TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menerima penghargaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) Level III (Skala 1-5) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI ditandatangani oleh Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Raden Suhartono.
Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hasoloan Manalu kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, Selasa (6/6/2023) pagi di Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Tenggarong.

“Ini merupakan buah dari hasil kerja keras kita semua, rupanya telah menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan hasil evaluasi Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim sebagaimana tertuang dalam laporan No. LHP-680/PW17/3/2022 tanggal 27 Desember 2022, penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP pada Pemkab Kukar telah memenuhi karakteristik maturitas penyelenggaraan SPIP Level 3 (Terdefinisi),” kata Bupati Kukar Edi Damansyah.
Menurut bupati Edi Damansyah, penyelenggaraan manajemen risiko pada pemkab Kukar telah menggambarkan kualitas implementasi manajemen risiko pada Level 3, serta Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) telah memenuhi Level 2.
“Kita semua tentu bersyukur atas capaian ini. Namun demikian, selain menjaga/mempertahankan prestasi yang telah kita capai, hal penting selanjutnya adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai positif, menyelaraskan perilaku serta budaya kerja yang sejalan dengan level yang telah kita capai, dengan harapan semoga kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah dilingkungan pemkab Kukar akan terus semakin meningkat,” ujarnya.
Dikatakan bupati Edi Damansyah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pengendalian intern, dengan melaksanakan identifikasi sampai pemantauan atas risiko dan perbaikan pengendalian, termasuk pengendalian korupsi. Pengelolaan risiko dan pengendalian korupsi yang efektif, diantaranya hanya dapat dilaksanakan dengan dukungan peran APIP yang kapabel. Integrasi antara pengelolaan risiko, pengendalian korupsi, dan APIP daerah yang kapabel pada akhirnya diharapkan akan menjamin keberhasilan pencapaian tujuan pemerintah daerah.

Diakuinya, tahun 2022 kapabilitas APIP masih berada pada level 2. Selain itu juga, tingkat kematangan SPIP pemkab Kukar masih belum mencapai level 3. Hal tersebut berarti bahwa baik level kapabilitas APIP maupun level maturitas SPIP kita relatif masih sangat rendah, masih banyak yang harus dibenahi.
Menyikapi hal tersebut, berbagai upaya telah kita lakukan, dan terhadap atas hal tersebut saya mengapresiasi seluruh proses dan upaya yang telah ditempuh. Namun demikian, upaya perbaikan tersebut harus terus dilakukan.
“Upaya yang telah dilakukan harus juga terus dimonitor, dievaluasi dan dinilai untuk mengukur progres yang telah dicapai, mengidentifikasi masalah yang menghambat target dan merumuskan solusi pemecahan masalahnya. Hal itu harus dilakukan secara berkelanjutan, sampai dengan target yang telah ditetapkan dapat kita capai,” katanya.

Selanjutnya, penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP adalah penilaian atas tingkat kematangan SPIP dalam mencapai tujuan pengendalian, yang meliputi (a) penilaian mandiri oleh manajemen pemerintah daerah; (b) penjaminan kualitas oleh APIP Daerah; dan (c) evaluasi oleh BPKP atas hasil penilaian mandiri SPIP, baik oleh Pemda maupun penjaminan kualitas oleh APIP Daerah.
Fokus penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP secara terintegrasi mencakup unsur-unsur: (a) SPIP; (b) Manajemen Risiko Indeks (MRI), yaitu indeks yang menggambarkan kualitas penerapan manajemen risiko; (c) Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) atau kerangka pengukuran atas kemajuan segala upaya pencegahan dan penanganan risiko korupsi di organisasi; dan (d). Kapabilitas APIP.
“Atas capaian tersebut, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kaltim atas dukungan, yang secara terus menerus memberikan bimbingan dan pendampingannya. Demikian pula, apresiasi, sekda, inspektur daerah serta para kepala perangkat daerah dan semua pihak yang telah berdedikasi secara optimal dalam mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin baik,” demikian apresiasinya. (Prokom10)
Bupati Kukar Terima Penghargaan SPIP dan MRI Level III dari BPKP RI
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menerima penghargaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) Level III (Skala 1-5) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI ditandatangani oleh Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Raden Suhartono.
Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hasoloan Manalu kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, Selasa (6/6/2023) pagi di Ruang Serbaguna Kantor Bupati, Tenggarong.
“Ini merupakan buah dari hasil kerja keras kita semua, rupanya telah menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan hasil evaluasi Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim sebagaimana tertuang dalam laporan No. LHP-680/PW17/3/2022 tanggal 27 Desember 2022, penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP pada Pemkab Kukar telah memenuhi karakteristik maturitas penyelenggaraan SPIP Level 3 (Terdefinisi),” kata Bupati Kukar Edi Damansyah.
Menurut bupati Edi Damansyah, penyelenggaraan manajemen risiko pada pemkab Kukar telah menggambarkan kualitas implementasi manajemen risiko pada Level 3, serta Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) telah memenuhi Level 2.
“Kita semua tentu bersyukur atas capaian ini. Namun demikian, selain menjaga/mempertahankan prestasi yang telah kita capai, hal penting selanjutnya adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai positif, menyelaraskan perilaku serta budaya kerja yang sejalan dengan level yang telah kita capai, dengan harapan semoga kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah dilingkungan pemkab Kukar akan terus semakin meningkat,” ujarnya.
Dikatakan bupati Edi Damansyah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pengendalian intern, dengan melaksanakan identifikasi sampai pemantauan atas risiko dan perbaikan pengendalian, termasuk pengendalian korupsi. Pengelolaan risiko dan pengendalian korupsi yang efektif, diantaranya hanya dapat dilaksanakan dengan dukungan peran APIP yang kapabel. Integrasi antara pengelolaan risiko, pengendalian korupsi, dan APIP daerah yang kapabel pada akhirnya diharapkan akan menjamin keberhasilan pencapaian tujuan pemerintah daerah.
Diakuinya, tahun 2022 kapabilitas APIP masih berada pada level 2. Selain itu juga, tingkat kematangan SPIP pemkab Kukar masih belum mencapai level 3. Hal tersebut berarti bahwa baik level kapabilitas APIP maupun level maturitas SPIP kita relatif masih sangat rendah, masih banyak yang harus dibenahi.
Menyikapi hal tersebut, berbagai upaya telah kita lakukan, dan terhadap atas hal tersebut saya mengapresiasi seluruh proses dan upaya yang telah ditempuh. Namun demikian, upaya perbaikan tersebut harus terus dilakukan.
“Upaya yang telah dilakukan harus juga terus dimonitor, dievaluasi dan dinilai untuk mengukur progres yang telah dicapai, mengidentifikasi masalah yang menghambat target dan merumuskan solusi pemecahan masalahnya. Hal itu harus dilakukan secara berkelanjutan, sampai dengan target yang telah ditetapkan dapat kita capai,” katanya.
Selanjutnya, penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP adalah penilaian atas tingkat kematangan SPIP dalam mencapai tujuan pengendalian, yang meliputi (a) penilaian mandiri oleh manajemen pemerintah daerah; (b) penjaminan kualitas oleh APIP Daerah; dan (c) evaluasi oleh BPKP atas hasil penilaian mandiri SPIP, baik oleh Pemda maupun penjaminan kualitas oleh APIP Daerah.
Fokus penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP secara terintegrasi mencakup unsur-unsur: (a) SPIP; (b) Manajemen Risiko Indeks (MRI), yaitu indeks yang menggambarkan kualitas penerapan manajemen risiko; (c) Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) atau kerangka pengukuran atas kemajuan segala upaya pencegahan dan penanganan risiko korupsi di organisasi; dan (d). Kapabilitas APIP.
“Atas capaian tersebut, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kaltim atas dukungan, yang secara terus menerus memberikan bimbingan dan pendampingannya. Demikian pula, apresiasi, sekda, inspektur daerah serta para kepala perangkat daerah dan semua pihak yang telah berdedikasi secara optimal dalam mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin baik,” demikian apresiasinya. (Prokom10)
Buka Pelatihan Basic Operator, Bupati Sebut PT BUMA Pantas Jadi Contoh Pembangunan SDM di Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Pelatihan Basic Operator Tahun 2023 yang dilegar PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan PT Indonesia Pratama, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Selasa (6/6). Pembukaan ditandai dengan pemasangan helm proyek dan rompi oleh Bupati kepada peserta.
Bupati mengatakan mengapresiasi PT BUMA dan PT Indonesia Pratama yang tidak hanya pentingakan kegiatan operasonal tambangnya, tapi juga menjabarkan salah satu tugas pemerintah terkait penyediaan lapangan kerja. Yakni dengan mengambil peran mealukan proses Pendidikan dan pelatihan (Diklat).

“Kami sangat mengapresiasi hal ini, apa yang dilakukan PT BUMA menjadi referensi, sehingga kami juga menetapkan ada program Diklat berbasis kebutuhan pasar. Jadi menurut saya BUMA pantas jadi role model terutama dalam pembangunan SDM masyarakat,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan Kukar IDAMAN yang secara etimologi berarti sesuatu yang diidamkan dan dicita-citakan masyarakat, hal ini lah kata Edi yang diupayakan untuk mewujudkannya secara bertahap, untuk mewujudkan masyarakat yang Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri (IDAMAN). Salah satunya yaitu mecetak SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Diantara programnya yaitu Kukar Siap Kerja, yakni Pemkab memfasilitasi pelatihan, baik dilakukan sendiri ataupun berkolaborasi dengan stakeholder termasuk dunia usaha.

“Ini upaya menyiapkan generasi muda Kukar yang memeliki ketermapilan berbasis kebutuhan pasar,” ujarnya.
Pada kesempata Bupati minta agar PT Indonesia Pratama selaku pemilik izin usaha senantiasa membina, mengayomi dan memastikan agar seluruh kontraktor yang bekerjasama dengan PT. IP telah menaati semua peraturan perundangan yang berlaku. Baik itu yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM, Lingkungan Hidup, Kesehatan, Ketenagakerjaan atau lainnya.
“Hal ini sangat penting karena setiap aturan dibuat tentunya untuk melindungi semua pihak, yaitu masyarakat, lingkungan, perusahaan dan karyawan. Sehingga tidak ada yang ketentuan yang paling penting dan yang lainnya kurang penting,” demikian ujarnya.
Sementara, Direktur People & Culture PT BUMA Nanang, mengatakan pelaksanaan program ini untuk membangun SDM generasi muda khsususnya sekitar operasi yakni di Kecamatan Tabang. Pelatihan ini bukti nyata pihaknya membangun SDM. Progarm basic operator ini berasil mencetak prestasi signifikan dan memberikan manfaat yang tak ternilai bagi perusahaan dan masyarakat. Hal ini merupakan kerjasama masyarakat pemerintah dan perusahaan.
“Kami akan terus berkomitmen untuk selalu tumbuh bersama masyarakat sekitar,” katanya.

Pelatihan ini akan dilaksanakan di Batalyon AWL/YONIF 611 Kompi Senapan B Loa Janan, selama dua pekan kedepan kedepan.
Kemudian, Manajemen PT Indonesia Pratama Rikardo Simanjuntak menyebutkan apa yang dilakukan ini merupakan wujud hubungan yang baik antara investor dengan masyarakat, merupakan komitmen pihaknya untuk memberdayakan masyarakat, melatih anak muda di sekitar lingkar tambang.
Disebutnya tenaga kerja Bayan Group ada 9.900 orang, kedepan akan mencapai 15 ribu orang. Jadi apa yang dilakukan PT BUMA sangat baik karena SDM pekerjanya berasal dari lingkar tambang, hal ini yang perlu dikembangkan dan diapresiasi.
“Sehingga anak-anak muda bukan hanya penonton tapi jadi pemain di grup kami. Harap pola yang berjalan baik ini dilanjutkan untuk mempersiapkan 15 ribu tenaga kerja ke depan,” demikian ujarnya.
Hadir pada acara itu Manajemen PT. Indonesia Pratama, Manajemen PT. BUMA, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas ESDM Kukar, beberapa Camat dan Kades di Kukar yang ada di lingkar tambang BUMA. (prokom04)
Bupati Minta BUMDes Harus Jeli dan Manfaatkan Peluang Potensi Desa
/in Arsip Berita /by Admin kukarpaperTENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melalui Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) agae jeli dalam memanfaatkan peluang potensi desa sehingga bisa mensejahterakan masyarakat dan berkontribusi bagi desa.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis bagi 117 Bumdes angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar ditandai dengan pengalungan tanda peserta, Senin (5/6/2023) di Hotel Harris Samarinda.
“Pendirian BUMDes menjadi penting karena bertujuan untuk memeratakan kesejahteraan dibidang perekonomian desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. BUMDes berperan penting dalam rangka memutar roda perekonomian masyarakat desa. Maka BUMDes harus jeli dalam melihat potensi yang ada di desa, serta mampu memetakan potensi tersebut untuk mengembangkan berbagai bidang usaha,” katanya.
Disebutkannya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, BUMDes didirikan untuk menjalankan usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan pelayanan dan jenis usaha lainnya untuk kesejahteraan masyarakat desa.
Sebagaimana kita ketahui, pendirian BUMDes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bimtek bagi Pengurus BUMDes ini sangat penting, dan diharapkan BUMDes yang ada di Kutai Kartanegara dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat. Serta mengembangkan daya saing dan daya ungkit masyarakat dalam memberdayakan potensi yang ada di desa. Saya minta para pengelola/pengurus BUMDes aktif mencari informasi dan belajar dari BUMDes serupa yang telah lebih dulu berdiri dan dianggap berhasil dalam pengelolaannya,” ujarnya.
Pengelolaan BUMDes juga harus mengedepankan profesionalitas para pengurusnya sehingga BUMDes dapat terus berkembang dan berinovasi. Saya harap dengan peran aktif saudara, BUMDes dapat berkembang dengan baik sehingga terwujud desa yang mandiri serta masyarakat yang sejahtera. Selain itu, saya minta BUMDes dapat melibatkan warga desa dalam pengelolaan BUMDes, untuk memberdayakan masyarakat dan mengupayakan kesejahteraan yang lebih merata.
“Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kecamatan dan desa apabila sudah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pada hari ini akan mendapat pembekalan pelatihan pengembangan bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), diharapkan mampu menjalankan dengan sebaik-baiknya serta dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat desa untuk mencukupi kebutuhan hidupnya berupa pangan, sandang dan papan serta masyarakat desa yang penghasilannya tergolong sangat rendah,” jelasnya. (Prokom10)
Kecamatan Tenggarong dan Puskesmas Loa Ipuh Gelar Refreshing Kader Posyandu
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperKecamatan Tenggarong bersama Puskesmas Loa Ipuh mengadakan Refreshing Kader Posyandu pada Senin (5/6/23) di Pendopo Odah Etam Tenggarong.
Kegiatan ini merupakan program Pokjanal Posyandu (Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu) Kecamatan Tenggarong yang berada di wilayah kerja puskesmas Loa Ipuh.
Menurut Sekcam Kec. Tenggarong Atih Hayati kegiatan Refreshing ini dilakukan untuk menambah wawasan para kader dengan bermacam kegiatan seperti pelatihan pembuatan olahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang merupakan salah satu program guna membantu mencegah peningkatan angka stunting serta peningkatan status gizi pada ibu hamil dan balita.
Atih mengatakan bahwa pada kegiatan ini juga dilakukan pelatihan menjadi penyuluh bagi para kader.
” Saya berharap pelatihan ini bisa menciptakan kader-kader baru yang bisa melakukan penyuluhan disetiap posyandu atau lebih dikenal dengan Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) ” harapnya.
Selain itu juga dilakukan pembinaan administrasi posyandu untuk melakukan validasi data yang merupakan salah satu upaya sangat penting untuk bisa menghasilkan data yang berkualitas sehingga bisa menghasilkan informasi yang benar.
” Jika datanya tepat maka program yang akan dibuat menjadi tepat sasaran, data yang tepat maka penanganannya juga tepat dan cepat”ungkap Atih.
(Prokom08)
Sekda Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Brimob di Loa Ipuh Darat
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono menghadiri Undangan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Pasukan Pelopor II Korps Brimob Polri di Kelurahan Loa Ipuh Darat, beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri Oleh Karorenminops Korp Brimob Polri Brigjen Pol. Rudy Harianto, M.Si, Danpas Brimob II Polri Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K,.M.H, Dansat Brimob Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K,.M.H dan Jajaran PJU Sat Brimobda Polda Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Arif Budiman menyampaikan Lokasi ini akan dibangun Mako Pas Brimob II dengan luas lahan kurang lebih 200 Ha, Latar belakang pembangunan Mako Danpas Brimob II ini adalah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), maka perlu dilakukan pembangunan Mako Pas Brimob II.
“Atas nama pribadi dan kesatuan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah membantu baik secara materil maupun moril, dimana pembangunan dilakukan beberapa tahap dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2023. Pembangunan menggunakan dana APBN Dipa Polri dan hibah dari Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur,” ucapnya.
Sementara Sekda Kukar H Sunggono mengatakan Pemda mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan tersebut, tentu Pemda juga siap bersinergi dan kolaborasi dalam pembangunan Mako Pas Brimob II.
Untuk diketahui, Turut Hadir juga Dalam Kegiatan Tersebut, Perwakilan Gubernur Kalimantan Timur, Ka SPN Polda Kalimantan Timur Abdul Rasid, M.Si, Ketua DPRD Kab.Kutai Kartanegara Abdul Rasyid dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin Serta tamu undangan lainnya. (prokom09)
Staf Ahli Bupati Ingatkan PPTK Segera Realisasikan Kegiatan
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Administrasi Umum Ahyani Fadianur mengingatkan agar para Pengguna Anggaran juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) agar segera merealisasikan kegiatan dan membuat laporan pertanggungjawaban keuangan.
“Saat ini kita sudah masuki pertengahan tahun, banyak kegiatan belum terlaksana, untuk itu segera dilaksanakan,” ujar Ahyani dalam amanatnya pada apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kukar, Senin (5/6/23).
Maka, Ahyani menginginkan agar para KPA atau PPTK segera menjalankan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang telah tersusun, merealisasikan program kegiatan sesuai rencana anggaran. Sekaligus menginput data data yang telah dilakukan sebagai laporan pertanggungjawaban keuangan.
Ahyani juga mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga dan meningkatkan kedisplinan dalam bekerja.
“Salah satu bentuk disiplin itu yakni mengikuti apel pagi. Rajinlah mengikuti apel pagi yang banyak sekali manfaatnya, yakni selain bagian dari rutinitas juga kita bisa bertatap muka dan bersilaturahmi sehingga menimbulkan energi positif,” ujarnya.
Untuk diketahui, guna melaksanakan ketentuan Pasal 44 PP Nomor 94/2021 tentang Disiplin PNS, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menetapkan Peraturan BKN Nomor 6 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 94/2021 tentang Disiplin PNS.
Peraturan BKN ini bertujuan untuk memberikan pedoman bagi Instansi Pemerintah, pejabat, dan PNS yang berkepentingan dalam melaksanakan ketentuan PP 94/2021 tentang Disiplin PNS. (prokom04)
Duta Budaya Kukar 2023, Diharapkan Lebih Aktif-Inovatif Perkenalkan Budaya Kukar
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ingin Duta Budaya Kukar bisa lebih aktif, kreatif dan inovatif yang mampu memperkenalkan keragaman Budaya di Kukar.
Hal tersebut di ungkapan Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setkab) Kukar Totok Heru Subroto saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah dalam ajang Grand Final Pemilihan Duta Budaya Kukar 2023, di Taman Kota Raja, Sabtu (03/06/2023).
Totok Heru Subroto mengatakan Pelaksanaan Pemilihan Duta Budaya ini dapat mencetak pemuda pemudi Kukar yang membanggakan dalam melestarikan, membudi dayakan gagasan-gagasan budaya serta lebih aktif, kreatif dan inovatif memboomingkan kebudayaan yang berada diseluruh lapisan masyarakat melalui integritas, semangat juang mendelegasikan diri untuk budaya & Kebudayaan Kutai Kartanegara dengan pola pikir madani dan moderat.

“Saya menyampaikan apresiasi, penghargaan dan ucapan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar yang menggagas pelaksanaan kegiatan ini, tentunya pemilihan Duta Budaya Kukar ini dapat mencetak atau memunculkan pemuda pemudi Kutai Kartanegara yang tidak hanya memahami tapi juga mampu memperkenalkan keragaman Budaya yang ada di Kutai Kartanegara,”ujarnya.
Lebih lanjut Totok juga mengatakan Kabupaten Kukar bisa dikatakan miniatur Indonesia karena hampir semua suku di Indonesia ada dalam wilayah Kabupaten Kukar yang tersebar pada 20 (dua puluh) wilayah Kecamatan. Ini juga dapat dilihat dari puluhan paguyuban-paguyuban yang sudah terbentuk di Kukar, seperti IKAPAKARTI, KBBKT, KKSS, IKM dan lain sebagainya.

Dan empat budaya yang mengakar di Kutai Kartanegara adalah Budaya Melayu Kutai, Budaya Kesultanan, Budaya Pedalaman dan Dayak, serta Budaya pesisir.
“Budaya iniliah yang patut kita jaga dan lestarikan, dan peran para pemuda pemudi Kukar melalui ajang pemilihan pada malam ini salah satunya, kita semua tentu masih ingat dengan jargon Presiden Soekarno untuk membangkitkan semangat para pemuda yaitu Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia, Ini mengisyaratkan betapa besar dan pentingnya peran pemuda dan kaum milenial di masa sekarang ini yang bila diberi peran yang tepat akan mampu memberikan sumbangsih nyata pada pembangunan dengan tidak meninggalkan budaya tentunya,” katanya.
Ia mengucapkan selamat berkompetisi yang sehat, junjung sportivitas, tunjukan kemampuan dan bakat, karena yang tampil di grand final pastinya sudah melalui tahapan seleksi yang panjang.

“Kalian putra putri terbaik Kutai Kartanegara, di pundak kalian tongkat estafet kepemimpinan dan keberlanjutan Kabupaten Kukar termasuk menjaga dan melestarikan budayanya, kami yakin para pemenang malam ini akan mampu membawa nama Kukar pada ajang yang lebih tinggi, untuk itu jangan jumawa dan cepat berpuas diri tapi teruslah belajar dan belajar serta menggali potensi diri,” katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kukar, Tauhid Afrilianur, Kepala Dinas PMD Arianto, Plt Kepala Bapeda Kukar Sy Vanessa Vilna, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kukar Muslik, dan beberapa stakeholder terkait lainnya (Prokom09)
Etam Fest 2023, Dorongan Pemkab Kukar Terhadap Ekonomi Kreatif
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperStaf Ahli Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bidang Administrasi Umum Ahyani Fadianur buka event Etam Fest 5 Tahun 2023 di Area Parkir Kantor Bupati Kukar, Sabtu (3/6/2023) malam.
Kegiatan yang juga dimeriahkan berbagai hiburan, dan stan kuliner tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kukar Slamet Rahardjo.
Saat membacakan sambutan Bupati Kukar, Ahyani Fadianur mengatakan Etam Fest merupakan acara yang dijadwalkan dalam agenda kegiatan pariwisata berbasis ekonomi kreatif di Kukar, selain sebagai ajang hiburan Etam Fest juga mencerminkan kekuatan, kreativitas, dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat Kukar, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan para pemuda yang terhimpun dalam komunitas kreatif.

Lebih lanjut, disampaikannya dengan dilaksanakannya event Etam Fest kelima tahun 2023 tersebut, Pemkab Kukar berharap terjalin sinergi antara masyarakat serta merekatkan ikatan sosial antar masyarakat yang beragam etnis, suku, dan agama, serta terwujudnya keselarasan, keserasian, ketentraman, dan kerukunan yang menunjang kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Pemkab Kukar tentunya sangat berharap agar acara Etam Fest tersebut semakin berkesinambungan kedepannya karena telah terjadwal dalam kalender event pariwisata daerah, dengan dorongan Pemkab Kukar terhadap ekonomi kreatif kedepannya diharapkan hal tersebut akan berdampak pada industri pariwisata agar terus menggeliat dengan event pertunjukan sebagai rohnya.
“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam agenda Etam Fest kelima tahun 2023 ini,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga dimeriahkan dengan hiburan musik dari para musisi-musisi lokal hingga malam hari tersebut, juga menghadirkan pameran pakaian (clothing), suguhan Offroad Car Show, Mural Exhibition.(prokom07).
Optimalkan Kualitas SDM Pemkab, BKPSDM Kukar Lahirkan Inovasi SINTAKU
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTenggarong – Untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan mengoptimalkan optimalnya pembangunan kualitas sumber daya manusia, maka Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Kartanegara (Kukar) membuat terobosan membangun Sistem Informasi Manajemen Talenta Kutai Kartanegara yang (SINTAKU).
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur Perangkat Daerah BKPSDM Kukar Rokip mengatakan, SINTAKU adalah adalah suatu sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) terpadu, yang dirancang untuk mencari, memilih, mengembangkan, mengelola, mempertahankan, dan menghargai pegawai terbaik yang memiliki kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang unggul (talenta).
“Semua itu dalam rangka mempersiapkan kader pemimpin masa depan di Kukar,” ujarnya baru baru ini.
Dilanjutkannya, tujuan dibangunnya SINTAKU adalah terwujudnya nilai sistem merit Kukar minimal baik, tersedianya data talenta/kader-kader terbaik di Kukar, serta terimplementasikannya Sistem Informasi Manajemen Talenta Kukar 2.0 yang sudah terintegrasi dengan simpeg, kinerja dan disiplin.
Adapun manfaat SINTAKU terbagi dalam dua penerima, yaitu internal dan eksternal. Manfaat internal yakni mampu meningkatkan kinerja organisasi dan kinerja Pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi Pemkab Kukar.
Terciptanya SDM Aparatur yang profesional yang mampu memiliki daya saing tinggi, Mengurangi kelangkaan kader pemimpin, Mempersiapkan pemimpin dengan baik, Memberikan informasi kepada pimpinan dalam melakukan promosi, mutasi dan rotasi PNS.
Sedangkan manfaat Eksternalnya yaitu,
Adanya manajemen karier PNS yang jelas dan terukur, Meningkatkan layanan kepegawaian kepada ASN,
Serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap manajemen ASN di Lingkungan Pemkab Kukar. (Prokom04)
TP PKK Kukar Studi Tiru Ke Bandung Terkait Program “Aku Hatinya PKK“
/in Uncategorized /by Admin 2 KukarpaperTENGGARONG – Dalam upaya mengembangkan program “ Aku Hatinya PKK “ sekaligus dalam rangka peningkatan kualitas bidang tata kelola kelembagaan maupun pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara yang dipimpin langsung ketuanya Maslianawati Edi Damansyah beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Kutai Kartanegara Kukar menurut rencana selama 2 ( dua ) hari ( 5-6 Juni ) melakukan studi tiru ke Kota Bandung Provinsi Jawa Barat.
Menurut Maslianawati Edi Damansyah disela – sela perhelatan tersebut mengatakan, kegiatan ini diikuti jajaran Pengurus PKK yang terdiri dari pengurus PKK Desa / kelurahan dari beberapa Kecamatan di Kutai Kartanegara. Terpilihnya Kota Bandung sebagai tempat studi tiru karena Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki inovasi untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui Saskia Gotik ( sama – sama kita abadikan gang tematik, melalui pemanfaatan lahan diatas selokan.
Program ini merupakan pemanfaatan konsep urban farming untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan di gang.
” Mudah – mudahan melalui kegiatan ini nantinya mampu menambah pengetahuan dan ketrampilan jajaran pengurus PKK , yang nantinya akan diterapkan atau disosilaisasikan kepada jajaran pengurus baik di tingkat desa dan kelurahan sekaligus juga memotivasi seluruh jajaran pengurus TP-PKK dan masyarakat di Kutai Kartanegara untuk senantiasa melaksanakan tugas dengan baik guna mewujudkan keluarga sejahtera, sehingga keberadaan TP-PKK selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Maslianawati Edi Damansyah. ( Prokom 03 ).