TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri meresmikan penggunaan jembatan Bakoh Sukasari dan Jembatan KPC Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu ( 25/3 ).
Sekitar Pukul 2 Siang dari Pendopo Odah Etam Tenggarong, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama beberapa Kepala OPD dan komunitas Trail berangkat menunju Desa Bukit Pariaman. Kedatangan Aulia Rahman Basri di sambut dengan kesenian Reog, selanjutnya Bupati Kukar didaulat naik diatas Reog dan digiring menuju lokasi jembatan untuk meresmikan penggunaan jembatan Bakoh Sukosari dan Jembatan KPC Desa Bukit Pariaman yang ditandai dengan pemotongan pita, memecahkan kendi serta penandatanganan prasasti.
Turut mendampingi dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar H Sunggono, Anggota DPRD Kukar M. Andi Faisal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Wiyono, Kadis Perkebunan Muhammad Taufik, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan H Heriansyah, Camat Tenggarong Seberang Sukono, Kades Bukit Pariaman Sugeng Riyadi, Sekretaris Bapenda Toni Bowo Satoto, sejumlah Kepala OPD Kukar, Forkopimcam Tenggarong Seberang, Tokoh agama, tokoh Masyarakat dan sejumlah undangan terkait lainnya.
Menurut Kepala Desa Bukit Pariaman Tenggarong Seberang, Sugeng Riyadi mengatakan, Pemerintah desa memulai pembangunan ulang jembatan yang sebelumnya hanya berbahan dasar kayu uli, menjadi struktur baja yang lebih kuat dan tahan lama. Keputusan ini diambil menyusul kondisi jembatan lama yang sudah uzur dan tak lagi memenuhi standar keamanan. Usia yang menua, ditambah lalu lintas harian yang cukup padat, membuat konstruksi jembatan semakin rapuh dan membahayakan pengendara.
“Ini jembatan andalan warga. Tapi karena faktor usia dan lalu lintas harian, strukturnya mulai membahayakan. Alhamdulillah Pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan desa tahun ini” ujarnya.
Proyek dikerjakan oleh pihak ketiga melalui Dinas Pekerjaan Umum Kukar , skema pengadaan resmi, dengan tetap memperhatikan kelayakan teknis dan standar keselamatan kerja. Jembatan ini dibangun sejak Tahun 2025 dan baru selesai tahun ini sudah bisa digunakan oleh warga Masyarakat sehingga roda perekonomian Masyarakat dapat berjalan lancar. Jembatan tersebut Panjang 20,00 Meter dan lebar 5,00 Meter.
Sementara itu, Bupati Kukar dalam sambutannya mengatakan, peresmian jembatan Bakoh Sukasari dan Jembatan KPC hari ini adalah infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, penghubung vital yang memperlancar akses transportasi, meningkatkan mobilitas warga, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan adanya kedua jembatan ini, hasil bumi bisa lebih cepat sampai ke pasar, anak-anak sekolah tidak lagi terhambat menyeberang sungai, dan peluang ekonomi menjadi lebih terbuka khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bukit Pariaman.

Dengan demikian, jembatan bukan hanya penghubung fisik, tetapi juga poros transformasi daerah. Infrastruktur yang baik adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah, karena tanpa akses yang lancar, tidak ada distribusi, tanpa distribusi, tidak ada ekonomi yang hidup.
Kepada seluruh masyarakat Desa Bukit Pariaman,Aulia mengapresiasi setinggi-tingginya. Jadilah pemilik sejati Jembatan Bakoh Sukasari dan Jembatan KPC. Rawatlah, manfaatkanlah, dan jadikan sebagai alat untuk menciptakan nilai tambah bagi keluarga dan komunitas.
Diakhir sambutannya , Aulia berharap kesadaran warga untuk menjaga fasilitas tersebut tumbuh seiring dengan hadirnya infrastruktur yang lebih layak. “Kita rawat bersama, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama.
Setelah meresmikan Jembatan Bakoh Sukosari, selanjutnya Bupati Kutai Kartanegara dan rombongan menuju Jembatan KPC Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang melakukan penandatangan prasasti dilanjutkan dengan photo bersama. ( Prokom 03 ).