Hadiri Pelantikan Pengurus PPDI Kaltim, Bupati Harapkan Profesionalisme Perangkat Desa untuk Wujudkan Pemerintahan yang Berkualitas
TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2025–2030, yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (20/7).
Pelantikan PPDI Kaltim yang diketuai oleh Rodi E itu dilakukan oleh Ketua PPDI Sarjoko.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PPDI Kaltim yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah organisasi yang diemban bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral, profesional, dan sosial untuk memperjuangkan aspirasi perangkat desa serta membangun kemitraan yang kuat dengan pemerintah di semua tingkatan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah pelantikan PPDI Kaltim. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun pemerintahan desa yang semakin profesional, responsif, dan berpihak kepada masyarakat.
“Desa merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional. Karena itu, perangkat desa memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik, penggerak pembangunan, sekaligus penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Aulia.

Ia mengingatkan, tantangan pemerintahan desa saat ini semakin kompleks, mulai dari tuntutan pelayanan publik yang cepat dan transparan, pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, hingga transformasi digital. Karena itu, PPDI diharapkan mampu menjadi organisasi profesi yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan anggotanya, tetapi juga meningkatkan kapasitas, kompetensi, integritas, dan profesionalisme perangkat desa.
Bupati juga menitipkan lima pesan kepada kepengurusan PPDI Kaltim, yakni membangun budaya profesionalisme, menjaga integritas dan netralitas, mempercepat transformasi pelayanan berbasis data dan teknologi, memperkuat kepekaan sosial terhadap masyarakat, serta membangun organisasi yang demokratis dan akuntabel.

Menurut Aulia, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menempatkan desa sebagai bagian penting dalam mewujudkan visi “Kutai Kartanegara Idaman Terbaik”. Potensi pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan sosial, pariwisata, hingga ekonomi kreatif yang sebagian besar berada di wilayah desa harus dikelola secara optimal melalui pemerintahan desa yang kuat dan berkualitas.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kukar untuk terus memperkuat kapasitas pemerintahan desa melalui pembinaan, pendampingan, peningkatan kompetensi, serta pengembangan inovasi pelayanan. Ia berharap kepengurusan PPDI Kaltim periode 2025–2030 mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pelayanan desa yang semakin baik, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Prokom04)




