MT Nauratul Qulub Korpri Kukar Gelar Khotmil Qur’an Sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan apresiasi kepada Majelis Ta’lim Nauratul Qulub, yang berada di bawah Bidang Olahraga, Kerohanian dan Sosial Budaya Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Kutai Kartanegara, yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat baik ini. 
Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting. Kita tidak hanya berkumpul untuk membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an serta memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi kita sedang membangun sesuatu yang jauh lebih besar, yaitu ukhuwah, persaudaraan dan kebersamaan di antara keluarga besar ASN Kabupaten Kutai Kartanegara, lebih dari itu, kegiatan ini juga mempertemukan ASN aktif dengan para anggota majelis ta’lim yang telah memasuki masa purna tugas, serta berbagai majelis ta’lim yang ada di Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri pada acara Khotmil Quran sekaligus Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar Majelis Nauratul Qulub Korpri Kukar di Masjid An-Nafi Lantai 5 eMKA Hospital,Jl.Aji Masnandai No.69 Timbau Tenggarong, Kamis (10/9).
Tampak hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat DR dr Martina Yulianti,. Asisten III Setkab Kukar H Dafip Haryanto, Direktur eMKA Hospital Apt Supriadi, Lurah Timbau Tenggarong Muhammad Furqan dan sejumlah undangan.
Ia juga mengatakan, bahwa acara ini adalah sebuah kekuatan sosial yang luar biasa. Karena sesungguhnya, pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa purna tugas. Pengalaman, keteladanan dan nasihat dari para senior tetap menjadi bagian penting bagi generasi ASN yang masih melanjutkan pengabdian. Saya berharap forum seperti ini terus menjadi ruang untuk saling menguatkan, saling mengingatkan dan saling mendoakan, tambahnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Gerakan Etam Mengaji yang terus kita dorong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Aulia ingin Etam Mengaji jangan dipahami hanya sebagai kegiatan membaca Al-Qur’an. Lebih jauh dari itu, Etam Mengaji harus menjadi gerakan untuk membangun karakter. Membaca Al-Qur’an harus melahirkan kecintaan kepada Al-Qur’an. Kecintaan kepada Al-Qur’an harus melahirkan pemahaman. Dan pemahaman itu harus tercermin dalam perilaku dan tindakan kita sehari-hari. Kalau kita membaca Al-Qur’an tetapi masih mudah berbohong, mudah marah, tidak amanah, tidak disiplin, tidak peduli terhadap orang lain, maka ada sesuatu yang harus kita evaluasi. Karena Al-Qur’an seharusnya tidak hanya dibaca dengan lisan, tetapi juga dihidupkan dalam perilaku. Inilah yang saya harapkan dari Gerakan Etam Mengaji.

Untuk itu, Aulia juga mengajak “Mari kita jadikan perangkat daerah bukan hanya sebagai tempat bekerja, tetapi juga sebagai lingkungan yang membangun akhlak, integritas dan kepedulian. Kegiatan seperti ini tidak berhenti pada hari ini. Mari kita jadikan majelis ta’lim sebagai salah satu ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah di antara keluarga besar ASN,harap Aulia Rahman Basri.
Sementara itu menurut Ketua majelis Nauratul Qulub Korpri Kukar Hj Ida Fitriani mengatakan, kegiatan Khotmil Quran ini diikuti Majelis Taklim Nauratul Qulub, RSU AM Parikesit serta ASN perangkat daerah Kukar. Yang diawali dengan pembacaan yasin dan Sholawatan,npembacaan Sholawat Burdah oleh MT Nurul Hikmah Pasar Tangga Arung Tenggarong, senandung Asmaul Husna, Pembacaan ayat suci Al Quran oleh Rahmawati Qori Terbaik I Provinsi Kaltim, serta Tausiyah Hikmah Maulid Nabi oleh Dr Hj Asniah Kementerian Agama Kukar, yang mengatakan bahwa, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakikatnya adalah momentum untuk kembali melihat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan kita. Allah SWT telah menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah, teladan yang baik bagi kita semua.
Ia juga mengajak ibu – ibu untuk banyak banyak berzikir ingat kepada Tuhan, membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad, patuh dan taat menjalankan perintah Allah SWT, selalu bersyukur, Insya Allah kita akan hidup tentram dan damai dalam keluarga. Adapun Thema kegiatan, “Dengan Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari Etam Wujudkan ASN yang Berintegritas, Profesional dan Melayani dengan Hati.”, jelas Hj Ida Fitriani. ( Prokom 03)




