Pemkab Kukar Raih Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Dari Kemendagri, Kategori Implementasi Program Tiga Juta Rumah Tingkat Kabupaten
BALIKPAPAN – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan, Akses dan Layanan Kesehatan Serta Implementasi Program 3 Juta Rumah Bertempat di Platinum Hoteland Convention Hall, Balikpapan Kamis (3/9) Malam.
Kegiatan tersebut di hadiri Gubernur, Bupati/ Walikota serta Forkopimda Sekalimantan. Turut juga hadir dalam acara tersebut Sekdakab Kukar Dr H Sunggono, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ( Perkim ) Kukar.
Hasil lengkap penghargaan kategori Kabupaten Implementasi Program 3 juta rumah yaitu juara pertama di raih Kabupaten Kubu Raya, Kedua Kutai Kartanegara dan ketiga Kabupaten Sungai Hulu Tengah Banjarmasin. Untuk kategori tingkat provinsi diraih Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Sedangkan tingkat kota yakni Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan yang di gelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dalam rangka pemberian penghargaan kepada Pemerintah daerah (Pemda) berprestasi tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan.
Penghargaan tersebut diberikan untuk memacu pemda dalam mengoptimalkan kinerjanya, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Program tersebut sebelumnya juga telah dilaksanakan pada Batch I dengan sejumlah kategori penilaian. Namun, pada Batch II ini, kategori penilaian diperluas dengan menyasar sejumlah indikator. Di antaranya kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Implementasi Program Tiga Juta Rumah, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Tito menjelaskan, proses penilaian tersebut telah berlangsung sejak awal tahun dan sebelum terjadinya peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Oleh karena itu, penilaian tersebut diyakini objektif dan sesuai dengan kondisi daerah. Selain itu, kata Tito, penilaian juga melibatkan Kementerian/Lembaga terkait yang sejalan dengan kategori penghargaan.
“Kalau untuk kesehatan, maka kami koordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Untuk bidang pendidikan juga dengan Kementerian Dikdasmen. Untuk bidang sampah dan Indonesia ASRI, dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Dan kemudian untuk perumahan otomatis Kementerian PKP,” jelas Tito.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat ditemui usai acara tersebut mengucap Syukur atas perolehan yang diraih yaitu Pemkab Kukar meraih penghargaan sebagai juara kedua dalam kategori Implementasi Program tiga juta rumah Tingkat Kabupaten Se- Kalimantan yang merupakan program Presiden RI Prabowo. Dan ini merupakan salah satu capaian yang luar biasa untuk seluruh jajaran Pemkab Kukar. Dimana kita pahami dan kita ketahui bahwa program bedah rumah dan Pembangunan rumah layak huni ini dilakukan oleh seluruh stakeholder yang ada di Kukar dibawah komando Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkim yang juga disupport oleh teman teman di desa melalui Dana Anggaran Desa ADD .
Dimana setiap desa di Kukar didorong untuk mengalokasikan ADD minimal 2 – 3 unit rumah pertahun bagi warga miskin dan ini merupakan salah satu wujud nyata Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara ingin memberikan hunian yang layak bagi seluruh warga masyarakatnya. Dan Upaya ini dinilai berhasil oleh Kemendagri dimana kita dinobatkan sebagai juara kedua . “Terima kasih banyak kepada seluruh jajaran atau seluruh stakeholder yang telah bekerja dan mari kita tingkatkan lagi sehingga Kutai Kartanegara lebih maju dan lebih baik lagi kedepannya, dan sampai saat ini Pemkab Kukar telah melakukan program bedah rumah mencapai 250 unit rumah,” jelas Aulia Rahman Basri.
( Prokom 03 ).




