum penting untuk meningkatkan perhatian terhadap peran petani sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Pemkab Kukar terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kapasitas dan keterampilan petani, bantuan sarana dan prasarana pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga pemanfaatan teknologi pertanian.
Melalui peringatan Hari Tani Nasional 2026, pemerintah daerah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
“Peringatan Hari Tani Nasional ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para petani yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan agar sektor pertanian di Kukar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar [nama pejabat].
Ia menambahkan, pembangunan pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara petani, kelompok tani, penyuluh, dunia usaha, akademisi, serta seluruh masyarakat.
“Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita berharap para petani semakin mandiri, produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraannya. Pertanian juga harus menjadi sektor yang menarik bagi generasi muda,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap momentum Hari Tani Nasional Tahun 2026 dapat semakin meningkatkan semangat seluruh insan pertanian dalam mengembangkan potensi pertanian daerah.
Selain itu, peringatan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa keberadaan petani memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggencarkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para petani sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kukar. Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September menjadi momentum penting untuk meningkatkan perhatian terhadap peran petani sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Pemkab Kukar terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kapasitas dan keterampilan petani, bantuan sarana dan prasarana pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga pemanfaatan teknologi pertanian.
Melalui peringatan Hari Tani Nasional 2026, pemerintah daerah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
“Peringatan Hari Tani Nasional ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para petani yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan agar sektor pertanian di Kukar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Aulia Rahman Basri.
Ia menambahkan, pembangunan pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara petani, kelompok tani, penyuluh, dunia usaha, akademisi, serta seluruh masyarakat.
Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita berharap para petani semakin mandiri, produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraannya. Pertanian juga harus menjadi sektor yang menarik bagi generasi muda, tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap momentum Hari Tani Nasional Tahun 2026 dapat semakin meningkatkan semangat seluruh insan pertanian dalam mengembangkan potensi pertanian daerah. Usai acara atersebut Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan rombongan meninjau kegian pameran EXPO sekaligus berbelanja produk – produk hasil olahan petani dan UMKM Kukar. ( Prokom 03)’.

Karena itu, masyarakat didorong untuk terus membuka diri terhadap informasi baru. Di sisi lain, pemerintah bersama pihak terkait juga harus konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk kepada pelaku UMKM.
“Ini memang menjadi pekerjaan kita bersama. Pemerintah tidak bisa berhenti memberikan informasi, sementara masyarakat juga harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan memahami perkembangan yang ada,” ungkapnya.
Aulia berharap kegiatan GENCARKAN dapat menjadi momentum untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.
Ia menilai, pemahaman tersebut penting agar pendapatan yang diperoleh dari sektor pertanian, peternakan maupun perikanan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga dan pengembangan usaha.
“Kita ingin masyarakat kita semakin terbuka terhadap informasi, semakin memahami bagaimana mengelola keuangan dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Pemerintah bersama pihak terkait akan terus memberikan pendampingan agar ke depan kita bisa menemukan titik keseimbangan,” pungkasnya.

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5575-scaled.jpg 1703 2560 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-26 12:46:482026-09-26 12:46:48Bupati Kukar Hadiri Gerakan Nasional Cerdas Keuangan Hari Tani Nasional

Safari Subuh di Distransnaker, Bupati Dorong Peningkatan Kualitas Kinerja dan Manajemen Ketenagakerjaan

25 September 2026/in Uncategorized /by Admin 2 Kukarpaper

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri beserta jajaran Pemkab Kukar bersama Dewan Masjid Indonesia melaksanakan kegiatan Safari Subuh di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan manajemen ketenagakerjaan, Jumat (25/09/2026)

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan aparatur Dinas Ketenagakerjaan. Safari Subuh menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi dan koordinasi, serta menyampaikan arahan terkait pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur dan tenaga kerja. Pengelolaan ketenagakerjaan perlu dilakukan secara profesional, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja.

“Pentingnya penguatan program ketenagakerjaan melalui pelaksanaan program Kukar Siap Kerja sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran. Kukar siap kerja tidak hanya menjadi wadah bagi perusahaan untuk mencari tenaga kerja sesuai kebutuhan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan akses terhadap berbagai peluang pekerjaan, oleh karena itu Program Kukar Siap Kerja harus benar-benar menjadi jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan. Kita ingin masyarakat yang membutuhkan pekerjaan mendapatkan akses dan informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia,” ujarnya

Lanjut Aulia mengatakan setelah mendengar berbagai paparan upaya dan program yang dilakukan Distransnaker sangat baik dan patut dicontoh dimana hal tersebut merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta membuka akses terhadap kesempatan kerja dan pengembangan potensi wilayah.

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen Kepala Distransnaker beserta jajaran dalam melaksanakan program-program yang telah ditetapkan. Kinerja ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, namun semua program program tersebut tidak bisa berjalan dan dilaksanakan dengan baik apabila tidak ada dukungan dari seluruh pihak khususnya kepala bagian yang ada dalam organisasi, jadi saya ingatkan bekerjasama dengan baik untuk mendukung kinerja organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat” Katanya

Aulia juga mendorong Dinas Ketenagakerjaan untuk terus meningkatkan manajemen pelayanan, memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan program yang mampu mendukung peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja. Menurutnya, tantangan dunia kerja yang terus berkembang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program ketenagakerjaan agar mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Safari Subuh tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat pengabdian aparatur serta memastikan pelayanan di bidang ketenagakerjaan berjalan secara optimal, efektif, dan berkelanjutan.

Sementara Kepala Distransnaker Dendy Irwan Fahriza, mengatakan bahwa program kerja Distransnaker diarahkan pada peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan pelayanan ketenagakerjaan.

“Program yang kami susun tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi bagaimana setiap program dapat memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat” ujarnya (Prokom09)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2026/09/DHEN9677-2.jpg 1080 1440 Admin 2 Kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin 2 Kukarpaper2026-09-25 07:45:212026-09-25 07:46:03Safari Subuh di Distransnaker, Bupati Dorong Peningkatan Kualitas Kinerja dan Manajemen Ketenagakerjaan
Page 1 of 7123›»

Pages

  • Arsip Dokumentasi Berita
  • Arsip Dokumentasi Fotografi
  • Arsip Dokumentasi Videografi
  • Arsip e-Paper 2021
  • Arsip e-Paper 2022
  • Arsip e-Paper 2023
  • Arsip e-Paper 2024
  • Arsip Video
  • Berita Terkini
  • Contact
  • Events
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Jadwal Kegiatan
  • Jadwal Kegiatan Yang Akan Datang
  • Profil KukarPaper.com

Categories

  • Arsip Berita
  • Personal
  • Uncategorized

Archive

  • November 2026
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020

Website resmi Pemkab Kutai Kartanegara yang memuat berbagai informasi kegiatan program pembangunan dengan mengedepankan pelayanan berintegritas serta memenuhi harapan masyarakat Kutai Kartanegara maju, sejahtera berkeadilan.

Prokom Kukar @pemkabkukar @prokomkukar
Sedang online0 orang
Pengunjung hari ini112 orang
Pengunjung kemarin156 orang
Jumlah klik hari ini166 kali
Jumlah klik kemarin252 orang
Total pengunjung361435 orang
Total seluruh klik632280 orang
- Enfold Theme by Kriesi
Scroll to top
X