Tenggarong – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Kukar H Sunggono menghadiri dan menyaksikan Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar di Lantai 2 Gedung D Kompleks Kantor Bupati Kukar, Rabu (26/7/2023).
Kegiatan yang juga dihadiri para pejabat dan staf di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan tersebut diawali dengan penandatanganan petikan naskah berita acara Sertijab oleh Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu Wiyono dengan Kadis Ketahanan Pangan yang baru Sutikno.
Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu Wiyono mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya selama dirinya bertugas di Dinas Ketahanan Pangan, dirinya juga mengapresiasi atas semangat dan dedikasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas Ketahanan Pangan yang memiliki semangat kerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas.

“Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan dan kerjasama teman-teman atas semangat kerja yang tinggi selama melaksanakan tugas, selain itu juga kami mohon maaf yang sebesar-besarnya selama berada disini mendampingi bapak ibu sekalian ada hal-hal yang kurang,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, apa yang telah dilaksanakan selama ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan khususnya dalam bersinergi dengan seluruh pihak.
Sementara, Kadis Ketahanan Pangan yang baru Sutikno mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pimpinan terhadap dirinya untuk menahkodai Dinas Ketahanan Pangan, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu khususnya dalam menanamkan etos kerja, dan motivasi kerja kepada para ASN dilingkungan Dinas Ketahanan Pangan.
“Saya ucapkan terimakasih kepada pak Wiyono yang telah menanamkan motivasi kepada teman-teman, dan beberapa hal yang dikerjakan kami akan mensupport, apa yang telah diprogramkan oleh pak Wiyono,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kukar H Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan acara sertijab bermakna penting bagi Dinas Ketahanan Pangan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi dinas.
Dan kepada kepala dinas yang baru, dirinya berharap agar dapat meneruskan program-program yang sedang berjalan maupun mengembangkan inisiatif baru untuk lebih meningkatkan program-program di Dinas Ketahanan Pangan.
Lebih lanjut, Edi Damansyah mengatakan maksud dari sertijab tersebut tidak lain guna pemerataan ASN agar bisa terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Kukar.

“Mewakili Bupati Kukar, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Asisten II Setdakab Kukar selaku Plt Kadis Disketapang atas kontribusinya dalam mengawal pelaksanaan Kadis Disketapang untuk beberapa waktu,” ujarnya.
Kepada Kadis Disketapang yang baru, Edi Damansyah mengatakan tugas berat menanti dalam memberikan pelayanan dan kinerja terbaik, dirinya mengingatkan bahwa perubahan pola pikir JPT Pratama menjadi salah satu langkah strategis dalam visi Kukar Idaman guna memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien, dan melayani.
Ditambahkannya, ada beberapa poin program tugas yang mesti diperhatikan kedepannya diantaranya Kadis Disketapang harus memikirkan strategi dalam menyiapkan cadangan pangan pemerintah yang belum mencukupi kebutuhan ideal 251 ton. serta Pembinaan pangan lokal dan pola pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang saat ini belum menjangkau 20 kecamatan.
“Perlunya penanganan khusus bagi daerah rawan pangan agar lebih ditingkatkan, dan Perlunya dilakukan pengawasan, pembinaan dan sosialisasi keamanan pangan yang belum sepenuhnya menjangkau 20 kecamatan,” pungkasnya.
Selain itu, dirinya juga meminta agar perlunya dilakukan pembinaan kelembagaan dalam distribusi pangan sehingga kedepan harus lebih ditingkatkan. dan untuk menyiapkan ketersediaan pangan maka even berupa festival-festival pangan lokal harus lebih diperbanyak kedepannya, serta perlunya untuk melakukan gerakan pangan murah dalam menangani inflasi, sehingga kedepan harus ditingkatkan frekuensi dan volumenya.(prokom07).
Peringatan Harganas Momentum Bersama Percepatan Penurunan Stunting
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Penyelenggaraan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2023 menjadi momentum yang tepat dalam penguatan komitmen bersama bagi seluruh lapisan masyarakat dalam upaya penguatan peran keluarga dalam percepatan penurunan stunting.
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang dan stimulasi lingkungan yang kurang mendukung, ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standard, masih menjadi persoalan bagi Indonesia saat ini.
Demikian dikatakan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin Dalam amanat tertulisnya yang di bacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono pada apel peringatan Hari Keluarga Nasional ke 30 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kukar di Jalan Jendral Sudirman kelurahan Melayu Tenggarong, Rabu ( 26/7 ).

Menurut statistik PBB, pada tahun 2020, 22% balita di seluruh dunia mengalami stunting. Jumlahnya diperkirakan lebih dari 149 juta balita . Dari jumlah tersebut, sekitar 6,3 juta balita stunting pada 2020 adalah balita Indonesia.
Konsekuensi dari stunting bukan semata persoalan tinggi badan, namun yang lebih buruk adalah dampaknya terhadap kualitas hidup individu akibat munculnya penyakit kronis, ketertinggalan dalam kecerdasan, dan kalah dalam persaingan. Mengutip kalimat UNICEF: Anak stunting memiliki badan dan otak yang stunting. Anak stunting memiliki kehidupan yang stunting pula. Dampak penuh dari stunting di masa kecil mungkin baru termanifestasi dalam waktu bertahun-tahun ke depan, dan sudah terlambat untuk diatasi.
Oleh sebab itu, mesti serius melakukan upaya menurunkan angka stunting, stunting dapat terjadi akibat anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk. Keluarga menjadi aktor kunci dalam mengatasi sebab-sebab stunting tersebut. Ditambahkannya keluarga mesti memiliki kesadaran untuk memprioritaskan pemenuhan asupan gizi dan pengasuhan anak secara layak, termasuk menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan.

Terkait makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Indonesia sangat kaya akan potensi pangan lokal. Kekayaan ini perlu dioptimalkan pemanfaatannya mulai dari tingkat keluarga. Bagi keluarga yang memiliki anak remaja, agar dipastikan remaja mempunyai perilaku hidup dan pergaulan yang sehat. Patut menjadi keprihatian bersama, masih relatif tingginya angka pernikahan anak. Pernikahan anak mesti dihindari karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting.
Untuk itu, Wakil Presiden juga meminta keluarga untuk memanfaatkan layanan di posyandu dan puskesmas untuk memantau kesehatan ibu hamil, serta pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, diharap keluarga Indonesia terus memperkaya pengetahuan tentang pemenuhan gizi dan pengasuhan anak agar optimal. Para petugas kesehatan diminta untuk menyediakan informasi yang mudah dipahami dan lengkap terkait hal tersebut, baik secara langsung maupun melalui portal-portal digital.
Prevalensi stunting di Indonesia saat ini adalah 21,6%, sementara target kita adalah 14% pada 2024. Masyarakat yang rapuh, baik ditandai oleh tingginya prevalensi stunting, maupun karakteristik kerapuhan lainnya seperti sikap saling curiga, sulit bekerjasama, kurang memperjuangkan kejujuran, dan melapuknya nilai-nilai integritas, merupakan cermin dari keroposnya bangunan pada tingkat keluarga.
Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 ini, Wakil Presiden mengajak kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang bebas stunting, fisiknya, mentalnya maupun kehidupannya. Kelak mereka menjadi generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diucapkan oleh Presiden Soekarno. Adapun Tema Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2023 ini adalah Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju dengan hastag #KeluargaKerenCegahStunting,”

Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional di Kutai Kartanegara ditandai juga dengan pemberian piagam penghargaan diantaranya kepada Rohman Alhudzaifi dan Auliya Dwi Saputra sebagai Duta Genre terbaik Kabupaten Kukar. Kelompok UPPKA Bahagia Sejahtera sebagai UPPKA Terbaik di Kampung KB Tingkat Kabupaten Kukar, Tim percepatan penurunan stunting TPPS Kecamatan Loa Kulu dan TPPS Sebulu terpilih sebagai Tim percepatan penurunan stunting dengan dengan Input pendamping sasaran tertinggi priode Januari – Juni 2023.
Pemberian piagam penghargaan kepada anggota tim pendamping keluarga TPK dengan input pendampingan tertinggi priode Januari – juni 2023 yang diraih Ani Fikhah Finardi Wulandari TPK Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu, Natalia Fronika TPK Desa Lebak Cilong Kecamatan Muara Wis, Juriah TPK Desa Sari Jaya Kecamatan Sanga Sanga.
Kemudian diserahkan juga penghargaan kepada pelaporan New Siga Terbaik kepada 3 bidan pelaksana pelayan KB di fasilitas kesehatan pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan swasta terbaik, Puskesmas Pembantu Terbaik, Bidan praktek mandiri, Puskesmas Pembantu Terbaik, Rumah Sakit terbaik sistem pencatatan dan pelaporan bangga kencana yang diraih RSU AM Parikesit Tenggarong serta penyerahan makanan tambahan kepada keluarga pra sejahtera. ( Prokom 03 ).
Sekda Saksikan Sertijab Kadis Ketahanan Pangan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Kukar H Sunggono menghadiri dan menyaksikan Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar di Lantai 2 Gedung D Kompleks Kantor Bupati Kukar, Rabu (26/7/2023).
Kegiatan yang juga dihadiri para pejabat dan staf di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan tersebut diawali dengan penandatanganan petikan naskah berita acara Sertijab oleh Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu Wiyono dengan Kadis Ketahanan Pangan yang baru Sutikno.
Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu Wiyono mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya selama dirinya bertugas di Dinas Ketahanan Pangan, dirinya juga mengapresiasi atas semangat dan dedikasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas Ketahanan Pangan yang memiliki semangat kerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas.

“Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan dan kerjasama teman-teman atas semangat kerja yang tinggi selama melaksanakan tugas, selain itu juga kami mohon maaf yang sebesar-besarnya selama berada disini mendampingi bapak ibu sekalian ada hal-hal yang kurang,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, apa yang telah dilaksanakan selama ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan khususnya dalam bersinergi dengan seluruh pihak.
Sementara, Kadis Ketahanan Pangan yang baru Sutikno mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pimpinan terhadap dirinya untuk menahkodai Dinas Ketahanan Pangan, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Kadis Ketahanan Pangan terdahulu khususnya dalam menanamkan etos kerja, dan motivasi kerja kepada para ASN dilingkungan Dinas Ketahanan Pangan.
“Saya ucapkan terimakasih kepada pak Wiyono yang telah menanamkan motivasi kepada teman-teman, dan beberapa hal yang dikerjakan kami akan mensupport, apa yang telah diprogramkan oleh pak Wiyono,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kukar H Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan acara sertijab bermakna penting bagi Dinas Ketahanan Pangan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi dinas.
Dan kepada kepala dinas yang baru, dirinya berharap agar dapat meneruskan program-program yang sedang berjalan maupun mengembangkan inisiatif baru untuk lebih meningkatkan program-program di Dinas Ketahanan Pangan.
Lebih lanjut, Edi Damansyah mengatakan maksud dari sertijab tersebut tidak lain guna pemerataan ASN agar bisa terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Kukar.

“Mewakili Bupati Kukar, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Asisten II Setdakab Kukar selaku Plt Kadis Disketapang atas kontribusinya dalam mengawal pelaksanaan Kadis Disketapang untuk beberapa waktu,” ujarnya.
Kepada Kadis Disketapang yang baru, Edi Damansyah mengatakan tugas berat menanti dalam memberikan pelayanan dan kinerja terbaik, dirinya mengingatkan bahwa perubahan pola pikir JPT Pratama menjadi salah satu langkah strategis dalam visi Kukar Idaman guna memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien, dan melayani.
Ditambahkannya, ada beberapa poin program tugas yang mesti diperhatikan kedepannya diantaranya Kadis Disketapang harus memikirkan strategi dalam menyiapkan cadangan pangan pemerintah yang belum mencukupi kebutuhan ideal 251 ton. serta Pembinaan pangan lokal dan pola pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang saat ini belum menjangkau 20 kecamatan.
“Perlunya penanganan khusus bagi daerah rawan pangan agar lebih ditingkatkan, dan Perlunya dilakukan pengawasan, pembinaan dan sosialisasi keamanan pangan yang belum sepenuhnya menjangkau 20 kecamatan,” pungkasnya.
Selain itu, dirinya juga meminta agar perlunya dilakukan pembinaan kelembagaan dalam distribusi pangan sehingga kedepan harus lebih ditingkatkan. dan untuk menyiapkan ketersediaan pangan maka even berupa festival-festival pangan lokal harus lebih diperbanyak kedepannya, serta perlunya untuk melakukan gerakan pangan murah dalam menangani inflasi, sehingga kedepan harus ditingkatkan frekuensi dan volumenya.(prokom07).
Hadiri Pelantikan Pengurus PDKT Kukar, Bupati Harap PDKT Jadi Mitra Strategis Dalam Mengawal Pembangunan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri pelantikan pengurus Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Kukar Periode 2023 – 2028, di gedung Putri Karang Melenu (PKM), Selasa (25/7/2023).

Pelantikan dilakukan Ketua PDKT Provinsi Kaltim Syaharie Jaang, ditandai penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua PDKT Kukar yang baru Hj. Maria Ester, disaksikan Bupati Edi Damansyah.
Bupati dalam arahannya mengatakan keberadaan PDKT bersama komponen masyarakat lainnya selalu bersama menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas di Kukar.
“Kita bersyukur kondisi Kukar aman dan terkendali,” ujarnya.
Edi mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pengurus PDKT Kukar yang baru dalam mengemban amanah yang dipercayakan.

“Kiranya amanah yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan selurus-lurusnya dan sebaik-baiknya serta tanggung jawab yang tinggi dalam memajukan PDKT Kutai Kartanegara,” ucapannya.
Bupati Edi berpesan bahwa setiap organisasi terjadi dinamika pergantian kepengurusan, momentum pergantian kepengurusan tersebut hendaknya memiliki spirit untuk saling mengingatkan, bukan malah sebaliknya.
Edi berharap kepada pengurus PDKT Kukar yang baru agar tetap solid menghilangkan segala perbedaan, sehingga mampu berkomunikasi bersama dan bersatu dalam kekuatan PDKT Kukar.
“Saya berharap kepada ibu Maria (ketua PDKT Kukar yang baru) bersama teman – teman pengurus mampu memberikan ruang bagaimana berkomunikasi bersama sehingga yang berbeda – beda bisa bersatu didalam kekuatan PDKT Kukar,” harapnya.
Edi mengungkapkan pemerintahan yang baik selalu melibatkan semua komponen masyarakat, PDKT merupakan salah satu mitra pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara, oleh karena itu organisasi ini harus betul – betul membawa semangat bersama seluruh warga Dayak yang berada di Kukar.
“Saya mendorong seluruh anggota PDKT bahkan paguyuban-paguyuban atau organisasi kemasyarakatan yang ada untuk meningkatkan silahturahmi dan sinergisitas dalam membangun Kabupaten yang kita cintai ini” pungkasnya.

Sementara itu Ketua PDKT Kukar Maria Esther berjanji akan menjaga marwah dan adat budaya para leluhur, untuk hal itu perlu meningkatkan sumberdaya manusia didalam tubuh organisasi yang dipimpinnya.
Disebutkannya didalam tubuh PDKT tergabung beberapa etnis dengan berbagai adat budaya dan bahasa yang berbeda, Ia ingin segala perbedaan tersebut bisa menjadi kekuatan dalam memajukan organisasi PDKT.


“Saya ingin PDKT Kutai Kartanegara selalu eksis, dan kami siap bersama Pemerintah mengawal program – program pembangunan Pemkab Kukar” ujarnya.
Dalam pelantikan pengurus PDKT dirangkai berbagai kegiatan antara lain penampilan seni budaya adat dayak dari berbagai etnis yang cukup memukau.
Dimana dalam kesempatan tersebut Bupati Edi Damansyah berkesempatan menari bersama dan memperagakan senjata tradisional Dayak yaitu menyumpit.(Prokom01).
Merangkap Jabatan Plt Kadis PU, Asisten II Minta Koordinasi Berjalan Baik
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperAsisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara Wiyono melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dari Wisnu Wardhana, Selasa(25/07/23) di Ruang Rapat Dinas PU.
Untuk diketahui Wisnu Wardhana dipercaya sebagai analis di Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kukar.

Dalam sambutannya Wisnu Wardhana mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar Dinas PU yang telah bersamanya selama beberapa tahun.
Ia juga mengatakan bahwa perpindahan bukan akhir dari karirnya, tetapi merupakan awal baru bagi perjalanan karirnya karena ini pertama kalinya ia keluar dari zona yang berhubungan dari PU.
“Ini merupakan langkah baru bagi saya dan saya harus banyak belajar di bagian baru,”imbuhnya.
Menurutnya sebagai seorang ASN harus siap ditempatkan dimana saja karena pengabdian ASN dimana saja dan juga harus terus belajar bagaimana bisa melayani masyarakat.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang juga Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wiyono mengatakan bahwa ia mendapat amanah untuk memimpin Dinas PU .
“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan karena ini merupakan kewajiban bagi seorang ASN untuk melaksanakan perintah pimpinan,”imbuhnya.
Wiyono juga meminta agar koordinasi dan berkomunikasi berjalan dengan baik bagi semua ASN di Dinas PU karena pekerjaan di lapangan yang penuh tantangan dan resiko.
Selain itu ia juga meminta para ASN di Dinas PU untuk tempat waktu dan disiplin agar semua pekerjaan bisa selesai sesuai dengan progres.(Prokom08)
Majelis Taklim Aswaja Kukar Gelar Lomba Habsyi 2023
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru Islam 1445 Hijriah. Majelis Taklim Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (Aswaja) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Lomba Habsyi tingkat Kabupaten 2023. Dengan mengambil tema “Jalani Kehidupan Beragama yang Harmoni Dan Sejahtera”, di Pendopo Odah Etam, Selasa (25/7/2023). Dibuka Ketua PKK sekaligus Pembina Majelis Taklim Aswaja Kukar Maslianawati Edi Damansyah.
Wakil Ketua I Majelis Tak’lim Aswaja Kukar H Suprianto dalam sambutannya mengatakan, peserta yang mengikuti lomba Habsyi ini sebanyak 18 kecamatan atau kelompok.Lomba diadakan selama 2 hari.

“Untuk lomba hari ini dari 10 kecamatan, seharusnya yang tampil adalah 10 kecamatan namun ada satu kecamatan yang mundur yaitu kecamatan Tabang jadi yang tampil hari ini cuma 9 kecamatan,’ ujarnya.
Tak lupa H Suprianto berterima kasih kepada seluruh Camat yang telah memotivasi Majelis Taklim Aswaja disetiap kecamatan untuk mengirimkan kelompok Habsynya bertanding dalam rangka memperingati 1 Muharam 1445 H.
Dikatakan H Suprianto Majelis Taklim Aswaja Kab Kukar telah mengadakan beberapa kegiatan diantaranya, dalam Bulan Ramadan lalu Majelis Taklim Aswaja berkeliling di 18 kecamatan melaksanakan pembinaan terhadap Majelis Taklim Aswaja kecamatan Se Kab Kukar, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada keluarga prasejahtera sebanyak 10 lokasi di 10 kecamatan di Kukar.

Sementara itu Ketua TP PKK Kukar sekaligus Pembina Majelis Taklim Aswaja Kukar Maslianawati Edi Damansyah mengapresiasi kepada Aswaja dan pengurusnya baik dari kecamatan maupun kabupaten karena telah melaksanakan lomba Habsyi.
“Karena kegiatan ini bukan hanya lomba Habsy saja namun kami rangkai juga dengan beberapa kegiatan berupa pemberian sembako, di bulan Ramadan lalu juga mengadakan sunatan massal bekerjasama dengan BKMM-DMI Kab- Kukar. Dimana semua kegiatan ini satu tujuannya yaitu untuk mensejahterakan masyarakat Kutai Kartanegara,”ucapnya.

Untuk pemenang lomba akan diumumkan hari terakhir dan malam harinya dilaksanakan Tabligh Akbar menghadirkan Ustadzah Hj Quatus Sobaroh dari Semarang Jawa Tengah. (Prokom-02)
Pemkab Apresiasi TNI AD/Kodim 0906 Dalam Penyediaan Fasilitas Air Bersih Bagi Masyarakat Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat hadiri peresmian Penggunaan Fasilitas Air Bersih Program TNI Angkatan Darat (AD) Manunggal Air tahun 2023 dan Pencanangan Percepatan Penurunan Stunting di Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu, Selasa (25/7/2023).

Dimana peresmiannya sendiri ditandai dengan dilakukannya penekanan tombol bersama diantaranya oleh Kasrem 091 ASN Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo, Dandim 0906 KKR Letkol Inf Jefry Satria, Asisten I Setdakab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, Kades Giri Agung Supriyadi, perwakilan Polres Kukar, serta perwakilan dunia usaha.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial sembako kepada warga masyarakat pra sejahtera, dan bantuan sosial nutrisi tambahan bagi anak stunting, serta dilanjutkan dengan peninjauan bakti sosial khitanan massal.

Ditemui setelah kegiatan, Asisten I Setdakab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah dilaksanakan oleh TNI AD melalui Kodim 0906 KKR berupa penyediaan air bersih bagi masyarakat Kukar.
Menurutnya, apa yang telah dilaksanakan oleh TNI AD melalui Kodim 0906 KKR tersebut sejalan dengan visi misi Kukar Idaman dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berbahagia, salah satunya yaitu dengan tersedianya fasilitas air bersih bagi masyarakat.

“Alhamdulillah ini bisa diwujudkan dan bisa disinergikan dengan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kukar untuk menciptakan masyarakat yang Sejahtera dan berbahagia salah satunya masyarakat bisa menikmati air bersih,” ujar Akhmad Taufik Hidayat.
Sementara, Dandim 0906 KKR Letkol Inf Jefry Satria saat ditanya terkait kegiatan peresmian penggunaan fasilitas air bersih mengatakan apa yang telah dilaksanakan tersebut merupakan program dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, dengan jumlah sebanyak 1.345 titik seluruh Indonesian.
“Ini merupakan program KASAD Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, kalau secara nasional kita ada 1.345 titik seluruh Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan untuk di Kabupaten Kukar sendiri terdapat dua titik fasilitas air bersih melalui sumur bor dengan kedalam 70 dan 40 meter berada di wilayah Desa Giri Agung, dengan penerima manfaat sekitar 810 Kartu Keluarga (KK) atau sekitar 2700 jiwa.
“Di Kabupaten Kukar ini kita ada dua titik yang berlokasi di wilayah Desa Giri Agung ini, ya memang kebetulan sulit air, selama ini hanya mengandalkan dari air tadah hujan, kita lihat ada kebutuhan kita arahkan kesini,” ujar Letkol Inf Jefry Satria.
Ditambahkannya, kedepan hasil dari kegiatan tersebut akan dikolaborasikan dengan program pemerintah berupa Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sehingga keberadaan fasilitas air bersih tersebut bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
“Kami sudah berbicara dengan bapak Bupati (Edi Damansyah -red) nanti kita lanjutkan dengan program Pamsimas supaya ini bisa menyambung ke rumah-rumah warga,” ujarnya.
Sekedar informasi, Kegiatan yang dilaksanakan serentak se Indonesia tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman di Kampung Lebak Sangka, Desa Lebak Gedong, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten dan disaksikan secara virtual.(prokom07).
Rakor Evaluasi Penerimaan PAD, Sekda: Kita Harus Lebih Kreatif dan Inovatif Maksimalkan Potensi
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti Rapat Koordinasi & Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2023 Kukar, Selasa (25/7) di Hotel Mid Town Samarinda.
Acara yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar itu dimaksudkan untuk mengulas capaian PAD semester I tahun anggaran 2023, serta mengulas permasalahan yang dihadapi, hingga tindak lanjut kebijakannya. Tujuannya agar tersedia data dan analisis capaian PAD semester I secara komperhensif, serta merumuskan kebijakan tindak lanjut yang akan dilakukan.
Sekda dalam arahannya mengatakan dalam kegiatan Monitoring Centre For Prevention (MCP) KPK di Kaltim, bahwa tercuat belum ada satupun Kabupaten/Kota di Kaltim yang mengandalkan keuangan daerah dari PAD.

“Untuk itu saya harap forum ini dimaksimalkan untuk upaya peningkatan PAD Kukar,” ujarnya.
Sunggono mengatakan bahwa yang perlu difahami adalah dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar tercantum kebijakan transformasi ekonomi dari sumber daya alam tak terbarukan ke sumber daya terbarukan. Artinya kedepan Kukar tak tergantung dengan sumber pembiayaan daerah dari bahan galian,tetapi dari pertanian dalam arti luas dan pariwisata.
Maka, yang hendaknya dilakukan adalah menginventarisir secara nyata sumber pendapatan yang berpotensi nyata menambah PAD.
Diantaranya yaitu Badan Usaha Milik daerah (BUMD) ditekankan untuk memberikan kontribusi utuk peningkatan PAD Kukar. Dinas Pariwisata (Dispar) diminta optimalkan destinasi wisata termasuk Pulau Kumala. Kemudian mengoptimalkan pajak restoran dan rumah makan, demikian juga dengan retribusi parkir dan sumber potensial lainnya.
Sekda kemudian mengingatkan Bapenda yang merupakan perangkat daerah untuk koordinasi peningkatan Pendapatan Daerah agar terus meningkatkan kinerja, bersama OPD terkait untuk membuka kran sumber PAD Kukar.
“Kita harus kreatif dan inovatif dalam mencari sumber-sumber pendapatan ini. Mudahan forum ini terjalin komitmen sinergi antar OPD dalam peningkatan PAD,” tegasnya.
Rakor tersebut diikuti oleh Kepala OPD dan stakeholder terkait peningkatan PAD Kukar. (prokom04)
Sekda Optimistis Capaian MCP Kukar Tahun Ini Lebih Tinggi Dari Tahun Lalu
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono optimistis capaian Monitoring Centre For Prevention (MCP) Kukar tahun ini akan lebih tinggi dari tahun 2022 lalu. Tahun lalu, Kukar berada di tiga besar capaian MCP di Kaltim.
Hal itu menurutnya, karena Inspektorat Kukar memiliki rencana strategis yang jelas untuk memastikan target MCP Kukar terpenuhi.
“Semester pertama tahun ini angka MCP kita 33,06 persen, kami yakin dengan rencana kerja jelas dari Inspektorat untuk memastikan target terpenuhi, mudahan-mudahan target tahun ini bisa lebih tinggi dari kemarin,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Pemerintah Provinsi & Kabupaten/Kota se – Kaltim Tahun 2023 serta pengukuhan Penyuluh anti korupsi (Paksi) Kaltim, Selasa (25/7) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.
Sunggono kemudian berterima kasih kepada Inspektorat Kaltim yang melakukan pendampingan agar capaian MCP Kabupaten/Kota di Kaltim makin tinggi dari waktu ke waktu.
Untuk diketahui MCP merupakan sistem yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintahan daerah di Indonesia.
MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
MCP Korsupgah KPK memiliki beberapa area intervensi, yaitu Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Tata Kelola Keuangan Desa. (Prokom04)
Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi, Sekda Teken Berita Acara Pencapaian Target MCP
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono bersama Inspektur Daerah Kukar Heriansyah, menghadiri Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota se – Kaltim Tahun 2023 serta pengukuhan Penyuluh anti korupsi (Paksi) Kaltim, Selasa (25/7) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

Satgas Pemberdayaan KPK RI Sugiarto, mengapreasiasi kepada Pemprov Kaltim atas terlaksananya kegiatan itu.
Disebutnya, sebagai pemberantas korupsi sesuai UU yang berlaku, ada beberapa kegiatan diantaranya bidang pendidikan. Upaya pencegahan dan penindakan korupsi kurang optimal jika belum ada peran serta masyarakat.
Maka, pihaknya mengapresiasi Pemprov Kaltim yang menyambut baik KPK untuk mengakui keberadaan Paksi (Penyuluh anti korupsi) yang tersertifikasi KPK, untuk dijadikan mitra dalam upaya mencegah korupsi di Kaltim berikut Kaupaten/Kota yang ada didalamnya, guna menyebarkan nilai-nilai anti korupsi.
“Namun, Paksi yang akan dikukuhkan ini belum terdapat orang dari Pemprov Kaltim. jadi kami mohon untuk menggerakkan kader menjadi Paksi,” harapnya.
Untuk menjalankan Tupoksi KPK katanya, ada upaya pencegahan korupsi di lingkup Daerah. Lagi, Sugiarto mengapresiasi Pemprov dan Kab/Kota se Kaltim yang telah menjalankan sektor-sektor pencegahan korupsi. Tupoksi KPK bidang pendidikan yakni mendorong pencegahan korupsi, diantara program unggulan KPK ada SIP (Survey Integritas Pendidikan), jadi Paksi akan menyebarkan nilai-nilai integritas jujur mandiri, bertanggung kawab, adil, bekerja keras dan sebagainya, juga ada program Desa Anti Korupsi.
“Tujuannya adalah agar kita bisa mencegah korupsi, menciptakan rasa malu melakukan korupsi,” ujarnya.

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat membuka giat tersebut berharap Rakor itu dapat memberikan arah positif, konstruktif dan edukatif kepada semua, perlu disadari bahwa membangun bangsa ini tidak bisa sendiri, perlu kerjasama saling mengingatkan, ada yang memonitor mengevaluasi dan sebagainya. Oleh karena itu, sistem yang dalam kehidupan bernegara mengharuskan untuk bekerja sama.
Hadi kemudian menyebutkan kunci kesuksesan, yakni bekerja keras. Sifat karakter pekerja keras harus diwariskan kepada generasi penerus untuk suskes. Kemudian bekerja sama, maka Paksi bekerjasama dengan institusi, Kab/Kota dalam rangka memastikan pembangunan menjadi baik. Hal ini juga untuk membangun komunikasi yang baik kepada semua pihak, agar semua berjalan dengan nyaman.
Serta kunci sukses lainnya, yakni bekerja dengan cinta, menurutnya jika suatu aktivitas jika dilakukan dengan rasa cinta maka semua menjadi nyaman.
Acara kemudian dilanjutkan Penandatanganan Berita Acara Pencapaian Target Monitoring Centre For Prevention (MCP) oleh seluruh Sekda dan Inspektur se Kaltim termasuk Kukar. MCP merupakan sistem yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintahan daerah di Indonesia.(prokom04)
Sekda Dukung Penuh Inovasi Proper Kadisperindag Bangun Sentra IKM Pengolahan Rumput Laut
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H. Sunggomo mengapresiasi atas kajian Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Arfan Boma Pratama tentang “Pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Pengolahan Rumput Laut” yang dinilai sejalan dengan Program Kukar Idaman yakni memperkuat hilirisasi pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Saya mendukung penuh terhadap kajian dan tindaklanjut dalam membangun sentra IKM pengelolaan rumput laut di Kukar, sebagai wujud inplementasi program dedikasi Kukar Idaman, salah satunya memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif,” apresiasi Sunggono saat mementori Arfan Boma, salah satu perserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2023 dengan Coach Hendriyanto Hadi Tjahyono, narasumber Siti Farisyah serta sponsorship Bupati Kukar Edi Damansyah, baru-baru ini di Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Samarinda.
Dalam paparannya, Arfan Boma mengangkat gagasan proyek perubahan “Mendirikan sentra industri kecil menengah pegolahan dan pemasaran rumput laut Gracilaria”
Adapun tujuan jangka pendek kata Arfan yakni melakukan perencanaan cepat pembentukan tim kerja, identifikasi pemangku kepentingan, serta melaunching “Mantra Tricilnengah Larut” melalui media sosial, elektronik, ekspo lingkup kabupaten Kukar baik saat acara erau, TIFAF dan sejenisnya. Kemudian jangka menengah-nya, adanya legalitas IKM sudah terbentuk, kelompok IKM pada tempat yang sudah teridentifikasi, membangun kemitraan hingga promosi.
Sementara tujuan jangka panjang, lanjut Arfan pembangunan infrastruktur mantra tricinengah larut seperti jaringan komunikasi kelompok IKM pengolahan rumput laut, penampung hasil panen rumput laut, dan jaringan pasar, serta membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan atau stakholder melalui berbagai kegiatan.
“Manfaat dari proyek perubahan dengan RB Tematik, yakni dilihat dari sisi internal, meningkatnya kualitas pelayanan dan kinerja Disperidnag pada pelaku usaha lingkup pengelola rumput laut. Tersedianya data kelembagaan pelaku usaha rumput laut. Kemudian pada Eksternal-nya yakni meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan stakholder yang terkait dalam pengelolaan rumput laut dan mudahnya informasi terkait hasil panen rumput laut dan indistri, menggunakan bahan baku rumput laut berkesinambungan dan dapat berkreasi,” ujarnya.
Dilihat dari potensi kendala dan resiko-nya adalah keterbatasan waktu pembahasan di perangkat daerah masing-masing, kemampuan adaptasi terhadap perkembangan digital dan kapasitas sumber daya manusia.
“Strategi pengembangan proper ini dengan melakukan peningkatan koordinasi serta tetap berpegang pada jadwal dan pembagian tugas dan penyluhan dan pelatihan, serta memperkuat koordinasi antar OPD dengan meningkatkan intensitas pertemuan serta mensosialisasikannya ke pelaku rumput laut,” demikian jelas Arfan Boma Pratama. (Prokom10)