Buka Expo Erau 2026, Bupati Aulia Dorong UMKM Jadi Etalase Produk Unggulan Kukar
TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri membuka Expo Erau Adat Kutai 2026 dan UMKM yang digelar di Lapangan Parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong, Minggu (20/9/2026).
Expo tersebut menjadi bagian dari rangkaian Erau Adat Kutai 2026, sekaligus ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal kepada masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.
Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pelaksanaan Expo Erau tidak semata menjadi pelengkap kegiatan budaya, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata terhadap perekonomian masyarakat.

“Ini adalah bagian dari upaya kita meningkatkan perekonomian di Kutai Kartanegara melalui UMKM, sekaligus menjadi ajang promosi daerah kepada para pengunjung,” ujar Aulia.
Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM dalam perhelatan Erau menjadi bagian penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Momentum tersebut membuka ruang pemasaran yang lebih luas, sekaligus mempertemukan produk-produk lokal dengan konsumen dari berbagai daerah.

Aulia menilai, tingginya aktivitas masyarakat selama Erau dapat menciptakan efek ekonomi berantai. Kehadiran wisatawan dan masyarakat di berbagai lokasi kegiatan tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi sektor pendukung lainnya, seperti kuliner, perdagangan, jasa, transportasi, hingga ekonomi kreatif.
“UMKM banyak sekali yang terlibat di sana. Kita berharap ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kualitas UMKM kita,” katanya.

Lebih dari sekadar tempat berjualan, Expo Erau 2026 diharapkan menjadi etalase yang memperkenalkan kekayaan produk dan kreativitas masyarakat Kukar.
Produk kuliner, kerajinan, fesyen, hingga berbagai produk ekonomi kreatif lokal mendapat ruang untuk tampil dan menjangkau pasar yang lebih luas. Momentum ini sekaligus mendorong pelaku UMKM agar terus meningkatkan kualitas, kemasan, inovasi, dan daya saing produk.

Dengan demikian, kegiatan berskala besar seperti Erau dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk naik kelas, tidak hanya mengandalkan pasar lokal, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Harapan kita tentu bukan hanya ramai selama Expo, tetapi produk-produk UMKM kita semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas,” imbuhnya.

Selain menampilkan produk UMKM, Expo Erau 2026 juga menghadirkan Expo Pendidikan yang menjadi ruang informasi mengenai perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Kukar.
Kehadiran sektor pendidikan tersebut memperkaya rangkaian Expo dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai berbagai perkembangan, program, serta potensi pendidikan di daerah.
Perpaduan antara budaya, UMKM, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadikan Expo Erau 2026 tidak hanya sebagai ruang perayaan tradisi, tetapi juga sebagai wadah promosi dan pengembangan potensi daerah.
Erau Adat Kutai sendiri memiliki posisi penting dalam pelestarian budaya Kutai sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah. Dengan semakin banyaknya masyarakat dan pengunjung yang terlibat dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Kukar terus mendorong agar momentum tersebut memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui Expo Erau 2026, Pemkab Kukar berharap semangat pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Budaya tetap hidup, UMKM semakin berkembang, dan potensi daerah semakin dikenal.
Dengan sinergi tersebut, Erau tidak hanya menjadi perhelatan budaya yang dinantikan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi, mempromosikan produk lokal, dan memperkenalkan potensi Kutai Kartanegara kepada khalayak yang lebih luas.(Prokom06)




