Terpilih Sebagai Lokasi Program LSDP Kemendagri, Pemkab Kukar: Merupakan Kepercayaan dan Tanggung Jawab
Tenggarong – Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Iriyanto menerima kunjungan lapangan program Local Sevice Delivery Improvement Project (LSDP) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah ke Kukar. Bertempat di Ruang Daksa Artha Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar, Kamis (27/8/2026).
Dalam kegiatan itu turut hadir mendampingi Asisten II itu adalah Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang yang juga Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kukar, Slamet Hadi Raharjo serta para perangkat daerah terkait dilingkup Pemkab Kukar.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten II tersebut,
menyampaikan selamat datang di Kota Raja Tenggarong, Kabupaten Kukar, Bumi Tuah Himba Untung Langgong.
Merupakan suatu kehormatan bagi Kukar dapat menerima kunjungan Bapak/Ibu sekalian dalam rangka pelaksanaan kunjungan lapangan dan tindak lanjut Program LSDP.

Selama berada di Kukar, Bapak/Ibu dapat merasakan suasana yang nyaman, sekaligus memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi dan tantangan pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan persampahan di daerah Kukar.
“Bagi Pemkab Kukar, keterpilihan daerah kami sebagai salah satu lokasi Program LSDP merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab.
Sebagaimana kita ketahui, pada tahap awal terdapat sekitar 350 kabupaten/kota yang menunjukkan minat terhadap program ini, dan kemudian melalui proses seleksi ditetapkan 30 kabupaten/kota terpilih,” ujarnya.
Karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Dalam Negeri, National Steering Committee, CPMU, PIU, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Kukar untuk menjadi bagian dari program strategis ini.
Selanjutnya, kepercayaan tersebut tidak sekadar menjadi sebuah kebanggaan, tetapi harus diterjemahkan menjadi kerja nyata dan hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Memahami bahwa Program LSDP bukan semata-mata berbicara tentang pembangunan infrastruktur atau pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan dasar.

Lebih dari itu, program ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, serta memastikan pelayanan yang lebih efektif, efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Khusus dalam konteks pengelolaan sampah, Kukar menyadari bahwa persoalan persampahan merupakan persoalan yang semakin kompleks.
Pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan perkotaan dan permukiman, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta meningkatnya aktivitas ekonomi, pada saat yang sama juga meningkatkan timbulan sampah.

“Karena itu, pengelolaan sampah tidak dapat lagi dipandang hanya sebagai urusan teknis pengangkutan dan pembuangan sampah.
Kita membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, sampai dengan pemrosesan akhir, yang seluruhnya harus didukung oleh kelembagaan, pembiayaan, data yang akurat, teknologi yang tepat, serta partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks itulah, kunjungan lapangan yang kita laksanakan hari ini menjadi sangat penting.
Kami memahami bahwa kunjungan ini antara lain untuk menindaklanjuti hasil dan catatan verifikasi teknis serta menilai kesiapan data dan informasi mengenai kondisi eksisting pengelolaan sampah di Kabupaten Kukar. Kami menyambut proses tersebut secara terbuka.
Kami siap memberikan data, informasi dan gambaran kondisi lapangan sebagaimana adanya. Jika masih terdapat kekurangan, tentu menjadi bagian yang harus kami perbaiki bersama. Jika terdapat potensi yang dapat dikembangkan, kami juga siap untuk mengoptimalkannya.
Bagi kami, verifikasi bukanlah sekadar proses administratif, tetapi merupakan kesempatan untuk melihat secara objektif posisi kita saat ini, apa yang masih kurang, dan apa yang harus kita lakukan agar intervensi Program LSDP benar-benar tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Kukar berkomitmen dan sanggup untuk mengawal serta memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program LSDP. Kepada jajaran perangkat daerah terkait agar program ini tidak dipandang sebagai program satu perangkat daerah saja, apalagi hanya sebagai program yang berlangsung selama masa intervensi proyek.

Program ini harus menjadi agenda bersama Pemkab Kukar.
Karena itu, Kukar siap memberikan dukungan dari sisi kelembagaan, koordinasi lintas perangkat daerah, penyediaan dan pemutakhiran data, dukungan kebijakan, penganggaran sesuai kemampuan daerah, serta penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat.
Kami juga siap melakukan backup terhadap berbagai kebutuhan yang diperlukan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” pintahnya.
Saya berharap, setelah kunjungan lapangan ini, kita tidak berhenti pada tersusunnya catatan dan rekomendasi. Yang lebih penting adalah bagaimana rekomendasi tersebut kemudian kita tindaklanjuti menjadi rencana aksi yang konkret, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dan yang paling penting, pada akhirnya masyarakat Kukar harus dapat merasakan manfaatnya.
Untuk diketahui, turut hadir dalam rombonga program LSDP itu Pimpinan dan jajaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah,
unsur National Steering Committee Program LSDP, unsur Central Project Management Unit (CPMU), unsur Project Implementation Unit (PIU) Program LSDP. (prokom05)




