Mendirikan Tiang Ayu Buka Rangkaian Erau Adat 2026
TENGGARONG – Rangkaian Erau Adat Kutai 2026 resmi dimulai dengan prosesi sakral Mendirikan Tiang Ayu, bertempat di Keraton / Museum Mulawarman Tenggarong, Minggu (20/9/2026).
Hadir dalam acara tersebut Deputi Kementerian Pariwisata RI, Bupati Kutai Kartanegara beserta Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar beserta isteri, serta para kerabat Kesultanan, tokoh adat, dan budayawan.

Prosesi Mendirikan Tiang Ayu atau Pinang Ayu dipimpin langsung oleh pemangku adat Kesultanan Kutai. Tiang Pinang Ayu yang dihias dengan janur, kain kuning dan umbul-umbul, didirikan sebagai simbol kemakmuran, kesuburan, dan penanda bahwa pesta adat Erau telah dimulai.
Dalam adat Kutai, tegaknya Ayu menjadi tanda bagi seluruh rakyat untuk bergembira dan berkumpul di Ibu Kota Kesultanan untuk merayakan Erau.
Tahun ini, Erau Adat Kutai mengusung tema “Raja Menjamu Rakyatnya”. Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan antara Kesultanan dan masyarakat Kutai, sekaligus menegaskan bahwa pesta adat ini bukan hanya milik istana, tetapi juga ruang bagi seluruh rakyat untuk terlibat dan merasakan denyut tradisi leluhur.
Mendirikan Pinang Ayu menjadi pengingat bahwa di tengah arus modernisasi, tradisi Kesultanan Kutai tetap berdiri kokoh. Tiang yang ditancapkan pagi ini bukan hanya simbol dimulainya sebuah festival, melainkan penanda bahwa adat, sejarah, dan identitas masyarakat Kutai masih hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Setelah prosesi Mendirikan Pinang Ayu selesai, rangkaian kegiatan berlanjut ke pembukaan seremonial di Stadion Rondong Demang yang dijadwalkan pukul 09.00 WITA, disusul dengan pembukaan Expo, Bazar, dan UMKM, Beluluh Sultan, serta Bepelas I pada malam harinya. Seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 akan berlangsung hingga 27 September, kemudian ditutup dengan prosesi Merebahkan Pinang Ayu pada 28 September yang bertepatan dengan peringatan HUT Kota Tenggarong. (Prokom10)




